May 21, 2017

Against the Gods – Volume 2 / Chapter 105

 

Black Demon

Jalanan lembah yang sempit dan terjepit diantara dua pegunungan itu menjadi satu-satunya pintu gerbang pada desa kecil yang terasingkan dan jauh dari urusan duniawi ini; Namun sekarang, satu-satunya gerbang ini benar-benar terhalang oleh sekelompok orang yang memancarkan aura seperti serigala liar. Masing-masing dari mereka memberikan tatapan ganas dan mengolok-ngolok kepada kerumunan orang yang dipenuhi oleh rasa takut dihadapan mereka.

“Sudah kukatakan berulang kali, kami hanyalah sebuah desa kecil yang biasa saja. Tak ada sesuatu yang disebut dengan harta karun disini, apalagi orang yang kau cari.” Feng Baichuan mengepalkan tangannya erat-erat disaat ia mencoba untuk tak membiarkan emosinya meledak. Setiap orang jahat yang berada didepan mereka akan jauh lebih unggul daripada siapapun orang yang berada disukunya; Ini adalah sekelompok penjahat yang tak mungkin mereka bisa lawan.

“Sebuah desa kecil yang biasa-biasa saja? Hahahaha, apakah desa kecil yang biasa-biasa saja dapat terletak pada pusat Ten Thousand Beast Mountain Range ini? Apakah mungkin desa ini menjaga sebuah segel yang aneh? Dimataku, kalian jelas-jelas merupakan wiltering guardian family! “

Diiringi oleh gelombang tawa yang terdengar gila, seorang pria separuh baya berwajah galak dan mengenakan topi berwarna hitam keluar dari kerumunan Black Demon Mercenary Group. Ketiga pria yang mengikutinya dari belakang tersenyum jahat dan memancarkan profound aura yang kuat, cukup untuk membuat wajah Feng Baichuan menjadi pucat. Orang itu melihat dengan bingung kearah Feng Baichuan dan mencemoohnya, “Ayah disini adalah ketua pada kelompok ini, Captain Black Demon dari Black Demon Mercenary Group. Kami sama sekali tak berminat untuk membantai para sampah seperti kalian, jadi aku akan memberimu satu kesempatan terakhir sekali lagi. Yang perlu kau lakukan hanyalah menyerahkan harta karun dan si cantik itu, lalu aku akan bersumpah demi tahtaku sebagai Kapten bahwa kami akan pergi tanpa menyentuh satupun orang yang ada disini. Namun, jika kau masih tak menghargai kebaikan hatiku ini,” Black Demon mengayunkan Wolf Fanged Mace ditangannya dan tertawa terbata-bata: “Kami tak akan keberatan untuk membantai seratus orang atau lebih.”

Suara tangisan cemas yang terdengar pelan sedang bergema. Setiap orang yang berada dibelakang Feng Baichuan berwajah penuh kemarahan dan ketakutan; Beberapa anak kecil meringkuk dalam pelukan ibu mereka sambil gemetaran dan menangis keras karena takut. Beberapa tetua gemetar ketakutan karena perasaan marah yang berlangsung secara terus-menerus: “Kau pencuri biadab … kau pasti akan menerima pembalasan kelak.”

Feng Baichuan menjawab dengan gigi yang berkertak rapat: “Ketika aku mengatakan tak ada apa-apa, berarti memang tak ada apa-apa! Bahkan kami, tak tahu segel apa itu! Bahkan jika kau membunuh kami semua, masih mustahil bagi kami untuk mengetahuinya. “

“Oh, ho! Kau benar-benar bersikeras rupanya. Tampaknya kau tak akan mau jujur ​​jika tak ada pertumpahan darah. Baiklah, kita punya banyak waktu untuk bermain-main denganmu secara perlahan.” Black Demon tertawa dengan jahat dan kemudian melirik pria separuh baya yang membawa kapak dibelakangnya:” Blacky, pergilah dan beri mereka pelajaran untuk diriku! Bunuh atau lumpuhkan mereka sesuka hatimu.”

“Baiklah! Kapten! ” Seseorang yang disebut sebagai “Blacky ” membawa alat pemotong yang besar dan berjalan keluar, mengayunkan pedang besarnya kearah sekeliling untuk dipamerkan, dan menjilat ujung bibirnya sambil menatap sedih, seolah-olah ia sedang melihat sekumpulan semut: “Mereka yang tak tahu telah membuat sebuah kesalahan, biarkan kakek ini datang dan memberimu pelajaran.”

