December 2, 2016

Against the Gods – Volume 1 / Chapter 52

 

Seed of the Evil God – Fire (5)

“Benda apa ini…?” tanya Yun Che takjub sambil menatap batu bulat berwarna merah membara di tangannya. Pemuda itu memang menggenggamnya, namun dia tidak dapat memperkirakan dengan pasti berapa berat ataupun temperaturnya. Benda kecil itu mengeluarkan cahaya yang menyala, berkobar-kobar, dalam warna merah yang tampak begitu familiar, namun pada waktu yang bersamaan, Yun Che juga merasa asing dengan warna merah tersebut seolah ia belum pernah melihatnya sebelumnya.

Meskipun kini detakan jantungnya sudah mulai normal, tidak menggila seperti tadi, namun mendadak profound vein di dalam tubuhnya gemetaran hebat, membuat pembuluh darah di sekujur tubuhnya mendidih meletup-letup. Suatu perasaan aneh pun ikut menyerang dada Yun Che saat ini… Dia yakin sekali tidak pernah melihat batu kecil berwarna merah ini sebelumnya tetapi ketika ia menggenggamnya di dalam tangannya, entah kenapa ia merasa sangat tenang dan lega sekali, seolah batu kecil itu memang miliknya dan akhirnya kembali padanya.

“Tuan putri ini tidak tahu benda apa itu, tapi tuan putri ini yakin sekali Flame Dragon itu akan menghabisimu jika dia tahu,” Jasmine berbisik dari dalam Sky Poison Pearl, raut di wajah mungilnya berubah serius. Walaupun gadis itu sudah berkali-kali membujuk Yun Che, namun ia tidak berhasil menghentikan Yun Che melakukan hal-hal yang dapat membahayakan jiwanya, lagi dan lagi…. Setelah semua yang telah ia katakan dan mereka lakukan, tetap saja inilah akhir yang mereka dapatkan.

Jika saja hidupnya tidak bergantung pada Yun Che, Jasmine ingin sekali menggunakan tangannya sendiri dan menampar keras pemuda yang ceroboh dan tak kenal takut ini, agar ia berhenti cari mati!

Hanya beberapa saat setelah Jasmine menuntaskan ucapannya, suara raungan naga yang menggetarkan tanah di sekitarnya kembali terdengar dari luar gua!

“ROOAR!! Manusia-manusia jahannam! Jadi kalian benar-benar berniat untuk mencuri harta karun milik sang raja ini! Kalian semua, bajingan menjijikkan, sungguh tidak dapat dimaafkan… tidak dapat dimaafkan!!!”

Sepuluh orang yang sudah mencapai tingkat kesepuluh Sky Profound Realm saja belum tentu bisa menang bertarung dengan makhluk yang berada di tingkat terendah Emperor Profound Realm, apalagi hanya seorang yang ditingkat kesepuluh Sky Profound Realm dan empat orang praktisi yang masih berada di bawah tingkat keenam Sky Profound Realm. Dalam sekejap mata, setelah Flame Dragon mengerahkan kekuatannya yang sesungguhnya, lima orang anggota Guild Burning Heaven itu terpaksa dipukul mundur. Gelombang api berbentuk naga tersebut bukan hanya panas, tapi juga membawa kekuatan besar bertubi-tubi yang mampu menyeret kelima orang dari Guild Burning Heaven itu ke dalam liang lahat mereka sendiri.

Saat ini, ketika kelima praktisi terbaik Guild Burning Heaven tersebut tampak pasrah kehilangan harapan,  mendadak Flame Dragon mengeluarkan raungan yang keras, mengamuk. Seluruh tubuhnya mengeluarkan aura luar biasa yang mampu membuat manusia gemetaran ketakutan, dan ia pun kembali meraung keras, memperlihatkan betapa besar kemarahannya saat ini. Di dalam raungan tersebut, sebuah bola api sebesar beberapa puluh meter dimuntahkan ke arah lima orang tersebut, membuat kelimanya menjerit panik… Namun, Flame Dragon mengakhiri serangannya pada lima orang itu, kemudian memutar tubuhnya, melesat murka, kembali ke goa tempatnya bersarang.

