June 17, 2017

Child of Light – Volume 6 / Chapter 15

 

Backed by the Dragons

Begitulah, aku memutar otak sepanjang hari untuk memberi semua naga tersebut nama yang mereka senangi. Setelah itu, bahkan ibu Xiao jin, yang merupakan naga putih besar, juga datang. Aku juga memberinya nama, White Queen karena dia adalah istri Raja Naga. Ha ha! Setelah memberi mereka semua nama, aku merasa sangat hebat.

Akhirnya aku menyelesaikan pekerjaan itu saat malam tiba. Kecuali Raja Naga dan Naga Hijau yang telah ‘menyinggung’ku, namun semua naga yang lain memiliki nama mereka sendiri. ”

Setelah kerumunan naga bubar, aku juga kembali ke lubang ku. Naga Hijau yang telah bersembunyi di samping berlari mendekat dan menarik Ice Blue. “Xiao Xiao Lan, apa yang di lakukan anak itu? Aku terlalu jauh sehingga aku tidak dapat melihat dengan jelas apa yang terjadi. ”

Ice Blue dengan sombong berkata, “Tolong jangan panggil aku Xiao Xiao Lan lagi. Aku punya nama baru, tolong panggil aku Ice Blue sebagai gantinya. Manusia itu telah memberi kita semua nama kita masing-masing. Ha ha! Paman Xiao Qing, aku takut kau satu-satunya yang tidak memiliki nama baru. Aku pergi. Ice Blue … Ice Blue .. Aku sangat senang dengan namaku. ”

Setelah melihat Ice Blue yang kegirangan, naga hijau itu menggunakan cakarnya yang besar untuk memukul kepalanya. Dia bergumam, “Jika aku tahu ini akan terjadi, aku tidak akan menyinggung perasaannya. Apa yang bisa ku lakukan sekarang? Aku tidak bisa menemuinya dan meminta nama baru.” Setelah dia mengatakan itu, dia menghela nafas sebelum pergi.

Adapun aku, setelah kembali ke lubangku, aku memakan semua jenis buah yang telah diberikan oleh naga itu kepadaku. (Ada juga beberapa binatang buas, tapi terlalu merepotkan untuk membuatnya bisa dimakan, jadi aku hanya makan buahnya saja. Aku malas.) Makanan ini menyenangkan perasaanku. Meskipun hari ini agak melelahkan, tapi aku menjalin hubungan baik dengan naga-naga itu. Hal ini pasti akan bermanfaat untuk pertandingan dalam sebulan ini.

Mulai dari hari berikutnya, aku telah menyiapkan beberapa tugas untuk diriku sendiri. Aku akan melatih tenaga dalam di pagi hari dan kemudian berlatih kecepatan mengumpulkan mantra sihir dan sihir gabungan tenaga dalam. Setelah itu, aku akan bermeditasi. Ketika aku tidur, dengan dua Gold Dans, kecepatan pengumpulan kekuatan sihirku meningkat drastis. Peningkatan ini tidak seperti satu ditambah satu sama dengan dua, tapi berkali lipat lebih banyak. Setelah kedua Gold Dans berubah menjadi transparan seutuhnya, kekuatan sihirku dapat menembus dari tingkat Master sehingga efeknya yang bagus dari meditasi dengan berbaring dapat terlihat lebih jelas.

Setelah bekerja keras selama sebulan, aku bisa dengan jelas merasakan peningkatan sihirku. Tidak masalah apakah itu Sang Dewa yang menempa tubuhku yang fana ini dan mengganti tulang-tulangku atau Raja Naga yang telah mengubah fisikku, tapi hasilnya sangat menakjubkan. Tanga dalamku meningkat drastis, tubuhku jauh lebih kuat dari sebelumnya. Kemampuan fisikku meningkat dan aku telah melatih standar terbaik untuk pertempuran. Meskipun kekuatan fisikku mungkin tidak mencapai peringkat Radiant Knight, tapi setidaknya mencapai peringkat Heaven Knight. Tanaga dalamku hampir mencapai peringkat God Battle Spirit. Akan tetapi, kemampuan bela diriku masih buruk, namun seharusnya tidak masalah karena aku melatih tenaga dalam ku dengan baik untuk penggunaan sihir.

Meskipun aku masih belum terlalu cepat dalam menggunakan mantra cahaya tingkat menengah dan mantra-mantra dasar, tapi proses pengumpulannya meningkat drastis. Saat ini aku hanya membutuhkan waktu 3 detik untuk melancarkan sihir gabungan dan sihir tenaga dalam yang lebih kuat dari sebelumnya.

Sebulan kemudian berlalu. Raja Naga telah memberi tahu seekor naga kecil untuk menyampaikan pesannya kepadaku untuk mempersiapkan diri menghadapi tes besok.

Dalam satu bulan ini, aku sudah sangat akrab dengan para naga. Mereka telah menerimaku yang seorang manusia. Tidak peduli apakah itu 1 atau 2 ribu naga kecil atau 10000 tahun hingga yang lebih tuah sekalipun, mereka menganggapku sebagai saudara mereka.

