June 7, 2017

Child of Light – Volume 6 / Chapter 12

 

Xiao Jin’s Family

Saat aku berhadapan dengan makhluk terkuat di dunia, Sang Raja Naga, aku tidak berani merendahkannya. Aku membungkuk ke arahnya dan berkata, “Raja Naga, terima kasih telah menyelamatkanku.”

Raja Naga menjawab, “Aku tidak berbuat banyak. Karena anggota klan ku telah melukaimu, jadi jadi aku pasti bertanggung jawab untuk menyelamatkanmu. Apa yang kudengar dari anakku, kau telah merawatnya selama ini, bukan? ”

Aku mengangguk. “Aku tidak bisa berkata bahwa aku yang merawatnya. Xiao Jin adalah sahabatku. Dia telah mengalami banyak bahaya hidup dan mati bersamaku. Tanpanya, aku pasti sudah mati. ”

Raja Naga mengangguk. “Aku ingin kau menjelaskan kepadaku mengapa kekuatan hidup anakku menjadi lemah.”

Aku menjadi tegang dan menghela nafas, “Sejujurnya, ini karena aku ….” Aku menceritakan semua yang telah terjadi.

Ketika naga hijau dan putih mendengar bahwa aku membiarkan Xiao Jin keluar untuk bertarung yang meski aku telah diperingatkan untuk tidak melakukannya. Mereka memelototiku sampai aku mengatakan bahwa aku mempertaruhkan nyawaku untuk menyelamatkan Xiao Jin. Baru setelah kukatakan itu mereka sedikit tenang. Raja Naga mendengar apa yang kukatakan tanpa emosi.

“… .. Jadi begitulah yang terjadi penyebab kekuatan hidup Xiao Jin begitu lemah. Aku datang ke sini untuk mengembalikannya kembali di sisi anda. Aku harap anda bisa menemukan cara untuk memulihkan kekuatan hidupnya. ”

Xiao Jin berteriak lantang. Yang menunjukkan dengan jelas bahwa dia tidak ingin berpisah dariku.

Aku meliriknya, penuh dengan rasa dan perhatian berkata, “Xiao Jin, ini rumahmu. Kamu harus mendengarkan orang tuamu mulai sekarang dan memenuhi syarat untuk menjadi Raja Naga yang hebat, ya? ”

Xiao Jin menggelengkan kepalanya dengan kuat dan berkata dalam hatiku, “Aku ingin mengikutimu. Aku tidak ingin tinggal di sini.” Setelah bersama selama bertahun-tahun, Xiao Jin merasa enggan berpisah dariku.

Aku berjalan mendekat dan memeluknya. Dengan air mata mengalir di wajahku, aku menjawab, “Aku juga tidak ingin menginggalkanmu. Tapi, inilah duniamu. Kamu memiliki keluarga, dan mereka adalah makhluk yang sama denganmu. Kamu hanya akan dalam bahaya jika terus mengikutiku. ”

XIao Jin berseru kepada Raja Naga dan menggunakan sayapnya yang besar untuk menempatkanku di tengah tubuhnya.

Raja Naga berkata, “Manusia, aku tidak tahu apakah aku harus berterima kasih karena telah mengembalikan anakku atau harus menyalahkanmu karena telah menghilangkan kekuatan hidupnya. Aku akan menganggapnya sebagai keseimbangan antara jasamu dan kesalahanmu. Kau bebas untuk pergi. Xiao Qing, antarkan dia keluar. ”

Aku mengangguk dan berusaha keras lepas dari pelukan Xiao Jin. Aku membungkuk memberikan penghormatan pada Sang Raja Naga “Terima kasih karena tidak menghukuku. Kuharap setelah aku pergi, anda bisa memulihkan kekuatan hidup Xiao Jin. Kematian Xiao Jin sebelumnya adalah kejadian paling menyedihkan sepanjang hidupku. ”

Naga putih besar itu menjawab, “Kami akan melakukannya.”

Xiao Jin terhalangi oleh kekuatan Raja Naga. Dia berulang kali berteriak dan sangat berat hati. Raja Naga melihat bayangan sosokku dari belakang yang semakin memudar sebelum akhirnya mendesah.

Tepat saat aku berjalan keluar dari lubang itu, suara Raja Naga terdengar.

“Manusia, kembalilah kemari.”

Aku terkejut mengapa dia ingin aku kembali. Mungkinkah dia tidak tahu seberapa besar keberanian yang kubutuhkan untuk meninggalkan Xiao Jin? Namun, karena panggilan sang Raja Naga, aku tidak bisa acuh.

Setelah kembali menghadap Raja Naga, Xiao Jin sudah tidak ada lagi. Raja Naga itu dengan tenang berkata, “Aku telah mengunci Xiao Jin di sebuah ruangan rahasia. Setelah menyelesaikan urusanmu, aku akan mulai membantunya memulihkan kekuatan hidupnya. ”

Aku dengan sangat senang menjawab, “Terima kasih. Aku akan sangat senang jika Xiao Jin baik-baik saja.”