Kelima orang dari Guild Burning Heaven itu pun memanfaatkan kesempatan untuk kabur dalam keadaan terluka parah dan kelelahan setelah menerima serangan api Flame Dragon, mereka masing-masing mendapatkan luka bakar yang berbeda-beda; sebagian besar rambut, janggut, dan bahkan baju yang mereka kenakanpun sedikit terbakar. Sambil menatap kepergian Flame Dragon, kepanikan masih menguasai mereka.

“Apa yang terjadi? Kenapa makhluk itu tiba-tiba kabur kembali ke sarangnya?” salah seorang dari mereka bertanya dengan nafas terengah-engah.

“Kalau mendengar apa yang baru dikatakan oleh makhluk itu, sepertinya ada yang memanfaatkan pertarungan kita dan mencoba untuk menyelinap ke sarangnya…”

“Untuk apa mempedulikan hal itu sekarang! Cepat mundur! Kita sudah cukup beruntung tidak mati di tempat setelah menantang bertarung seekor Emperor Profound Beast!”

“Sudahlah, ayo kita cepat kabur!”

Kelima orang terbaik dari Guild Burning Heaven itu tidak berani terus menetap di sana; setelah mengumpulkan sisa tenaga mereka dan tanpa menoleh lagi ke belakang karena terlalu ketakutan, mereka pun kabur. Saat ini, dalam benak mereka, kelimanya memikirkan satu hal yang sama… Ketika mereka kembali ke Guild Burning Heaven nanti, mereka akan mencari informan yang mengatakan bahwa Flame Dragon hanyalah selevel Sky Profound Beast, dan mereka akan mengeroyoknya bersama-sama.

Di dalam goa, Yun Che merasakan bahaya yang datang mengarah ke tempatnya berpijak saat ini. Pemuda itu mengernyitkan kedua alisnya, tidak berani mengulur-ulur waktunya lagi, dan segera melesat menuju ke pintu goa secepat yang ia bisa. Namun, sebelum ia sempat mengambil satu langkah saja, terdengar suara hentakan kaki yang memekakkan telinga, datang dari arah depannya bersama gelombang amarah yang diikuti dengan hembusan udara panas membara yang menerpa wajah Yun Che. Dinding dan lantai goa bergetar pelan, dan tidak lama kemudian, kepala raksasa Flame Dragon muncul di hadapan Yun Che.

Aura yang dikeluarkan oleh Yun Che sangatlah lemah hingga membuat Flame Dragon tercengang selama beberapa detik. Tapi ketika ia menyadari batu bulat berwarna merah itu di tangan Yun Che, kedua matanya yang besar berkilat tajam, berapi-api: “Dasar manusia lancang, berani-beraninya mengincar harta karun sang raja ini! Bersiaplah menghadapi murka sang raja!”

Sial!!

Yun Che berubah cemas ketakutan; namun ia buru-buru menenangkannya dan berusaha mencari cara untuk kabur, Tentu saja, jelas sekali Yun Che akan mengembalikan batu kecil di tangannya tersebut dengan patuh… Namun, tidak mungkin Flame Dragon akan memberinya kesempatan untuk berbicara; kekuatannya yang besar tidak akan membiarkan Yun Che bergerak satu senti pun, dan pada detik berikutnya, ia akan membakar Yun Che sampai jadi serpihan abu.

“Jika kau tidak mau mati, kalau begitu berhentilah atas nama tuan putri ini!”

Bayangan kematian memudar bersamaan dengan suara merdu dengan nada dingin yang mendadak terdengar dari arah atas. Pada waktu yang sama, tekanan yang sangat kuat menyelimuti seluruh goa tempat tinggal Flame Dragon tersebut.

Flame Dragon menghentikan gerakannya, kemudian tubuhnya mulai gemetaran tidak karuan di bawah tekanan yang besar ini. Makhluk itu mengangkat kepalanya, menatap gadis berambut merah yang tiba-tiba muncul, melayang-layang di udara; amarah di mata besarnya berubah menjadi kaget dan… ketakutan.

Aura yang dikeluarkan oleh sang dewi ini sangat besar melebihi bayangannya. Dengan tekanan kekuatan yang sebesar ini, naga tersebut merasa sekecil semut yang bisa dienyahkan menjadi abu dalam sekejap. Tekanan yang besar itu mampu membuka mulut makhluk tersebut, dan mengeluarkan suaranya yang gemetaran: “Siapa… Siapa kau!”

