November 30, 2016

Against the Gods – Volume 1 / Chapter 50

 

Seed of the Evil God – Fire (3)

“ROOOOOOARR!!!!”

Tiba-tiba, terdengar suara raungan yang sangat keras dari dalam goa raksasa tersebut, bahkan cukup keras untuk membuat tanah di sekitar mereka bergetar hebat dan langit pun ikut bergetar. Walaupun jarak Yun Che saat ini cukup jauh dari goa itu, namun kedua telinganya langsung tuli selama beberapa saat setelah mendengarkan raungan bak suara gelegar halilintar tersebut.

Bersamaan dengan suara raungan tersebut, kilatan cahaya api menjilat keluar dari dalam goa. Kemudian diikuti dengan penampakan gelombang api setebal sepuluh meter yang mengarah pada kelima orang tersebut yang masih melayang-layang di udara. Radius beberapa mil di sekeliling area itu kini dipenuhi dengan hembusan udara panas. Dalam sekejap, Yun Che bisa merasakan sensasi membakar yang luar biasa menyakitkan melingkupi wajahnya; diam-diam ia merasa terkejut dalam hati… tampaknya legenda mengenai Flame Dragon itu sungguhan!! Bahkan walaupun mungkin bukan seekor naga, tetapi makhluk tersebut pasti merupakan Fire Profound Beast yang berada di level yang sangat tinggi!

Hanya profound beast level rendah yang tinggal di Scarlet Dragon Mountain Range yang terpencil ini, namun sama sekali tidak diduga, makhluk buas level tinggi seperti ini juga tinggal disini.

“Menyingkir semuanya!!”

Kemunculan gelombang api tersebut juga membuat kelima orang itu terkejut. Dengan cepat mereka segera berpencar ke segala arah sambil masih terus melayang-layang di udara. Gelombang api itu perlahan lenyap di atas langit sana setelah melesat ke atas hingga beberapa ratus meter jauhnya. Dalam waktu yang bersamaan, di depan goa, siluet seekor naga raksasa muncul di hadapan mereka.

Dengan tinggi yang mencapai seratus kaki dan tubuhnya yang berwarna merah sepenuhnya, seperti merahnya besi membara, kedua sayap dan ekornya tampak terselubung dalam kobaran api yang membara. Ketika naga tersebut mengangkat kepalanya, kedua matanya yang berwarna merah terlihat dipenuhi oleh keangkuhan, dan makhluk itu berbicara dalam bahasa manusia: “Para manusia lancang, berani-beraninya kalian mengganggu dan masuk tanpa izin ke dalam wilayahku—wilayah sang raja ini!”

Suaranya berat dan serak, tapi menyiratkan kehormatannya yang tinggi hingga membuat siapa pun yang mendengarnya ketakutan dengan jantung yang berdegub kencang tak karuan. Tetua dari Guild Burning Heaven itu melangkah maju, kemudian berkilah: “Aku sama sekali tidak menyangka di tempat terpencil yang tak bernama ini adalah tempat tinggal seekor naga… bukan hanya naga biasa, tetapi seekor Flame Dragon! Tetapi, dengan fisikmu yang mulia dan kekuatanmu yang menakjubkan, berdiam di tempat seperti ini sangatlah tidak pantas untukmu. Setelah kami mengambil profound core milikmu, kami pasti akan memamerkan kekuatanmu di puncak tertinggi di Blue Wind Empire, bagaimana menurutmu?”

Tetua Guild Burning Heaven bernama Fen Moli itu memiliki sifat yang arogan. Dia sama sekali tidak berbasa-basi sedikit pun dan segera menyatakan maksud kedatangannya. Dari tingkah lakunya saja sudah terlihat bahwa ia yakin sekali bahwa ia akan menang, seolah Profound Core milik Flame Dragon sudah berada di dalam kantongnya. Dilihat dari energi profound yang dikeluarkan oleh Flame Dragon, kelihatannya makhluk buas itu merupakan profound beast tingkat sembilan, sama seperti laporan informasi yang mereka kumpulkan sebelumnya. Namun pria itu, Fen Moli, sudah berada pada tingkat kesepuluh Sky Profound Realm selama tujuh tahun lamanya. Sebagai seseorang yang hampir mencapai Emperor Profound Realm, mungkin saja ia bisa mengalahkan Flame Dragon ini tanpa bantuan siapa pun. Dan terlebih lagi, ada empat orang praktisi Sky Profound Realm yang mendampinginya saat ini.

Apalagi, profound art milik guild mereka, Burning Heaven Arts, membuat mereka memiliki kemampuan untuk menekan kekuatan profound beast beratribut api.

