June 15, 2017

Against the Gods – Volume 2 / Chapter 114

 

At Wit’s End

“Apa yang sedang ingin kau lakukan?”

Tiba-tiba, Jasmine merasakan profound energy didalam tubuh Yun Che mulai bersikulasi secara tak normal, dan langsung menjadi kaget. Jasmine bertanya kepadanya dengan sungguh-sungguh, “Apakah kau mau memahami secara paksa tahap kelima dan keenam dari [World Ode of The Phoenix] ini? Apa kau sudah gila!”

“Sebuah kesempatan yang datang sekali dalam seumur hidup telah berada tepat didepanku. Jika aku tak mencobanya, aku akan menyesalinya selamanya! “Jawab Yun Che dengan mata terpejam. Kesadarannya benar-benar tenggelam kedalam soul imprint (tulisan jiwa) yang berada didalam batu giok tersebut. [World Ode of the Phoenix] ini dicatat dengan menggunakan soul imprint, jadi seseorang harus menggunakan kekuatan jiwa miliknya untuk membacanya. Jika seseorang berhasil memahaminya, maka isinya itu akan benar-benar tercatat kedalam jiwanya sendiri. Dan jika seseorang tak dapat memahaminya, setelah ia meninggalkan Trial Ground, perkataan, gambaran, dan metode untuk mensirkulasikan profound energy yang tercatat dalam batu giok akan terhapus sepenuhnya dari ingatannya. Oleh karena itu, bagi Yun Che, yang hanya memiliki waktu sebulan untuk dapat memahami sisa fragmen ini, secara mendasar tak memungkinkan baginya untuk mengingat tahap kelima dan keenam sebagai solusi sementara dan kemudian menemukan empat tahap pertama untuk dipahami dimasa depan nanti.

“Tanpa empat tahap pertama, bagaimana bisa kau memahami tahap kelima dan keenam? Apakah kau ingin mendapatkan buah secara langsung tanpa menanamkan akar dari buah tersebut? Jika kau mencoba memaksakan dirimu berjalan kearah yang bertentangan, kemungkinan besar hasilnya akan terjadi distorsi terhadap profound veins-mu, mengacaukan saluran, dan bahkan profound entrance yang telah kau buka sepenuhnya akan tertutup satu persatu.”

“Karena aku tak memiliki fondasi tahap pertama hingga keempat, maka aku akan membangun fondasiku sendiri!” Jawab Yun Che dengan tenang.

“Membangun fondasimu sendiri? Tahukah kau berapa puluh ribu tahun Primordial Phoenix Clan menghabiskan waktunya untuk mendapatkan [World Ode of the Phoenix] ini? Dan tahukah kau berapa banyak perbaikan, perubahan, dan evolusi yang dialami benda ini setelah tercipta pertama kalinya? Kau hanya memiliki waktu sebulan saja paling lama, namun kau masih ingin membangun fondasimu sendiri agar dapat memahami tahap kelima dan keenam?”Jasmine menggelengkan kepalanya,”Bahkan jika kau adalah seorang yang sangat jenius tiada tandingannya, kau tetap tak mungkin bisa melakukannya!”

“Setidaknya biarkan aku mencobanya!” Jawab Yun Che dengan suara rendah. Kemudian, ia menutup seluruh kesadarannya, dan menenggelamkan dirinya sepenuhnya kedalam soul imprint pada [World Ode of the Phoenix] …

Bagaimanapun juga pada saat ini, baik Yun Che maupun Jasmine sama-sama tak memperhatikan bahwa dibalik pakaian luarnya, terdapat sebuah cahaya aneh yang mendadak terpancar dari anting-anting yang telah dikenakan oleh Yun Che sejak lahir … yang mana cahaya itu menghilang dalam sekejap.

—————-

Diluar formasi segel itu, Lan Xueruo menunggu dengan cemas. Satu jam berlalu … Dua jam berlalu … Dua belas jam berlalu … Sepanjang siang dan malam telah berlalu … Ekspresinya wajahnya sudah lama terlihat begitu suram. Perasaan Feng Baichuan juga terdiam sepenuhnya.

“Apakah benar bahwa seseorang dapat meninggal dalam latihan ini?” Melihat Feng Baichuan yang telah berjalan kearah formasi segel lagi, Lan Xueruo berbalik kesamping dan bertanya dengan tatapan seperti orang tak bernyawa. Ia sudah menanyakan tentang hal ini sebanyak puluhan kali.

