July 10, 2017

Against the Gods – Volume 2 / Chapter 121

 

Blue Wind Profound Palace

Alasan mengapa langkah yang sama ini dapat berhasil terhadap Xia Qingyue adalah, karena Yun Che telah bekerja selama beberapa hari berturut-turut untuk membuka profound entrance milik Xia Qingyue pada saat itu, melelahkan stamina Yun Che ditengah malam hingga ia berada didalam kondisi yang sangat lemah. Namun, mereka berdua merupakan pasangan yang sah. Tak peduli seberapa kejamnya dan murninya Xia Qingyue yang bagaikan giok itu, ia tak dapat menahan dirinya untuk membuat Yun Che terus tertidur dilantai… Dan pada saat itu Yun Che juga berseru lebih baik mati daripada membiarkan seorang wanita tidur dilantai, yang mana pada akhirnya menyebabkan Xia Qingyue berbagi tempat tidur dan bantal dengan Yun Che … Meskipun tak ada yang sesuatu hal yang terjadi sama sekali.

Namun bagi Lan Xueruo, ternyata langkah yang sama ini jauh lebih mudah dan berhasil.

Bagaimanapun juga, Lan Xueruo berusia lebih tua dua tahun ketimbang Yun Che, dan secara tak sadar ia selalu memperlakukan Yun Che seolah-olah ia sedang mengurus seorang adik laki-laki. Terlebih jauh lagi, dengan karakter Lan Xueruo yang lembut dan sopan dan sepenuhnya berbeda jika dibandingkan dengan sikap dingin Xia Qingyue, bagaimana bisa Lan Xueruo mencegah Yun Che, yang benar-benar telah mengabaikan keselamatannya sendiri untuk menyelamatkan Lan Xueruo selama beberapa kali, dan tidur dilantai yang dingin bagaikan es …

Jadi, hasil logisnya.

Lan Xueruo tidur didalam, Yun Che tidur diluar, dan mereka dipisahkan oleh selimut panjang yang berada ditengah-tengah dan telah digulung oleh Lan Xueruo.

“Tubuhmu tak boleh melewati batas selimut ini, atau jika tidak… atau jika tidak…” Lan Xueruo berwajah serius, namun wajahnya yang begitu hati-hati tak membuat Yun Che merasa tertekan sama sekali. Sebaliknya, Yun Che malahan melihat pemandangan yang begitu menyenangkan.

“Apakah Senior Sister masih belum mempercayai diriku?” Yun Che terkekeh dan tidur dengan posisi mendatar. Dengan lembutnya ia bergumam pada dirinya sendiri: “Namun … jika Senior Sister yang diam-diam datang kesisiku… apakah yang harus kulakukan? Haruskah aku melarikan diri, ataukah aku harus berpura-pura seolah-olah aku tak tahu apa-apa tentang hal itu … “

Lan Xueruo bersikap jengkel selama beberapa saat. Bertindak seakan-akan ia tak mendengarnya, berbaring miring, dan menghadap kesamping.

Lampu dipadamkan, dan ruangan pun menjadi gelap gulita. Dalam keheningan itu, meskipun Lan Xueruo memejamkan matanya, ia tak bisa tertidur dalam waktu yang lama. Detak jantungnya berdenyut kencang tak terkendali, begitu kencangnya sampai-sampai ia hampir saja dapat mendengar suara detak jantungnya sendiri.

Berpikir kembali ketika ia bertemu dan berkenalan dengan Yun Che, ia tak dapat menyangkal bahwa ia selalu tertarik dan tergerak oleh Yun Che sepanjang waktu ini. Dan malam ini Lan Xueruo benar-benar tidur diranjang yang sama dengannya … Tidur diranjang yang sama. Lan Xueruo menemukan bahwa didalam hatinya hanya ada kegelisahan dan ketegangan, namun bukan tanda-tanda ketakutan dan penolakan. Hal tersebut membuatnya merasakan bahaya yang samar-samar, namun ia sendiri tak dapat menahan ataupun melenyapkan perasaan itu.

Ia benar-benar tidur dengan seorang pria diranjang yang sama … Inilah yang diusulkannya secara sukarela, namun justru karena itu, hal ini membuat dirinya merasa betapa luar biasanya situasi ini. Karena untuknya, hal ini merupakan kejadian yang tak pernah ia bisa bayangkan. Lan Xueruo mulai membayangkan; Jika itu adalah kejadian yang sama, namun Yun Che digantikan oleh seseorang yang lain, apakah ia juga akan bersikap lembut dan sayang kepadanya …

Ia berpikir tentang orang-orang yang menggantikan posisi Yun Che ditempat tidur dalam waktu yang lama. Kesimpulan yang selalu Lan Xueruo dapatkan adalah … Tentu saja ia tak akan mau melakukannya!

