July 1, 2017

Child of Light – Volume 6 / Chapter 19

 

Returning to the Academy

Ayah tiba-tiba menjadi serius dan berkata, “Jangan terlalu berpuas diri. Keangkuhan adalah rintangan tebesar yang dihadapi penyihir.”

Dengan gugup aku menjawab, “Aku mengerti.”

Ibu membelaku dengan mengatakan, “Teganya kamu, anak kita baru saja kembali dan kamu menceramahinya, Zhang Gong kita sangat teguh.”

Ayah dengan pasrah menjawab. “Kamu cuma memanjakannya.”

Aku tersenyum nakal, “Bagaimana bisa seperti itu? Akulah yang paling patuh.”

Ayah menjawab, “Karena kamu tidak lelah, ayo pergi ke rumah Kepala Desa. Kita harus pergi dan menemuinya. Dia telah merawat kami dengan baik saat kamu tidak di rumah.”

Aku menjawab, “Haruskah kita ke sana sekarang? Tunggu sebentar lagi. Ayah, Ibu, bagaimana dengan latihan sihir kalian?”

Ayah menjawab dengan sombong, “Lancar. Meskipun kami melepaskan sihir asli kami untuk sihir elemen cahaya, hasilnya masih cukup baik. Aku bisa dengan bebas menggunakan sihir cahaya tingkat menengah. Ibumu hampir sama denganku. Hanya saja dia sedikit lebih buruk dari ayah. ”

Ibu memprotes, “Siapa yang lebih buruk darimu? Bukankah kau kalah melawanku sebelumnya dan lari?”

Ayah dengan malu-malu tersenyum dan berkata, “Aku mengalah untukmu. Tidak mungkin kamu tidak tahu kan?”

Ibu dengan nada remeh berkata. “Zhang Gong, kau bisa mengajari kami mantra sihir baru. Perkembangan kami cukup cepat.”

Aku menguji kekuatan sihir Ayah dan Ibu kemudian berkata, “Karena pada awalnya ayah dan ibu tidak belajar sihir cahaya, kekuatan sihir ayah dan ibu tidak begitu murni. Akan sulit untuk belajar sihir tingkat lanjut.”

Ayah dan Ibu dengan perasaan sedih saling pandang. Ayah menjawab, “Jika kita tidak bisa mempelajarinya, kita akan melupakannya. Kami tidak harus memaksa mempelajarinya.” Aku bisa melihat tekad mereka untuk belajar sihir. Lagipula, di Kerajaan ini, siapa yang tidak ingin menjadi ahli dalam menggunakan sihir. Tiba-tiba terpikirkan sebuah ide dan berkata sambil tersenyum, “Jangan cemas! Aku punya rencana.”

Setelah mengatakan itu, aku mengeluarkan beberapa kristal ajaib berwarna ungu dari ruang dimensiku. “Lihat apa ini?”

Ayah dan Ibu berteriak dengan takjub, “Kristal ungu?! Bagaimana bisa kau memiliki begitu banyak benda berharga dan jumlahnya pun begitu banyak?”

Aku berkata sambil tersenyum, “Banyak bagaimana? Aku masih punya banyak. Benda-benda ini diberikan oleh teman-temanku. Aku benar-benar mendapatkannya dengan cara yang baik. Aku akan meninggalkan beberapa untuk ayah dan ibu. Setelah bermeditasi, ayah dan ibu akan menyalurkan kekuatan sihir ayah dan ibu ke dalam kristal ungu. Kristal ini tidak hanya akan membersihkan kekuatan sihir ayah dan ibu, tapi juga bisa membantu meningkatkan kecepatan pengumpulan sihir ayah dan ibu.”

Ibu mengambil kristal ungu terbesar. “Ini sangat indah. Aku ingin yang ini. ”

Ayah berkata, “Kau tidak bisa seperti itu! Kita harus membaginya menjadi dua bagian…” Keduanya berdebat tentang pembagian. Akhirnya aku menjadi penengah dan memberikan mereka Kristal yang sama untuk menghentikan perdebatan mereka.

Aku berkata, “Itu tidak apa-apa. Mari kita pergi, ibu ayah. Bukankah kita seharusnya menuju ke tempat Kepala Desa? ”

Dalam perjalanan ke rumah Kepala Desa, Ayah tiba-tiba mengatakan kepadaku, “Zhang Gong, aku lupa memberi tahumu ini, Ao De dan Luo Yu sudah menikah.”

Aku terkejut, “Benarkah? Mereka sangat terburu-buru. Mereka tidak menungguku datang untuk melihat pernikahan mereka. Anak ini!”

Setelah sampai di rumah Kepala Desa, Ao De dan Luo Yu datang. Aku berjalan mendekat dan memberi Ao De pukulan. “Bagus ya! Brengsek! Kau tidak menungguku sebelum kau menikah!”

