November 22, 2016

Against the Gods – Volume 1 / Chapter 40

 

Blood Soaked Jasmine (2)

Walaupun toko-toko di Cyan Forest Town jumlahnya sedikit, namun mereka memiliki semua yang dibutuhkan. Kedua alis Yun Che tampak bertaut, kemudian ia mempercepat langkahnya, dan segera berbelok ke toko obat di kanan jalan.

“Tuan pemilik toko, apakah kau memiliki Purple Lantern Flowers dan Iron Sand Vines?” ucap Yun Che segera setelah ia memasuki toko obat tersebut, dan pada saat yang bersamaan pandangannya mengamati dengan seksama apa yang ada di dalam toko obat itu.

Sekilas, pemilik toko obat tersebut terlihat seperti pria paruh baya yang lesu dan tampak kebosanan. Tanaman obat yang baru saja diminta oleh Yun Che merupakan tanaman obat yang sangat umum. Purple Lantern Flowers digunakan untuk menyembuhkan flu dan Iron Sand Vines dapat diracik menjadi Profound Recovery Pellet kelas rendah ; keduanya mudah didapatkan dimana saja dan harganya cukup murah. Pemilik toko tersebut akhirnya menyahut dengan lemah: “Ada, berapa banyak yang kau butuhkan?”

“Masing-masing seperempat kilogram,” ucap Yun Che cepat.

Pemilik toko tersebut segera membungkus tanaman obat yang diminta oleh Yun Che, lalu memberikannya padanya: “Semuanya dua puluh Yellow Profound Coin,”

[Catatan Penulis: mata uang Profound Sky Continent dibagi menjadi tiga macam yang berbeda, yakni: Yellow Profound Coin, Cyan Profound Coin, dan Purple Profound Coin. 1 Purple Profound Coin = 100 Cyan Profound Coin = 10000 Yellow Profound Coin. Referensi nilai Profound Coin: rata-rata penghasilan rumah tangga per tahun di Profound Sky Continent sekitar 30000 Yellow Profound Coin, atau 3 Purple Profound Coin]

Setelah meletakkan sejumlah Profound Coin di atas meja counter, Yun Che buru-buru bergegas pergi: tanpa berhenti, ia bergerak menuju ke pintu keluar kota di selatan.

Xiao Ba, yang telah menemukannya, tidak segera menyerangnya tapi ia malah diam-diam mengikuti di belakangnya tanpa ada ekspresi apa pun di wajahnya.

Tidak lama kemudian pintu keluar Cyan Forest Town terlihat di depan mereka. Di selatan Cyan Forest Town terletak lapisan pegunungan luas yang bernama Scarlet Dragon Mountain Range. Pegunungan ini merupakan tempat tinggal bagi berbagai macam hewan Profound yang buas, membuat tempat ini menjadi sangat berbahaya. Bahkan para kelompok militer Cyan Forest Town serta para praktisi yang berlatih di dalam Profound yang terkenal dengan kekuatan mereka hanya berani masuk sampai bagian terluar pegunungan. Ketika seseorang mencoba masuk lebih dalam lagi, ia akan berhadapan dengan para hewan buas Profound tingkat tinggi, dan biasanya orang itu akan berakhir dengan melarikan diri, nyaris mati. Alasan kenapa pegunungan tersebut dinamai Scarlet Dragon Mountain Range adalah karena di tengah gunung tersebut hidup seekor Great Flame Dragon yang menghembuskan nafas api sehingga akhirnya pegunungan tersebut diberi nama seperti itu.

Namun itu hanyalah legenda dan tidak ada seorang pun yang pernah benar-benar melihatnya. Naga berada pada puncak tingkatan tertinggi dari peringkat kekuatan hewan buas Profound, sehingga naga yang berada di tingkatan paling rendah saja sudah pasti sangat kuat. Dan jika mereka memang benar-benar ada, tidak mungkin ada seorang pun yang bisa hidup setelah melihatnya.

Setelah masuk ke dalam Scarlet Dragon Mountain Range, Yun Che menghela nafas perlahan, memeluk erat dua bungkus tanaman obat yang ia beli dari toko obat sebelumnya, mendekapnya di dada dengan tangan kanannya, dan menutupi tanaman obat tersebut dengan tangan kirinya saat cahaya Sky Poison Pearl berkelip-kelip…. Tiba-tiba, serpihan dalam jumlah besar jatuh dari tangannya. Sewaktu Yun Che menarik tangan kirinya, apa yang tertinggal dalam genggamannya hanyalah serpihan kecil bubuk berwarna ungu kehitaman.

