July 7, 2017

Against the Gods – Volume 2 / Chapter 120

 

Heading Towards Blue Wind Imperial City

Butuh waktu pagi hari sepenuhnya bagi Yun Che untuk dapat melenyapkan kutukan garis keturunan secara menyeluruh pada setiap anggota klan phoenix. Setelah mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang dalam klan bersama-sama dengan Lan Xueruo, mereka berdua mengendarai giant snow eagle dan terbang melayang ke angkasa. Semua orang klan phoenix pergi keluar untuk melihat mereka berdua pergi, memandang kearah langit-langit disaat mereka berdua pergi terbang; Mereka berdua terdiam selama beberapa saat sebelum lenyap dalam pandangan orang-orang pada klan.

“Ayah, apakah benar kakak besar Yun Che diutus oleh Dewa Phoenix untuk menyelamatkan kita semua?” Tanya Feng Zu’er dengan polosnya, sambil menatap langit-langit dengan sikap enggan.

Feng Baichuan membelai kepala anaknya dan perlahan mengangguk, “Ya. Semenjak tahun-tahun nenek moyang kita melakukan kesalahan besar, setelah melakukan penebusan dan mengalami penyesalan yang begitu banyaknya, pada akhirnya Dewa Phoenix mengampuni kita semua. Tetapi, aku merasakan sesuatu yang ajaib bahwa suatu hari nanti, kita akan bertemu lagi dengannya. “

“Benarkah?” Mata Feng Zu’er dan Feng Xian’er bersinar-sinar disaat wajah mereka dipenuhi dengan harapan.

“Tentu saja.” Feng Baichuan tersenyum. Tanpa adanya kutukan pada garis keturunan, profound strength milik mereka tak lagi dibatasi, dan tanda phoenix didahi mereka bisa disembunyikan kapanpun juga sehingga generasi-generasi yang berikutnya tak perlu lagi bersembunyi ditempat-tempat berbahaya pada pegunungan: “Bagaimanapun, jika kita melihatnya sekali lagi, kemungkinan tingkat dimana ia berdiri nantinya, akan cukup tinggi untuk dilihat oleh semua orang. Itulah sebabnya, Zu’er dan Feng’er, jika kalian benar-benar ingin bertemu dengannya sekali lagi, kalian harus berlatih dengan rajin mulai dari sekarang. Hingga saat ini, kami tak memiliki kualifikasi untuk membalas kebaikannya,namun setelah kalian berdua bertumbuh dan memperoleh kekuatan yang cukup, kalian dapat keluar dari sini dan membantunya kelak … Bahkan jika itu adalah bantuan yang paling kecil sekalipun, ia tetap akan menunjukkan rasa syukur terhadap seluruh klan kita. “

“Mn!” Feng Zu’er dan Feng Xian’er menganggukkan kepala mereka dengan tekad dan penuh semangat bersamaan dengan wajah mereka yang terlihat begitu muda dan lembut.

—————-

“Kalau dari sini menuju ke Blue Wind Imperial City, berapa lama waktu yang dibutuhkan?”

“Dengan kecepatan Little Snow, kalau kita terbang selama empat belas jam sehari, kita mungkin akan tiba sekitar sepuluh hari lagi.”

Blue Wind Imperial City, ibukota nasional Blue Wind Empire. Karena Yun Che pernah tinggal di Floating Cloud City sebelumnya, tak pernah terpikir olehnya bahwa suatu hari nanti ia akan menuju ke Blue Wind Imperial City sekali lagi. Sebagai ibukota Blue Wind Empire, tingkat kekayaan, tingkat kekuatan, dan tingkat profound strength-nya secara tak diragukan lagi berada dipuncak kerajaan. Praktisi yang kaya, berpengaruh, dan kuat yang dapat menunjukkan rasa hina terhadap para pahlawan hebat didalam sebuah kota yang biasa saja, pada dasarnya diturunkan kedalam kelas menengah ketika mereka sampai kedalam ibukota nasional.

Langit secara perlahan menjadi gelap. Setelah giant snow eagle berterbangan terus-menerus dalam waktu yang lama, akhirnya mereka menemukan sebuah kota yang dapat dianggap tak terlalu besar, dan mendarat kesana.