Ucapan Fen Moli seketika memancing kemarahan Flame Dragon tersebut. Kobaran api yang menyelimuti sayap serta ekornya dengan sekejap membara, berkobar-kobar, dan temperature di area sekeliling mereka meningkat tajam bersama dengan kemarahan naga tersebut: “Manusia-manusia yang tamak, kalian akan membayar mahal karena sikap arogan dan serakah kalian. Sang raja ini akan membakar kalian sampai menjadi abu!”

Flame Dragon itu mengepakkan sayapnya, dan tubuh membaranya yang besar itu terbang di udara, melesat lurus ke arah lima orang tersebut.

“Serang!!”

Dengan aba-aba dari tetua mereka, kelima orang tersebut segera menyebar, dengan teratur menempatkan diri mereka di sekeliling Flame Dragon tersebut. Ketika Flame Dragon meraung dengan suara menggelegar, lima titik cahaya api tiba-tiba keluar dari dalam tubuhnya seperti ledakan, kemudian berubah menjadi lima kobaran api berbentuk naga dan melesat menyerang kelima orang tersebut. Udara panas di sekitar membuat Yun Che berkeringat dan sesak nafas, padahal ia berada dalam jarak lebih dari seribu meter dari tempat pertarungan.

Kecuali Fen Moli, keempat orang lainnya terhempas oleh kobaran api berbentuk naga tersebut, ketika gelombang api itu menghantam energi profound yang melingkupi tubuh mereka  untuk perlindungan. Fen Moli melawan kobaran api berbentuk naga itu dengan energi profoundnya hingga api tersebut menghambur, dan sambil berteriak, tubuhnya bergerak cepat nyaris tak terlihat saat ia mendekati tubuh raksasa Flame Dragon itu dalam sekejapan mata. Pedang panjang di tangannya mengayunkan sabetan beberapa kali yang sanggup menutupi langit, sepanjang kemampuan pandang manusia, dan menciptakan suara besi saling beradu yang memekakkan telinga ketika ia menyabet tubuh Flame Dragon seperti badai yang melingkupi makhluk raksasa tersebut.

Flame Dragon yang mengamuk itu mengayunkan tubuhnya dengan kasar, dan ekornya yang besar dihantamkan ke arah Fen Moli dengan kekuatan maksimal. Fen Moli melompat mundur dan dengan cepat ia segera membentuk energi profound untuk perlindungan di depannya. Dengan suara berdebam yang keras, ekor naga tersebut menghantam lapisan perlindungan Fen Moli, dan menghancurkannya hingga berkeping-keping seperti pecahnya gelas kaca. Fen Moli segera mundur jauh ke belakang dengan wajah pucat, dan berteriak pada keempat yang lain: “Tubuhnya terlalu kuat, jangan terlalu dekat dengannya!!”

Setelah keempat praktisi Sky Profound Realm lainnya mendengar suara Fen Moli, mereka segera menghentikan gerakan mereka dan sebuah pedang panjang muncul di tangan mereka. Dan dalam sekejap api berkobar menyelimuti batang pedang mereka.

“Burning Heaven Blade —— Seafaring Flame Dragon!!”

“Burning Heaven Blade —— Thousand Scorching Suns!!”

“Burning Heaven Blade ——  Field Burning Slash!!”

“Burning Heaven Blade ——  Blazing Sun Burns Clouds!!”

Mereka berempat berasal dari guild yang sama, dan terlebih lagi mereka merupakan saudara yang memiliki hubungan darah. Mereka tumbuh bersama dan mereka berlatih di dalam profound bersama-sama pula, oleh karena itu mereka sangatlah paham antara satu sama lain dan pikiran mereka selaras. Mereka mengangkat pedang mereka hampir dalam waktu bersamaan dan menyabetkannya ke arah Flame Dragon dari jarak puluhan meter. Aura mengerikan yang keluar dari pedang mereka menciptakan riak di udara dan mengarah langsung pada tubuh Flame Dragon; satu dari kanan; satu dari kiri; satu dari atas; satu dari bawah; semua arah sabetan itu mengunci gerakan Flame Dragon, sama sekali tidak memberinya kesempatan untuk menghindar ataupun kabur.

Bang! Bang! Bang! Bang!

Tubuh Flame Dragon sangatlah besar, membuat gerakannya tidak begitu luwes. Keempat jurus tersebut menghunus tubuhnya, dan meninggalkan empat buah garis tipis di permukaannya, namun mereka berhasil membuat Flame Dragon tersebut limbung. Tanpa membuang-buang banyak waktu, Fen Moli segera memberikan serangan balasan dengan sangat tiba-tiba; tidak ada satu pun yang tahu kapan ia muncul di atas Flame Dragon, tapi bisa terlihat dengan jelas satu sabetan keras baru saja menghantam kepala makhluk raksasa tersebut.