“Kau tidak punya hak apapun untuk mengetahui nama tuan putri ini,” ucap Jasmine dengan raut dingin. Mata indahnya melirik tajam pada naga tersebut. “Aku menginginkan goa milikmu ini! Jika kau tidak mau mati di tanganku, sebaiknya kau segera enyah dari hadapan tuan putri ini,”

Yun Che mengangkat kepalanya dan menatap pada Jasmine: ia juga merasa kaget… Tekanan aura yang dikeluarkan oleh gadis ini tidak disangka-sangka mampu menghentikan Emperor Profound Beast ini! Sebenarnya seberapa tinggi tingkat kekuatan profound miliknya?

Namun, pada saat yang sama, Yun Che tersadar bahwa Flame Dragon tidak lagi gemetaran.

“Hehe.” Flame Dragon terkekeh-kekeh: “Sang raja ini akhirnya mengerti sekarang; kalian berdua sungguh manusia yang licik, bisa-bisanya berpura-pura mengeluarkan aura sebesar itu dan berkata dengan arogan! Meskipun sang raja ini tidak tahu metode apa yang kalian gunakan untuk mengeluarkan tekanan sebesar ini, namun apakah kau pikir sang raja ini bodoh seperti kalian?”

Jasmine menaikkan satu alisnya: “Kau… cari mati?”

“Tentu saja sang raja ini tidak cari mati, dan sama sekali tidak berniat untuk mati; tapi jika hanya kalian berdua, rasanya tidak akan cukup untuk membunuh sang raja ini!” Flame Dragon melanjutkan dengan nada penuh sarkasme: “Jika kau memang memiliki kemmampuan untuk membunuh sang raja ini, maka kalian akan mencuri harta karun sang raja ini terang-terangan. Sebaliknya, kenapa kalian malah diam-diam menyelinap kemari sementara sang raja ini tengah bertarung dengan para manusia bodoh yang lainnya tadi… Jika kau memang memiliki kemampuan untuk membunuh sang raja ini, maka ekspresi di wajah pemuda itu tidak akan setakut itu saat dia melihatku!”

Hati Yun Che mendadak gemetar ketakutan; kecerdikan seekor naga memang tidak bisa dibandingkan dengan profound beast biasa!

“Dan kau, bocah, tatapanmu memang dingin dan tajam; nafsu membunuh yang kau keluarkan pun cukup mengejutkan sang raja ini. Memiliki tatapan penuh nafsu membunuh seperti itu, kau pasti sudah membunuh banyak sekali makhluk hidup lainnya. Jika kau memang ingin membunuh sang raja ini dan memang memiliki kemampuan untuk melakukannya, kau akan langsung melakukannya, bukannya malah berbicara pada sang raja ini. Umurmu masih cukup muda; namun dengan kecepatan perkembangan manusia, mustahil sekali kau bisa memiliki tekanan aura sebesar ini pada usia yang masih muda. Semua ini pastilah hanya ilusi, dan sang raja ini tidak sebodoh itu untuk jatuh dalam tipuan semacanm itu!”

“Mengincar harta karun sang raja, juga berniat untuk menipunya, bagaimana mungkin sang raja ini bisa memaafkanmu! Enyahlah jadi abu!”

Flame Dragon membuka mulutnya lebar-lebar, dan tiba-tiba melemparkan bola api membara ke arah Yun Che.

“Thump!” bersamaan dengan kekuatan besar yang mendorong bahu Yun Che, melemparkannya cukup jauh, ia berhasil menghindari serangan dari Flame Dragon sementara Jasmine berdiri di tempat Yun Che berdiri tadi. Wajah putih dan halusnya itu menyiratkan nafsu membunuh yang luar biasa: “Karena kau cari mati… maka tuan putri ini akan mengabulkan permintaanmu tersebut!”

Fwoosh!!

Gelombang energi profound yang besar sekali keluar dari tubuh Jasmine. Profound auranya sangatlah mengerikan; aura yang sebelumnya tidak memiliki bentuk tersebut mulai bergulung membentuk badai bergemuruh, kemudian dengan cepat memadamkan api membara sang naga.

Yun Che, yang terlempar ke sudut, kepalanya menghantam batu dan kehilangan kesadarannya selama beberapa saat. Ketika ia tersadar, ia segera menemukan sosok Jasmine, kedua matanya membelalak lebar, dan ia pun berteriak: “Jasmine! Hentikan! Kau mau mati, huh!!”

“Bukankah semua ini salahmu! Jika kau mati, tuan putri ini juga akan mati!!”

