September 4, 2017

Against the Gods – Volume 2 / Chapter 142

 

Clean Sweep

“Ka …… Kakak senior Kui Yang!”

Ketiga murid yang lainnya terkejut dengan peristiwa yang muncul secara mendadak itu. Tak ada satupun dari mereka yang menyangka bahwa Yun Che akan menyerang secara tiba-tiba; Kecepatan serangan itu begitu mengerikan, dan bahkan serangan itu tak memberikan lawannya kesempatan untuk bertindak. Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah bahwa Kui Yang, yang mana berada ditingkatan True Profound Realm, terluka parah hanya dengan satu pukulan saja. Ia menyemburkan darah yang sangat banyak dari mulutnya. Setelah terlempar dan meluncur ke permukaan tanah sepanjang beberapa meter, seluruh tubuhnya bergetar dan tak dapat berdiri dalam waktu yang lama.

“Berani …… Beraninya kau menyerang kakak Kui Yang secara sembunyi-sembunyi. Ayo, hajar dia bersama-sama, patahkan kakinya!!!” Ekspresi Han Feng begitu seram sampai-sampai ia mengeluarkan longsword-nya. Ia dan murid-murid yang lain bergegas kearah Yun Che dan berusaha untuk menusuk dadanya, sementara murid yang satunya lagi mencoba untuk menebas kepalanya.

“Kakak ipar, hati-hati!”

Setelah Xia Yuanba berteriak secara tiba-tiba, ia mendengar suara “Crack”. Longsword yang berada ditangan Han Feng menjadi hancur akibat tendangan Yun Che, sedangkan longsword milik murid lainnya dilucuti oleh Yun Che dengan tangan kosongnya. Lalu, Yun Che mendaratkan dua pukulan yang sangat keras kedada mereka.

Crackkk!

Dada kedua murid itu mengalami keretakan dan kelengkungan, melayang dan menabrak kedinding seperti Kui Yang sebelumnya, dan berteriak kesakitan.

Sisa murid yang lainnya hendak ingin menyerang Yun Che, namun disaat ia melihat teman-temannya terluka begitu parah, ia begitu syok sampai-sampai seluruh tubuhnya gemetaran, dan tak berani untuk maju menyerangnya. Lalu ia berteriak dengan suara yang terdengar aneh, dan berlari seperti tikus yang ketakutan. Akan tetapi, Yun Che berbalik dan menatapnya dengan dingin. Mengulurkan lengan kirinya, dan menembakkan sebuah naga api yang terbakar membara dari telapak tangannya, yang mana secara langsung mencengkeram seluruh tubuh murid yang sedang melarikan diri itu. Ketika Yun Che menutup telapak tangannya, murid itu menjerit dan terlempar keras kedinding oleh naga api tersebut.

“Kakak …… Kakak ipar……” Xia Yuanba yang berdiri disudut ruangan menjadi tertegun. Ia mengetahui dengan jelas tingkat kekuatan keempat murid tersebut. Kui Yang berada ditingkatan pertama True Profound Realm. Han Feng berada ditingkat kesembilan Nascent Profound Realm. Dua sisanya berada ditingkat kedelapan Nascent Profound Realm. Tingkat profound strength milik mereka adalah sesuatu hal yang sangat diinginkan oleh Xia Yuanba . Meskipun ia selalu diganggu oleh mereka, ia tak berani untuk membalas dan tak memiliki kemampuan untuk melakukannya. Ia juga tak berani mengatakannya kepada Yun Che, karena ia takut Yun Che akan bertindak secara impulsif untuk membalas dendamnya…… Namun pertanyaannya sekarang, bagaimana mungkin Yun Che dapat mengalahkan keempat orang tersebut?

Bagaimanapun juga, Xia Yunba tak menyangka bahwa kakak iparnya itu akan menjadi begitu kuat. Dihadapan Yun Che, keempat praktisi itu dikalahkannya seperti sampah, dan ditumbangkannya seperti bangkai anjing.

