October 3, 2017

Against the Gods – Volume 2 / Chapter 150

 

Shocking the Entire Audience

“Bocah sialan. Hari ini, aku akan mengajarimu apa itu perbedaan antara langit dan bumi!”

Murong Yi marah dengan perkataan Yun Che. Seolah-olah ia merasa seekor tikus kecil sedang bertindak sok dihadapan seekor singa. Lalu, ia mengulurkan tangannya kearah Yun Che, sambil berkata dengan nada mencemooh, “Yuk, kita lihat, bagaimana caramu nanti membuat diriku kagum.”

Dengan identitas Murong Yi, ia jelas tak akan mengambil inisiatif duluan untuk menyerang Yun Che didepan para penonton yang begitu banyak. Yun Che juga berhenti bicara. Kedua kakinya menendang kearah tanah, mencapai batas kecepatannya dalam sekejap. Sebuah bayangan yang terlihat samar-samar melayang kearah Murong Yi, dan sebuah pukulan mendarat secara langsung ke dada Murong Yi.

Yun Che jelas-jelas menggunakan seluruh kekuatannya kedalam serangan itu. Ia tak menahannya sedikitpun, dan tak menyisakan ruangan untuk melakukan serangan selanjutnya. Yang mana berarti, serangannya kali ini adalah pukulan mendadak yang sebenarnya.

Seseorang tingkat kedua True Profound Realm menyerang seseorang tingkat kesembilan True Profound Realm? Semua murid Outer Palace yang menyaksikan konfrontasi itu hampir tak dapat menahan tawa mereka. Jika Yun Che menggunakan kemampuan gerakannya, kemungkinan ia bisa memblokir satu atau dua serangan. Namun diawal pertarungan ini, ia benar-benar memukulnya secara mendadak dan ingin menggali kuburannya sendiri!

“Idiot!” Murong Yi tertawa dingin. Dengan alunan telapak kanannya, kekuatan seseorang yang berada ditingkat kesembilan True Profound Realm dilepaskan, membawa sekumpulan profound energy dalam sekejap. Dengan kejam ia memukul dada Yun Che, dan membisikkan kata-kata dingin: “Berbaringlah ditanah dan menangislah untukku.”

“Boom! Boom! Boom!”

Tinju kanan Yun Che secara langsung bertabrakan dengan arus profound energy milik Murong Yi disertai dengan tiga rangkaian suara ledakan. Suaranya nampak seperti sebuah balon yang diledakkan secara paksa, arus profound energy milik Murong Yi yang tersebar akibat benturan tersebut. Namun serangan Yun Che itu tak melemah sedikitpun, dan tinjunya yang lurus itu sekarang hanya berjarak lima kaki dari dada Murong Yi.

“Apa … apa!!”

Murong Yi, yang pada awalnya mencemooh dan bersiap-siap untuk melihat Yun Che terluka parah dipermukaan tanah, menjadi sangat terkejut. Tubuhnya secara instingtif mundur kebelakang, dan seluruh profound energy ditubuhnya, dengan kecepatan tertinggi, terkonsentrasi kedalam dua lengannya yang pada saat ini menutupi bagian depan dadanya.

Bang !!

Terdapat suara keras lagi. Tinju kanan Yun Che bertabrakan dengan tangan kanan Murong Yi. Dalam sekejap, arus profound energy itu meledak dititik benturan tersebut, menyebabkan keduanya terpental satu sama lain. Yun Che melayang mundur sebanyak lima belas kaki, serta mendapatkan kembali keseimbangannya. Kemudian, ia dengan santai mengayunkan lengan kanannya. Sedangkan untuk Murong Yi, ia mundur sebanyak tiga langkah, dan berdiri disana dalam waktu yang lama tanpa melakukan gerakan apapun. Kedua matanya menatap Yun Che begitu lama dan keras disaat seluruh wajahnya menjadi merah padam.

Pada saat ini, seluruh aula menjadi tenang. Semua murid tercengang. Tak ada yang menduga bahwa hasilnya benar-benar seperti ini.

Dalam duel yang memiliki perbedaan tingkat kekuatan yang sangat jauh ini, ketika mereka sedang melakukan gerakan pertama, serta melibatkan profound strength yang bertabrakan secara langsung, awalnya para penonton mengira bahwa Yun Che akan kalah telak dalam sekejap, dan bahkan menderita luka yang sangat parah. Akan tetapi … kedua orang itu terlihat benar-benar sangat imbang!

Bagaimana mungkin !?

