September 2, 2017

Against the Gods – Volume 2 / Chapter 141

 

Explosive Rage

Inner Palace merupakan tempat terdalam yang terletak di Blue Wind Profound Palace. Jika seseorang ingin pergi dari Inner Palace, maka ia harus melintasi Middle Palace dan Outer Palace terlebih dahulu.

Setelah melewati Middle Palace Yun Che dan melangkah masuk kedalam Outer Palace, dengan segera ia dikenal oleh banyak orang disana.

“Cepat, lihatlah! Itu Yun Che! Aku melihatnya disaat ujian masuk bagi para murid baru. Ia adalah seorang yang menantang Murong Yi dalam waktu dua bulan kedepan.”

“Jadi, ia adalah badut bernomor satu yang masuk dalam sejarah itu? Ia terlihat sangat normal. “

“Memang ia terlihat sangat normal, namun otaknya tidaklah normal! Jika tidak, bagaimana mungkin bisa ia memiliki keberanian untuk menantang Murong Yi, yang mana berasal dari Inner Palace! Dan bahkan, ia memilih pedang berat sebagai senjatanya dan dua profound skill sampah!”

“Setelah dua bulan nanti, ia pasti dipermainkan oleh Murong Yi layaknya seekor anjing. Kurasa Murong Yi tak terlalu membawanya kedalam hati, dan ia hanya melihatnya sebatas monyet sirkus saja. Hahahaha…”

Berbagai bentuk ucapan sarkastik dapat terdengar dari kejauhan. Yun Che bersikap pura-pura tuli dan melangkah maju tanpa memperhatikan mereka. Disaat ia memasuki Outer Palace Cultivation Area, Yun Che melihat Xia Yuanba secara sekilas.

Tubuh besar dan kuat milik Xia Yuanba jelas terlihat tak peduli dimanapun ia berada, bahkan jika Yun Che mencoba untuk mencarinya, sosok Xia Yuanba tak mungkin akan terlewatkan dari pandangannya. Dengan cepat Yun Che pergi kearahnya, lalu menyapanya: “Yuanba!”

Begitu Xia Yuanba melihat Yun Che, kedua matanya terbuka lebar, dan berlari kearahnya dengan penuh semangat, “Kakak ipar, mengapa kau kemari? Bukankah kau seharusnya berada di Inner Palace?”

“Aku merasa lelah dengan kultivasiku disana, jadi aku datang kemari untuk jalan-jalan.” Jawab Yun Che dengan santai, lalu ia memeriksa Xia Yuanba. Ia menyadari bahwa Xia Yuanba telah mengalami sedikit peningkatan pada profound energy-nya, dan peningkatannya tak berada terlalu jauh jika dibandingkan sebelumnya, serta ia berhasil melakukan penerobosan ketingkatan tujuh Elementary Profound Realm. “Yuanba, apakah penerimaan dirimu didalam Outer Palace ini berjalan dengan lancar? Sudahkah kau memberitahu ayahmu bahwa kau ada disini?”

“Hehe, Instruktur Qin benar-benar menepati janjinya. Dihari kedua pada saat kakak ipar memasuki Inner Palace, ia sudah selesai mengatur penerimaan diriku untuk dapat memasuki Outer Palace. Aku juga telah mengirim surat kepada ayahku, dan menerima balasan darinya setelah beberapa hari kemudian.

Ayahku sangat senang sekali setelah mengetahui bahwa aku dapat memasuki Blue Wind Profound Palace. “Xia Yuanba tersenyum ceria, kemudian ia memuji: “Seperti yang kuharapkan dari Blue Wind Profound Palace, memang tempat ini tak bisa dibandingkan dengan New Moon Profound Palace. Para ahli yang berada disini terlalu banyak jumlahnya.

Selama aku disini, terdapat banyak hal yang telah kualami dan tak ingin kulihat dimasa lalu… Oh ya kakak ipar, lihatlah ini.” Xia Yuanba membuka kedua tangannya, dan terdapat sebuah kotak berisi pil segar yang mengeluarkan aroma obat.” Hari ini merupakan hari pembagian pil yang berasal dari Profound Pellet Pavilion di Outer Palace.

Pil yang didistribusikan ditempat ini jauh lebih baik daripada New Moon Profound Palace … Terdapat 30x Small Profound Recovery Pellets, 10x Small Profound Opening Pellets, 3x Bone Quenching Pellets, dan 3x Profound Quenching Pellets. Hal semacam ini merupakan sesuatu yang tak berani kubayangkan dimasa lalu.”

