May 31, 2017

Child of Light – Volume 6 / Chapter 9

 

Flying into Dragon Valley

Setelah tiga hari, aku tiba di Dragon Valley di sisi barat Pagoda City. Ketika aku masih dalam jarak yang sangat jauh, aku sudah bisa melihat gunung-gunung. Awan-awan disini juga sangat rendah. Mereka menutupi sebagian besar gunung mulai dari bagian hingga ke atas. Yang mana itu terlihat sangat indah. Penduduk setempat telah mengatakan bahwa tidak peduli dari empat musim apapun itu musimnya, awan di sini tidak akan mereda sepanjang tahun sehingga tempat ini disebut Cloud Mist Mountain Range.

Karena aku tidak tahu berapa aku akan tinggal di sana, jadi aku telah membeli makanan dan air dari kota untuk bertahan hidup selama dua puluh hari.

Tepat ketika aku menapakkan kaki di Cloud Mist Mountain Range, Xiao Jin yang sedang tidur di tubuhku tiba-tiba terbangun dan mengungkapkan padaku rasa tidak sabarnya. Dia belum pernah ke sini sebelumnya; Bisakah dia tahu bahwa dia telah dekat dengan rumahnya?

Aku menggunakan telepati untuk memberitahunya bahwa aku akan segera mengantarnya pulang. Suasana hati Xiao Jin menjadi bersemangat dengan sedikit aneh. Dalam kegembiraannya, seperti ada juga rasa kesedihan. Dia mengatakan padaku bahwa dia merasa tempat ini sangat penuh dengan nostalgia baginya dan juga sangat familiar.

Cloud Mist Mountain Range benar-benar indah. Semua gunung benar-benar hijau sejauh mata memandang. Sesekali terlihat air terjun kecil dengan suara air yang mengalir dari mata air pegunungan saat berjalan di gunung. Di tempat ini tidak di temukan jejak aktivitas manusia.

Xiao Jin telah menjadi penunjuk arah terbaik. Aku berjalan mengelilingi Cloud Mist Mountain Range sesuai dengan perasaan kuat dan mendalam yang ia rasakah terhadap gunung ini.

Pada awalnya, jalannya relatif mudah untuk dilalui karena ada orang yang melewatinya lebih awal. Namun, setelah sehari, tidak ada lagi jalur yang bisa untuk di ikuti, aku hanya bisa melalui hutan. Meskipun aku memiliki mantra teleportasi jarak pendek, medan di tempat ini sangat terjal. Jadi, untuk menghindar agar tidak jatuh, maka aku berjalan saja.

Hampir seluruh pakaianku telah robek oleh semak belukar. Jadi terpaksa aku menggunakan mantra sihir pertahanan tingkat rendah untuk melindungiku dari lingkungan sekitar.

Meski sulit untuk menapak di jalannya, suasana hatiku terasa sedikit tenang. Aku tidak lagi takut untuk berpisah dengan Xiao Jin. Udara di tempat ini sangat segar. Setelah menarik nafas dalam-dalam, seluruh tubuhku menjadi rileks.

Ada banyak hewan-hewan kecil di gunung, tapi tidak ada binatang buas. Ada burung pegar, burung-burung yang tidak diketahui, dan juga binatang kecil. Mereka sama sekali tidak terusik olehku. Mereka jelas terbiasa dengan kehidupan yang nyaman di sini dan terus-menerus mengambil makanan yang ada bersamaku. Aku juga dengan senang hati bermain-main dengan mereka. Sepertinya aku telah menyatu dengan alam. Di mataku, semuanya tampak sempurna.

Ketika malam tiba, aku menemukan pohon yang tinggi dan tidur di dalamnya. Hatiku perlahan menjadi nyaman dan merasa sangat tenang untuk datang ke tempat ini.

Setelah memasuki gunung selama lima hari, perasaan Xiao Jin terus bertambah kuat. Aku sudah tahu bahwa kami tidak jauh dari Dragon Valley. Yang tidak aku sadari adalah tanpa panduan Xiao Jin, aku tidak mungkin bisa menemukan lokasi persisnya dari Dragon Valley seumur hidupku.

Setelah melewati hutan yang lain, apa yang tercermin di mataku adalah sebuah lembah yang sangat besar. Aku berada di ketinggian yang sangat tinggi. Aku hanya bisa mengira-ngira seberapa luas lembah ini. Di bawah kakiku, ada lapisan kabut tebal yang menyelimuti lembah tersebut. Aku tahu bahwa aku telah sampai di tempat tujuanku. Ini seharusnya adalah Legendary Dragon Valley.