Dan mengenai apakah pertarungan ini benar-benar seimbang atau tidak, beberapa orang dapat melihatnya dengan sangat jelas. Di paviliun, wajah Qin Wushang mengungkapkan ekspresi terkejut, dan secara perlahan, ia tersenyum.

Meskipun Yun Che melayang mundur sepanjang lima belas kaki, sedangkan Murong Yi hanya terdorong mundur sebanyak tiga langkah, tak terdapat perubahan pada ekspresi wajah Yun Che, dan atmosfer yang dipancarkan dari tubuhnya sama tenangnya seperti sebelumnya. Sedangkan Murong Yi …

Lengan kanannya tampak sedikit gemetar, kelima jarinya yang lebar tampak mati rasa … Terbukti, lengannya yang mati rasa itu disebabkan oleh tabrakan antara lengannya dengan tinju Yun Che. Ekspresinya, bahkan lebih buruk lagi jika dilihat.

“Ini semua … tak nyata bukan? Si Yun Che itu, jelas-jelas hanyalah berada ditingkat kedua True Profound Realm! “

“Kakak Murong Yi pasti hanyalah menguji kekuatan Yun Che dengan santai, dan tak menggunakan sepersepuluh profound strengthnya. Pasti begitu.”

“Mengapa kau tak tertawa lagi?” Menghadap kearah Murong Yi, yang mana berekspresi wajah sangat jelek jika dilihat, ujung bibir Yun Che melengkung disaat ia bertanya dengan sinis.

Sensasi mati rasa dikepalan tangan kanan Murong Yi akhirnya menjadi sedikit reda. Dengan wajah cemberut, ia tertawa dengan paksa: “Apa kau pikir, hanya dengan menerima seranganku sekali saja, maka kemenangan sudah berada ditanganmu? Lucu sekali, aku bahkan masih belum menggunakan setengah kekuatanku. Dimataku, kau hanyalah seekor tikus kecil yang menggelikan … Matilah!! “

Tubuh Murong Yi bergetar dan profound energynya dilepaskan secara tak beraturan. Seluruh otot ditubuhnya melebar; tulang-tulangnya berderak-derak, dan dibawah kakinya, sebuah angin kencang tiba-tiba berputar disaat ia menerjang kearah Yun Che dengan kecepatan yang mengejutkan.

“Itu merupakan kemampuan gerakan profound tingkat tinggi, ‘Shadow Chasing Steps’! Ketika Murong Yi menggunakannya, itu pada dasarnya dieksekusi dengan sempurna! “

“Kakak Murong Yi bahkan menggunakan kemampuan gerakannya yang hebat … Apakah ia bersiap-siap untuk mengalahkan Yun Che dengan satu pukulan?”

Tubuh Murong Yi melesat begitu cepat bagaikan bayangan; Dalam waktu setengah detik saja, ia sudah berada dihadapan Yun Che. Namun tiba-tiba, sosok bayangannya melintas.

Dan anehnya ia hanya melintas sebanyak setengah langkah saja, dan secara langsung memiringkan serangannya itu kearah samping Yun Che, memukul keras tulang rusuk Yun Che dengan sikunya … Para murid yang melihatnya menjerit kaget dengan perubahaan yang instan itu.

Dengan kecepatan yang begitu mengejutkan, sudah sulit bagi seseorang untuk dapat bereaksi secara langsung, namun, Murong Yi masih bisa mengubah postur tubuhnya dengan cepat … Selama menggunakan kemampuan gerakan misterius yang luar biasa ini, tak memungkinkan lawannya untuk bereaksi sama sekali.

Namun peristiwa berikutnya, membuat semua orang yang melihatnya menahan nafas dalam-dalam.

Reaksi Yun Che begitu cepat, jauh lebih cepat daripada prediksi semua orang. Yun Che tampak meluruskan lengan kirinya, menghalangi sisi sampingnya, sehingga lengannya itu berbenturan dengan siku Murong Yi. Dengan sedikit gelombang profound energy yang tersebar, suara samar-samar seperti tulang yang retak dapat terdengar.

Meskipun Murong Yi terkejut bahwa serangannya benar-benar terblokir, sekali lagi ia mengungkapkan senyuman dingin … Sebuah pukulan dengan kekuatan penuhnya, apakah yang terjadi jika Yun Che dapat memblokirnya?

Satu-satunya hasil yang akan terjadi adalah lengan lawannya pasti akan patah, seluruh tubuhnya terluka parah akibat aliran profound energy yang sangat kuat, dan ia akan terpental sambil memuntahkan banyak darah. Namun, senyuman dinginnya itu hanya bertahan selama beberapa saat saja, dimana pada saat ini wajahnya benar-benar telihat tegang.