Tak heran jika ia begitu senang, sehingga pada hari ini ia membagi pil-pil tersebut. Yun Che tertawa dan berkata, “Yuanba, bekerja keraslah. Meskipun kau sedikit terlambat memulainya, aku yakin bahwa selama kau bekerja keras, kau pasti tak akan menjadi lebih buruk dibandingkan orang-orang yang lainnya … Bagaimanapun juga, kita harus bekerja keras bersama-sama! “

Setelah mengatakannya, dengan santainya Yun Che menepuk lengan Xia Yuanba yang terlihat begitu kuat. Yun Che tak menggunakan kekuatannya terlalu banyak, namun begitu tangannya bersentuhan dengan lengan Xia Yuanba, Xia Yuanba menarik kembali lengannya seolah-olah ia merasa seperti tersengat aliran listrik. Lalu, Xia Yuanba mengerang dan wajahnya tampak kesakitan.

Merasa kaget, Yun Che segera melangkah kearah Xia Yuanba, dan mengangkat lengan baju kiri Xia Yuanba keatas. Tiba-tiba ia menyadari bahwa sebagian besar daerah pada lengan kiri Xia Yuanba berwarna merah kehijauan. Terutama dibagian sendi bahunya, dan terlihat sangat bengkak. Dengan menatapnya sekilas, Yun Che dapat mengetahui bahwa luka itu sudah ada baru-baru ini.

“Kenapa lenganmu?” Yun Che mengernyitkan alisnya. “Bagaimana bisa kau terluka?”

Xia Yuanba menarik lengan bajunya dengan tergesa-gesa, dan tersenyum. Tanpa terlalu memikirkan hal tersebut, ia berkata, “Tak apa-apa. Luka ini terjadi karena aku habis bertarung dengan para senior. Karena profound strength-ku begitu rendah, jadi normal-normal saja jika aku terluka. Ini bukanlah luka yang sangat parah, dalam waktu yang singkat luka ini akan segera sembuh.”

Apa yang dikatakan oleh Xia Yuanba ini masih terdengar masuk akal. Pertarungan merupakan hal yang tak dapat dihindari selama berlatih didalam Outer Palace. Sulit untuk mencegah diri terluka disaat orang tersebut banyak melakukan pertarungan. Akan tetapi Yun Che merasa bahwa luka yang berada dilengan Xia Yuanba ini terlalu aneh. Tatapannya mendarat kearah leher Xia Yuanba, dan sekali lagi Yun Che mengerutkan keningnya. “Lalu, luka memar yang berada dilehermu ini? Memangnya selama pertarungan dibolehkan untuk menyerang bagian leher? “

Dalam sekejap Xia Yuanba mengerutkan lehernya dan menarik pakaiannya. Lalu, ia berekspresi acuh tak acuh dengan perasaan terburu-buru dan tertawa. “Kakak ipar, aku tahu bahwa kau begitu mengkhawatirkanku, namun aku baik-baik saja sekarang. Walaupun aku sudah terbiasa terluka selama pertarunganku disini, namun setiap kali aku terluka, aku pasti mendapatkan ilmu dan peningkatan kekuatan yang baru. Jadi, walaupun aku terluka, aku masih sangat senang dengan hal itu. Dan aku juga bukan satu-satunya orang yang terluka. Tak ada satupun murid yang bisa terbebas untuk tidak terluka di Outer Palace ini. Jika kami semua tak bertarung, bagaimana bisa kami berkembang? Hehe.”

Yun Che berekspresi sedikit lega, dan ia tampak percaya dengan ucapan Xia Yuanba tersebut, lalu mengangguk. “Meskipun kultivasi itu sangat penting, namun jangan sampai tubuhmu hancur hanya karena itu. Dan juga, walaupun profound strength-mu dapat dikatakan sebagai yang terlemah di Outer Palace ini, bukan berarti bahwa kau harus ditindas atau diganggu oleh orang lain … Jika ada yang berani mengganggumu, kau harus segera memberitahuku! “

“Hehe, aku mengerti kakak ipar.” Xia Yuanba tersenyum sungkan. “Para senior disini sangat baik padaku. Buat apa juga mereka harus menggangguku? Kau tak perlu khawatir. Dalam waktu dua bulan lagi, kau akan segera bertarung melawan Murong Yi.

Kau harus berkultivasi dengan giat didalam Inner Palace. Namun aku yakin bahwa, meskipun Murong Yi itu dikabarkan sangatlah kuat, kakak ipar pasti dapat mengalahkannya … Kakak ipar, sekarang aku mau pamit dulu untuk pergi ke Cultivation Room. Aku tak ingin membuang-buang waktumu lagi.”

“Mn, baiklah kalau begitu, pergilah sekarang.”

Melihat sosok Xia Yuanba yang menghilang dengan begitu cepatnya itu, ekspresi Yun Che menjadi sedikit muram.

