September 28, 2017

Against the Gods – Volume 2 / Chapter 149

 

Center of Attention

Pusat alun-alun di Blue Wind Profound Palace pada Outer Palace sangatlah besar. Biasanya akan terdapat banyak murid Outer Palace yang bertarung dilokasi ini, menarik perhatian lebih banyak lagi murid. Alun-alun ini juga merupakan pusat lokasi dari segala macam kompetisi profound strength yang berasal dari Outer Palace.

Dan hari ini, alun-alun itu suasananya sepuluh kali lebih hidup dibandingkan hari-hari lainnya. Terlihat banyak sekali kerumunan orang yang memadati daerah pusat.

Diantara lima puluh ribu lebih murid Outer Palace, yang sebenarnya merupakan 80% orang yang berkumpul disini, menyebabkan daerah pusat terbungkus begitu rapat sehingga tak dapat ditembus. Perhatian mereka terfokus diatas panggung, mereka menunggu kedatangan sang karakter utama pada hari ini.

Hari ini adalah tanggal pertarungan antara Yun Che dengan Murong Yi.

Hanya saja, karakter utama dihati para murid Outer Palace ini sudah pasti bukanlah Yun Che orangnya, melainkan Murong Yi.

Sebagian besar murid-murid yang hadir pada hari ini hanya ingin melihat sekilas tentang kecakapan yang anggun dan elegan dari seorang murid Inner Palace. Sedangkan untuk Yun Che, dimulut mereka selalu menjadi bahan tertawaan selama tiga bulan terakhir ini.

Awalnya, seorang murid Outer Palace yang baru saja bergabung melebih-lebihkan dirinya dan menantang seorang murid Inner Palace bukanlah sesuatu hal yang akan menghasut begitu banyak perhatian. Namun, yang gawat pada saat itu adalah, sebuah kenyataan bahwa pertarungan yang telah diatur ini benar-benar mengganggu Palace Chief Qin Wushang. Selain itu, Qin Wushang bahkan secara pribadi menjadi saksi untuk pertarungan yang telah diatur ini. Dengan demikian, mustahil jika pertarungan ini tak menyita banyak perhatian orang diseluruh Profound Palace.

Waktu yang ditentukan untuk pertarungan itu semakin dekat; kurang dari seperempat jam yang tersisa Namun, baik Yun Che maupun Murong Yi masih belum hadir. Karena pada saat ini, sebuah gangguan dalam sekejap muncul dari sisi timur alun-alun, dan gelombang sorakan para penonton menggema.

“Lihat! Itu Palace Chief Qin! Palace Chief Qin telah tiba! “

Kerumunan orang-orang itu terpisah, dan sekelompok orang secara perlahan-lahan berjalan mendekat kearah mereka. Pria separuh baya yang terkemuka itu mengenakan jubah berwarna ungu. Ia memiliki penampilan yang baik dan ramah, ia juga berjalan dan membawa aura yang menyebabkan rasa kagum didalam hati; Ia adalah Wakil Palace Chief di Profound Palace, Qin Wushang.

Disebelahnya terdapat Qin Wuyou, yang mana wajahnya sedikit tersenyum, dan dibelakang mereka terdapat beberapa tetua, termasuk instruktur dari Outer Palace.

Qin Wushang dan rekan-rekannya duduk disebuah paviliun yang tak jauh dari panggung, menatap acuh tak acuh kearah panggung yang kosong. Semua murid secara tak sadar bergerak mundur; Tatapan mereka yang menatap paviliun dipenuhi dengan rasa hormat.

“Palace Chief Qin benar-benar datang!”