Karena rekoil / dorongan balik yang ia rasakan setelah sikunya berbenturan dengan lengan Yun Che begitu kerasnya sampai-sampai seluruh pembuluh darah beserta organ-organ ditubuhnya menggeliat sejenak. Lantai dibawah kaki Yun Che sebagian besar terlihat retak dan kedua kakinya juga tenggelam kedalam tanah, namun ia tak terdorong mundur satu langkah sedikitpun …

Yun Che benar-benar memblokir serangan itu sepenuhnya.

Bagaimana … Bagaimana mungkin! Seluruh tubuh Murong Yi menegang; pupil matanya berkontraksi dan bergetar hebat. Dalam pertukaran gerakan pertamanya dengan Yun Che, hasilnya terlihat imbang. Hal sepeti ini membuatnya sangat malu. Oleh karena itu, serangannya kali  ini benar-benar tak terkendali dan menggunakan seratus persen kekuatannya.

Serangan itu sendiri merupakan serangan dadakan yang disertai dengan profound movement skill. Murong Yi jelas-jelas ingin menghabisi Yun Che dengan serangan tunggalnya itu. Serangan terkuatnya itu tak hanya diblokir sepenuhnya oleh Yun Che, namun Yun Che juga tak terdorong mundur olehnya sedikitpun.

Mustahil! Ini mustahil! Ini benar-benar hanyalah kebetulan, ataukah ia sekarang hanya sedang menahannya saja, dan sungguh-sungguh mengalami luka dalam yang sangat parah!

Murong Yi meraung keras didalam hatinya. Ia tak dapat menerima kenyataan bahwa serangan terkuatnya itu benar-benar telah diblokir oleh seseorang yang hanya berada ditingkat kedua True Profound Realm.

Lalu, ia meraung sambil berputar secara cepat kesisi yang berlawanan. Dengan lengan kirinya yang terangkat duluan, serangan dengan kekuatan penuh lainnya menyerang Yun Che. Serangan ini, sekali lagi terblokir oleh Yun Che, dan bahkan tak berhasil mendorongnya sedikitpun.

Murong Yi menjadi gelisah. Dengan wajah serius, ia menginjakan kakinya dan mengaktifkan profound movement skillnya hingga melebihi batasnya … Kedua kepalan tangan, siku, bahu, lutut, dan kakinya semuanya berada dalam posisi menyerang.

Dia menginfus setiap bagian ditubuhnya dengan profound energy yang mengamuk serta menyerang Yun Che dengan kejam. Serangan sengit itu bagaikan badai dahsyat dan membawa angin topan yang meraung tiada hentinya diatas panggung.

Ekspresi Yun Che sama tenangnya seperti air. Ia mengatasi semua serangan Murong Yi dengan sikap teratur dan tenang. Setiap kali pukulan Murong Yi bertabrakan dengannya, benturan itu akan selalu disertai dengan ledakan petir.

Panggung yang berada dibawah mereka sudah lama hancur berantakan; Bahkan retakan itu terlihat masih tersebar dan berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan.

Dan semua murid yang melihatnya benar-benar sepenuhnya tercengang.

Jika mereka hanya berimbang dari pertukaran pertama mereka, dimana mereka sedang bentrok, para penonton bisa mengerti jika Murong Yi sengaja menahan dirinya. Namun sekarang, ekspresi Murong Yi menjadi sangat galak; Otot-ototnya tertekuk, urat-uratnya terlihat jelas.

Terbukti, ia menggunakan kekuatan penuhnya, dan bahkan mengeksekusi profound movement skill sepenuhnya. Namun setelah serangannya itu berbenturan dengan Yun Che secara bersamaan, Murong Yi bahkan tak bisa mengambil posisi untung dari lawannya.

Meskipun pada saat ini Murong YI sedang berada dalam posisi menyerang dan Yun Che berfokus pada pertahanan sepenuhnya, Yun Che benar-benar terlihat santai, dan bahkan tak ada sedikit tekanan diwajahnya.

Semua orang benar-benar tercengang … Diantara mereka berdua, terdapat perbedaan tujuh tingkat True Profound Realm!

Jangankan para murid, bahkan para penatua dan instruktur yang menyaksikan dari paviliun pun melihatnya dengan penuh rasa terkejut. Seperti apakah Murong Yi menggunakan kekuatan penuhnya, mereka dapat melihatnya dengan sangat jelas. Namun, hasil seperti ini membuat mereka menatapnya dalam waktu yang sangat lama dan terdiam.