“Halo penjaga toko, apakah kau menjual Ten Thousand Mile Sound Transmission Talisman disini?” Lan Xueruo bertanya dengan sopan setelah masuk ke perusahaan perdagangan terbesar dikota kecil itu.

“Te … Ten Thousand Mile Sound Transmission Talisman?” Satu kalimat dari Lan Xueruo ini sudah cukup untuk mengejutkan penjaga toko tersebut. Meskipun pakaian yang dikenakan oleh Lan Xueruo ini cukup terlihat biasa dimatanya, namun sangat sulit untuk menyembunyikan aura mulia yang tersembunyi didalam tubuhnya. Selain kecantikannya yang begitu ekstrem dan meminta “Ten Thousand Mile Sound Transmission Talisman” disaat ia membuka mulutnya, penjaga toko ini tak berani untuk mengabaikannya dan dengan hati-hati ia menjawab: “Nyonya muda, toko kecil kami tak memiliki Ten Thousand Mile Sound Transmission Talisman, apalagi yang kurang dari Ten Thousand Mile (Sepuluh ribu mil). Aku belum pernah melihat Ten Thousand Mile Sound Transmission Talisman sepanjang hidupku … Namun, kami memiliki Sound Transmission Talisman yang hanya dapat menjangkau beberapa ratus mil saja, apakah kira-kira anda dapat menggunakannya? “

“… Tak perlu, maaf merepotkan anda.” Lan Xueruo menggelengkan kepalanya dengan wajah sedikit kecewa. Ia ingin mengirimkan berita ke Imperial City namun tempat itu berada diluar jarak jangkauan dari Hundred Mile Sound Transmission Talisman.

“Penjaga toko, apakah ada penginapan yang berada didekat sini?” Tanya Yun Che.

“Ya, ya.” Pemilik toko itu mengangguk dan menunjuk kearah kanan: “Berjalanlah ke utara dan disana akan terlihat sebuah penginapan. Tempat itu juga merupakan satu-satunya penginapan dikota ini. “

Yun Che menganggukkan kepala dan berkata kepada Lan Xueruo: “Sister senior, marilah kita beristirahat sejenak di penginapan, Little Snow juga perlu beristirahat.”

Setelah berjalan beberapa saat, Yun Che dan Lan Xueruo menemukan satu-satunya penginapan di kota. Waktunya juga semakin larut sehingga penginapan itu juga sunyi. Setelah berjalan masuk, hanya terdapat seorang pemilik penginapan itu saja yang sedang tertidur dikonter dan berada dibawah cahaya remang-remang, dengan cepat ia membuka matanya setelah mendengar langkah orang-orang masuk.

Yun Che berada selangkah didepan Lan Xueruo. Ia berjalan kearah depan meja kasir, menyilangkan kedua lengannya di dadanya, dan bertanya: “Pemilik penginapan, bolehkah aku merepotkan anda untuk menyiapkan dua kamar tamu untuk kami?”

Pemilik penginapan itu menguap. Dia hendak membuka mulutnya untuk menjawab ketika cahaya berwarna ungu melintas dimatanya secara tiba-tiba, membuatnya membuka mata lebar-lebar dan tampak terlihat lebih besar ketimbang mata sapi..

Karena ditangan kanan Yun Che yang berada didadanya, terdapat telunjuk jari yang tegak, dan diantara jari tengahnya dan jari manisnya terdapat cahaya cerah berwarna ungu … Purple Profound Coin!!

Rasa kantuk pemilik penginapan itu langsung menghilang tanpa jejak bersamaan dengan air liurnya yang hampir mengalir keluar dari mulutnya. Ia telah mengelola penginapan ini selama separuh hidupnya, jadi bagaimana mungkin kalau ia masih belum mengerti. Dengan segera ia berekspresi canggung dan menjawab: “Tamu yang terhormat, saya benar-benar meminta maaf, penginapan kecil kami hanya memiliki satu ruang tamu yang tersisa.”