Raja Naga berkata sambil tersenyum, “Dia anakku. Aku pasti akan merawatnya. Seharusnya aku yang berterima kasih padamu. Meskipun anakku telah kehilangan banyak kekuatan hidupnya, dia masih dapat kembali di sini dengan selamat karenamu. Jika kau memiliki permintaan, kau bisa mengatakannya. Aku akan mencoba yang terbaik untuk menepatinya. ”

Aku menundukkan kepala dan berpikir sebelum tiba-tiba berkata, “Aku tidak memiliki permintaan untuk diriku sendiri, tapi aku ingin memohon pada anda untuk membantu menyelamatkan ras lain di dunia ini.” Aku berpikir, “Jika aku dapat melibatkan Raja Naga ini dalam pertarungan, aku akan merasa lebih lega saat waktunya tiba. ”

Raja Naga tampak tertarik dan menjawab, “Lanjutkan.”

Aku menenangkan diri sebelum menceritakan apa yang telah dikatakan Sang Dewa sebelumnya. Setelah Raja Naga mendengar apa yang akan ku katakan, dia menghela napas dalam-dalam dan berkata, “Kau anak yang baik. Kau sangat baik hati. Sebenarnya aku sudah tahu segalanya. Kita memiliki musuh yang sama, Sang Raja Monster. Mungkin kau tidak tahu tentang ini, tapi selama tahun peperangan Sang Dewa dan Monster, ayahku telah memimpin klan naga untuk turut berpartisipasi di dalamnya.” Di sini, mata Raja Naga dipenuhi dengan kesedihan.

Dia terus berkata, “Ayahku, Raja Naga generasi sebelumnya, dibunuh oleh Raja Monster. Sejak saat itu, aku mewarisi posisi Raja Naga. Dewa pernah mengatakan padaku bahkan dengan kekuatan Dewanya, ia masih tak mampu untuk membunuh Raja Monster. Akan ada hari dimana Raja Monster akan muncul kembali. Namun, pada saat itu, seorang pahlawan yang memiliki kehidupan yang pendek, Sang Putra Cahaya, akan memimpin semua pejuang pemberani untuk pertempuran terakhir melawan Raja Monster. ”

Aku terkejut dan menjawab, “Tidak mungkin Child of Light tersebut yang memiliki waktu hidup pendek itu aku, kan?”

Raja Naga mengangguk. “Itu benar. Itu adalah kau. Jika kau bukan orangnya, lantas mengapa Sang Dewa memberimu Holy Sword? Nak, ada beberapa hal yang tidak bisa kau tinggalkan. Apakah kau mengerti?”

Aku tersenyum malu, “Bahkan jika aku ingin melarikan diri, apa aku bisa? Anda berhentilah mengkhawatirkanku. Aku akan melakukan yang terbaik.”

Raja Naga mengangguk. “Nak, aku telah memulihkan kekuatan hidupmu yang telah kau korbankan untuk anakku dan aku juga telah menguatkan tulang-tulangmu. Perjalananmu masih sangat panjang. ”

Tidak terlalu buruk. Perjalanan yang berharga. Perjalanan ini benar-benar memulihkan kekuatan hidupku. Ini sangat menakjubkan. Ha ha!

Aku berkata dengan rasa syukur, “Terima kasih telah memulihkan kekuatan hiduku.”

Raja Naga yang tua menggelengkan kepalanya. “Setelah beberapa tahun, aku akan memimpin delapan tetua klan naga untuk berpartisipasi dalam perang Sang Dewa dan Monster di masa depan. Kau bisa lebih tenang dengan itu. Jika Raja Monster ingin menyerang seluruh dunia, dia pasti tidak akan membiarkan klanku tersisah. ”

Aku mengangguk dengan hormat. “Aku mewakili umat manusia di dunia untuk berterima kasih sebelumnya.”

Raja Naga menjawab, “Ketergantungan anakku padamu sangat kuat. Aku tahu bahwa kalian berdua akan menjadi pasangan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan. Aku tidak akan memaksa kalian berdua berpisah. Namun, aku memiliki beberapa syarat yang harus kau setujui.”

Aku langsung sangat senang. Aku tidak ingin berpisah dari Xiao Jin. Ini sangat sempurna.

Aku segera menjawab menjawab, “Tolong katakana syaratnya. Selama aku bisa bersama Xiao Jin, aku akan menerima syarat apapun. ”

Raja Naga tertawa kecil dan menjawab, “Aku punya tiga syarat. Yang pertama adalah kau harus melindungi keselamatan anakku dan jangan biarkan dia terluka parah. “

Translator / Creator: Kaho