“Yun Che, Hi …… Hi …… Hidupmu akan segera berakhir !!” Han Feng berdiri tegak dengan menggunakan bantuan tembok yang sudah hancur dibelakangnya. Ia menyeka darah segar yang berada disudut bibirnya. Meskipun ia masih bingung dengan kekuatan Yun Che yang begitu luar biasanya itu, ia memaksa dirinya untuk tertawa terbahak-bahak: “Berani-beraninya kau…… melukai murid Outer Palace… .. Instruktur Qi adalah paman senior Kui Yang. Sehubungan dengan semua kejadian ini…… Instruktur Qi pasti tak akan melepaskanmu. Tunggu saja sampai dirimu lumpuh dan diusir dari Blue Wind Profound Palace! “

Hasrat membunuh yang ada ditubuh Yun Che masih belum hilang. Seluruh Cultivation Room itu sekarang menjadi terasa dingin bagaikan musim salju yang membeku, dan membuat keempat murid yang tumbang itu menggigil kedinginan sambil terbaring dilantai.

Yun Che tak mempedulikan ucapan Han Feng, ia berjalan secara perlahan kehadapan Kui Yang, yang mana masih memuntahkan darah dari mulutnya. Ketika Kui Yang melihat Yun Che mendekat kearahnya, Kui Yang mengungkapkan ekspresi wajah takut, namun ia berusaha menekannya secara langsung. Kemudian memaksa dirinya sendiri untuk tertawa: “Yun Che, jika kau mau berlutut dan meminta maaf sekarang, aku akan melepaskanmu…… namun jika tidak …… maka pamanku … .. akan membuat nasibmu menjadi lebih buruk daripada kematianmu sendiri ……”

Yun Che sedikit menatapnya lalu berkata dengan suara serak: “Ketika kau menendang Yuanba, kau memakai kaki kananmu bukan?”

Begitu Yun Che selesai mengatakannya, ia pun tak menunggu jawaban dari Kui Yang, dalam sekejap, ia mengangkat kakinya dan menginjak pergelangan kaki kanan Kui Yang tanpa ampun.

“Crack!!”

“AHHHH ~~~~~~~~”

Jeritannya terdengar begitu menyakitkan bagaikan suara babi yang habis terpotong. Pergelangan kaki kanan Kui Yang dilumpuhkan oleh Yun Che secara paksa. Kemudian, Yun Che mengangkat kakinya secara perlahan. Ekspresi wajahnya sama tenangnya seperti sebelumnya, seolah-olah ia baru saja mematahkan ranting pohon biasa. Ia menatap Kui Yang dengan dingin, yang mana pada saat ini sedang memegang kaki kanannya sambil berguling-guling dan melolong kesakitan, sebelum menghadapkan wajahnya kearah tiga murid lainnya dibelakang.

Disaat tatapan Yun Che membentang kearahnya, wajah Han Feng sudah menjadi putih pucat …… Diyakini bahwa, dengan kehadiran Yun Che ditempat ini serta membuat onar sudah merupakan sesuatu hal yang sangat kurang ajar sekali, dan mereka berpikir bahwa hanya dengan mengatakan Kui Yang memiliki relasi yang sangat dekat dengan instruktur Qi, Yun Che akan merasa takut dan akan menghentikan perbuatannya.

Akan tetapi mereka tak menyangka bahwa kekuatan Yun Che ini begitu hebatnya, mereka juga tak melakukan antisipasi terhadap tindakan Yun Che yang begitu kejam. Selain itu, Yun Che juga tak segan-segan untuk mematahkan pergelangan kaki Kui Yang …… Sekarang, jika Yun Che ingin melumpuhkan mereka semua, atau bahkan membunuh mereka semua, sudah pasti mereka tak akan terkejut jika ia dapat melakukannya.