“Bodoh! Kau kira orang macam apakah Palace Chief Qin itu? Tentu saja ia akan datang dan menepati janjinya! “

“Namun, mengapa Palace Chief Qin mau bersaksi terhadap pertempuran seperti ini? Secara keseluruhan realm milik Yun Che jauh berada dibawah Senior Brother Murong Yi; Meskipun tiga bulan telah berlalu sekalipun, tak mungkin kekuatan Yun Che dapat mendekati kemampuan Murong Yi, bahkan aku menduga kemampuannya ini sekarang jauh dibawah Murong Yi. Orang bodoh pun bisa memprediksi hasil pertarungan ini… “

“Tujuan Palace Chief Qin, tentu bukanlah sesuatu yang dapat kita pahami. Mungkin saja Palace Chief Qin melakukan ini atas kemauannya sendiri … “

Sejak kehadiran Qin Wushang tadi, Murong Yi dan Yun Che masih belum muncul disana. Pertarungan itu hanya tinggal beberapa menit saja, dan obrolan-obrolan orang yang berada di alun-alun itu juga semakin bertambah keras. Sekarang, sorak sorai yang keras terdengar dari sisi utara alun-alun.

“Murong Yi! Murong Yi ada disini! “

Dibawah tatapan para murid yang tak terhitung jumlahnya dan diiringi dengan perasaan bahagia. Pada akhirnya, Murong Yi telah tiba. Disampingnya, terdapat seorang pria berpakaian putih yang sedang mengikutinya serta berjalan saling bahu-membahu. Wajah pria itu tampan namun feminin; Matanya sipit dan tatapannya terlihat nakal dan dingin.

“Lihat orang yang ada disamping Murong Yi! Itu adalah Feng Baiyi, seseorang yang menduduki peringkat ke-36 pada Heavenly Profound Ranking! “

“Wow! Peringkat ke-36?” Teriakan para murid Outer Palace menjadi semakin keras.

Kedatangan Murong Yi dan Feng Baiyi menyebabkan murid-murid Outer Palace di alun-alun menjadi penuh sesak dan menenggelamkan wilayah itu dalam kegaduhan. Alasan mengapa mayoritas murid Outer Palace datang ke kerumunan hari ini, hanya untuk melihat murid Inner Palace yang legendaris secara pribadi. Masing-masing dari mereka berjingkat-jingkat sambil menatapnya dengan perasaan membara dan semangat.

“Kakak sepupu, kau harus menghajar Yun Che itu hari ini, paling tidak, hajar dia sampai lumpuh! Rasa dendamku terhadapnya terakhir kali, sudah kutahan selama tiga bulan penuh! “

Murong Ye, yang berada ditengah kerumunan, menghabiskan banyak tenaga sebelum ia sampai disisi Murong Yi, serta berkata sambil mengertakkan giginya.

“Santai saja, Yun Che hanyalah seekor tikus kecil yang tak tahu perbedaan antara langit dan bumi. Jika aku ingin ia menjadi bulat, maka ia akan menjadi bulat; Jika aku ingin meratakannya, maka ia akan merata. Jika kau ingin melampiaskan amarahmu secara pribadi nantinya maka, humph,” Murong Yi mencemooh dengan nada menghina: “Setelah aku selesai menginjak-nginjak dirinya, akan kubiarkan dirimu menghadapinya … Bagaimanapun, sebelumnya ia berkata bahwa jika ia kalah, maka nasib kehidupannya akan berada ditanganku. “

“Hehe,” Murong menggosok-gosok kedua tangannya; sebuah ekspresi “tak dapat menunggu lebih lama lagi” memenuhi wajahnya: “Sepupu, kalau begitu aku akan menunggumu menghajar dia tanpa ampun seperti seekor anjing mati. Selama tiga hari berikutnya, jika sepupu ingin bersenang-senang, beritahu saja aku.”

“Ini hanyalah seperti menginjak-nginjak seekor belalang yang ingin bunuh diri, apakah harus kau menganggapinya dengan serius?” Feng Baiyi menguap, wajahnya penuh dengan kebosanan.

Murong Yi melirik ke arena dan mengerang dingin. “Yun Che masih belum datang juga?”

“Belum.” Jawab Murong Ye dengan buru-buru. Kemudian ia mengejek. “Mungkin ia terlalu takut untuk datang.”

