June 2, 2017

Against the Gods – Volume 2 / Chapter 109

 

World Ode of the Phoenix · Fragments (4)

Yun Che merasakan dirinya telah masuk kedalam purgatory (Api penyucian). Tanpa sepengetahuannya, suara magma yang sedang teraduk-aduk disampingnya sebenarnya adalah geraman ganas dari Purgatory Demon.

Purgatory Demon?

Phoenix Spirit sudah mengatakan sebelumnya bahwa tahap pertama adalah Purgatory Flame Demon, namun hanya terdapat gunung berapi dan lahar disini, dan tak terdapat sedikitpun tanda-tanda kehidupan didalam penglihatannya.

Yun Che berjalan lamban kearah depan. Hanya didalam api neraka Yun Che dapat benar-benar mengerti betapa menakjubkan kemampuannya untuk menahan api itu. Dan orang-orang yang lainnya hampir tak bisa bertahan dilingkungan ini dengan profound strength milik mereka, namun ia sama sekali tak merasakan ketidaknyamanan apapun. Tak terpengaruh oleh suhu tinggi ataupun nyala api, hal ini tak sedikitpun adil untuk mengatakan bahwa kekuatan ini adalah kekuatan yang dapat memberontak dan menentang langit.

Disaat itu ia berada pada langkahnya yang kesepuluh ketika ia tiba-tiba berhenti dijalurnya dan melihat kearah kiri menuju kolam lava yang dalam. Lava merah memancarkan suhu yang sangat tinggi. Lava bergejolak dengan hebat, melayang tinggi dan lebih tinggi lagi, serta bertambah semakin panas pada saat ini …. Tiba-tiba, kolam itu meluap dan sebagian besar lahar lava berhamburan dengan suara yang memekakkan telinga. Tubuh raksasa yang dilapisi oleh api itu menjulang tinggi dari lahar dan mendarat didepan Yun Che dengan ledakan suara yang merusak telinga.

Makhluk itu adalah raksasa api yang seluruh tubuhnya terbakar oleh api. Tingginya sekitar tiga puluh tiga meter, memiliki tubuh terbakar seluruhnya dengan api yang panas, dan memiliki dua mata yang ganas dikedua sisi kepalanya. Diatas kepalanya, terdapat juga dua tanduk api yang panjangnya sepuluh meter dan tanda emas yang tampak bersinar ditengah-tengah tanduknya.

Yun Che melangkah mundur dengan cepat dan menatap raksasa api yang tak masuk akal tingginya itu …. Apakah ini adalah Purgatory Flame Demon yang dikatakan oleh Phoenix itu?

“Jasmine? Ditingkat berapakah sobat besar kita kali ini?” Tanya Yun Che dengan cepatnya.

“Itu adalah True Profound Fire Beast tingkat tinggi. Dalam lingkungan yang begitu teriknya seperti ini, makhluk itu tak hanya dapat mengembalikan vitalitas dan profound strenght-nya dengan cepat, kekuatan api yang dilepaskannya juga sebanding dengan tingkat kekuatan pada Spirit Profound Realm! “Suara Jasmine seperti membawa nada peringatan.

Pada dasarnya, sebagai seorang yang berada ditingkat terendah pada Nascent Profound Realm, Yun Che tentu tak dapat bersaing melawan segala makhluk yang berada ditingkat True Profound Realm yang mana kekuatannya itu sebanding dengan makhluk yang berada ditingkat Spirit Profound realm. Namun, jika makhluk itu benar-benar murni binatang api, maka seharusnya hal ini tak menjadi masalah!

The Purgatory Flame Demon mengeluarkan raungan keras disaat matanya terkunci kearah Yun Che. Dibawah matanya terdapat mulut raksasa yang mengeluarkan belasan bola-bola berukuran besar dan nampak bola-bola itu sedang menciut dan berterbangan kearahnya.

Yun Che berdiri ditempat ia berada; Tak bergerak, membiarkan bola api itu mendarat kearahnya.

Poof, poof, poof, poof …

Bola api itu meledak ketika bersentuhan langsung dengan tubuh Yun Che. Kekuatan api yang begitu dahsyatnya telah dilepaskan,namun sesudah bola api itu menyentuh tubuh Yun Che, bola  itu menjadi seperti batu yang tenggelam didasar lautan, dan terbakar habis tanpa suara dan tak sedikitpun menyebabkan luka terhadap Yun Che. Dalam kilatan api yang sedang meledak itu, Yun Che bergegas menuju kearah Purgatory Flame Demon, dan iapun muncul didepannya dalam waktu sepersekian detik …. Tetapi, menghadapi Purgatory Flame Demon yang tinggi tubuhnya sekitar seratus kaki ini, tubuh Yun Che yang tampak terlalu kecil hampir tak dapat dibandingkan dengan dasar kaki milik Purgatory Flame Demon. Dengan raungan rendah, Yun Che mengaktifkan “Evil Soul” dan menghancurkan profound energy diatas betis Purgatory Demon tersebut dengan keras.

