July 10, 2017

Child of Light – Volume 7 / Chapter 3

 

The Heart Bleeds

Aku tersenyum canggung. “Itu cuma trik kecil. Hehe! Aaahh! Kamu lihat, mereka telah terbakar menjadi abu. Hmm! Kenapa kedua orang itu tidak terbakar sampai mati? ”

Dua orang yang tidak terbakar hingga mati tersebut adalah yang di lindungi oleh kekuatan tongkat hitam. Meskipun mereka tidak terbakar sepenuhnya, mereka terjatuh ke tanah tanpa ada kekuatan untuk melawan.

Dun Yu Xi berteriak, “Tangkap mereka!”

Ada empat orang yang pergi dari Royal Mage Union untuk menangkap kedua anggota ras iblis tersebut. Anggota ras iblis yang menggunakan tongkat hitam untuk melindungi dirinya sendiri memiliki penampilan keji. Dia berteriak tanpa ada niatan untuk menyerah, “Tunggu serangan pasukan utama ras kami! Saat itu juga akan menjadi waktu kematian kalian! ”

Mata anggota ras iblis lainnya menyembunyikan rasa dendam. Dia hanya menatap tajam ke arahku. Aku terkejut ketika mata itu terlihat sangat familiar.

Dun Yu Xi memerintahkan, “Turunkan masker mereka!”

Anggota ras iblis dengan tatapan yang keji melepas topengnya dulu. Orang itu adalah orang tua dengan wajah yang penuh keriput. Dia dengan dingin mendengus dan mengangkat kepalanya.

Saat topeng dari anggota ras iblis lainnya dilepas, semua orang dari akademi terkejut. Ketika saya melihatnya, aku merasa seolah-olah semua darah di tubuh mengalir ke otakku.

Aku berteriak, “Mu Zi, kenapa kamu? Kenapa kamu di sini? Mungkinkah mereka menangkapmu? ”

Mu Zi menatap kearahku dengan tatapan penuh kekecewaan. Jawabnya “Zhang Gong, aku telah mengecewakanmu. Aku berasal dari ras iblis. Inilah kekhawatiran yang tak pernah bisa kuceritakan padamu. ”

Tubuhku menjadi kaku. Pikiranku terguncang. Aku akhirnya mengerti mengapa Mu Zi pada awalnya tidak mau menerimaku, dan juga mengapa dia tidak ingin aku mengobatinya dengan sihir cahaya; Kenapa dia ingin menjadi mak comblang antara Hai Shui denganku dan mengapa dia selalu ingin aku melupakannya.

Mataku penuh dengan keputusasaan. Perasaanku tercabik-cabik. Aku berteriak, “Tidak !!” Di mataku, dunia telah benar-benar berubah menjadi kabut berdarah. Sosok Mu Zi perlahan menjadi kabur. Begitu kepalaku mulai berat, aku pingsan.

……

Hatiku sangat sakit. Dalam kegelapan, aku mampu membayangkan seolah Mu Zi melambai sedih padaku sebelum akhirnya dia terjatuh pada pusaran kegelapan yang sangat dalam hingga tak terlihat.

Aku ingin menangkapnya tapi aku tidak mampu. Aku hanya bisa melihatnya yang perlahan tertarik pusaran. Aku berteriak, “Tidak! Mu Zi, jangan! ”

Aku berteriak padanya dan tiba-tiba terduduk tegak. Seluruh tubuhku basah oleh keringat dingin. Guru Di berjalan mendekat dan berkata, “Zhang Gong, kau telah terbangun. Bagaimana perasaanmu? Apakah ada ketidaknyamanan? ”

Aku menggelengkan kepala dan menatap Guru Di. Air mataku menetes, membasahi selimutku. Guru Di mendesah panjang sebelum duduk di sisiku, memelukku.

Aku langsung menangis keras dan berteriak, “Kenapa? Kenapa langit membuatku seperti ini? Mengapa ini terjadi? Guru Di, tolong beritahu aku bahwa ini tidak nyata dan hanya mimpi kan?”

Guru Di mengusap-usap punggungku dan dengan penuh kasih sayang berkata, “Nak, kau harus menerima kenyataan ini. Ini adalah kenyataan. Ini tidak bisa diubah oleh kekuatan manusia. Aku baru tahu bahwa kau benar-benar sangat mencintainya. ”

Bayangan Mu Zi muncul tak henti-hentinya dalam pikiranku. Hatiku sedingin es. Tak kuduga Mu Zi adalah mata-mata dari ras iblis dan juga berpartisipasi dalam upaya untuk membunuh Kaisar Ke Zha. Dengan kejahatan berat semacam itu, mustahil baginya untuk tetap hidup lama.