Tepat setelah Murong Ye mengucapkan kata-kata itu, serentetan suara gaduh mendadak muncul dari kerumunan yang jauh. Feng Baiyi menyipitkan mata, dan mulai tertawa dengan ejekan yang ekstrem. “Ya ampun! Ia benar-benar datang! “

Yun Che mengenakan satu set seragam latihan putih. Ia tiba diwaktu yang hampir sama dengan Murong Yi. Namun, berkenaan dengan fakta bahwa tak banyak orang yang sudah pernah melihat Yun Che sebelumnya, ditambah lagi dengan suara gaduh dari banyak orang, serta sikap dan penampilan Yun Che yang rendah hati disaaat ia berjalan, hal itu membutuhkan banyak waktu bagi orang-orang untuk dapat mengenalinya.

Baru setelah ia berusaha melewati kerumunan orang-orang dan memasuki pusat alun-alun, dan berjalan kearah panggung tanpa adanya perasaan tergesa-gesa, pada akhirnya semua tatapan orang-orang mengarah kepadanya.

Yun Che berdiri diatas panggung dan menatap kearah bawah, ia melihat Qin Wushang dan Qin Wuyou disebuah paviliun yang tak jauh dari tempatnya. Setelah menatap beberapa saat, tatapannya jatuh kesudut yang tak biasa dibagian belakang kerumunan.

Lan Xuerou berdiri tenang disana sambil melihat Yun Che dengan perasaan penuh perhatian dan gugup. Disaat mata mereka bertemu, Lan Xuerou tersenyum samar-samar duluan, lalu secara tak terkendali mengingat kembali apa yang terjadi sebelumnya, wajahnya memerah sambil menundukkan kepalanya pelan-pelan … Bahkan sampai sekarang, pikirannya masih dalam keadaan kacau.

Ia sama sekali tak mengerti mengapa, meskipun ia diperlakukan seperti itu dan dinodai oleh Yun Che, ia benar-benar tak merasakan sedikitpun rasa penolakan yang seharusnya dirasakannya ….

“Hmm? Tingkat kedua True Profound Realm? Murong Yi melirik Yun Che dan langsung melihat tingkat kekuatannya pada saat ini.

“Ap … apa? Tingkat kedua True Profound Realm? Mustahil! Ia hanya berada ditingkat Nascent Profound Realm tiga bulan yang lalu!” Jawab Murong Ye dengan matanya yang terbuka lebar-lebar.

Feng Baiyi tersenyum sepanjang waktu. Ia berkata. “Tck, seekor belalang yang sedikit lebih gemuk daripada sebelumnya, jika kakak Murong Yi ingin menginjaknya sampai mati, hanya dengan menggunakan kelingking jarinya saja sudah lebih dari cukup. Namun, jika aku jadi dirimu, tck tck, sebelum aku benar-benar menginjaknya sampai mati, aku akan mempermainkan sesuka hatiku; Kau perlu tahu, bahwa tak banyak belalang didunia ini yang cukup bodoh dan menawarkan diri mereka untuk disalahgunakan. “

“Aku akan membuatnya mengingat tentang kejadian ini untuk selama-selamanya.” Murong Yi menggerutu dengan dingin. Setelah itu, ia menendang tanah dibawah kakinya, dan melayang kelangit bagaikan seekor burung yang besar. Setelah melompat sepanjang seratus meter lebih, ia mendarat dengan mantap dipanggung dan berdiri tepat dihadapan Yun Che.

“Wow!!”

Lompatan Murong Yi itu membuat semua orang yang datang menyaksikannya bersorak kaget. Lebih dari separuh murid di Outer Palace membuka mulutnya; Wajah mereka dipenuhi rasa kagum dan hormat sambil berkhayal bahwa diri mereka akan mencapai tingkatan Murong Yi nantinya.

“Seperti yang kuharapkan dari seorang murid Inner Palace, ia benar-benar melompat sejauh 100 meter lebih! Sigh, kurasa tak memungkinkan bagiku untuk mencapai level itu sebelum aku berusia dua puluh tahun. “

“Yang berpakaian putih itu adalah Yun Che? Tck tck, ia terlihat begitu lembut dan lunak, sama sekali tak memiliki penampilan seperti seorang praktisi profound. Ia hanyalah seorang pemuda yang berwajah tampan; Sampah sepertinya benar-benar berani menantang Murong Yi? Bahkan aku sendiri dapat menjatuhkannya hanya dalam sekali serangan.”