Setelah selesai berbicara, pedangnya mengayun lurus kearah Feng Baichuan.

“Jangan berpikir bahwa kau dapat melukai Clan Leader kami!!”

Ketiga tetua yang berada dibelakang Feng Baichuan bergegas keluar secara bersamaan dan menghadap kearah Blacky. Ketiga tetua itu semua berada ditingkat kesepuluh pada Elementary Profound Realm, bahkan jika Feng Baichuan termasuk didalamnya, tak mungkin bagi mereka untuk dapat menghadapi Blacky yang berada ditingkat keenam pada Nascent Profound Realm ini. Serangan pertama Blacky ini secara langsung memotong pertahanan profound energy milik elder pertama dengan aura pedang Blacky yang sangat kuat, meninggalkan luka darah yang panjang didada kirinya.

“Mountain Splitting Blade!”

Blacky tertawa terbahak-bahak dan kemudian kekuatan pedangnya menjadi semakin ganas. Ia tak terlahir dalam sekte; Dengan demikian ia tentu saja tak memiliki profound arts apapun. Namun, meskipun profound skill-nya berada ditingkat yang terendah, mengingat tingkat profound strength-nya yang hebat, meskipun ia tak menggunakan profound skill apapun, ia masih bisa menghancurkan Feng Baichuan dan yang lainnya dengan begitu mudah. Pengaktifan profound skill miliknya bagaikan badai pada musim gugur yang menyapu bersih daun-daun yang telah berguguran. Kemanapun pedangnya mendarat, luka-luka dari setiap elder pasti berhamburan. Ia menambahkan sebuah tendangan dadakan yang mendarat dengan sangat kencang diperut bawah Feng Baichuan, melemparkannya sejauh tiga meter sambil menyemburkan banyak darah dari mulutnya.

“Clan Leader !!”

“Ayah!”

Sambil menangis, Feng Zu’er dan Feng Xian’er bergegas menyingkir dari pelukan Feng Caiyun, melemparkan diri mereka kearah samping Feng Baichuan, dan menarik tubuhnya. Ketiga tetua itu semuanya jatuh ketanah. Darah mengalir dari luka mereka bersamaan dengan wajah mereka yang penuh dengan keputusasaan.

“Hehe, kedua anak nakal ini pastilah anak laki-laki dan perempuanmu?” Blacky menyeret pedangnya dan berjalan selangkah demi selangkah menuju kearah Feng Baichuan untuk berkata dengan sinisnya, “Mari kulihat apakah kau masih bersikeras menutup mulutmu setelah kupahat keluar mata anak perempuanmu ini!”

Ditengah-tengah pupil mata Feng Baichuan yang mulai mengkerut ini, tiba-tiba ia membentangkan tangannya dan meraih Feng Xian’er yang diteror.

“Berhenti!!”

Sebuah teriakan yang terdengar marah dan lembut datang dari arah samping, dan disaat yang bersamaan, cahaya salju berwarna putih melayang bagaikan meteor. Reaksi Blacky begitu cepat juga; Dia mencabut tangannya dan dengan panik mundur disaat pedang panjang berwarna putih bagaikan batu giok secara tepat menusuk ke posisi dimana ia berdiri tadi. Keringat dingin meletus dari seluruh tubuhnya. Setelah pertukaran itu, sesosok berwarna putih salju mendarat dan menarik pedang gioknya dari tanah serta mengarahkannya kearah Blacky dan menatapnya dengan dingin dipenuhi oleh perasaan amarah.

Suara terengah-engah dan tegukan segera terdengar dari arah Black Demon Mercenary Group disaat Lan Xueruo muncul. Mereka semua menatap kearah Lan Xueruo dengan mata yang hampir menonjol keluar seperti orang linglung; Ekspresi mereka menjadi lesu, dan sejumlah besar air liur tanpa sadar mengalir keluar.

