June 21, 2017

Child of Light – Volume 6 / Chapter 17

 

The Dragon’s Gift

Aku tertawa dan berkata, “Kenapa berterima kasih padaku? Xiao Jin adalah anakmu.” Dalam hati aku tertawa, ‘Raja Naga ini benar-benar konyol. Jika dia tidak ingin Xiao Jin pergi bersamaku, bisakah aku mengalahkan semua naga? Bukankah itu katanya? Sekarang, aku hanya sedikit berbaik hati saja.’ Sebenarnya, yang bodoh bukanlah Raja Naga melainkan aktor utama kami, karena dia tidak tahu bahwa Xiao Jin telah membuat kontrak dengannya. Tanpa seizinnya, Xiao Jin tidak akan bisa meninggalkannya. Jika dia meninggal, Xiao Jin juga akan mati. Inilah sebabnya mengapa Raja Naga menggunakan segala cara yang mungkin untuk membuatnya berjanji agar tidak membiarkan Xiao Jin mati bersamanya.

Raja Naga menjawab, “Bagaimana dengan begini? Karena kau setuju untuk mengijinkan Xiao Jin kembali, kau adalah penolong klan naga kami. Aku akan memberikan kepadamu mantra khusus dalam bahasa naga dari klan naga. Apa yang ingin kau pelajari? ”

Ini bagus. Aku benar-benar harus memikirkan ini. Mataku bersinar. “Aku ingin belajar bagaimana menembus segel sihir.” Mantra ini telah menyelamatkanku beberapa kali. Mantra ini cukup baik untuk memusnahkan segala jenis segel sihir.

Raja Naga mengangguk. “Kau pintar memilih. Mantra dalam bahasa naga ini merupakan mantra tingkat tinggi. Aku akan memberikan mantra tersebut padamu.”

Tubuh Raja Naga bersinar dengan cahaya emas. Matanya yang besar bersinar terang sebelum tatapannya merasuki ke dalam diriku. Seketika, ada banyak simbol aneh yang muncul dalam pikiranku. Raja Naga berkata, “Inilah mantra untuk menghancurkan segel sihir. Jika kau ingin menggunakannya, kau hanya perlu membaca persis seperti yang terlihat. . ”

Mantranya sangat sederhana. Seperti hanya sedikit bersilat lidah. Aku menjawab, “Terima kasih. Apakah latihan Xiao Jin berjalan dengan baik? ”

Raja Naga menjawab, “Saat ini berjalan lancar. Aku menggunakan beberapa benda rahasia dari klan naga untuk meningkatkan kekuatan dan masa hidupnya. Dia tumbuh berkembang terlalu cepat sehingga pondasi dalam dirinya masih tidak stabil. Delapan Tetua dan aku sendiri akan bergiliran untuk membantu berlatih. Kau tidak perlu khawatir tentangnya. Setelah satu tahun dan setelah latihanya di ruangan tertutup selesai, aku akan mengijinkannya untuk mencarimu. Tidak peduli di mana kau berada, dia akan selalu dapat menemukan posisimu. Kau harus yakin itu.”

Aku mengangguk. “Aku lega.”

Raja Naga berkata, “Setelah beristirahat sehari, kau bisa meninggalkan tempat ini besok.”

Hari terakhir dengan klan naga adalah hari tersibuk sejauh ini. Hampir semua naga memberiku bermacam hadiah. Karena naga memiliki hobi mengoleksi sesuatu, mereka semua memberiku berbagai jenis batu permata, sepotong besar berlian, berbagai warna kristal sihir, benda-benda langka lainnya, dan lain-lain. Ruang dimensiku telah terisi penuh dengan hadiah.

Melihat mereka begitu bergairah, aku merasa sedikit malu untuk pergi begitu saja karena aku telah menerima semua yang telah mereka berikan padaku. Ha ha! ‘Aku kaya! Setelah kembali dan menjual semua ini, setidaknya aku akan memiliki beberapa puluh ribu koin berlian. Hehe! Aku tidak akan khawatir untuk mentraktir Mu Zi dengan makanan enak kedepan. ‘

Setelah terbangun dari mimpiku, aku mengemasi barang-barangku. Sebenarnya, tidak terlalu banyak yang di kemas. Aku baru saja mengganti satu set baju baru. Setelah itu, aku berjalan ke tempat Raja Naga untuk berpamitan padanya.

Raja Naga tidak ada di sana. Hanya ada White Queen yang ada di dalam lubang itu.

Aku bertanya, “Bibi White Queen, di mana Raja Naga?”

White Queen tersenyum dan berkata, “Raja Naga saat ini membantu melatih anak kami. Dia mengatakan padaku untuk memberi tahumu bahwa kamu tidak perlu berpamitan dan berpesan padamu untuk tetap menjaga keamanan dirimu. Nak, kamu akan pergi. Bibi tidak memiliki sesuatu yang bagus untuk kuberikan padamu. Aku akan memberimu ini. Ini adalah sesuatu yang secara tidak sengaja kuambil bertahun-tahun yang lalu. Ada banyak seperti ini pada saat itu.” Setelah dia mengatakannya, sebuah cahaya putih melayang ke arahku.