Purple Lantern Flower tidaklah beracun, dan begitu pula Iron Sand Vine, jadi rasanya tidak mungkin ada reaksi racun bahkan jika keduanya dikonsumsi secara bersamaan. Meskipun jika memang beracun, racun normal hanya akan berefek sangat kecil sekali pada orang berkekuatan besar yang telah mencapai Spirit Profound Realm; atau bahkan mungkin tidak akan berdampak sama sekali.

Namun, bubuk yang dibuat dari kombinasi komponen tertentu dari Purple Lantern Flower dan Iron Sand Vine memiliki efek kuat yang dapat membuat mata iritasi. Jika terkena mata, tidak peduli seberapa pun kuatnya kekuatan Profound orang tersebut, mereka akan buta sementara.

Sambil menggenggam bubuk tersebut dalam genggamannya, perlahan Yun Che memutar tubuhnya dan menatap pada Xiao Ba, yang berdiri tidak sampai sepuluh langkah darinya, dan tampak seperti hantu yang tak kentara keberadaannya.

Xiao Ba cukup terkejut ketika Yun Che berhasil menyadari keberadaannya. Ia menatap Yun Che merendahkan, dan berucap dingin: “Kau adalah orang yang bernama Xiao Che, bukan? Orang tak berguna yang sudah ditendang keluar dari Klan Xiao!”

“Bukan, aku adalah Yun Che!” Yun Che balik menatapnya dengan santai. Tidak ada sedikit pun rasa takut di wajahnya.

“Hmph!” Xiao Ba sama sekali tidak tertarik dengan namanya, atau pun bereaksi pada sikap santai Yun Che, karena berurusan dengan seorang tak berguna dengan profound vein yang telah rusak merupakan hal yang sama sekali tidak perlu ia pikirkan: “Aku mendapatkan perintah dari tuan mudaku untuk mengantarkanmu bertemu dengan Penciptamu! Di kehidupan yang selanjutnya, ingatlah untuk tidak mengganggu siapa pun yang tidak seharusnya kau ganggu!”

Usai mengucapkan kata-katanya, sebuah pedang pendek muncul di tangan Xiao Ba. Kemudian ia mengayunkan tangan kanannya, dan pedang tersebut meluncur terbang ke arah Yun Che dengan suara bagai membelah angin yang menusuk telinga… Xiao Kuangyun menginginkannya untuk melukai wajah Yun Che dan memotong lidahnya, tetapi kelihatannya ia sama sekali tidak memiliki kesabaran untuk membuang-buang waktu serta energinya untuk sampah tak berguna seperti Yun Che. Dia terlalu malas bahkan untuk menyentuh Yun Che sedikit saja, jadi ia melemparkan pedangnya dan membidik langsung pada tenggorokannya.

Ketika Xiao Ba mengeluarkan pedang kecilnya secara tiba-tiba, Yun Che mengernyitkan dahinya dalam, dan saat Xiao Ba mengayunkan tangan kanannya, jantungnya nyaris berhenti berdetak… Ia telah bersiap jika Xiao Ba menyerbu dan memukulnya, tapi ia sama sekali tidak mengira bahwa akan ada orang yang telah mencapai Spirit Profound Realm dari Sekte Xiao yang benar-benar menggunakan senjata melawan orang tak berguna sepertinya! Dan bahkan berniat membunuhnya dengan menggunakan pisau lempar!

Dengan kekuatan profoundnya yang lemah dan menyedihkan ini, bagaimana bisa ia menghindari pisau yang dilemparkan oleh makhluk berkekuatan besar yang telah mencapai Spirit Profound Realm?

Apakah pemuda bernama Xiao Ba ini sinting? Dia sungguh bertindak melenceng dari logika orang normal! Menggunakan senjata untuk membunuh seseorang yang sama sekali tidak memiliki kekuatan profound sepertiku; tidakkah ia merasa malu jika yang lain tahu mengenai hal ini?…. Yun Che mengutuk lemah dalam hati. Bersamaan dengan bayangan pedang yang terpantul di matanya semakin datang mendekat, kesadarannya berusaha menghindari pisau tersebut dengan reflek, tapi tubuhnya yang lamban sama sekali tidak akan bisa menghindarinya…

Tepat sebelum pisau tersebut menusuk tenggorokan Yun Che, bayangan berwarna merah melesat secepat kilat dari tubuh Yun Che, dan bergerak cepat menuju ke arah Xiao Ba…

Hisssssss~~~~~

Pedang kecil tersebut tidak mengoyak tenggorokan Yun Che dan menghilang begitu saja dari pandangannya! Tapi di belakang tubuh Xiao Ba, muncul sesosok siluet kecil. Dia membelakangi Yun Che; dibalut dengan gaun terusan berwarna putih, memamerkan kulit dan kakinya yang seindah batu giok. Rambut merahnya jatuh terurai sampai batas pinggang, daya tarik yang mempesona ini sungguh tidak ada yang menandingi.