BAM !!

Serangan yang begitu kerasnya itu serupa dengan memukul bel perunggu kuno yang berat, dan hentakan tersebut menyebabkan rasa sakit yang hebat pada tulang tangan Yun Che. Namun, betis milik Purgatory Flame Demon yang baru saja diserang itu hampir tak menunjukkan pengaruh sedikitpun dan hanya terlihat api yang padam selama sesaat dan kemudian menyala kembali setelah beberapa saat kemudian.

Wah, tubuh yang kuat sekali … Yun Che diam-diam tersentak. Lagipula, Purgatory Flame Demon ini adalah True Profound Beast tingkat tinggi. Bahkan dengan Evil Soul yang aktif sekalipun, serangannya yang terkuat pada dasarnya tak dapat menyebabkan banyak kerusakan. Jika hal ini terus berlanjut, meskipun serangan Purgatory Flame Demon tak berpengaruh apapun terhadap Yun Che, maka serangan Yun Che pun juga tak akan menimbulkan pengaruh apapun terhadap Purgatory Flame Demon…

Karena telapak tangan tak dapat melukainya, maka …

Yun Che membelai tangan kirinya dan mengeluarkan harta karun milik cabang sekte Xiao yang paling berharga, Earth Profound Artifact yang tak tertandingi, Tiger Soul Sword. Yun Che mengkonsentrasikan profound energy-nya, dan menusuk Purgatory Flame Demon dengan beringasnya.

Meskipun ia benar-benar tak memahami konsep dari Earth Profound Artifact, ia tahu bahwa ditingkat atas Earth Profound Artifact adalah Sky Profound Artifact, dan diseluruh Blue Wind Empire, jumlah dari Sky Profound Artifact tak melebihi sepuluh. Dapat dibayangkan betapa berharga dan langkanya Earth Profound Artifact itu, serta artifact itu berada satu tingkatan lebih rendah jika dibandingkan dengan Sky Profound Artifact. Dengan Earth Profound Artifact ditangan, meskipun orang tersebut tak mengeluarkan sedikitpun profound energy miliknya, dan hanyalah orang yang biasa-biasa saja, ia dapat secara langsung membelah pertahanan dari praktisi Spirit Profound Realm.

Riiip ~~~

Dalam sepersekian detik ketika Tiger Soul Sword itu menyabet kearah tubuh Purgatory Flame Demon, Yun Che mendengar suara samar-samar seperti raungan harimau. Daerah api yang terserang cukup luas milik Purgatory Flame Demon itu padam selama beberapa saat dan menunjukkan tubuh hitamnya yang gelap. Sebuah potongan daging yang besar juga telah terpotong secara langsung oleh Tiger Soul Sword; Bercampur dengan api, daging itu terlempar sangat jauh.

“ROAARRRRR !!!”

Rasa sakit yang menimpa Purgatory Flame Demon itu telah membuatnya menjadi sangat marah dan melangkah menuju kearah Yun Che. Sementara itu, langit yang penuh dengan hujan api mengikuti alunan cakarnya, menyelimuti area dalam jarak radius ratusan kaki. Sebenarnya, True Profound Beast tak memiliki kemampuan untuk melakukan serangan api yang memiliki area luas, namun tembakan dari Purgatory Flame Demon ini telah meningkat beberapa kali lipat kekuatannya karena lingkungan yang berapi-api.

Bagi Yun Che, hujan api itu sebenarnya tak masalah baginya. Namun langkah berat dari Purgatory Flame Demon itu adalah sesuatu yang tak mudah untuk ditahan oleh Yun Che. Akibatnya, ia terpental dan mendarat sejauh ratusan kaki. Namun, kurangnya ketangkasan Purgatory Flame Demon ini sepenuhnya terlihat oleh Yun Che. Tanpa menunggu tubuhnya kembali stabil, ia bergegas kembali menuju hujan api dan meteorit tersebut. Ia meningkatkan kecepatannya hingga tahap maksimal, dan secara terus-menerus meninggalkan bayangan dirinya dengan menggunakan Star God’s Broken Shadow. Bayangan nyata dan palsu itu menjadi bercabang-cabang, menyebabkan Purgatory Flame Demon bingung menginjakkan kakinya disaat Yun Che mendaratkan pukulannya setelah ia memukul betis dari Purgatory Flame Demon sebelumnya.