Mungkinkah aku terlalu mempercayai dirinya … Kemungkinan iya. Lagipula, Yun Che tak ragu-ragu menggunakan nyawanya sendiri untuk melindungiku, dan ia begitu baik dan berani; Tentu saja, ia tak akan melakukan apapun untuk menyerang diriku dalam situasi seperti ini kan …

Disaat pikiran Lan Xueruo sedang kacau, ia mendengar suara Yun Che yang bernafas disamping telinganya. Ternyata ia sudah tertidur lelap.

Kecemasan Lan Xueruo segera mereda. Tapi entah mengapa, terdapat perasaan hampa yang tak terlukiskan. Jantungnya hampir tenang sepenuhnya dan gelombang kelelahan membasahi tubuhnya. Tak lama kemudian, ia tenggelam dalam mimpinya.

Dimalam itu, Lan Xueruo awalnya mengira akan mengalami kesulitan tidur sepanjang malam. Namun, ia tak berpikir bahwa ia akan tertidur begitu cepat, dan bahkan bisa tertidur nyenyak dengan damai. Didalam mimpinya, ia memiliki perasaan samar-samar didalam dirinya secara perlahan masuk kedalam sebuah pelukan yang hangat. Kehangatan semacam ini membuat hatinya menjadi sangat damai, sangat tenang; Hal itu membuatnya semakin ingin mendekatinya, untuk menerima perasaan hangat semacam ini. Baru disaat ia merasakan hal itu, pada akhirnya ia dapat merasa puas dan tenggelam lebih jauh kedalam mimpi-mimpinya. Ia tak terbangun sepanjang malam seperti yang dilakukannya sebelumnya, dan juga tak mengalami mimpi buruk lagi.

Keesokan harinya.

Ketika Lan Xueruo terbangun, cahaya sinar yang menyilaukan matanya sudah bersinar cukup kuat. Ketika penglihatannya berubah dari kabur menjadi jelas, tatapannya secara tak sadar menoleh kearah atas, dan melihat mata Yun Che yang tampak tertawa pada pandangan pertama.

“Senior Sister, pagi.”

Lan Xueruo secara tak sadar membalasnya, namun disaat ia membuka bibirnya, yang keluar malahan jeritan yang menakutkan.

Kedua lengannya saat ini dengan erat memeluk tubuh Yun Che bagian atas, dan bahkan payudaranya yang lentur menempel didada Yun Che. Kaki kiri Lan Xueruo yang begitu panjang dan ramping melingkar dipinggang Yun Che, bersamaan dengan seluruh tubuhnya yang menempel erat ketubuh Yun Che tanpa adanya celah sedikitpun.

Seluruh tubuh Lan Xueruo, seolah-olah tersengat listrik, langsung memisahkan dirinya dari tubuh Yun Che. Dengan panik ia merapikan rambut dan pakaiannya yang sedikit berantakan. Jantungnya berdetak seperti seekor rusa yang terkejut, dan wajahnya memerah bagaikan matahari yang terbenam.

“Senior Sister, sepertinya kau tak bertindak waspada disaat kau tertidur. Apakah ada sesuatu yang kau takutkan?” Tanya Yun Che sambil menatap matanya.

“Ti … d … ak…” Lan Xueruo menjawab agak tak siap dan bingung … Dengan samar-samar ia mengingat kehangatan yang tak tak terlukiskan didalam mimpinya dan membuat dirinya merasakan kedamaian; Sekarang ia benar-benar mengerti, bahwa perasaan hangat semacam itu berasal dari Yun Che. Namun, alam bawah sadarnya menginginkan perasaan semacam ini, dan dengan sukarela membawanya untuk terus mendekat dan memeluknya.

Yun Che sudah terbangun sejak lama, namun ia tetap diam dan menahan posisi aslinya hingga Lan Xueruo terbangun. Lan Xueruo memeluknya atas kemauannya sendiri dan hal itu tak membuat Yun Che merasa terpikat, malahan justru membuat Yun Che merasa sedikit kasihan dan sakit hati. karena pada posisi tidur seperti itu, membuktikan bahwa dibalik penampilannya yang lembut dan hangat, sebenarnya terdapat banyak kekhawatiran dan ketakutan yang tak terhitung jumlahnya; Hanya saja, ia tak mengetahui apa yang dikhawatirkan dan ditakutkannya.