Feng Baichuan mendesah dari dalam hatinya dan hanya dapat mencoba yang terbaik untuk menghiburnya: “Beberapa orang-orang dalam klan benar-benar telah meninggal dalam Trial ini. Namun … kita seharusnya tak boleh pesimis seperti itu; hal tersebut belumlah pasti dan kemungkinan Little Brother Yun lulus dalam ujian ini. Nenek moyang kami yang telah melewati ujian ini, tinggal didalam selama lebih dari belasan hari sebelum keluar. Jadi … mari kita tunggu beberapa saat lagi. Mungkin sekarang ia akan keluar sebentar lagi.”

Disaat ia berkata demikian, Feng Baichuan, yang mana telah menjalani Phoenix Trial pertama kalinya, dengan jelas ia memahami bahwa Yun Che tak mungkin melewati ujian ini dengan hanya bermodalkan kekuatan pada tingkatan pertama Nascent Profound Realm. Karena Yun Che masih belum keluar, satu-satunya kemungkinan adalah ia meninggal didalam Trial Ground tersebut. Namun, pada saat ini, Feng Baichuan hanya dapat mengucapkan kata-kata tersebut untuk menghibur Lan Xueruo, dan membiarkannya untuk tetap berharap.

“Clan Leader Feng, apakah kau memiliki cara untuk membiarkanku masuk kesana?”

Feng Baichuan menggelengkan kepalanya: “Hanya satu orang saja yang dapat masuk kedalam Trial Ground setiap bulannya, aku tak punya cara untuk membiarkanmu masuk.”

Lan Xueruo sedikit menggigit bibirnya dan tak mengucapkan sepatah katapun lagi sambil berdiri diam didepan pintu masuk Trial Ground, menatap kosong kedepan; perasaannya begitu besarnya merindukan sosok dari penampilan tersebut … Lan Xueruo tak tahu apa yang terjadi dengan dirinya sendiri, karena ia benar-benar merasa sangat cemas dan khawatir. Dan setiap kali ia berpikir tentang kemungkinan Yun Che akan mati didalam Trial Grounds, jantungnya merasakan sakit yang luar biasa.

Terhalang oleh Black Demon Mercenary Group dari luar, Thousand Meter Sound Transmission Talisman telah digunakan, Giant Snow Eagle masih tertidur … Tak ada satupun dari masalah-masalah tersebut yang dapat menyebabkan Lan Xueruo menjadi bingung. Namun, disaat Yun Che tak keluar selama satu hari penuh disana, pikirannya menjadi gila, dan tak dapat merasakan tenang sama sekali.

Dua hari berlalu … Tiga hari berlalu … Sepuluh hari berlalu … Lima belas hari berlalu …

Yun Che masih belum muncul juga.

Sehingga hal ini menyebabkan Lan Xueruo tak mampu untuk berangan-angan lagi, dan membuatnya tak punya pilihan selain menerima fakta bahwa Yun Che telah meninggal didalam Trial Ground dan tak akan pernah keluar lagi.

Lan Xueruo telah hidup dalam kesuraman selama beberapa hari terakhir ini, dan perasaan sakit yang menusuk didalam hatinya tak kunjung berhenti, siang dan malam hari. Pada awal mulanya, Lan Xueruo mempercayai bahwa alasan dibalik rasa sakitnya ini adalah karena hilangnya sebuah “harapan” yang pada akhirnya ia temukan, namun ia tak mampu untuk menahan rasa sakit ini tak peduli apapun yang terjadi, dan perasaannya akan menjadi tegang disaat ia mengingat wajah Yun Che kembali. Secara perlahan-lahan ia menjadi bingung, karena ia dapat merasakan bahwa penderitaan semacam ini telah melampaui kategori perasaan menyesal. Namun ia tak tahu bagian manakah yang terlampaui itu, karena perasaan semacam ini sangat untuk sulit dipahami, dan sangatlah asing.

“Sial. Sudah setengah bulan lewat dan mereka masih saja belum keluar! Jelas-jelas terdapat makanan yang telah dipersiapkan didalam gua itu! “

“Apa yang kau khawatirkan! Tak peduli berapa banyak makanan dan air yang mereka punya, akan ada saatnya sumber daya mereka akan habis. Hmph, mari kita lihat berapa lama lagi mereka bisa bertahan.”

The Black Demon Mercenary Group masih belum pergi meninggalkan, karena pada saat ini, mereka menyakini bahwa terdapat sebuah harta karun yang sangat berharga tersembunyi didalamnya. Mereka menempatkan dua regu tim untuk berjaga-jaga secara bergiliran setiap hari disana, dan tak akan pernah meninggalkan gua itu tak terjaga sedikitpun.