Diatas panggung, Murong Yi dan Yun Che saling bertatapan satu sama lain. Murong Yi memiliki perawakan yang kokoh, kulit kecokelatan, dan otot-otot yang terlihat seperti sebuah kumpulan daging yang menggumpal. Dalam sekilas saja, orang-orang dapat berkata bahwa ia memiliki tenaga dan kekuatan yang luar biasa. Disisi lain, penampilan Yun Che yang ramping dan lembut, kulitnya halus dan murni, tanpa adanya sedikitpun agresi. Bahkan memanggilnya sebagai pemuda tampan yang sederhana masih terdengar tak pantas, ia hanyalah seorang separuh wanita.

“Kira-kira berapa banyak gerakan yang perlu dilakukan oleh Murong Yi untuk melumpuhkan Yun Che ini? Kurasa tiga gerakan saja sudah cukup. “

“Apa? Tiga gerakan? Kau jelas-jelas menghina murid Inner Palace! Jika Murong Yi sedikit serius, satu langkah saja…. hanya satu langkah saja sudah cukup! “

Di paviliun yang tak berada jauh dari panggung, wajah Qin Wushang tersenyum; Sepertinya ia benar-benar menantikan pertarungan ini. Ia melirik sekilas kearah Qin Wuyou yang berada disampingnya dan berkata. “Dalam tiga bulan ini, ia sudah naik dua level, lumayan… lumayan….

Bagaimanapun, Murong Yi berada ditingkatan kesembilan True Profound Realm. Selain itu, dalam waktu tiga bulan ini, profound strength miliknya juga meningkat pesat, dan tak lama lagi akan menuju tingkatan sepuluh. Wuyou, apakah menurutmu terdapat kemungkinan bahwa Yun Che dapat mengalahkan Murong Yi? “

“Tentang itu …” Qin Wuyou merasa ragu sejenak, namun masih menggelengkan kepalanya dan menghela napas: “Sejujurnya, kupikir itu tak mungkin sama sekali. Lagi pula, terdapat perbedaan jarak sebanyak tujuh level diantara mereka.

Meskipun dulu Yun Che dapat melukai lawannya dengan serius, yang mana pada saat itu lawannya berada ditingkat kesepuluh Nascent Profound Realm, dan dirinya masih berada ditingkat pertama nascent profound Realm, namun jarak diantara setiap tingkatan pada Nascent Profound Realm ini sama sekali tak ada apa-apanya jika dibandingankan dengan True Profound Realm. “

“Humph, berandalan ini hanyalah seorang yang arogan, sombong, dan terlalu melebih-lebihkan kemampuannya.” Instruktur Qi, yang mana berada dibelakangnya, berkata sambil mencibir.

Namun, Qin Wushang hanya tersenyum samar-samar dan berkata. “Bagaimanapun juga, Menurutku, Yun Che mungkin masih bisa menang.”

Qin Wuyou segera menoleh kesamping dan berkata dengan kaget: “Kakak, kau tak pernah mengatakan sesuatu yang tak pasti, mengapa kau begitu optimis terhadap Yun Che ini? Meskipun bakat bawaan Yun Che menakjubkan dan dapat melawan seseorang yang berada diatas tingkatannya, perbedaan jarak sebanyak tujuh tingkatan itu benar-benar sudah tak masuk akal dan belum pernah ada seseorangpun yang pernah melakukannya sebelumnya. “

Qin Wushang menatap penuh perhatian kearah Yun Che dan perlahan menjawab. “Murong Yi telah meningkatkan profound strengthnya dengan pesat selama tiga bulan terakhir; Aku dapat merasakan dengan jelas semua perkembangan yang ia lakukan selama tiga bulan terakhir itu. Namun, perkembangan Yun Che selama tiga bulan terakhir ini tak hanya profound strengthnya saja.

