July 7, 2017

Child of Light – Volume 7 / Chapter 2

 

Forbidden Light of Eternal Recovery

Anggota Royal Mage Union yang berada di bawah kepemimpinan Dun Yu Xi berjuang dengan segenap kekuatan mereka. Dengan kekuatan pertahanan sihir elemen tanah yang sangat kuat sehingga mereka mampu bertahan sampai sekarang.

Setelah melihat di sekeliling tempat, Kaisar Ke Zha tidak ada di sana. Semestinya dia bersembunyi.

Ma Ke juga berada di dalam kelompok Royal Mage Union. Dari penampilan mereka, seharusnya mereka tidak akan mampu bertahan lebih lama.

Guru Zhen berbisik padaku, “Zhang Gong, kau harus menghimpun kekuatan untuk menggunakan sihirmu yang paling kuat. Aku akan membantumumu saat kau melakukan itu.” Setelah dia mengatakan itu, Guru Zhen meletakkan tangannya di punggungku dan kekuatan sihirnya yang sangat besar keluar dari dalam dirinya. Aku tahu bahwa dia melakukan ini karena sihir elemen cahaya memiliki efek mematikan yang jauh lebih baik.

Dengan bantuan Master peringkat pertama dunia, aku merasa bahwa kekuatan sihirku sangat melimpah. Kedua Gold Dan di tubuhku berubah sepenuhnya transparan. Tiba-tiba aku menjadi sangat berani.

Aku mulai membaca mantra, “Elemen Cahaya Maha Dahsyat! Dengan kekuatanmu yang tanpa batas. Kegelapan yang sangat kecil di hadapanmu. Sinar cahaya abadi yang melintasi cakrawala. Aku mohon padamu turunlah ke dunia ini dan pulihkan diriku tanpa henti dari luka-luka ini, jauhkan seluruh penderitaan dari kami, Forbidden Light of Eternal Recovery!”

Setelah aku membaca mantra, Guru Zhen merasakan seperti seluruh kekuatan sihir didalam tubuhnya terserap olehku. Dia merasakan takut dan melangkah mundur. Darah mengalir dari sudut mulutnya. Dia dengan lemah bersandar di sudut tempat dan berteriak, “Zhang Gong, apa yang kamu lakukan? Itu … itu adalah sihir terlarang! ”

Seluruh tubuhku seakan terkoyak-koyak. Elemen cahaya berkumpul di sekelilingku. Kedua Gold Dans melesat dari dalam tubuhku keluar menembus punggungku kemudian membentuk heksagram yang sangat besar. Kedua tanganku terangkat tanpa sadar. Tongkat di tanganku memancarkan sinar cahaya yang aneh. Ada banyak jenis simbol yang tidak diketahui yang muncul dari batu permata transparan dari tongkat yang mengelilingiku.

Pada saat ini, iblis-iblis itu sudah merasa ada yang tidak beres. Meskipun mereka tidak tahu mantra sihir apa yang ku gunakan, tekanan dari mantra itu membuat semua iblis-iblis itu ketakutan. Salah satu dari mereka berteriak, “Ini buruk! Cepat hentikan manusia itu! ”

Dengan cepat, 7 hingga 8 iblis menyerangku. Namun, begitu serangan sihir mereka menyentuh simbol-simbol aneh di sisi ku, serangan itu dengan anehnya menghilang.

Ma Ke berteriak. “Bos, kemarilah dan cepat musnahkan mereka!”

Mataku berubah berwarna emas saat aku menggunakan Holy Sword. Heksagram di punggungku menjadi semakin terang. Ada bayangan samar yang muncul di belakangku. Guru Zhen terkesan melihat ada enam sayap cahaya yang terbentuk.

Aku merasa seluruh tubuhku seolah akan meledak. Aku meraung dengan keras bersamaan dengan kepalaku yang mendongak keatas. Semua kekuatan telah berkumpul di tongkat Sukrad yang menembakkanya seperti sinar emas ke arah langit. Setelah sinar emas keluar, seluruh tubuhku menjadi lemas. Aku langsung tergeletak di tanah.

Ketika semua orang berpikir bahwa tidak terjadi apa-apa, hal yang tidak biasa muncul. Langit yang awalnya gelap tiba-tiba terang. Wewangian yang turun ke bawah. Setelah itu, hujan cahaya emas.

Guru Zhen berteriak “Tidak baik!” Saat hujan turun turun menuju musuh, itu juga menuangkan ke dalam kelompok di sisi saya. Seluruh istana terbungkus hujan deras.