Dibawah metode distribusi hemat milk Feng Baichuan, hanya terdapat sepertiga jatah dan air yang tersisa setelah satu bulan lewat, yang mana bahan-bahan tersebut telah ditinggalkan oleh Yun Che untuk mereka. Feng Baichuan mengkerutkan alisnya setiap hari sambil berpikir dengan keras bagaimana cara untuk melarikan diri dari gua tersebut. Namun, dihadapkan dengan kekuatan absolut yang begitu menekan dari luar sana, ia kehabisan akalnya sampai-sampai ia berpikir bahwa otaknya sudah berhenti bekerja, apa yang dapat mereka semua lakukan adalah bertahan dengan derita.

Dua puluh hari berlalu … Dua puluh lima hari berlalu …

Satu bulan telah berlalu.

Dibawah perlindungan formasi segel, klan phoenix yang telah lama menghilang itu pada akhirnya mencapai batas terakhir setelah bertahan dengan susah payah selama satu bulan penuh.

Spatial ring yang diberikan oleh Yun Che kepada Feng Baichuan telah habis sepenuhnya sejak dua hari yang lalu, dan tak ada satupun makanan dan setetes air yang tersisa. Orang dewasa memiliki tingkat profound energy yang rendah, yang memungkinkan mereka untuk bertahan sedikit lebih lama, sedangkan orang tua dan anak-anak saling berjatuhan satu per satu akibat rasa lapar mereka yang begitu mengerikan dan tak henti-hentinya itu. Begitu mereka pingsan, tak memungkinkan untuk membangunkannya lagi.

Tatapan Feng Baichuan menjadi sangat suram, ia terduduk disudut gua yang dingin seolah-olah ia sedang tercekik dalam jurang ketidakberdayaan dan keputusasaan yang sangat dalam. Pada titik ini, ia sudah tak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya … Jika mereka terus tinggal disini, seluruh orang didalam klan akan mati kelaparan; Sementara jika mereka pergi dari gua ini, sekelompok bandit yang ganas dan kejam itu akan membunuh mereka semua … Dan mungkin sekelompok bandit itu akan menghancurkan dan menyiksa mereka dengan berbagai cara karena klan tak mau menyerahkan sesuatu yang disebut sebagai harta itu, yang mana hal tersebut akan menjadi sebuah kematian yang bahkan lebih mengenaskan.

“Kalian semua yang ada didalam, dengarkanlah baik-baik. Kalian hanya perlu keluar dengan patuh, lalu menyerahkan harta dan wanita itu, lalu kami semua dapat menjamin bahwa kami tak akan menyentuh siapapun dari kalian. Selain itu, kami tak akan pernah memasuki daerah ini lagi untuk kedua kalinya. “

“Mereka benar-benar sekelompok orang yang bodoh. Apa yang sebenarnya ingin kau capai dengan bersembunyi seperti ini? Bahkan jika kau tak peduli dengan nyawamu, apakah kau tak mempedulikan kehidupan keluarga dan anak-anakmu? Cepat atau lambat kau akan mati didalam sana. Keluar dan menyerahlah, lalu, setelah kalian memenuhi persyaratan dari kami, kami berjanji bahwa tak satupun dari kalian yang akan mati. Kami bahkan akan membiarkan kalian semua makan enak terlebih dahulu! “

Dalam keadaan yang bagaikan diujung tanduk ini, teriakan Black Demon Mercenaries menjadi semakin keras dan sangat susah untuk ditahan oleh semua orang yang berada didalam gua tersebut. Pada saat ini, seorang pria tua berdiri sempoyongan dan berkata: “Clan Leader, apa yang mereka katakan itu juga benar; Cepat atau lambat kita semua akan mati kelaparan disini. Sekarang, tak ada gunanya untuk bersembunyi lebih lama lagi. Sebaiknya kita pergi keluar dan menyerah; Kemungkinan mereka akan melakukan apa yang telah dikatakannya sebelumnya dan tak akan menyakiti kami.