Selain penampilan luarnya yang tetap sama seperti tiga bulan yang lalu, namun terdapat sesuatu yang sama sekali berbeda. Seolah-olah ia adalah seseorang yang sepenuhnya berbeda dibandingkan sebelumnya. Selain itu, tubuhnya sedikit memancarkan sebuah … aura yang sama sekali tak dapat kulihat. Perasaan yang tak dapat kupahami inilah yang juga membuatku tak dapat mengetahui hasil dari pertandingan ini. “

Qin Wuyou: “…”

“Wuyou, sekarang saatnya. Pergi dan uruslah pertarungan ini …. Namun tak peduli apapun hasilnya, dibawah mata banyak orang, kuharap kau akan bersikap adil sepenuhnya. Hal yang lainnya dapat ditentukan dilain waktu.” Qin Wushang berkata dengan kemampuan tersembunyinya.

Qin Wuyou mengangguk dan melayang, kemudian mendarat ditepi panggung. Kedatangannya diatas panggung membuat seluruh orang yang berada di alun-alun menjadi tenang secara langsung. Semua murid yang berdiri disekeliling panggung menahan napasnya; mereka menunggu adegan yang akan datang.

“Waktunya sudah dekat. Kalian berdua dapat mulai bertarung sekarang.” Qin Wuyou berkata datar dengan sikap bermartabat.” Namun, ingatlah bahwa pertarungan ini hanyalah sekedar pertarungan biasa, bukan pertarungan hidup dan mati. Kalian tak dibolehkan membunuh lawanmu. Jika tidak, kalian akan dihukum seberat-beratnya. Baiklah, pertarungan dimulai! “

Setelah suara Qin Wuyou memudar, Murong Yi masih berekspresi acuh tak acuh. Untuk melawan seseorang yang hanya memiliki kekuatan ditingkat kedua True Profound Realm, ia telah memutuskan untuk tak terlalu serius terhadapnya. Ia melirik kearah Yun Che dan berkata, sambil merendahkan martabatnya. “Yun Che, sudahkah kau berpikir, ingin dibunuh seperti apakah dirimu nantinya?”

“Seharusnya yang bertanya tentang hal itu adalah aku.” Yun Che membalasnya dengan senyuman menyeringai: “Keluarkan senjatamu.”

“Senjata?” Murong Yi tertawa terbahak-bahak. “Untuk melawanmu, apakah aku perlu menggunakan senjata?

“Begitukah?” Sudut bibir Yun Che terangkat. Ia membentangkan pergelangan tangannya tanpa sedikitpun rasa terburu-buru. “Kalau begitu, akupun juga tak perlu memakai senjataku. Kuharap kau masih bisa tertawa nantinya.”

Disaat Murong Yi dan Yun Che sedang berbicara, kerumunan orang dibawah mereka mendesis karena perasaan jengkel.

“Sial! Aku tak dapat mendengarkannya lebih lama lagi! Apakah Yun Che ini tak mengetahui siapa dirinya?! Apakah ia tak tahu siapa orang yang berdiri dihadapannya?! “

“Dengar-dengar sebelumnya terdapat masalah dengan otak Yun Che, namun pada saat itu aku masih belum mempercayainya, setelah aku melihatnya sekarang, aku menjadi yakin sepenuhnya. Seseorang tingkat kesembilan True Profound Realm perlu menggunakan senjata untuk berhadapan dengan seseorang yang berada ditingkat kedua True Profound Realm? Si sampah ini berani-beraninya bertindak sok! Blue Wind Profound Palace kami yang begitu megah benar-benar memiliki seorang pelawak! “

“Si Yun Che ini harusnya kencing dulu dan menggunakan air kencingnya sebagai cermin untuk melihat dirinya sendiri! Seorang peringkat kedua True Profound Realm berani bertindak begitu sombong dihadapan kakak senior Murong?! Bah! Kakak senior murong, cepat dan kalahkan dirinya! “

 

Translator / Creator: fatality