Purgatory Flame Demon menjadi semakin ganas setelah mengalami luka secara beruntun. Ia menggunakan kekuatan api dan mengeluarkannya secara beringas dan terus-menerus, mengubah daerah disekitarnya menjadi lautan api. Yun Che menginjakkan kakinya dalam lautan api yang tingginya satu meter seolah ia sedang menginjak permukaan tanah tanpa sedikitpun cedera. Purgatory Flame Demon memiliki tubuh kekar yang sangat besar sehingga ia bergerak dengan lambat setiap kali tubuhnya diserang, Yun Che menghindarinya dengan mudah. Setiap kali ia berubah menjadi ilusi, ia akan menebas betis milik Purgatory Flame Demon dan mengukir potongan daging yang besar.

RIIIIIIP !!

Dengan pukulan keras yang lainnya, pedang itu menembus kedalam kaki Purgatory Flame Demon. Ia mengeluarkan raungan yang memekakkan telinga bersamaan dengan nyala api yang melonjak diatas tinju kanannya sebelum ia memukulkannya kepermukaan tanah.

Keadaan yang berbahaya muncul dari arah atas dan Yun Che melihat keatas juga. Segera setelah itu, ia bergerak mundur sepuluh langkah dengan Star God’s Broken Shadow tanpa berpikir lebih jauh.

BOOM!!

Purgatory Flame Demon menurunkan apinya yang begitu teriknya dan memicu serangkaian ledakan yang sangat besar. Suara itu tak kalah hebatnya dengan suara ledakan dari Sky Tremor Bomb. Meskipun Yun Che menghindarinya, namun ia masih terkena dampak akibat dari serangan itu. Tekanan yang besar membuat Yun Che mundur beberapa langkah, dan ia melangkah ke kolam lahar yang berada dibelakangnya.

Tepi kolam lava itu sangat dangkal dan tingginya hampir tak mencapai betis kaki Yun Che. Ia tak bergegas lagi, namun ia memegang Tiger Soul Sword dan berdiri diatas lahar sambil mengkerutkan alisnya; Tiba-tiba ia menyadari bahwa meskipun ia menebas lebih dari tiga puluh luka ke tubuh Purgatory Flame Demon ini dengan pedangnya, luka ditubuh Purgatory Flame Demon itu benar-benar lenyap sepenuhnya.

“Putri ini sudah memberitahumu bahwa Purgatory Flame Demon  ini memiliki kemampuan penyembuhan yang sangat kuat di lingkungan yang terik ini. Tak hanya nyala apinya yang tak bisa dipadamkan, bahkan luka biasa pada dirinya saja akan sembuh dalam waktu singkat. Paling tidak, membutuhkan sekitar lima hingga enam kali nafas untuk dapat pulih dari luka yang kau timbulkan. Bahkan jika kau terus melanjutkannya dengan cara seperti ini selama seratus tahun, hal itu pada dasarnya tak memungkinkan untuk menyebabkan kerusakan besar.”

Jasmine berkata dengan nada dingin, namun setelah ia selesai berbicara, ia berhenti sejenak dan mendadak berteriak, “Aku tahu! Seranglah tanda emas yang berada dikepalanya. Itulah lokasi dari titik kelemahannya. “

“Tanda emas?” Yun Che mengangkat kepalanya dan melihat kearah titik berwarna emas yang menyilaukan diantara tengah-tengah tanduknya.

“Profound aura-nya begitu lemahnya didaerah itu sehingga seharusnya tanda emas itu adalah titik kelemahannya. Cobalah menyerangnya kesana. “

Yun Che memiringkan kepalanya, namun masih berdiri ditempatnya dalam waktu yang lama tanpa melakukan hal apapun. hal ini disebabkan karena Purgatory Flame Demon  ini memiliki tinggi tiga puluh tiga meter. Dengan profound strength milik Yun Che pada saat ini, meskipun ia berada dalam pengaruh Evil Soul sekalipun, lompatan tertinggi yang ia bisa ia lakukan adalah dua puluh hingga dua puluh lima meter tingginya; Sudah pasti ia tak dapat menyentuh kening Purgatory Flame Demon  .

“Sepertinya aku tak punya pilihan selain mengambil kesempatan dan mencobanya!”