Yun Che duduk, kemudian mengulurkan tangannya dan memegang tangan kanan Lan Xueruo yang halus bagaikan salju itu digenggamannya. Dengan hormat, Yun Che berkata: “Sister senior, meskipun aku tak mengetahui identitasmu, atau mengetahui latar belakang keluargamu, dan terlebih lagi apa telah kau alami sebelumnya … Namun seperti apa yang telah kukatakan sebelumnya; Selama aku berada disisi Senior Sister, Aku akan menggunakan seluruh kekuatanku untuk melindungi Sister Senior, dan tak akan pernah membiarkan Sister Senior terluka sedikitpun. “

Dengan tangan Lan Xueruo yang secara tiba-tiba dipegang oleh seorang pria dengan cara yang meragukan, sementara kata-kata Yun Che yang lembut terdengar ke telinganya, Lan Xueruo yang tak pernah mengalami pengalaman semacam ini tiba-tiba menjadi tertegun bersamaan dengan pikirannya yang menjadi kacau balau sepenuhnya. Baru setelah Lan Xueruo membiarkan tangannya dipegang dalam waktu yang lama, pada akhirnya ia bertindak seolah-olah baru saja terbangun dari mimpinya; Dengan cepat dan panik ia menarik tangannya dari genggaman Yun Che, melompat dari tempat tidurnya.

“Kau … kau sudah mempunyai istri …”

Meninggalkan kalimat yang bahkan Lan Xueruo sendiri tak tahu dari mana asalnya itu, dengan cepat Lan Xueruo berlari. Sosok yang begitu cantiknya itu jelas-jelas memiliki perasaan yang tergesa-gesa.

Setelah Lan Xueruo melarikan diri, Yun Che menggelengkan kepalanya dan tersenyum. Kemudian ia meletakkan tangannya didagunya, dan berbicara kepada dirinya sendiri: “Sepertinya aku salah. Tindakannya jelas menunjukkan bahwa ia tak terlalu mencintaiku, namun ia juga memiliki kesan baik yang bahkan ia sendiri tak mengerti sepenuhnya. Akan tetapi mengapa ia memperlakukanku seperti itu sebelumnya … Bahkan ia tak ragu-ragu mengambil risiko besar untuk pergi sendirian ke Sekte cabang Xiao dan menyelamatkan diriku?”

Dibawah suasana yang tiba-tiba menjadi aneh dan meragukan ini, keduanya melanjutkan perjalanan mereka ke Blue Wind Empire. Namun ketika malam sudah tiba, mereka juga mencari sebuah penginapan untuk kedua kalinya, penginapan ini juga hanya memiliki satu kamar saja yang tersisa. Dan sama seperti penginapan yang pertama, pemiliknya juga menyatakan bahwa tempat mereka adalah satu-satunya penginapan yang berada disekitar ratusan kilometer. Jika mereka memilih untuk tinggal, maka mereka akan tinggal. Jika tidak, maka satu-satunya pilihan adalah tidur di jalanan.

Yun Che dan Lan Xueruo hanya bisa tinggal sekamar sekali lagi dengan keadaan “sangat tak berdaya”.

Karena sudah mengalami yang pertama kalinya, maka yang kedua kalinya ini akan jauh lebih alami dibanding sebelumnya. Keduanya tertidur lagi ditempat tidur yang sama, dibagian tengahnya masih terbagi oleh selimut yang digulung …

Namun dipagi hari yang kedua, Lan Xueruo melihat situasi yang hampir sama seperti hari sebelumnya. Selimut itu dilemparkan entah kemana dan oleh siapa; Seluruh tubuhnya memeluk tubuh Yun Che bagaikan seekor gurita, serta memeluknya dengan begitu eratnya …

Hari ketiga, hari keempat, hari kelima …

Penginapan yang mereka datangi setiap saat, seolah-olah mereka semua telah berdiskusi satu sama lain, tak lebih dan tak kurang, selalu hanya memiliki satu ruangan yang tersisa dan sama sekali tak ada tambahan. Terkadang hanya terdapat satu penginapan, terkadang terdapat banyak penginapan, tetapi masing-masing dari mereka hanya memiliki satu kamar saja yang tersisa … Hal ini membuat Lan Xueruo merasakan hal yang sangat aneh. Dengan yang kedua dan ketiga kalinya, keempat dan kelima kalinya jauh malah terasa lebih alami. Dan selama hari-hari tersebut, setiap kali Lan Xueruo terbangun, pandangan yang ia lihat akan selalu memeluk Yun Che dengan erat. Bahkan disaat Lan Xueruo terus mengingatkan dirinya sendiri sebelum tertidur, kejadiannya masih saja sama disaat ia terbangun. Dan selanjutnya, secara samar-samar Lan Xueruo memeluknya semakin dan semakin erat setiap harinya.