Lalu sekarang, bagaimana mungkin bisa Han Feng berani untuk mengucapkan kata-kata yang berbahaya lainnya? Seluruh tubuhnya sudah menggigil karena perasaan takut. Disaat Yun Che berjalan kearahnya, tubuhnya bergetar lemas dan lumpuh ditempatnya sambil memohon-mohon dengan panik: “Yun-yun-yun …… Yun Che, aku …… aku tahu aku salah, maafkan aku …… jangan bunuh aku …… jangan bunuh aku …… ampuni aku ……” Seakan-akan ia mengingat perkataan Yun Che sebelumnya, ia mengeluarkan semua pil yang telah dicurinya dan berbalik kearah Yuanba sambil menyembahnya berulang-ulang kali: “Kakak Yuanba, aku tahu aku salah…… Tak seharusnya aku memperlakukanmu seperti itu …… Aku adalah binatang, aku adalah bajingan. Aku memang pantas mati …… Maafkan diriku. Aku tak akan berani melakukannya lagi dimasa depan nanti, aku tak akan pernah berani untuk melakukannya lagi …… “

Dalam sekejap, Han Feng menyembahnya sebanyak sepuluh kali lebih, dan berulang-ulang kali membenturkan dirinya kepermukaan tanah. Kedua murid yang lainnya juga berlutut dengan panik, mengeluarkan semua pil-nya, dan menyembah Yuanba.

Yun Che membalikkan tubuhnya, tersenyum dan berkata dengan dingin: “Lalu bagaimana dengan dirimu? Apakah kau ingin tak punya tangan?”

Melumpuhkan pergelangan kakinya dengan berani tanpa adanya sedikitpun keraguan merupakan tanda bahwa, untuk dapat memotong kedua tangannya saja itu merupakan hal yang sangat mudah sekali. Meskipun Kui Yang menderita sakit yang sangat luar biasa, akan tetapi, pada saat ini ia masih dalam keadaan sadar. Dengan paniknya ia berguling-guling dan merangkak kearah Xia Yuanba sebelum membenturkan kepalanya sebanyak beberapa kali kepermukaan tanah. Kemudian menyerahkan semua pil yang telah diambilnya dengan tangan yang gemetar.

Yun Che menghampiri dan mengumpulkan seluruh pil yang mereka kembalikan, kemudian berkata dengan nada dingin dan tak peduli: “Karena kalian semua masih patuh, aku akan memberi kalian kesempatan hidup sekali lagi. Namun, jika kalian berani mengganggu Xia Yuanba lagi, aku akan membuat kalian menyesal seumur hidup.”

“Kami tak akan berani melakukannya lagi, tak akan berani untuk melakukannya lagi. Kedepan nanti, kami akan memperlakukan Yuanba sama persis seperti kami memperlakukan ayah kami …… Kami tak akan berani melakukannya lagi ……”Jawab Han Feng dengan sikap ketakutan.

“Lalu, untuk permasalahan yang terjadi pada hari ini, bagaimana kalian akan menjelaskan nantinya?” Yun Che menyipitkan matanya, seakan-akan tatapannya itu penuh dengan niatan membunuh.

“Ini …… Ini adalah luka yang kami derita disaat kami sedang melakukan pertarungan (latihan) …… Ini sama sekali tak hubungannya dengan adik Yuanba dan adik Yun Che ……” Jawab Han Feng dengan sangat hati-hati.

“Hmph!” Yun Che mendengus dengan dingin, lalu berkata: “Yang terakhir, jangan sampai aku mendengar hal apapun yang tak ingin kudengar dari luar sana. Jika tidak, aku akan datang kemari untuk membunuhmu kapan saja.”

Keempat orang tersebut, termasuk Han Feng, masih terdiam …… Setelah melihat kekuatannya yang begitu menakutkan beserta metode terkejam yang digunakan sebelumnya, mereka semua tak berani untuk meragukan perkataannya sedikitpun.