Perbedaan tujuh tingkatan pada True Profound Realm secara tak diragukan lagi adalah perbedaan yang sangat besar, namun dengan Evil Soul dan kekuatan seribu lima ratus kilogram yang dibawa oleh Great Way of The Buddha, perbedaannya itu telah terlihat … bahkan begitu banyaknya sampai-sampai kemampuannya itu melampaui Murong Yi.

Lusinan serangan penuhnya bahkan tak mampu membuat Yun Che repot. Hasil seperti ini adalah sesuatu yang tak pernah bisa diprediksi oleh Murong Yi. Pikirannya menjadi semakin kacau. Tiba-tiba, dia meraung keras sambil memancarkan aura dingin ditangannya.

Sebuah tombak perak dengan panjang sekitar tujuh kaki melintas ditangan Murong Yi dan menusuk secara langsung kearah Yun Che.

“Junior brother Yun, hati-hati!”

Didepan kerumunan banyak orang, Lan Xueruo, yang menyaksikan situasi didalam ring tiba-tiba berseru gugup.

Dan semua orang juga menjadi kaget dan pucat karena adegan ini. Seorang murid Inner Palace ditingkatan sembilan True Profound Realm bahkan tak bisa berbuat apa-apa melawan seseorang yang hanya berada ditingkatan kedua True Profound Realm, bahkan dengan kekuatan penuhnya. Belum lagi, ia juga adalah seorang murid yang tiga tahun lebih tua darinya.

Sementara fakta ini begitu mengejutkan, disaat yang bersamaan, mereka semua juga merasa malu dengan Murong Yi. Namun selama pertempuran sengit ini, tindakannya yang tiba-tiba menunjukkan senjatanya, pada dasarnya adalah hal yang sangat hina!

Alasan mengapa Murong Yi bertindak seperti ini adalah karena pikirannya yang kacau sudah melewati batasnya. Dalam lusinan gerakan yang telah dilepaskannya ini, ia menjadi semakin khawatir. Ia merasa sudah benar-benar kehilangan muka.

Ia bahkan juga mendapat firasat bahwa ia bisa saja dikalahkan … Namun, ia tak boleh kalah, dan ia juga tak mampu untuk kalah. Jika ia benar-benar dikalahkan, maka mulai hari ini dan seterusnya, ia tak akan bisa lagi mengangkat kepalanya tinggi-tinggi di Blue Wind Profound Palace ini.

Pertempuran ini juga akan menyebar keseluruh penjuru Blue Wind Imperial City. Yun Che juga akan menjadi terkenal diseluruh kota, namun Murong Yi, putra Marshal dari Northern Field, akan menjadi batu loncatan bagi orang lain untuk diolok-olok.

Dia tak boleh kalah, tak peduli apapun. Alasan apapun, tak boleh kalah.

Dorongan tombaknya itu begitu cepat. Bahkan Yun Che pun tak menyangka bahwa Murong Yi, seorang murid Inner Palace, akan menggunakan cara-cara kejam dihadapan kerumunan orang yang sangat banyak ini. Meskipun Yun Che kaget, ia tak merasa panik dan melakukan sebuah gerakan.

“Star Gods Broken Shadow!!”

Dalam serangan blitz yang hanya sepersekian detik itu, Yun Che secara langsung melintasi dan menghindari serangannya yang tak mungkin bisa dihindari oleh nafas rambut sekalipun. Tombak dingin Murong Yi menusuk bagaikan bayangan hantu, namun bayangan itu tiba-tiba tersapu, seolah-olah itu hanyalah sebuah cacing yang terinjak.

Bayang-bayang tombak yang tak terhitung jumlahnya muncul dari tombak perak dan berputar-putar menjadi badai petir yang menakutkan. Tubuh Yun Che terkunci dengan rapat dalam bayangan tombak yang tak terhitung jumlahnya itu:

“Matilah! Blue Dragon Stirs the Seal!! “

Wajah Murong Yi tampak gembira dan menyeramkan, dan deruan suaranya yang berkobar-kobar melewati para penonton.

“Serangan ini adalah salah satu gerakan terakhir milik Murong Yi. Ia tak hanya menggunakan senjatanya untuk melakukan serangan menyelinap, ia bahkan menggunakan gerakan terakhirnya secara langsung! Ini gawat! ” Qin Wuyou berteriak cemas sambil berdiri dan berekspresi terkejut.

Namun semuanya berlalu dengan sangat cepat. Bahkan jika ia ingin menghentikannya sekalipun, hal itu sudah terlambat baginya. Dan sebagai ‘wasit’, ia juga tak diijinkan masuk.

Yun Che baru saja mengaktifkan Star God Broken Shadow miliknya sehingga ia dapat menghindari bayangan tombak-tombak itu.