Setelah mengalami beberapa hari berbagi ranjang, bahkan dengan tingkat penolakan kontak fisik terhadap Yun Che semacam itu yang mana secara tak sadar dilakukan oleh Lan Xueruo, secara diam-diam menjadi lenyap seketika.

Dan pada hari keenam disaat mereka menemukan sebuah penginapan, Yun Che langsung membanting meja dengan tangannya, dan secara blak-blakan berkata: “Pemilik penginapan, berikan aku satu kamar.”

Lan Xueruo hanya membuka mulutnya, lalu menundukkan kepalanya, dan tak mengucapkan penolakan sedikitpun.

Jika Lan Xueruo menemani pria lain dalam suatu perjalanan, jangankan berbagi tempat tidur, bahkan untuk menyentuh jari-jarinya saja sudah pasti sangatlah mustahil. Tetapi ketika ia bertemu dengan seorang veteran seperti Yun Che yang berbekal dua pengalaman kehidupan dan penampilan seperti seorang remaja, apalagi ia berusia delapan belas tahun, meskipun Lan Xueruo berusia dua puluh delapan tahun, ia masih tetap akan diam-diam jatuh hati seperti ini … Tanpa menyadari sedikitpun tentang hal itu didalam dirinya sendiri.

————

Blue Wind Imperial City, atau yang biasa disebut dengan Blue Wind Empire capital, terletak di Blue Wind Empire central – kawasan utara, dan juga merupakan kota terbesar di Blue Wind Empire; Luas daerahnya tiga puluh kali lipat lebih jika dibandingkan dengan New Moon City. Dipusat kota kekaisaran yang telah mati, terletak puncak otoritas Blue Wind Empire – The Imperial Palace.

Empat puluh mil lurus ke utara dari Imperial Palace terletak Blue Wind Empire’s greatest Profound Palace —— The Blue Wind Profound Palace.

Sejarah Blue Wind Profound Palace membentang selama ribuan tahun. Didirikan oleh Blue Wind Imperial Family, tempat itu adalah lokasi yang digunakan oleh keluarga kerajaan untuk mengkultivasi praktisi profound yang mahir. Terlebih jauh lagi, tempat ini adalah lokasi suci yang sangat dimimpikan-mimpikan oleh para praktisi muda Blue Wind Empire yang sangat banyak jumlahnya. Interior Blue Wind Empire terbagi menjadi tiga tingkatan: Outer Palace, Middle Palace, dan Inner Palace. Jika seseorang bisa memasuki Middle Palace, dan bersedia untuk melayani Imperial Family, orang itu pasti akan sangat dihargai olehnya. Jika seseorang memasuki militer, maka ia akan mendapatkan posisi jabatan menjadi seorang komandan peringkat pertama yang memerintah seribu orang. Namun bagi seorang praktisi yang bisa memasuki Inner Palace, maka ia akan menerima perhatian terbesar dari Imperial Family, serta akan mendapatkan sumber daya yang sangat bagus dan kondisi terbaik selama keberadaannya di Blue Wind Profound Palace. Setiap perkembangan mereka semua didalam Blue Wind Profound Palace akan mendapatkan perhatian sepenuhnya dari Imperial Family. Sebelum pergi meninggalkan Blue Wind Empire, mereka akan menerima undangan untuk bergabung dengan Imperial Family yang berasal dari inisiatif Imperial Family itu sendiri. Begitu seseorang bergabung dengan Imperial Family, mendapatkan posisi tinggi hanyalah hal sekunder; Bagian yang terpenting adalah bahwa seluruh keluarga mereka akan bermandikan kekayaan dan kemuliaan karena hal tersebut. Bahkan ayam dan anjingpun dapat menjadi keluarga kerajaan.

Dan sebagai hasilnya, untuk dapat memasuki Blue Wind Profound Palace’s Inner Palace ini, hanyalah impian semata bagi para praktisi profound berusia muda yang sangat banyak jumlahnya … Bahkan bisa dikatakan bahwa, harapan itu sangatlah berlebihan.

Namun, Blue Wind Profound Palace itu sendiri sebenarnya merupakan Blue Wind Empire’s Profound Palace yang terhebat. Jangankan untuk masuk ke Inner Palace, bahkan untuk dapat mencapai kondisi standar yang terendah agar dapat memasuki Outer Palace saja sudah sangat menakutkan. Hal ini sudah cukup untuk menghilangkan harapan dari kesembilan puluh persen praktisi profound agar dapat memasuki Blue Wind Profound Palace ini. Mereka hanya bisa menyerah untuk pilihan kedua mereka, memasuki Profound Palace yang didirikan oleh Imperial Family dikota-kota kecil.

 

Translator / Creator: fatality