“ROOOOOARR!!!”

Flame Dragon yang kesakitan mengaum murka dan dari permukaan tubuhnya muncul bola-bola api yang membara yang keluar dengan suara ledakan keras. Gelombang udara panas yang berapi-api itu memukul kelima orang itu mundur hingga jarak yang cukup jauh. Meskipun kemampuan Burning Heaven Arts mereka mampu membuat mereka bertahan melawan api, tapi mereka tidak bisa bertahan melawan api sebesar ini. Mereka sama sekali tidak memberikan ruang sedikit pun bagi makhluk tersebut untuk bernafas, dengan gerakan secepat kilat, mereka bergerak maju setelah terpukul mundur. Mereka segera menyerangnya dengan jurus aura mereka berkali-kali tanpa ampun.

Clang! Boom! Bang! Huu~~~~

Suara jurus aura pedang mereka saat membelah udara, suara ledakan api, suara benturan yang memekakkan terlingga… semua suara itu menyebar ke seantero Scarlet Dragon Mountain Range, membuat profound beast level rendah di sekitar area tersebut berlari tunggang langgang ketakutan. Bukit-bukit kecil yang terkena sabetan jurus aura pedang mereka hancur berkeping-keping, satu persatu, bahkan tanah di bawah mereka kini dipenuhi oleh retakan.

Yun Che menyembunyikan dirinya di balik bukit yang letakknya cukup jauh dan menyaksikan pertarungan mereka sambil menahan nafasnya sendiri. Formasi petarung dan pertarungan macam ini sangatlah langka untuk bisa dilihat bahkan dalam sejarah Blue Wind Empire pun nyaris tidak ada dan saat ini, pemandangan langka tersebut tengah disaksikan olehnya, seorang praktisi profound biasa yang masih berada di tingkat keempat Elementary Profound Realm.

Pemuda itu tidak berani mendekat, karena entah itu terkena api Flame Dragon atau jurus aura pedang milik para anggota Guild Burning Heaven itu, atau pun gelombang panas membara di sekitar mereka, ketiga hal tersebut dapat membunuhnya dalam sekejap.

Pertarungan menjadi semakin sengit bersamaan dengan temperatur udara di sekitar mereka yang semakin meingkat tajam. Kekuatan Flame Dragon itu sama sekali tidak perlu dipertanyakan lagi betapa kuatnya, tetapi jika harus menghadapi lima orang lawan dengan kekuatan serupa, hal itu sudah tidak menguntungkannya sejak awal pertarungan. Namun, naga tersebut memiliki lapisan tubuh kuat dan tebal yang tidak dapat tersentuh oleh manusia, bahkan meskipun kelima orang dari Guild Burning Heaven itu berada di posisi yang menguntungkan, tapi mustahil rasanya bagi mereka untuk bisa melukai makhluk buas tersebut dalam waktu singkat seperti ini.

“Kelihatannya cepat atau lambat, Flame Dragon itu akan mati ditangan mereka,” gumam Yun Che lirih.

“Kalau kau pikir begitu, berarti kau benar-benar meremehkan kekuatan seekor naga,” ucap Jasmine sedingin es: “Meski pun makhluk itu hanyalah naga tingkat rendah, tapi ia tetaplah seekor naga! Tidak seperti naga bohongan semacam Flood Dragon atau naga reptil, naga yang sesungguhnya memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi; mereka menyembunyikan kekuatan mereka yang sesungguhnya untuk dikeluarkan nanti saat mereka harus melindungi diri mereka. Orang-orang ini berpikir bahwa naga ini hanyalah Sky Profound Beast biasa; sehingga, mereka hanya membawa satu orang yang kekuatannya hampir mencapai Emperor Profound Realm. Namun sayangnya, hewan buas ini adalah…  makhluk buas yang minimal berada di tingkat Emperor Profound Realm, kemudian di tingkat atasnya lagi dan atasnya lagi!”

(Catatan Penulis: Flood Dragon – naga legendaris yang konon katanya mampu mendatangkan hujan dan banjir)

Raut kaget tampak terlukis jelas di wajah Yun Che.

“Saat ini, makhluk buas itu hanya bermain-main saja dengan lawannya, berpura-pura terlihat lemah di depan musuhnya, kemudian ia akan menarik mereka dan menghabisi nyawa mereka. Pada saat nanti ia menampakkan taringnya, kelima orang ini, termasuk satu yang hampir mencapai Emperor Profound Realm itu… tidak akan bisa meninggalkan tempat ini hidup-hidup,”

Saat Yun Che mendengarkan ucapan Jasmine tersebut, diam-diam ia merinding. Tidak disangka-sangka, Flame Dragon ini adalah makhluk kuat yang sangat licik!