“Bahkan jika kalian ingin menyebarluaskan berita ini sekalipun, hal ini tak akan menjadi masalah sedikitpun,” Balas Yun Che sambil tertawa terbata-bata: “Apakah kalian tahu mengapa Palace Chief Qin mengizinkan aku masuk kedalam Inner Palace secara langsung? Apakah kalian pikir Palace Chief Qin akan melanggar norma yang sudah ada selama ribuan tahun lamanya hanya untuk pertarungan yang sedikit spesial? Sejujurnya, hubunganku dengan Palace Chief Qin jauh melebihi perkiraan kalian semua.

Jika berita ini tersebar, ketahuilah bahwa orang-orang yang akan terkena hukuman itu bukanlah diriku, melainkan kalian semua. Dan bahkan, kalian semua mungkin bisa saja lenyap dari dunia ini tanpa bekas, karena orang mati tak dapat bersaksi …… Yuanba, kemarilah bersamaku.”

Setelah selesai, Yun Che berbalik dan meninggalkan cultivation room dengan langkah kakinya yang berat, serta meninggalkan keempat orang yang terluka itu gemetar ketakutan.

Kata-kata terakhir yang diucapkan oleh Yun Che itu dibuat olehnya secara alami, dan iapun menyakini bahwa ucapannya itu sudah cukup untuk membuat empat orang tersebut merinding. Karena jikalau keempat orang tersebut benar-benar ingin menyebarluaskan kejadian ini sekarang juga, walaupun Yun Che tak peduli tentang hal itu sedikitpun, ia kuatir bahwa masalah itu nantinya akan mempengaruhi masa depan Xia Yuanba di Blue Wind Profound Palace.

Xia Yuanba menundukkan kepalanya seperti anak kecil yang baru saja melakukan kesalahan sambil mengikuti Yun Che dari belakang. Yun Che terus berjalan hingga ia sampai dibawah bayangan pohon yang besar, kemudian ia berhenti dan berbalik menghadap Xia Yuanba.

“Uuu …… Kakak ipar. Aku, aku, aku…… aku salah.” Xia Yuanba berkata dengan malu-malu sambil menundukkan kepalanya.

“Sigh ……” Yun Che mendesah panjang, lalu mengembalikan pil tersebut ke Xia Yuanba: “Ambil saja ini. Meskipun pil ini bukanlah macam pil tingkat tinggi, kebetulan ini sangat cocok untuk dirimu yang sekarang.”

Yun Che telah menyuling berbagai pil yang tak terhitung jumlahnya dengan menggunakan Sky Poison Pearl miliknya. Akan tetapi, pil-pil itu terlalu unik dan terlalu tinggi dalam soal kualitas, serta tak cocok untuk digunakan oleh Xia Yuanba.

Xia Yuanba menerima pil tersebut dan menghilangkan perasaan gugupnya sambil bergumam: “Kakak ipar, aku tahu aku salah, tolong jangan marah kepadaku. Aku …… aku tak bermaksud untuk berbohong kepada kakak ipar. Sebenarnya, aku takut kalau kakak ipar akan kehilangan fokus, serta mempengaruhi pertarungan kakak ipar dalam waktu dua bulan lagi, aku…… “

Yun Che menggelengkan kepalanya sebelum menepuk lengan Xia Yuanba, lalu menjawabnya dengan tenang, “Yuanba, mengenai fakta bahwa kau diganggu oleh mereka semua sebenarnya tak mengejutkanku sama sekali. Hal itu disebabkan karena profound strength-mu masih terlalu lemah. Mungkin, membiarkanmu untuk tinggal di Blue Wind Profound Palace merupakan keputusan yang salah.

Perbedaan profound strength-mu dan tempat pelatihan yang sakral ini terlalu banyak. Namun, aku tak akan membuatmu pergi dari sini hanya karena masalah itu. Sebaliknya, aku berharap kau akan tetap terus tinggal disini. Yuanba, didunia ini, satu-satunya orang yang tak akan pernah diganggu adalah orang-orang yang kuat. Jika kau sudah cukup kuat, maka tak ada yang berani mengganggu, atau bahkan memiliki kemampuan untuk mengganggumu. Mengenai keempat orang berkemampuan sampah yang telah mengganggumu sebelumnya, adalah karena mereka merasa lebih kuat daripada dirimu, jauh lebih kuat daripada dirimu.