Salah satu dari orang berpakaian hitam tiba-tiba berteriak, “Semuanya! Cepat gunakan mantra sihir pertahanan terbaik kalian. Ini adalah sihir cahaya terlarang.” Setelah dia mengatakan itu, dia mengeluarkan sebuah togkat hitam dari dimensi penyimpanan mereka dan mengangkatnya tinggi di atas kepalanya. Tongkat hitam itu mengeluarkan sinar kegelapan seperti tinta yang menyelubungi mereka dan mereka semua ada di dalamnya.

Hujan cahaya mulai turun. Guru Zhen terkesan karena hujan cahaya ini tidak melukainya. Hujan-hujan itu malah mengobati luka-lukanya. Ini adalah kekuatan sihirnya yang memerlukan beberapa waktu untuk memulihkan. Tidak hanya dia, semua orang dari Royal Mage Union juga merasakan efeknya.

Pasukan iblis yang ada di sana kurang beruntung. Saat hujan tersebut bersentuhan dengan sihir-sihir kegelapan mereka, mengeluarkan suara ‘Zi! Zi! ‘. Mantra pertahanan mereka tidak mampu menghalangi serangan hujan cahaya. Sama seperti dua iblis yang sebelumnya telah musnah oleh cahaya suci, mereka semua terbakar. Istana di penuhi dengan nyala api.

Aku masih sadar. Hanya saja aku masih karena telah terlalu banyak menggunakan kekuatan. Saat aku terbawa suasana, secara tak terduga aku mampu menggunakan mantra sihir terlarang. Aku telah berhasil. Aku benar-benar berhasil menggunakannya.

Sebenarnya, alasan utama mengapa aku bisa menggunakan mantra terlarang itu adalah karena keberuntungan saja. Pertama, kekuatan sihirku sudah berada pada tingkat Master. Kedua, aku telah di bantu oleh seorang Master nomor satu sedunia. Selain itu, tongkat yang kugunakan bukan hanya mainan saja melainkan pusaka Dewa. Tanpa bantuannya, mantra itu akan menjadi bumerang untukku. Alasan terpentingnya adalah kekuatan Holy Sword. Mantra sihir yang telah kurapalkan adalah sihir cahaya. Sejak Holy Sword telah digunakan dalam waktu yang lama oleh Dewa Cahaya, Mi Jia Lie, Holy Sword memiliki elemen cahaya. Karena itulah aku mampu menggunakan sihir terlarang.

Ma Ke berlari dan membantuku. Dia berteriak, “Bos, kamu sangatlah hebat. Kamu hanya menggunakan satu mantra untuk menghadapi semua musuh. Kalau kamu datang terlambat mungkin kami tidak mampu bertahan. ”

Dun Yu Xi juga berjalan mendekat dan menepukku, yang masih lemah. “Kau benar-benar pahlawan muda. Kalau aku tidak salah, mantra yang baru saja kau gunakan seharusnya merupakan mantra terlarang. ”

Aku sedikit mengangguk dan dengan lemah menjawab, “Aku bisa menggunakannya karena bantuan kekuatan yang diberikan Guru Zhen kepadaku. Bagaimana Kaisar? ”

Ma Ke menjawab, “Ayah menderita luka-luka. Dia saat ini berada jauh dari kami. Jika para penjahat tersebut mampu menerobos, aku takut …… ”

Dun Yu Xi berkata, “Rencana para musuh sangat cerdik. Pertama-tama mereka menyulut api dimana-mana untuk mengganggu perhatian para penjaga. Setelah itu, mereka mengumpulkan kekuatan mereka untuk merapal mantra skala besar, yang membuat kelompokku terluka parah. Karena Kerajaan telah damai selama beberapa ratus tahun, keamanan istana menjadi tidak ketat. Jika kau tidak datang tepat waktu, aku khawatir mereka akan berhasil. ”

Seratus orang datang dari luar. Mereka adalah tahun murid tahun ke lima dengan Si Wa yang memimpin mereka. Si Wa berlari mendekat dan bertanya pada Dun Yu Xi, “Guru, apa yang terjadi? Mengapa luka kita sembuh dalam waktu singkat sementara lawan kita tiba-tiba musnah? ”

Dun Yu Xi tersenyum dan berkata, “Terkait hal itu, kau harus bertanya pada saudaramu.” Saat dia mengatakan itu, dia menunjuk ke arahku.

Translator / Creator: Kaho