Kemudian, Yun Che tak meneruskan perjalanannya menuju kearah luar Profound Palace, sebaliknya, ia mengubah arahnya, dan secara perlahan-lahan berjalan menuju Cultivation Room yang dituju oleh Xia Yuanba.

Cultivation Room milik Xia Yuanba bernomor 2296. Setiap Cultivation Room memiliki kapasitas lima orang murid Outer Palace didalamnya. Yun Che melangkah tak bersuara, berdiri disamping jendela, dan melihat kedalamnya.

Ukuran Cultivation Room tidaklah besar, dan tak sebanding dengan ukuran Profound Cultivation Room yang berada di Profound Gathering Tower. Ketika Xia Yuanba masuk kedalam ruangan itu, keempat murid yang lainnya sudah berada didalam. Melihat kembalinya Xia Yuanba, mereka saling memandang mata masing-masing, dan mengungkapkan senyuman mengejek.

“Yo, otak dungu, kau sudah kembali? Apa kau sudah mendapatkan pilnya? “Seorang pemuda berpakaian biru yang pada awalnya terduduk dilantai sambil berkultivasi, sekarang berdiri dan tertawa disaat ia melihat Xia Yuanba, lalu berkata dengan sinis.

Penyusutan leher pada Xia Yuanba terlihat dengan jelas, wajahnya menampakkan ekspresi ketakutan sambil memaksakan senyuman. “Senior Han Feng, untuk kali ini, apakah boleh jika aku meminta beberapa pil saja …? Sedikit saja sudah cukup … “

Ekspresi wajah murid yang disebut sebagai Han Feng itu langsung berubah. Dia menatap Xia Yuanba dengan hina dan berkata: “Oh? kau lagi belajar menawar ya? Apakah tulang-tulangmu itu sudah terasa mulai gatal lagi, apakah kau ingin tulangmu itu dilonggarkan lagi? Hentikan omong kosongmu itu, dan berikan semua yang kau punya! Setiap hari, kami berempat harus memberi arahan / berlatih denganmu, seorang rendahan sepertimu yang hanya berada di Elementary Profound Realm, apa kau sudah lupa untuk menunjukkan sikap hormat kepada kami semua!? “

Ketiga murid yang lainnya juga mulai tertawa terbahak-bahak. Terutama pemuda berwajah tampan dan berpakaian putih, yang sedang duduk ditengah-tengah mereka, hanya dengan melihat tatapan pemuda itu kearah Xia Yuanba, sudah terlihat jelas bahwa ia sekarang sedang menatap seorang badut rendahan.

Wajah Xia Yuanba menjadi merah padam sepenuhnya, dan ia mengertakkan giginya, namun, ia masih menyerahkan seluruh pil yang diterimanya itu dengan sikap patuh. Han Feng mengambil semuanya dengan satu tangan, dan tak menyisakan sedikitpun. Kemudian, ia memuji dengan tersenyum, “Tch, baguslah. Jangan khawatir, selama kau mendengarkan dan mematuhi perintah kami, serta menunjukkan rasa hormat, kami semua akan memperlakukanmu dengan baik. Ya sudah kalo begitu, dipertarungan kita berikutnya nanti, kami sudah pasti akan bersikap lunak kepadamu, hahahaha. “

Sambil tertawa puas, Han Feng membawakan 10x Small Profound Recovery Pellets itu, lalu membagikannya kepada kedua murid lainnya. Dan pada akhirnya, ia tiba didepan pemuda berpakaian putih itu, lalu membungkuk dihadapannya, dan berkata hormat: “Senior Kui Yang, ini adalah 10x Small Profound Opening Pellets dan 3x Bone Quenching Pellets. Mohon diterima.”

Pemuda berpakaian putih itu bernama Kui Yang dan berusia sembilan belas tahun. Profound strength-nya adalah yang paling tertinggi diantara keempatnya, karena ia telah berhasil menembus True Profound Realm, dan berada ditingkat pertama pada True Profound Realm.

Diantara 50.000 murid yang berada di Outer Palace, ia juga termasuk salah satu tokoh terkemuka yang memiliki cukup kemampuan untuk ditempatkan diposisi 2.000 besar. Ia mengulurkan tangannya dan menerima pil tersebut, lalu berdiri. Mendekati Xia Yuanba, dan memegang lengan kiri Xia Yuanba secara tiba-tiba, serta merampas ketiga pill yang dipegang erat-erat oleh Xia Yuanba ditelapak tangannya.

“Oh jadi sebenarnya ia menyembunyikan 3x Quenching Profound Pellets.” Kui Yang menyipitkan mata sambil tertawa dingin. Lalu, kakinya tiba-tiba melayang, dan mendarat kebagian perut bawah Xia Yuanba, menyebabkannya terjatuh. “Pembohong, jika kau berani tak jujur lagi dimasa depan, percayalah,bahwa aku akan memotong kakimu!”