Jika kau tak ingin diganggu, maka jadilah yang terkuat, menjadi lebih kuat daripada mereka. Menjadi lebih kuat daripada siapapun. “

“Aku mengerti!” Xia Yuanba mengepalkan kedua tangannya: “Aku akan menggunakan sosok kakak ipar sebagai inspirasiku, serta bekerja keras untuk mencapainya!”

“Bukan begitu inti permasalahannya.” Yun Che menggelengkan kepalanya, lalu berkata dengan tegas, “Yang sebenarnya kuingini adalah kau memahami bahwa seseorang pasti memiliki profound strength yang rendah, lemah, dan bahkan dipandang rendah oleh siapapun. Namun seseorang tersebut tak dapat begitu saja kehilangan harga diri dan kejujuran didalam dirinya! Aku tak marah karena kau menyembunyikan hal itu dariku …… Aku tahu kau sedang memikirkanku dan tak ingin aku mendapatkan masalah.

Aku hanya marah karena  …… Mengapa kau tak membalas dan melawan mereka? Meskipun kau bukan tandingannya, seharusnya kau melawannya!”

“Aku…… aku tak berani …… Kakak ipar, aku tahu aku salah. Dan aku tak akan seperti ini lagi lain kali.” Xia Yuanba menundukkan kepalanya lebih rendah lagi karena wajahnya dipenuhi oleh rasa bersalah.

Yun Che mengembuskan napasnya dalam-dalam, dan mendesah tak berdaya didalam hatinya. Yun Che adalah satu-satunya orang yang mengenal sikap Yuanba. Meskipun Yuanba terlihat kasar dan tangguh, namun pada dasarnya ia adalah seorang yang terlalu baik hatinya. Bahkan ia memiliki kelemahan seperti ketidakmatangan usia disaat dewasa. Dari hal tersebut, Yuanba diperkirakan masih belum mencapai usia 16 tahun.

Mengubah kepribadiannya hanya dengan beberapa kata saja sudah pasti merupakan hal yang tak memungkinkan.

“Yuanba, biarkan aku melihat profound veins-mu.”

“Ah? Ou. “

Begitu seseorang mencapai tingkatan True Profound Realm, dan dibawah kondisi mendapatkan izin dari pihak lain, orang tersebut dapat memeriksa tubuh dari pihak lain tersebut dengan menggunakan profound energy miliknya. Yun Che berdiri dihadapan Xia Yuanba, menekankan lengannya ke dada Yuanba, dan secara perlahan memejamkan matanya. Setelah itu, dalam sekejap ia melepaskan lengannya dari dada Xia Yuanba dengan ekspresi wajah yang tenang. Namun didalam hatinya, ia benar-benar sangat terkejut.

Hal itu disebabkan karena ia melihat profound veins milik Xia Yuanba ini benar-benar sangat aneh. Profound Veins-nya 2x lebih tebal jika dibandingkan profound veins milik orang-orang biasa lainnya, warnanya juga terlihat sedikit menyeramkan, berwarna hitam keabu-abuan. Profound Entrance-nya juga terletak dilokasi yang sepenuhnya berbeda jika dibandingkan dengan profound entrance milik orang-orang normal lainnya.  Seolah-olah semuanya itu memiliki perwujudan yang sepenuhnya berbeda.

Mengapa Profound Veins milik Yuanba bisa berbentuk seperti ini? Mungkinkan ini adalah “Tyrannical Emperor’s Profound Veins” yang telah disebutkan oleh Jasmine sebelumnya?

Profound veins tersebut memiliki nama yang begitu dominan, namun mengapa profound veins ini bisa begitu lemahnya?

 

Translator / Creator: fatality