Jasmine berteriak kesal tanpa mengalihkan tatapan penuh nafsu membunuhnya itu dari sosok Flame Dragon. Sementara itu, di bawah tekanan aura profound dan nafsu membunuh yang luar biasa mengerikan itu, Flame Dragon membeku di tempat, dan kedua mata besarnya dipenuhi oleh ketakutan dan rasa tak percaya. Ia sama sekali tidak percaya seorang gadis kecil seperti ini mampu mengeluarkan aura profound sebesar ini!

“Matilah kau sekarang… Star God’s Brilliant Annihilating Slash!”

“Jasmine hentikan!!” tindakan Jasmine membuat Yun Che pucat pasi ketakutan. Sebelum ia mampu berdiri, tubuh ramping Jasmine sudah melesat terbang ke arah Flame Dragon; kemudian, layaknya bintang jatuh pada langit malam, ia menembus tubuh Flame Dragon…

Seketika itu, tiap elemen yang ada di langit dan di bumi seakan berhenti berputar; angin pun berhenti berhembus, dan lidah api berhenti berkobar, semua suara terhenti, dan bahkan teriakannya sendiri pun tak dapat didengar… Tubuh raksasa Flame Dragon membatu di tempat dan luka menyilang yang disebabkan oleh serangan tersebut jelas terlihat di tubuhnya, mengalirkan darah segar.

“Tidak… mungkin….”

Pupil mata Flame Dragon mengecil menyiratkan keterkejutannya, seakan ia baru saja melihat pemandangan yang paling mengerikan dan tak dapat dipercaya di seluruh dunia. Kemudian, kedua matanya tersebut mulai kehilangan warna dan fokusnya… tubuh raksasanya terbelah menjadi empat bagian dan kemudian berceceran di atas tanah.

Flame Dragon yang hebat dan luar biasa kuat, telah binasa di tangan Jasmine.

Bahkan ketika tetua Guild Burning Heaven, Fen Moli, menggunakan Burning Heaven Blade, ia hanya bisa menorehkan luka kecil di tubuh Flame Dragon yang kuat dan tebal. Namun Jasmine, tanpa senjata apapun, hanya menggunakan tangannya yang putih dan halus, mampu memotong-motong tubuh Flame Dragon, seakan tubuhya terbuat dari tahu.

Melihat tubuh Flame Dragon terpotong-potong menjadi empat bagian, entah kenapa langkah kaki Yun Che jadi terasa berat. Kemudian jantungnya mendadak nyaris berhenti berdetak ketika ia memandang jauh ke depan. Setelah meneriakkan nama Jasmine, pemuda itu segera berlari menuju ke arahnya.

Saat ini, tubuh Jasmine terkulai di lantai; wajah, leher, serta kedua tangan dan kakinya terlihat luar biasa pucat, tanpa sedikit pun warna kehidupan disana. Meskipun ia hanya mengeluarkan kekuatan profound dalam jumlah besar selama beberapa detik, namun hal itu mampu membuat racun di dalam tubuhnya yang telah menggerogoti jiwanya terbangun kembali. Proses penetralan dan penekanan racun mematikan tersebut selama beberapa bulan belakangan di dalam Sky Poison Pearl sudah tidak lagi berguna dalam sekejap.

“Jasmine!” Yun Che bersimpuh di sisi Jasmine; ia meletakkan tangan kirinya pada bahu kurus Jasmine dan dengan seluruh kekuatannya, ia mengerahkan kekuatan penetralan Sky Poison Pearl pada tubuh Jasmine. Namun, racun mematikan di dalam jiwa Jasmine sudah terlalu kuat menguasai tubuh gadis kecil tersebut; bahkan dengan kecepatan penetralan Sky Poison Pearl, rasanya sudah tidak mungkin sekali untuk menekan serangannya yang mematikan. Tubuh Jasmine perlahan mulai terasa dingin, dan sedikit demi sedikit menjadi semakin transparan bagai hanya sebuah ilusi semata…

“Kali ini… mungkin… aku… akan benar-benar… mati…” Jasmine mengerang pelan; suaranya sepelan tiupan angin yang lembut, dan sinar matanya yang biasanya dipenuhi oleh keangkuhan dan sikap yang dingin, saat ini berkilat penuh kehampaan dan kepedihan yang menyayat hati…

Translator / Creator: Bewie