Pada dasarnya tak memungkinkan baginya untuk mengelak dari serangan itu. Tiada pilihan lain, ia menggeram sambil mencurahkan seluruh profound energynya untuk melindungi seluruh tubuhnya.

Bang !!!!

Bayangan tombak Murong Yi secara kejam menabrak tubuh Yun Che dengan suara keras, bagaikan gunung ambruk dan mengeluarkan suara yang menggema. Lapisan pelindung profound energy milik Yun Che secara langsung melenyapkan serangannya yang mengarah ke tulang rusuknya.

Darah segar menyembur keluar dengan deras dan tubuhnya juga melayang dengan kekuatan yang luar biasa. Ia melayang sejauh beberapa ratus meter, dan terjatuh berat di sisi ring.

Para penonton, pada saat ini, berteriak kaget.

“Memalukan!” Qin Wushang, yang wajahnya tampak tenang dan tak berkerut itu, bangkit dengan perasaan marah. Ia membanting meja disampingnya dan meja itu hancur berkeping-keping.

“Junior brother Yun!” Lan Xueruo menjadi pucat ketakutan. Ketika Yun Che melayang sambil memuntahkan darah, ia merasa jantungnya seperti ditusuk pisau, dan terjerat oleh rasa sakit. Dia mengembuskan napas dengan sesak, dan ketika ia hendak berlari kearah Yun Che tanpa memperhatikan konsekuensinya, tiba-tiba ia melihat Yun Che, yang berada disudut ring, benar-benar bangkit tanpa adanya hambatan.

Keributan diluar ring tiba-tiba berhenti. Masing-masing bola mata melotot dan terbuka lebar-lebar. Murong Yi yang menatap sinis juga menegang sepenuhnya. Bahkan ekspresi Qin Wuyou dan Qin Wushang pun terkejut.

Semua orang yang hadir melihatnya dengan sangat jelas. Sebelumnya, Yun Che benar-benar berbenturan dengan “Blue Dragon Stirs the Sea” milik Murong Yi. Jurus Itu adalah salah satu dari tiga gerakan terakhir dalam 《Blue Dragon Spear Arts》,dan untuk menyempurnakannya saja sudah sangat sulit.

Setelah berhasil dieksekusi, gerakan itu dapat menghasilkan kekuatan luar biasa; serta dapat mendorong mundur seseorang secara paksa menggunakan gelombang air yang besar dan menghancurkan bebatuan kokoh yang besar. Ketika gerakan itu bertabrakan dengan Yun Che, efek sampingnya dari suaranya pun benar-benar memekakkan telinga. Bahkan jika itu dihadapkan dengan sebuah blok baja sekalipun, blok itu dapat hancur sepenuhnya.

Semua orang berpikir bahwa meskipun Yun Che tak mati oleh serangan itu, namun setidaknya ia masih terluka parah, atau mengalami koma selama puluhan hari hingga pertengahan bulan, setidaknya itu adalah hal yang masih masuk akal, namun tak ada yang menyangka, dan tak berani percaya bahwa Yun Che dapat bangkit kembali …

Dan Yun Che, yang bangkit sekali lagi itu, tampak begitu tenang. Wajahnya yang tampan memiliki ekspresi tegas dan terlihat sehat akibat luka parah itu. Tak ada bekas luka ataupun amarah.

Ia berbalik dan menatap tajam kearah Murong Yi. Selain irisan panjang yang berdarah dipinggangnya, tak ada tanda-tanda luka lain disekujur tubuhnya.

Bahkan Yun Che pun tak menyangka bahwa kemampuan pertahanan fisik yang dibawa oleh tahapan pertama Great Way of The Buddha ini bisa begitu mengerikan!

“Kau … Kau…” Pupil mata Murong Yi membesar. Melihat Yun Che didepannya berdiri sekali lagi, tangan kanannya, yang memegang tombak panjang, gemetar tak terkendali.

Yun Che perlahan mengangkat kedua tangannya. Sebuah cahaya hitam melintas diantara kedua tangannya, dan Overlord’s Colossal Sword berukuran raksasa muncul dalam genggamannya. Setelah pergelangan tangan Yun Che masuk, pedang itu terjatuh ketanah dengan suara yang sangat keras.

Setelah suara nyaring itu terdengar, ring yang berada dibawah kaki Yun Che langsung ambruk. Tekanan yang begitu berat dan mendominasi itu membuat semua orang merasa tercekik. Aura itu tampak seperti aura maharaja yang telah kembali serta menyelimuti perasaan setiap orang yang hadir.

Translator / Creator: fatality