Sangat sulit menemukan jejak jalan menuju ke bawah. Awalnya aku berpikir untuk terbang ke bawah, tapi tenaga dalamku masih belum sempurna. Jika dasar lembah terlalu jauh dari posisiku yang berada di atas tebing dan tenaga dalamku kurang mendukung untuk mebantuku mendarat, aku khawatir bisa-bisa tubuhku hancur, dan tulang-tulangku remuk.

Xiao Jin, yang berada di tubuhku, tiba-tiba menjadi cemas. Dia mengatakan kepadaku bahwa dia ingin keluar.

Aku begitu saja membiarkan Xiao Jin keluar. Tubuhnya yang besar berdiri di sampingku. Dengan kabut yang memenuhi matanya yang besar, Xiao Jin tiba-tiba mengeluarkan raungan naga yang sangat keras tanpa pemberitahuan. Suaranya dipenuhi dominasi kerajaan.

Kabut di sekitarnya perlahan menyingkir sejauh 30 meter dari jarak raungannya. Meskipun energi dalam diriku sangat tinggi, tapi aku hampir saja kehilangan keseimbangan. Sama seperti aku yang penasaran dengan apa yang ia lakukan, ada banyak sekali raungan balasan yang bergema dari lembah di dibawahku. Xiao Jin memberi isyarat agar aku naik ke punggungnya.

Sepertinya dia ingin turun dengan terbang. Aku belum pernah menunggangi Xiao Jin sebelumnya. Ini adalah kesempatan pertamaku untuk melakukannya. Dengan perlahan aku melompat dan duduk di punggungnya yang besar. Xiao Jin menyuruhku duduk dengan tenang sebelum mengepakkan sayap emasnya yang besar untuk terbang.

Dengan segera aku meraih tanduk-tanduk kecil dipunggungnya. Aku sangat gugup.

Xiao Jin menerjang kebawah  melalui kabut-kabut itu. Telingaku dipenuhi suara angin. Xiao Jin berulang kali mangaum dengan panjang. Seolah-olah dia mengatakan pada keluarganya bahwa dia telah kembali.

Setelah akhirnya mencapai dasar lembah, ternyata adalah tanah tandus, dan aku melihat ada naga lain yang mirip dengan Xiao Jin.

Aku melihat dua naga biru dan merah awalnya, dan sepertinya mereka sedang bermain. Kepala mereka seukuran Xiao Jin. Setelah melihat kedatangan Xiao Jin, naga lainnya melakukan tindakan serupa tanpa ada perkataan, menurunkan kepala mereka dengan sopan dan dengan lembut bersiul.

Pada saat ini, kekuatan yang sangat kuat mendekat. Sebuah suara yang sangat dalam terdengar, “Selamat datang kembali, Raja Dragon Clan kami.”

Seekor naga hijau dengan kepala besar muncul di hadapanku. Saat kepalanya dan Xiao Jin berdiri bersama, mereka tampak seperti orang dewasa dan anak kecil. Dari kemampuannya untuk berbicara, aku tahu bahwa naga besar ini setidaknya berusia 8000 tahun karena setidaknya naga harus mencapai usia tersebut untuk dapat berbicara dan berada dalam fase harmonis yang berasal dari kedewasaannya.

Xiao Jin tidak takut akan kekuatan kuat yang dimiliki naga hijau itu dan tetap menatapnya.

Naga hijau itu berkata, “Nak, tahukah kamu bahwa orang tuamu sudah lama menunggumu? Ketika kamu hilang tahun itu, mereka sangat kebingunan. Kenapa kamu begitu lemah?” Ketika ia mengatakan itu, dia melihatku di belakang Xiao Jin. Dia langsung mengamuk.

Naga hijau itu berteriak, “Kau manusia yang rendah beraninya menunggangi Raja Naga kami. Pergilah ke neraka!” Sepertinya dia telah memperlakukanku sebagai penyebab lemahnya Xiao Jin. Namun, aku penasaran, bagaimana bisa Xiao Jin lemah? Bukankah dia baik-baik saja?

Ketika aku ingin menjelaskan, ekor besar naga hijau itu melesat ke arahku. Xiao Jin menjadi cemas dan segera mengeluarkan hembusan naga yang kuat untuk mencoba menghentikannya.

Yang mengejutkanku adalah naga hijau itu tidak bergerak atau menghindar dan membiarkan hembusan naga Xiao Jin melukainya akan tapi ekornya terus menyerang ke arahku.

Tidak ada cukup waktu untukku berpikir. Aku langsung mengeluarkan mantra defensive tingkat rendahku. Karena aku ingin teleport menjauh, area disekitar sepertinya telah dikondisikan oleh ayunan ekor naga itu, sehingga tidak mungkin untukku bergerak.

Kenapa meski mereka adalah naga yang sama, tapi ada perbedaan kekuatan yang luar biasa?

Translator / Creator: Kaho