Pertarungan tersebut semakin sengit, kemudian berpindah ke arah selatan, semakin menjauhkan mereka dari goa tempat naga tersebut tinggal. Jelas sekali terlihat bahwa Flame Dragon ini berusaha untuk menghindari adanya kerusakan di sekitar goa tempatnya tinggal….

Eh? Goa?

Pandangan Yun Che pun kini terfokus pada goa tersebut.

Jelas sekali tempat itu adalah tempat tinggal naga yang sesungguhnya… atau lebih hebat lagi, itu adalah tempat tinggal seekor Emperor Profound Dragon!

Entah sudah berapa lama nama Scarlet Dragon Mountain Range itu ada, tapi setidaknya nama itu sudah ada sejak beberapa ratus tahun yang lalu. Itu berarti kurang lebih Flame Dragon tersebut tinggal di dalam goa ini selama satu abad. Namun jangka waktu hidup seekor naga sangatlah panjang, bahkan mereka dapat hidup selama ribuan tahun; bukannya tidak mungkin mereka sudah hidup selama beberapa millennia. Naga merupakan tipe profound beast yang sangat mulia, sehingga tidak mungkin mereka mau menetap di tempat biasa seperti ini. Mungkin terdapat harta karun yang langka dan berharga di dalamnya sehingga ia tidak mau pergi dari tempat ini!

Meski jika tidak ada pun, karena sudah tinggal lama di goa ini, setidaknya ia pasti meninggalkan sejumlah besar kulit dan sisik naga, bukan? Semua bagian tubuh naga, apa pun itu selama berasal dari tubuhnya, masih akan dihargai dengan harga yang tinggi!

Yun Che yang sekarang masih berada di tingkat keempat Elementary Profound Realm, yang merupakan hasil yang ia dapatkan dengan berlatih selama empat bulan. Meski pun kecepatan itu sangatlah mencengangkan, seperti sebelumnya, kekuatannya masih terbilang sangat rendah di Blue Wind Empire. Jika di dalam goa ini terdapat beberapa harta karun yang langka dan berharga, maka hal itu akan memberikan keuntungan yang besar untuk pengembangan profoundnya.

Setelah ia melirik sekilas pada kondisinya yang masih tak kasat mata ini, ia pun menggertakkan giginya: Terserahlah! Harta karun yang langka dan berharga selalu didapatkan dengan mengambil resiko yang besar. Jika seseorang takut untuk mengambil resiko semacam itu, orang tersebut akan terus melewatkan tiap kesempatan yang ada di tangannya. Selamanya, seorang pengecut tidak akan pernah bisa mendaki puncak gunung yang tinggi!

Terlebih lagi, dia merasakan sesuatu perasaan samar yang aneh… perasaan yang mengganggunya sejak tadi, dan kelihatannya berasal dari dalam goa tersebut!

“Apa yang mau kau lakukan?” Tanya Jasmine saat ia melihat Yun Che yang tiba-tiba bangkit berdiri dengan kilatan cahaya di matanya saat ia memandang ke dalam goa.

“Aku akan menyelinap masuk ke dalam goa! Karena itu adalah sarang seekor naga, mungkin di dalamnya terdapat beberapa harta berharga yang langka,” jelas Yun Che pelan.

“Hmph. Seperti yang kuduga, manusia benar-benar makhluk yang serakah! Bekas pertarungan mereka tercecer dimana-mana, jika kau tersentuh sedikit saja, kau akan mati dalam sekejap mata! Memangnya kau tidak peduli dengan hidupmu sendiri?”

“Tenanglah, dengan kemampuan bersembunyi milik Star Concealing Grass ini, bahkan seseorang yang berada di tingkat Emperor Profound Realm pun tidak akan bisa menemukanku! Lokasi pertarungan mereka saat ini letaknya sangat jauh dari goa. Selama aku mengambil jalan yang aman ke arah sana, aku yakin aku pasti akan baik-baik saja,”

“Rasanya baru beberapa saat yang lalu, tuan putri ini mengatakan padamu bahwa naga yang sesungguhnya memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi. Meskipun di dalamnya terdapat harta karun yang berharga, jelas sekali kau tidak akan mendapatkan harta karun itu dengan mudah,”

Tapi Yun Che sudah tidak lagi mendengarkan ucapan Jasmine. Pemuda itu menyembunyikan sosok dan bau tubuhnya dengan hati-hati, kemudian ia melewati sisi kiri gunung tersebut, berjalan memutari gunung, dan mengarahkan langkahnya menuju ke pintu masuk goa.

Translator / Creator: Bewie