“Hanya satu ruangan yang tersisa?” Yun Che membalikkan kepalanya dan berkata kepada Lan Xueruo: “Sister senior, apakah perlu kita mencari tempat penginapan yang lain?”

Pemilik penginapan segera menunjukkan ekspresi wajah yang tegas dan berkata: “Tamu-tamu yang terhormat, aku tak bermaksud untuk menakut-nakuti anda, namun sesungguhnya hanya tempat kamilah yang merupakan penginapan satu-satunya yang terdapat dikota kecil ini. Bahkan setelah anda meninggalkan kota kecil milik kami ini, Anda tak akan dapat menemukan satupun tempat untuk menginap sepanjang dua ratus mil disekitar sini. Tempat penginapanku ini biasanya penuh, sehingga untuk dapat memiliki ruangan yang tersedia pada saat-saat seperti sekarang ini sudah dapat dianggap sebagai keberuntungan anda. Terlebih lagi, tamu terhormat kami adalah seorang pria berbakat dan seorang wanita yang cantik, pasangan emas; Kalian berdua sebenarnya pasangan serasi yang dipertemukan oleh langit. Untuk dapat berkumpul bersama-sama ditengah malam ini, orang-orang dapat melihat dengan jelas bahwa kalian berdua merupakan pasangan muda yang manis. Bukankah satu kamar saja sudah tepat, mengapa kalian harus membutuhkan dua kamar? “

Yun Che menampakkan wajah bermasalah disaat ia melihat Lan Xueruo dan berkata: “Sister senior, mengapa kita tak sekamar saja? Selain cara ini, sepertinya tak ada pilihan yang lain. “

Seorang pria dan seorang wanita  … dalam satu kamar? Peristiwa yang tiba-tiba melintas didalam pikiran Lan Xueruo langsung membuat jantungnya berdegup kencang secara misterius, dan membuatnya agak bingung: “Ta … Tapi …”

Sebelum Lan Xueruo selesai berbicara, pemilik penginapan itu telah berseru: “Baiklah! Sekarang aku akan membawa kalian ke ruang tamu. Penginapan kami mungkin tampak kecil, namun aku menjamin kebersihan dan kenyamanannya akan membuat kalian puas … Silakan lewat sini. “

Perkataan Lan Xueruo langsung terhalang. Setelah Lan Xueruo menggigit bibirnya dan berpikir tentang apa yang telah dikatakan oleh pemilik penginapan tadi sebelumnya, ia hanya bisa pasrah.

Dalam sepintas sebuah senyuman melintas di kedalaman mata Yun Che. Dengan lembut ia menjentikkan jari kelingkingnya dan mendaratkan profound purple coin itu ketangan pemilik penginapan tanpa adanya suara. Wajah pemilik penginapan itu langsung berseri-seri dengan sukacita disaat ia berjalan dengan gembira dihadapan mereka … bisnisnya tak buruk semenjak ia membuka penginapan ini, dengan penghasilan hingga lusinan purple profound coin dalam waktu setahun. Pengeluaran Yun Che ini, dengan segera memberinya pendapatan bersih selama satu bulan penuh. Ia sudah pernah melihat orang dermawan sebelumnya, namun ia masih tampak seperti melihat seorang dermawan untuk pertama kali dalam seumur hidupnya.

Ia membawa mereka berdua dengan hormatnya ke kamar tamu dan bahkan dengan sengaja ia membantu mereka untuk menutup pintu sebelum ia pergi meninggalkan dan menghembuskan napasnya dalam-dalam: Wanita muda ini benar-benar sangat cantik diluar kata-kata. Pemuda ini juga sangat kaya dan mengesankan, siapa yang dapat mengetahui bahwa mereka berasal dari keluarga yang memiliki pengaruh dan sedang melakukan tur keliling.

Ruang tamu bisa dianggap tak terlalu besar namun masih terbilang bersih dan elegan. Dekorasi didalamnya begitu sederhana, tempat tidurnya cukup besar sehingga tak masalah bagi dua orang untuk berbaring.