“Seperti yang telah diperkirakan oleh Senior Kui Yang.” Han Feng dan kedua murid lainnya tertawa terbahak-bahak sambil mengolok-olok Xia Yuanba.

Tertendang dibagian bawah perut, Xia Yuanba langsung terjatuh ke lantai. Tubuhnya merasa begitu kesakitan, namun ia tak menangis. Sebaliknya, ia menyandarkan tubuhnya dan berdiri. Wajahnya begitu memerah dan pucat, meskipun ia berani untuk marah, ia tak berani untuk mengucapkan sepatah katapun sambil perlahan-lahan bergerak kearah sudut Cultivation Room.

Yun Che terbakar dalam amarah, aliran gelombang haus akan darah meledak dari dalam dadanya. Dia tak dapat menyaksikannya kejadian itu lebih lama lagi, ketika ia bergerak, secara langsung ia menendang pintu Cultivation Room itu.

Bang !!

Pintu kokoh yang terbuat dari kayu itu langsung hancur berantakan setelah ditendang sekali oleh Yun Che. Potongan-potongan kayu dari pintu itu tersebar diatas udara, dan mengejutkan kelima orang yang berada didalam Cultivation Room.

Melihat Yun Che yang sedang berdiri dan marah disana, Xia Yuanba langsung menjadi panik selama beberapa saat. Lalu, ia berdiri dengan terburu-buru dan berkata dengan gagap: “Kakak … kakak ipar…”

Yun Che tak menghiraukan Xia Yuanba, tatapannya membentang kearah empat murid Outer Palace yang sedang berdiri disana sambil berkata dengan nada rendah, “Kuberi kalian 2 pilihan. Yang pertama, serahkan semua pil yang telah kau ambil, lalu patahkan sendiri lengan kananmu, kemudian bersujudlah dihadapan Xia Yuanba, serta akui kesalahanmu. Yang kedua … Matilah!!”

Sebenarnya mereka bertanya-tanya, siapakah orang yang tiba-tiba datang untuk menantang mereka pada saat ini. Setelah mereka mendengarkan perkataan Yun Che, mereka menjadi tertegun sejenak, lalu tertawa terbahak-bahak.

“Darimana asalnya si bocah kurang ajar ini? Berani sekali ia bertindak onar disini … Kau ingin aku bersujud? Kau ingin kami mematahkan lengan kanan kami? Apakah kau sudah lupa meminum obatmu hari ini? Ahahahaha! “

“Yo! Orang ini rasanya tak kelihatan asing … Aiyo, woah! Bukankah ia adalah Yun Che yang sangat terkenal itu, seorang badut bernomor satu dalam sejarah Blue Wind Profound Palace, yang sebelumnya juga berseru ingin menantang Murong Yi ketika ia baru memasuki Palace!?”

“Mn? Jadi ia adalah Yun Che?” Ketika Kui Yang mendengarkan nama “Yun Che “, ia mulai menertawainya dengan nada menghina. “Kudengar bahwa, Yun Che adalah seseorang yang setengah gila, namun jika dilihat dari penampilannya, rumor tersebut tak sepenuhnya salah. Lalu, mau apa kau sekarang? Kau ingin kami berlutut? Hehe. Jika kau mau berlutut dihadapan kami sekarang juga dan memohon pengampunan, aku mungkin masih bisa menyisakan satu kakimu untuk berjalan. “

Disaat Kui Yang selesai mengucapkannya, pandangannya menjadi kabur tiba-tiba. Gelombang haus akan darah mengalir kearahnya, menyebabkan seluruh tubuhnya menjadi tegang. Ekspresinya wajahnya menjadi pucat selama beberapa saat, namun sebelum ia sempat bertindak, wajah Yun Che yang dingin bagaikan es itu sudah terlebih dahulu muncul dihadapannya.

Bang !!

Kui Yang merasakan dadanya itu seperti dipukul oleh palu seberat 10 ton. Seluruh tubuhnya bergetar, Energi yang luar biasa hebat dengan kekuatan tiada tandingannya itu segera memukul seluruh profound veins yang berada didalam tubuhnya.

Ia memuntahkan banyak darah, dan tubuhnya melayang jauh akibat tendangan tersebut, lalu mendarat keras kedinding Cultivation Room … Disertai dengan guncangan selama beberapa saat, sebuah celah berukuran besar terbentuk di dinding Cultivation Room, tubuh Kui Yang menempel pada dinding tersebut. Namun setelah beberapa saat, tubuh yang menempel itu melorot kebawah tanah bagaikan bangkai anjing yang sudah mati.

Translator / Creator: fatality