“Mustahil!” Feng Baichuan menggelengkan kepalanya dan menjawabnya dengan perasaan suram, “Seharusnya kau juga telah merasakan sebelumnya, setiap dari mereka membawa berbagai macam rasa permusuhan didalam diri mereka masing-masing terhadap kita. Mereka adalah sekelompok bandit ganas dan kejam yang tak memperhatikan nyawa manusia. Jika kita pergi keluar, kita semua bahkan akan mati lebih mengenaskan dan menderita sebuah penghinaan. Marilah kita menunggu sebentar lagi … Nona Xueruo berkata bahwa contracted spirit beast miliknya akan segera bangun; Dan ketika tiba saatnya nanti, kita akan mempunyai harapan untuk dapat terselamatkan. Meskipun kita semua pada akhirnya akan mati … aku lebih memilih untuk mati kelaparan daripada dipermalukan sampai mati! “

“Zu’er ~~ Xian’er !!!”

Disaat Feng Baichuan selesai berbicara, tangisan Feng Caiyun yang begitu memilukan terdengar. Feng Baichuan tiba-tiba berdiri dan melompat kearah depan istrinya, Feng Caiyun … Feng Zu’er dan Feng Xian’er telah pingsan dipangkuan Feng Caiyun. Wajah mereka memucat dengan warna sedikit kekuningan, dan tak peduli betapa kerasnya Feng Caiyun berteriak, mereka berdua tak memberikan jawaban sama sekali.

“Zu’er, Xian’er …” Darah mengalir keluar dari ujung jari Feng Baichuan, matanya dipenuhi dengan air mata. Lalu ia mengangkat tangannya dan menampar wajahnya sendiri dengan paksa dan hampir pingsan karena putus asa.

Lan Xueruo, yang telah meringkuk ditikungan sepanjang waktu, secara perlahan bangkit berdiri. Mungkin terlalu lelah, karena Giant Snow Eagle masih belum terbangun setelah satu bulan berlalu. Pada saat ini, Lan Xueruo mengetahui bahwa jika mereka tak mempunyai rencana yang lain, mereka mungkin tak akan bisa bertahan lebih lama lagi.

“Clan Leader Feng, bolehkah aku merepotkanmu untuk membukakan formasi segel diluar selama sementara waktu? Aku akan pergi keluar dan mengambil beberapa makanan untuk dibawa kembali kesini. “

Mendengarkan perkataan Lan Xueruo, Feng Baichuan menjadi tercengang sebelum ia menggelengkan kepalanya dengan cepat: “Tidak! Ini terlalu berbahaya; Dengan begitu banyaknya orang diluar sana, bagaimana mungkin kau akan merebut makanan dari bawah hidung mereka?”

Lan Xueruo menjawabnya dengan tatapan tajam: “Bagaimanapun juga, aku memiliki profound strength ditingkatan True Profound Realm. Selama beberapa pemimpin mereka dengan tingkat kekuatan True Profound Realm itu tak hadir, maka hal ini tak mungkin berbahaya terhadap diriku. Sekarang, semua anak-anak disini tak dapat bertahan. Jika aku masih belum pergi dan mendapatkan makanan, mereka berdua mungkin akan … “

Bibir Feng Baichuan bergetar. Melihat Feng Zu’er dan Feng Xian’er yang tak sadarkan diri sekarang, pada akhirnya ia mengangguk dan berkata dengan getir: “Nona Lan, Kalau begitu kau harus berhati-hati … Semua pria besar yang berada disini benar-benar tak berdaya, dan kami hanya dapat menyusahkan gadis sepertimu, mempertaruhkan nyawamu kepada kami semua. Hal seperti ini sungguh-sungguh … “

“Tak perlu seperti demikian, Clan Leader Feng. Aku menyakini jika Clan Leader Feng memiliki kekuatan yang cukup, tentu saja kau pasti menjadi orang pertama yang akan keluar dari sini dan bertindak … matikan formasi segel itu dengan cepat, lalu aktifkan lagi segera setelah aku keluar. Sesudah aku mendapatkan makanannya, akan kuberi sinyal kepadamu melalui suara untuk menonaktifkan formasi segel sekali lagi. “

Meskipun rencananya ini disertai dengan risiko yang sangat tinggi, tampaknya rencana ini merupakan satu-satunya solusi sementara yang masuk akal untuk membebaskan mereka dari krisis yang dihadapi pada saat ini. Feng Baichuan berdiri dipintu masuk gua, membuka mulutnya, meneteskan darahnya ke segel dan berkata dengan penuh perhatian: “Kau harus berhati-hati!”

Bersamaan dengan suara Feng Baichuan tersebut, formasi segel berwarna merah muda itu menyala sebelum lenyap secara perlahan. Dengan longsword ditangannya, tubuh Lan Xueruo segera menembak dan melayang keluar sambil meninggalkan sebuah kilatan bayangan seperti hantu berwarna putih.

 

Translator / Creator: fatality