Setelah sekian lama, aku perlahan mengendalikan kesedihanku. Aku duduk dengan tenang dan bertanya, “Guru Di, bagaimana kabarnya sekarang?”

Guru Di menggeleng. “Nak, jangan menaruh harapan pada pemirikanmu.”

Aku menyahut, “Tidak mungkin dia sudah mati, kan?”

Guru Di menjawab, “Dengarkan baik-baik, dia saat ini tidak mati tapi sihirnya telah di segel. Dia telah dikurung di Sky Prison bersama anggota ras iblis lainnya. Oh ya! Kudengar kau menggunakan mantra terlarang yang juga membunuh mayoritas anggota kelompok iblis yang menyerang. Benarkah?”

Waktu Mu Zi dikurung di Sky Prison tidak akan berlangsung lama. Dengan sedih aku berkata, “Itu benar. Aku telah menggunakan mantra Eternal Recovery Light. Ini juga satu-satunya mantra terlarang yang pernah kamu ajarkan padaku. ”

Guru Di dengan rasa ingin tahu berkata, “Ini adalah mantra pemulihan dan bukan mantra untuk menyerang. Mengapa ada begitu sangat kuat dan mematikan?”

Aku menjawab, “Ini karena ras iblis memiliki elemen kegelapan sehingga tidak peduli apakah itu sihir cahaya pertahanan atau menyerang, itu akan mampu membunuh dengan kuat.”

Guru Di mengangguk. “Jadi seperti itu. Nak, kamu tidak diijinkan pergi kemana-mana dan tinggal di rumah guru. Lukamu tidak parah, hanya saja kau terlalu banyak menggunakan kekuatan sihirmu. ”

Aku memohon, “Guru Di, bisakah Guru mengizinkanku bertemu Paman Ke Zha?”

Ekspresi Guru Di langsung menjadi tegas. “Kau tidak bisa! Bahkan jika kau pergi, tetap saja sia-sia! Apakah kau tahu bahwa ras iblis dan klan siluman telah menggabungkan tentara mereka dan sekarang bergerak tanpa henti menuju perbatasan kita? Terlebih lagi, ras iblis telah datang untuk membunuh Kaisar Ke Zha dan hampir berhasil. Posisi Mu Zi dalam ras iblis tidak biasa saja. Bagaimana dia bisa membiarkannya pergi karenamu? ”

Aku berguling ke tanah dari tempat tidur, berlutut dan memohon dengan sedikit lantang, “Guru Di, aku mohon, setidaknya biarkan aku mencobanya.”

Guru Di membantuku berdiri dan menghela nafas sambil berkata, “Nak, apa yang kau inginkan untuk kukatakan padamu? Kau harus tahu bahwa kebencian umat manusia terhadap ras iblis dan klan siluman telah berakar dalam. Karena kau bersi keras, maka kau bisa mencobanya. Tapi kau jangan lakukan tindakan bodoh! Apakah kau mengerti?”

Dengan gembira aku mengangguk dan berdiri. “Terima kasih! Terima kasih banyak! Aku akan ke sana sekarang. ”

Guru Di lalu berkata, “Nak, apa kamu bagitu cemas? Jika kau ingin pergi, kau harus pulih terlebih dahulu. Setelah kekuatan sihirmu pulih, kau bisa pergi.”

Setelah berdiri, kepalaku terasa sangat pusing. Aku tahu bahwa Guru Di telah mengatakan yang sebenarnya. Aku langsung duduk di tempat tidur dan melakukan yang terbaik untuk memulihkan kekuatan sihirku. ‘Mu Zi, aku akan melakukan yang terbaik untuk membantumu menyelesaikan masalah ini. Tak peduli apapun itu, aku akan menyelamatkan hidupmu. Meski harus menukar nyawaku untuk nyawamu, aku bersedia. ‘

Setelah beristirahat selama sehari, kedua gold dans itu dengan cepat memulihkan kekuatan sihirku. Meskipun belum sepenuhnya, tapi delapan puluh persen kekuatan sihirku telah pulih. Sebenarnya, ketika aku melakukan sudah pulih tiga puluh persen, aku sudah bisa memasuki istana. Namun, di hatiku, ada bayangan. Jika Kaisar Ke Zha tidak mengizinkan Mu Zi pergi, apa yang harus aku lakukan?

Aku mengenakan jubah sihir putih biasa dan dengan tongkat di tanganku, aku menuju ke istana. ‘Mu Zi, takkan terjadi apapun padamu. Aku datang. Meskipun kau berasal dari ras iblis, cintaku padamu tidak berkurang sama sekali. Kau harus menungguku.’

Translator / Creator: Kaho