Aku mengulurkan tanganku ke depan untuk menerima cahaya putih tersebut. Saat cahaya putih mulai memudar, ternyata itu adalah tongkat sihir yang luar biasa. Panjangnya kira-kira 1,2 meter. Tongkat tersebut terbuat dari logam yang tidak kuketahui dan bersinar dengan sinar cahaya emas. Ada cahaya naga hijau pada tongkat tersebut. Tongkat tersebut berkepala naga. Diantara rahang mulut kepala naga tongkat tersebut terdapat batu permata yang cukup besar, sedangkan mata naga terbuat dari dua batu permata merah. Dua sayap naga sedikit terbuka di kedua sisi tongkat. Tongkat naga hijau tampak hidup. Terlihat seluruh bagian tubuh tongkat telah diukir dengan batu permata besar. Sinar cahaya menyinari seluruh tongkat sihir. Tongkat sihir terus memancarkan kekuatan. Aku tahu bahwa itu pasti tongkat sihir kelas atas.

Aku mengusap-usap tongkat sihir tersebut dan berkata, “Bibi, terima kasih atas hadiah ini. Hadiah ini sangat berharga. ”

White Queen berkata sambil tersenyum, “Tongkat sihir ini tidak begitu berguna bagi klan naga kami. Tongkat ini dikenal dengan nama tongkat sihir Sukrad. Ini adalah senjata yang digunakan oleh Dewa Naga Sukrad tahun itu. ”

Aku bertanya dengan takjub, “Ada juga Dewa Naga?”

White Queen mengangguk. “Ada. Dewa Naga tidak bertanggung jawab atas klan naga kami. Dia hanya bertanggung jawab atas interaksi kami antara klan Dewa dan klan naga kami. Kekuatannya juga sangat kuat. Sayangnya dia mengorbankan dirinya selama perang para Dewa dan Monster. Sebelum dia meninggal, dia meninggalkan tongkat sihir ini untuk kami. Aku akan menyerahkan padamu hari ini. Meskipun jauh lebih lemah dari Radiant Holy Swordmu, kau harus bisa menggunakannya dengan kekuatanmu saat ini. Kau bisa menyimpan dan menggunakannya. ”

Aku menjawab dengan begitu bersemangat, “Hadiah ini sangat berharga. Aku berterima kasih untuk ini, Bibi. ”

White Queen menggelengkan kepalanya. “Kamu tidak harus berterima kasih padaku. Kita juga memiliki sifat egois. Aku hanya berharap bahwa kamu akan melindungi keselamatan anak kami di masa depan. Ini akan menjadi rasa terimakasih terbesar bagi kami.” Dia telah berbicara dengan sangat jujur. Namun, meski memang begitu, aku masih bersyukur.

Aku menunggangi punggung Ice Blue dan melambaikan tangan untuk mengucapkan selamat tinggal pada kerumunan yang datang untuk mengantarku pergi. Ice Blue mengepakkan sayapnya yang besar untuk terbang menembus awan dan ke langit.

Aku bertanya kepadanya, “Bagaimana naga hijau bodoh itu?”

Ice Blue menjawab, “Terima kasih banyak kamu bersedia menahan seranganmu yang mana Paman Xiao Qing hanya menderita luka ringan. Kondisinya tidak buruk. Setelah beristirahat, dia seharusnya baik-baik saja. ”

Aku tertawa dan berkata, “Ketika kamu kembali, katakan kepadanya bahwa aku telah memberinya sebuah nama Blank Green Head.”

Ice Blue jelas tidak mengerti apa arti Blank Green Head. Dia dengan gembira menjawab, “Ah! Itu hebat! Setelah aku kembali, Paman Xiao Qing pasti akan senang. Meskipun dia tidak mengatakan apapun, tapi kita semua tahu bahwa ia iri dengan kami yang memiliki nama. ”

Aku hanya tertawa kecil tanpa mengatakan apapun.

Ice Blue telah menerbangkanku ke pintu masuk Cloud Mist Mountain Range sebelum dengan berat hati kembali. Suasana hatiku sulit diungkapkan. Semuanya sangat hebat. Meskipun aku mengalami beberapa kesulitan, aku telah menyelesaikan urusan Xiao Jin dan juga mendapat dukungan dari klan naga. Beban di pundakku sedikit berkurang.

Setelah menyelesaikan urusan ini, aku harus pulang ke rumah untuk mengunjungi orang tuaku. Masih ada waktu sebulan sebelum sekolah dibuka kembali. Aku masih sempat.

Translator / Creator: Kaho