Aku tidak pernah lagi melihat naga hijau sejak hari itu. Dia mungkin membenciku sampai mati. Dia pasti tidak akan menahan kekuatannya. Kami hanya akan mengikuti taktik bertarung yang telah direncanakan untuk besok. Dengan pengawasan Raja Naga, aku seharusnya tidak memiliki masalah dengan nyawaku.

……

Ada tanah yang sangat datar dan luas di tengah Dragon Valley. Itu adalah tempat terbaik untuk bertanding. Naga hijau berdiri di hadapanku dengan mata yang tajam seperti harimau yang mengawasi mangsanya. Raja Naga juga keluar dari lubangnya. Dari apa yang telah dikatakannya, Xiao Jin telah berlatih. Kekuatan kehidupannya perlahan pulih.

Suara mengesankan Raja Naga terdengar. “Tes akan di mulai. Xiao Qing, kau harus ingat untuk tidak membunuhnya.” Setelah dia mengatakannya, dengan cakarnya, ia membentuh sebuah ring transparan berwarna emas yang sangat besar besar untuk membatasi kami di tengah arena.

Naga hijau itu mengeluarkan cakar naganya. “Bocah, kalau aku tidak melumpuhkanmu, aku tidak akan lagi dipanggil Xiao Qing.”

Para naga yang mengelilingi kami meraung bersamaan. Dari naga besar yang tahu bagaimana cara berbicara, sepertinya mereka menyemangatiku. Naga hijau itu berteriak dengan geram pada para penonton, “Mengapa kalian semua mengerluarkan cakar kalian? Kenapa mendukung pendatang! Cepatlah dukung aku. ”

Ice Blue menjawab, “Paman Xiao Qin, tidak mungkin kamu tidak tahu bahwa ia telah memberikan kami nama dan baik pada kami? Terlebih lagi, kita semua menyemangati pesaing yang lebih lemah. Zhang Gong! Kamu bisa melakukannya! Zhang Gong! Majulah!”

Naga hijau itu begitu marah sehingga seluruh tubuhnya bergetar. Raja Naga berteriak, “Mengapa kalian berdua berdebat? Cepatlah mulai! ”

Xiao Qing langsung maju 30 meter ke arahku dan menghempaskan ekornya padaku. Dia menggunakan langkah yang sama seperti sebelumnya untuk menyerangku secara horisontal.

Aku sudah lama bersiap untuk menggunakan teleportasi jarak dekat sebelum Raja Naga mengucapkan kata-kata itu. Ketika aku melihatnya bergerak, aku langsung teleport untuk menghindar. Seiring kecepatannya yang sangat cepat, hingga ekor naga hijau tersebut hanya mengenai bayangan teleportasiku.

Aku mengejeknya, “Aku di sini!”

Naga hijau itu dengan perasaan marah langsung maju melesat, akan tetapi aku tidak membalas serangannya. Aku hanya menghindarinya. Tiba-tiba, aku terpikirkan rencana yang bagus, aku mulai berlari dalam lingkaran penghalang yang telah di buat Raja Naga. Aku sedikit demi sedikit meningkatkan kecepatanku. Ketika aku berlari dengan kecepatan maksimalku, hingga membuat bayangan diriku di segala arah. Naga hijau itu pusing karena gerakanku.

Aku menyerang pada saat itu dengan menggunakan mantra sihir gabungan dan tenaga dalam yang telah ku himpun tadi. Karena bayanganku, tampak seperti aku menyerang naga hijau dari segala arah, sehingga tidak mungkin dia menghindari serangan itu.

“Hong!” Cahaya putih yang panjang dengan percikan emas mengenai punggungnya.

Aku telah menyerangnya dengan segenap kekuatanku. Semakin lama aku menghimpun mantra sihir, maka akan semakin kuat. Mantra itu pasti lebih kuat daripada mantra tingkat lanjut yang kugunakan sebelumnya.

Naga hijau itu merintih kesakitan. Tanduk-tanduk kecil di punggungnya meneteskan darah sembari tubuhnya yang terjatuh ke tanah.

Raja Naga dan White Queen terkejut karena mereka tidak berpikir bahwa aku akan memiliki serangan yang begitu kuat.

Sebenarnya, aku tahu bahwa meskipun aku telah melukai naga hijau dengan serangan ini, akan tetapi tidak melukai sepenuhnya. Meskipun aku telah memperkirakan bahwa pertahanannya sangat kuat, akan tetapi daya tahannya masih di luar dugaanku.

Naga hijau perlahan berdiri. Matanya berubah menjadi merah. Perlahan ia mengepakkan sayapnya dan terbang ke langit dengan tubuhnya memancarkan sinar cahaya hijau secara terus menerus. Aku tahu bahwa serangan selanjutnya akan lebih dahsyat. Darah masih terus menetes dari tubuhnya.

Translator / Creator: Kaho