Dan di tangan kanannya terdapat pedang pendek yang tadi dilemparkan oleh Xiao Ba ke arahnya!

Gadis ini… bajunya, dan rambut merah… jangan-jangan…

Xiao Ba masih memasang postur tubuh yang sama seperti saat ia melemparkan pedang pendek tersebut, tubuhnya masih membatu seperti sebelumnya. Dalam keheningan yang mencekam, dia sama sekali tidak berbalik, dan ekspresi serta gerakannya pun sama sekali tidak berubah seolah waktu tengah terhenti. Satu-satunya perubahan yang dapat terlihat adalah pupil matanya yang berubah ukuran menjadi sekecil lubang jarum, pada saat yang bersamaan, ia melihat pemandangan yang paling mengerikan sedunia….

Hembusan angin segar bertiup, tubuh Xiao Ba yang menegang tiba-tiba berjatuhan dalam tiupan angin pelan tersebut…. Ya! Tubuhnya berjatuhan, seperti blok mainan yang telah disusun menjadi bangunan tinggi kemudian roboh berjatuhan satu persatu, menjadi kubangan darah dan potongan kecil anggota tubuh.

Angin yang berhembus membelai wajah Yun Che, membawa aroma darah. Tubuhnya membatu di tempat. Saat ia menoleh pada gadis itu, pupil matanya berkerut ngeri, dan ia sama sekali tidak dapat bernafas. Bahkan rasanya jantungnya nyaris berhenti berdetak.

Setelan serta rambut merah itu menyadarkannya bahwa gadis ini sudah pasti gadis yang ia temui pada malam itu di belakang pegunungan, yang juga masuk ke dalam Sky Poison Peral. Namun, setelah masuk ke dalam Sky Poison Pearl, gadis itu terus tertidur… Tapi sekarang ia sudah bangun, meninggalkan Sky Poison Pearl seorang diri, dan menunjukkan pada Yun Che pemandangan paling mengerikan yang pernah ia saksikan di Profound Sky Continent.

Hanya dalam sekejap, tidak diragukan lagi gadis inilah yang bisa mengambil pisau yang hampir mengoyak tenggorokannya, melesat ke arah Xiao Ba, dan membunuhnya… Proses keseluruhannya hanya bisa dilihat seperti kilatan cahaya merah yang berlangsung dalam waktu yang sangat cepat…. Tubuh Xiao Ba tercincang, dan dipotong-potong seperti itu, sudah pasti itu membutuhkan ratusan sabetan….

Dengan kata lain, gadis ini bukan hanya menghadang pedang yang hampir menghabisi nyawanya beberapa saat yang lalu, tapi ia juga menggunakan pedang yang sama dan memotong-motong Xiao Ba setidaknya beberapa ratus kali!!!

Apakah… apakah ini merupakan kemampuan yang mungkin dimiliki oleh seorang gadis kecil?

Tidak! Apakah ini alam yang mungkin dicapai oleh seorang “manusia” ?!!

Dong!

“Uuuuuu….”

Sementara Yun Che masih dalam keadaan syok, pedang kecil di tangan gadis itu terjatuh ke tanah, dan dia mengeluarkan erangan kesakitan yang biasa terdengar keluar dari hewan kecil. Segera setelahnya, tubuhnya jatuh dalam posisi berjongkok di atas tanah, dan tubuh kecilnya gemetar pelan, seolah tengah terkena hembusan angin sedingin es. …

“Kekuatan Absolut God Slaying Poison yang keji ini…. Bagaimana mungkin aku, sang puteri…. mengalami…. rebound seperti ini… ketika menggunakan kekuatan setingkat ini… Uuuu….” Dengan hati-hati, Yun Che mengambil dua langkah mendekat, dan tiap kali pandangannya jatuh pada kubangan darah tersebut, bulu kuduknya meremang… Siapa sebenarnya gadis berambut merah ini! Xiao Ba berasal dari Sekte Xiao, berarti kekuatannya yang sesungguhnya setidaknya berada di tingkatan rendah dari Spirit Profound Realm! Mungkin saja tidak ada seorangpun di Floating Cloud City bisa menandinginya; namun gadis ini membunuhnya dalam sekejapan mata!