“Ka … Kapten! Itu! Itu dia!” Pria broadaxe yang kemarin berseru dengan gembira kepada Black Demon: “Aku tak membohongimu kan? Bukankah ia seperti seorang peri? “

Kedua mata Black Demon terbuka lebar karena menatap wanita itu, dan kedua tangannya mulai gemetaran. Ia dengan keras menelan ludahnya dan mendesis: “Cantik! Benar-benar cantik! Sial, ternyata memang benar ada wanita cantik didunia ini! Wanita-wanita yang pernah ayah mainkan sebelumnya ini sangat tak enak untuk dipandang, jika dibandingkan dengan wanita itu! “

“Kita harus mendapatkan wanita itu! Jika aku bisa tidur dengan wanita seperti itu untuk semalam, akan lengkap sudah hidupku ini. “

“Hehe, karena ia sudah muncul keluar, bukankah ia sudah menjadi milikmu.” Pria broadaxe itu tersanjung, “Namun, meskipun ia terlihat muda, profound strength-nya benar-benar telah mencapai True Profound Realm. Jika ketua menginginkannya, maka diperlukan sedikit usaha untuk melakukannya. “

“Ayah dan Black Tiger, Black Devil, Black Wolf, yang mana semuanya berada ditingkat True Profound Realm, selain itu terdapat ratusan saudara-saudara kita lagi, apakah itu masih belum bisa menghadapi si cantik kecil itu? Hahahaha.” Black Demon mengusap-usap tangannya dan tertawa terbahak-bahak. Dimatanya yang penuh dengan gairah itu, seolah-olah Lan Xueruo itu sudah menjadi miliknya.

“Blacky, mundurlah. Biarkan aku sendiri yang akan menangani si cantik kecil ini. “

Blacky mematuhinya dan mundur kembali. Orang-orang dari Black Demon Mercenary Group semuanya melirik kearah Lan Xueruo, tetapi mereka hanya bisa menelan ludah mereka sendiri. Mereka hanya bisa berfantasi, karena hanya Black Demon saja yang bisa menikmati wanita seperti itu.

“Hei cantik, siapa namamu? Berapa usiamu tahun ini?” Black Demon dengan mesumnya bertanya sambil membawa Wolf Fanged Mace-nya serta menampakkan mulutnya yang bau dan gigi kuning yang menjijikkan.

Aura profound strength yang dipancarkan oleh tubuh Black Demon membuat Lan Xueruo mengencangkan alisnya … Tingkat ketiga dari True Profound Realm, ia berada ditingkat yang sama dengannya. Lan Xueruo menahan napasnya; Ekspresinya tetap acuh tak acuh disaat ia dengan perasaan dingin berteriak: “Kalian semua adalah kelompok tentara bayaran. Kalian seharusnya hanya melakukan pekerjaan setelah mendapatkan komisi dari orang-orang, kalian bukanlah kelompok bandit! Semakin banyak kalian melakukan ketidakadilan, semakin besar kemungkinan kalian akan mendapatkan Wrath of Heaven (Amarah surga)! Ini bukanlah tempat yang seharusnya kalian tempati. Pergilah segera! “

Aura dan keagungan surgawinya sedikit menyerang indera Black Demon, dan menyebabkan tulang-tulangnya menjadi lemas disaat melihatnya dari jarak dekat. Sekali lagi ia menelan ludahnya dan tertawa terbahak-bahak: “Pergi dari sini? Dengan senang hati, dengan senang hati. Karena si cantik kecil ini telah membuka mulutnya, maka hal ini bisa dengan mudah diselesaikan. Jika kau setuju untuk mengikutiku dan menjadi wanitaku, aku, Black Demon, akan berjanji untuk segera pergi dan tak akan pernah kembali lagi ketempat ini sepanjang hidupku. Si cantik kecil, bagaimana menurutmu?”

“Kurang ajar!” Lan Xueruo berteriak marah, lalu menyadari secara langsung bahwa kedua kata itu tidaklah pantas. Dengan tambahan amarah dipuncak amarah, ia tahu bahwa tak ada gunanya untuk mengatakan sesuatu seperti ini terhadap kelompok penjahat ini, dan langsung menusuk kearah Black Demon itu … Satu-satunya hal yang bisa dipikirkannya untuk dapat mengatasi krisis pada saat ini adalah mengalahkan Black Demon ini, tangkap dia, dan kemudian paksa Black Demon Mercenary Group untuk mundur.

Black Demon tak menyangka bahwa Lan Xueruo akan menyerang secara tiba-tiba dan dengan panik ia mengangkat Wolf Fanged Mace-nya untuk memblokir serangan itu, ia pun terbingung selama beberapa sesaat karena serangan pedang beruntun yang dilakukan oleh Lan Xueruo.