Yun Che menggertakkan giginya, dan berjalan secara perlahan kearah depan Purgatory Flame Demon. Setelah berhadapan dengannya dalam waktu yang cukup lama, perasaan berbahaya yang lainnya muncul dari atas kepalanya. Purgatory Flame Demon telah mengangkat tinju kanannya, dan dengan keras memukul kearah posisi Yun Che.

Ini adalah saat-saat yang ditunggu Yun Che. Dengan satu bayangan dari Star Gpd Broken Shadow, dalam sekejap ia bergerak mundur dengan jarak sekitar sepuluh langkah, dan menghindari serangan Blazing Fist (tinju api) milik Purgatory Flame Demon. Segera setelah itu, ia menarik napasnya dalam-dalam selama beberapa saat sebelum tinju itu mendarat kearahnya dan ia pun melompat dengan seluruh kekuatannya, dalam sekejap ia mencapai ketinggian lebih dari dua puluh meter.

BOOM!!

Terdengar benturan yang sangat keras dari arah bawah. Bahkan diudara sekalipun, ia masih bisa merasakan gelombang energi yang mengejutkan dari bawah kakinya. Disaat Purgatory Flame Demon mendaratkan tinjunya ke tanah, tubuhnya membungkuk dan dahinya turun setinggi delapan belas meter … yang mana dahinya berada dalam posisi diagonal dibawah Yun Che.

Selama ia berada diudara, terkecuali jika orang itu telah mencapai Sky Profound Realm dan dapat menggunakan profound energy-nya untuk meluncur dari udara, tak memungkinkan untuk memaksimalkan kemampuan diri sendiri selama berada di udara. Jangankan bergerak di udara, bahkan mengendalikan posisi arah terjun saja sulit untuk dilakukan. Namun, hal ini bukanlah masalah bagi Yun Che. Tubuhnya berayun-ayun, dan mengaktifkan Star God’s Broken Shadow untuk bergeser secara tiba-tiba sekitar tujuh meter dari arah samping diudara; Dengan tepat bergerak secara langsung diatas kepala Purgatory Flame Demon. Tubuhnya jatuh lurus kebawah disaat ia mencengkeram erat Tiger Soul Sword ditangannya ……

“Falling… Moon…. Sinking…. Star… HAAH!!””

Tiger Soul Sword tiba-tiba melepaskan cahaya yang intens bersamaan dengan raungan harimau yang terdengar jelas dan nyaring diseluruh tubuh Purgatory Flame Demon. Ditengah-tengah raungan harimau dan seruan perang dari Yun Che, Tiger Soul Sword mengarah tepat kearah titik terang pada dahi Purgatory Flame Demon sambil membawakan kekuatan dari Falling Moon Sinking Star serta menusuknya kedalam bagaikan mengiris sebuah tahu …. Tubuh pedang yang panjang itu menancap masuk beserta gagang pedangnya dibawah kekuatan serangan yang ekstrim.

Yun Che terjatuh ketanah dan dengan cepatnya ia menutup Evil Soul Profound Gate-nya sambil bernafas terengah-engah. Namun tubuh Purgatory Flame Demon itu sudah membeku ditempatnya. Beberapa saat kemudian, mendadak tubuhnya mengeluarkan raungan suara yang terdengar begitu sedih dan putus asa. Tubuh raksasa itu secara perlahan jatuh kedepan dan menabrak permukaan tanah dengan suara ledakan yang keras.

Nyala api ditubuhnya padam dengan cepat, sampai-sampai yang tersisa adalah beberapa batu bara kecil yang menampakkan tubuh hitamnya yang besar. Segera setelah itu, meskipun tubuhnya mulai hancur dan semuanya hilang seolah-olah tubuhnya itu terbuat dari asap. Dipermukaan tanah yang berwarna merah itu, hanya Tiger Soul Sword yang telah membunuhnya dalam sekali serangan saja yang tersisa disana.

“Ber …. Berhasil! “Yun Che mengangkat Tiger Soul Sword dan menarik napas panjang.

Dan kali ini, pemandangan dihadapannya tiba-tiba berubah. Ditengah-tengah perubahan itu, pemandangan itu seperti sedang berputar-putar dan terlihat kabur, dan ketika semuanya dalam keadaan stabil, tanah merah, gunung berapi dan kolam lahar …. Semuanya hilang. Dan tergantikan oleh hamparan yang kosong, sebuah tempat yang terlihat begitu datar hingga permukaannya yang tidak rata tak dapat terlihat.

“Ujian tahap kedua: Arrows of the Phoenix.”

Translator / Creator: fatality