Terhempas oleh angin sepanjang hari dibelakang giant snow eagle dalam waktu yang lama membuat keduanya mengantuk dan lelah. Setelah Lan Xueruo masuk ke ruangan, perasaannya seperti seekor rusa yang tertangkap dengan lampu yang menyala dihadapannya. Ekspresinya agak sedikit tak terkendali, benar-benar terlihat aneh dan canggung daripada biasanya. Wajahnya yang cantik juga sedikit memerah seperti awan merah di pagi hari, menyebabkan ia sedikit kehilangan aura keagungan dan keanggunan yang biasa dibawanya sambil membawakan sikap seperti seorang wanita muda yang membuat pria mabuk kepayang. Yun Che tersenyum dan berkata, “Sister senior, kau pasti lelah. Pergi dan istirahatlah ketempat tidur terlebih dahulu.”

“Setelah itu kau … kau…” Lan Xueruo mencoba yang terbaik untuk tetap bersikap tenang, tetapi perasaannya tak mampu untuk menghentikan jantungnya yang berdetak dengan begitu kencang… Tak mungkin Yun Che berpikir untuk… untuk…

“Tentu saja aku akan tidur dilantai. Sebagai seorang pria, bagaimana bisa aku membiarkan Senior Sister tertidur dilantai.” Yun Che tersenyum ramah dengan ekspresi wajah yang tak berdosa. Setelah Yun Che selesai mengatakannya, lalu ia berjalan kearah sudut yang berlawanan dengan tempat tidur itu, duduk ke lantai yang dingin, bersandar di dinding, dan berkata: “Sister senior tidurlah dengan nyenyak, aku akan berbaring disini dan melindungi Sister senior.”

Perasaan kacau dan kegelisahan didalam hati Lan Xueruo menjadi lenyap. Dan tergantikan oleh gelombang arus kehangatan yang beredar didalam hatinya. Senyuman diwajah Yun Che persis sama seperti tatapan lembut yang diperlihatkannya setelah terjatuh dari ketinggian sebelumnya, dan disaat ia terbaring ditanah dengan luka yang sangat berat. Sejak itulah Lan Xueruo bertemu pertama kali dengannya, dan juga pertama kalinya dalam seluruh hidup Lan Xueruo, jantungnya berdenyut dengan perasaan yang tak terlukiskan.

Lantai yang berada ditempat ini tak terbuat dari kayu, melainkan dari batu-batuan keras yang dingin. Bahkan jika selimut diletakkan dilantai sekalipun, hawa dingin yang membekukan tulang bisa saja menyerang setiap saat. Lan Xueruo menggelengkan kepalanya dan berkata, “Tak boleh. Lantainya sangat dingin, bagaimana bisa kau tertidur. Luka ditubuhmu baru saja sembuh … Kau tidur diranjang, aku akan tidur dilantai. “

Perkataan Lan Xueruo membungkamkan Yun Che sejenak. Dengan tegas Yun Che menggelengkan kepalanya: “Tidak, aku tak akan melakukannya! Mustahil! Bagaimana mungkin aku bisa, sebagai seorang pria, membiarkan Sister senior tidur dilantai! “

“Tak apa-apa, aku pernah tertidur dilantai sebelumnya, jadi …”

“Hal itu jelas-jelas berbeda!” ekspresi wajah Yun Che masih menunjukkan sikap yang tegas: “Hal ini tak ada hubungannya dengan tempat tidur yang disukai oleh Senior Sister. Masalah ini menyangkut tentang martabat kami sebagai seorang laki-laki! Aku lebih memilih membiarkan Senior Sister menusukku hingga mati daripada membiarkan diriku tertidur diranjang sementara itu terdapat seorang wanita sedang tertidur dilantai. “

Setelah mengucapkan perkataan ini, Yun Che bergumam didalam hatinya: Eh? Mengapa kata-kata ini terdengar begitu akrab? Mengapa aku terus merasakan bahwa aku pernah mengatakan kata-kata ini kepada wanita yang berbeda sebelumnya?

“Pffft …” Yun Che menampakkan sikapnya yang keras kepala sambil berseru “martabat seorang laki-laki”, secara tersembunyi menyentuh titik lemah didalam hati Lan Xueruo, dan ia tak dapat menahan diri untuk tertawa terbahak-bahak.

Translator / Creator: fatality