Kilatan berwarna emas menyelimuti seluruh pedang Lan Xueruo. Refleksi pedang itu begitu indah dan cepat sehingga kilauan itu menyebabkan Black Demon menjadi silau. Hanya terdengar dua suara *rip rip* ketika light armor ditubuh Black Demon langsung terbelah menjadi dua, dan bahkan profound energy pelindungnya terbelah seperti sepotong daging yang secara tiba-tiba berterbangan keluar.

Tentara bayaran dari Mercenary Group Black Demon semuanya bingung. Gadis yang tampak berusia tujuh belas hingga delapan belas tahun ini, benar-benar melukai Group Leader Black Demon mereka dalam sekejap ketika Lan Xueruo menyerang … Black Demon adalah seseorang dengan profound strength pada tingkatan ketiga True Profound Realm!

Amarah Black Demon juga meletus disaat ia menerima serangan pedang dari Lan Xueruo yang entah itu ringan atau berat. Ia mengeluarkan raungan keras dan mengayunkan Wolf Fanged Mace miliknya; Tiga baris berbentuk ular memercikkan gelombang aliran listrik yang secara misterius muncul diatas gadanya, dan perasaan akan kekuatan yang berbahaya dilepaskan dengan suara “Bzzzzzt”.

Profound skill atribut listrik? Lan Xueruo sedikit ketakutan didalam hatinya. Pemimpin dari sebuah kelompok tentara bayaran yang biasa-biasa saja, dapat memiliki kemampuan Profound skill atribut listrik.

“Mad Snake Thunder Dance!”

Kilatan dahsyat yang menyelimuti Wolf Fanged Mace itu membentuk busur lingkaran raksasa disekitar Lan Xueruo. Tak dapat menghindarinya, pedang Lan Xueruo yang megah bersinar dengan cahaya emas dan menangkal serangan itu dengan tubuh pedang.

Ding !!

Percikan api berterbaran dari berbagai arah; Pedang giok Lan Xueruo langsung berlapiskan pinggiran yang sangat tebal, dan dampak kekuatan besar tadi membuat Lan Xueruo terpental kebelakang. Namun, disaat kakinya menyentuh tanah, ia kembali melangkah maju menuju kearah Black Demon. Sebuah cahaya emas melintas melalui matanya yang indah sambil menggumamkan nyanyian lembut yang hanya ia sendiri yang dapat mendengarnya …

“Mon … arch … Sword …”

Karena menundukkan Black Demon merupakan satu-satunya harapan untuk dapat menyelesaikan krisis ini, Lan Xueruo tak punya alasan lagi untuk menahan dirinya. Ia menusukkan pedangnya lurus kearah Black Demon dengan profound skill-nya yang terkuat.

Begitu pedang itu disodorkan, tatapan Yun Che tiba-tiba menjadi kacau … Karena gaya pedang yang saat ini digunakan oleh Lan Xueruo adalah gaya pedang yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Jelas tusukan pedang itu hanyalah sebuah gerakan pedang yang biasa-biasa saja, tak hanya pedang itu terlihat terdorong dengan keras dan dominan, namun pedang itu juga membawa perasaan bangga yang terlihat samar-samar; Seolah-olah itu bagaikan seorang pemimpin arogan yang sedang memandang dunia begitu rendahnya, tak tertandingi dan tak ada yang dapat menghentikan langkahnya.

Karena “Mad Snake Thunder Dance” memiliki kekuatan yang sangat besar dan hebat, Black Demon tak pernah menduga bahwa Lan Xueruo benar-benar bisa menghalangi ” Mad Snake Thunder Dance ” dan serangan balasannya begitu cepat. Ia mengangkat Wolf Fanged Mace-nya dan menghalangi serangan yang ada dihadapannya, namun disaat ujung pedang menyentuh Wolf Fanged Mace, ekspresi Black Demon tiba-tiba berubah dengan sangat; Karena dari tubuh senjatanya, terdapat kekuatan hebat yang tak dapat ditahan olehnya. diiringi dengan suara “ding”, tubuhnya terlempar kebelakang dengan kencang, dan Wolf Fanged Mace ditangannya juga tiba-tiba terlepas dari cengkeramannya dan melayang jauh sekali. Tetapi, kecepatan pedang Lan Xueruo itu tak melemah sedikitpun; Ujung pedangnya terarah lurus kearah bahu kiri Black Demon, menembus pelindung profound energy-nya seolah-olah itu seperti memotong sebuah tahu, dan ujung pedangnya muncul keluar dari belakang bahunya … Dan dalam sekejap membentuk sebuah lubang yang jelas dibahunya.

 

Translator / Creator: fatality