Ao De memegang tempat yang telah dipukul oleh Zhang Gong dan menjawab, sambal berpura-pura kesakitan, “Ahhh! Seorang penyihir melukai orang biasa.”

Aku tertawa saat aku memarahinya, “Bukankah kau juga penyihir?”

Luo Yu berkata sambil tersenyum, “Cukup! Berhenti bertingkah laku bodoh dan cepat masuk.” Setelah setengah tahun, Luo Yu menjadi semakin cantik. Aku tersenyum dan menjawab, “Selamat telah menjadi istri dari adikku. Kau harus mampu membuat Ao De lebih disiplin dari sekarang.”

Luo Yu menjawab, “Tentu saja! Jika dia menipuku, aku akan menjewer telinganya.” Ao De dengan segera menjawab bahwa dia tidak akan berani melakukan itu. Melihat hubungan mereka yang penuh kebahagiaan, aku benar-benar iri pada mereka.

Kesalahan lainnya adalah bahwa hanya ada keluarga Kepala Desa di rumah tersebut, dan dia tidak mengundang penduduk desa lainnya. Kepala Desa berkata, “Aku khawatir kamu akan merasa terganggu jika terlalu banyak orang sehingga aku tidak meminta orang lain untuk datang. Zhang Gong, cepatlah duduk. Hidangannya akan segera siap.”

Semua orang makan dengan perasaan senang. Sebagai ucapan selamat pada pernikahan Ao De dan Luo Yu, aku memberi mereka masing-masing kristal ungu. Kepala Desa bahkan bersikap lebih sopan terhadap keluarga kami.

Ketika hari berikutnya, aku mengajarkan kedua orang tuaku untuk belajar sihir cahaya dan juga membantu mereka menghilangkan pencemaran dalam sihir mereka sehingga mereka bisa mempelajari mantra sihir dengan lebih baik lagi.

Waktu telah berlalu, dan sudah begitu cepat mendekati hari kembali masuk akademi. Pada bulan ini di desa, aku di perlakukan oleh semua orang seperti bulan yang di temani oleh bintang-bintang. Pada bulan ini, aku menyadari bahwa berat badanku naik.

“Ayah, aku akan kembali besok.”

“Anakku, belajar adalah yang terpenting. Meskipun kau telah mencapai beberapa pencapaian, kau tetap harus bekerja keras! ”

Aku mengangguk. “Jangan khawatir! Aku pasti akan bekerja keras! ”

Ibu berkata sambil tersenyum, “Kamu harus kembali dengan membawa menantu untuk ayah dan ibu agar kami bisa tahu saat kamu kembali lagi.”

Wajahku memerah. “Aku akan mencoba yang terbaik. Jika aku benar-benar bisa membawanya kembali bersamaku, ayah dan ibu pasti benar-benar memiliki menantu.”

Ibu menjawab, “Kamu harus bekerja keras! Kami menantikan untuk bisa menggendong cucu!”

Aku menggunakan kembali sihir teleportasi untuk kembali ke akademi keesokan harinya. Apa yang aku tidak ketahui adalah bahwa masih sangat lama untukku kembali ke rumah lagi.

Aku memutuskan untuk mengunjungi Guru Di.

Sesampainya di Royal Intermediate Magic Academy, aku melihat Guru Di merawat bunga dan rerumputannya. Aku berteriak, “Guru Di, aku kembali!”

Guru Di berdiri dan menjawab sambil tersenyum, “Zhang Gong, kau kembali. Bagaimana? Apakah kau sudah mengirim Xiao Jin kembali? ”

Aku menjawab, “Perjalanannya berhasil. Aku tidak hanya mengembalikan Xiao Jin, tapi aku juga mendapat dukungan dari klan Naga. Mereka telah sepakat untuk membantu kita selama pertempuran terakhir melawan Raja Monster. Aku melihat berbagai tipe dan jenis naga. Itu sangat mengejutkanku.”

Guru Di menjawab, “Cepat ceritakan apa yang terjadi!”

Aku menceritakan semua yang terjadi di Dragon Valley dan memperlihatkan Guru Di tongkat sihir Sukrad.

Guru Di menghela nafas dalam. “Zhan Gong, hidupmu sangat mengasyikkan. Seandainya aku berusia 50 tahun lebih muda, aku pasti ingin berkelana di tempat ini bersamamu. ”

Aku memegang lengan Guru Di, “Bukankah ini semua berkat Guru yang telah mengajariku dengan baik? Tanpa Guru Di, bagaimana bisa aku memiliki apa yang kumiliki hari ini? ”

Guru Di merasa terhibur dan membelai kumisnya yang panjang, sambil mengungkapkan senyuman sepenuh hati di wajahnya.

Translator / Creator: Kaho