(TL: Aku, sang puteri—merupakan cara berbicara yang arogan dimana seseorang menganggap dirinya sebagai seseorang yang penting. Dia mungkin saja seorang puteri tapi mungkin saja bukan. Mirip dengan kata “Ore” dalam Bahasa Jepang)

Tidak salah lagi gadis ini terlihat masih muda berumur sekitar dua belas atau tiga belas tahun! Pada umur segitu, bisa mencapai Elementary Profound Realm saja merupakan hal yang jarang terjadi. Xia Qingyue berhasil mencapai tingkat kesepuluh dari Elementary Profound Realm pada umur enam belas tahun saja sudah dianggap jenius nomor satu di seluruh kota, tapi gadis ini… gadis ini…

Ini merupakan pertama kalinya, sejak ia tiba di Profound Sky Continent, Yun Che benar-benar syok. Ketika ia melihat apa yang baru saja ia lihat barusan dengan mata kepalanya sendiri, hal itu sungguh melebihi pemahamannya… pemahaman yang ia dapatkan dari keseluruhan dua masa hidupnya!

Yun Che menarik nafas dalam-dalam dengan berat,  berusaha keras untuk menenangkan dirinya, menggertakkan giginya, dan akhirnya berkata: “Gadis kecil, kau… sudah bangun?”

Mendengar suara Yun Che, tubuh gadis kecil itu berhenti gemetaran. Perlahan ia bangkit berdiri, berbalik, dan menunjukkan wajahnya yang sehalus boneka. Walaupun wajah yang polos dan kekanak-kanakan ini, dan sangat cantik, saat ini wajah itu menunjukkan rasa sakit. Ia balik menatap Yun Che, dan berucap dengan suara yang lembut namun bernada dingin: “Benar-benar tidak dapat dipercaya, Sky Poison Pearl memilih orang biasa tak berguna sepertimu sebagai pemiliknya! Jangan katakan padaku bahwa kekuatan spiritual Heavenly Profound Treasure ini sudah terdistorsi?”

Sebenarnya, ini merupakan pertama kalinya Yun Che menatap wajah gadis ini secara langsung. Meskipun ia telah mengunjungi gadis itu berkali-kali setiap hari di Sky Poison Peal, saat ia melihat gadis itu lagi saat ini, Yun Che tidak dapat mengalihkan pandangannya dari gadis itu. Hal itu dikarenakan kecantikan gadis itu yang luar biasa, dia sangat cantik sekali bahkan rasanya dapat mencuri jiwa siapa pun yang menatapnya. Tiap sifat yang ada pada dirinya seperti wajahnya tampak sangat halus dan sempurna tak ada yang dapat menandingi; terlebih lagi, kecantikannya telah mencapai puncak keindahan yang tak lagi dapat dilukiskan.

Matanya bersinar dan berkelip bagai batu permata hitam yang mulia, tapi juga sedalam langit malam. Dari matanya, Yun Che menemukan semacam keangkuhan…. Namun keangkuhan tersebut sama sekali berbeda dengan keangkuhan Xiao Kuangyun  yang tidak masuk akal dan penuh arogansi serta menyalahgunakan wewenang yang dimilikinya. Keangkuhan gadis ini terlihat bagai kesepian yang mulia yang datang dari jiwa; seolah di hadapannya, tiap roh yang ada di dunia ini, tanpa terkecuali, hanyalah semut-semut besar sementara semua makhluk yang hidup di dunia ini tampak seperti butiran debu yang tidak penting.

………….

Cyan Forest Town, di dalam penginapan.

Semua hidangan utama dan sampingan telah disajikan, namun Xiao Ba belum juga kembali.

Xiao Kuangyun mulai merasa resah, dan mendengus dingin: “Hanya melawan sampah tak berguna seperti itu saja, dia benar-benar lama sekali. Hmph, mungkin dia tersesat di tempat yang asing ini? Xiao Jiu, coba kau lihat,”

“Baik, tuan muda!” Xiao Jiu menerima perintah tersebut dan segera bangkit berdiri, kemudian berjalan keluar dari penginapan, mengikuti jejak langkah ke arah Xiao Ba pergi.

 

Translator / Creator: Bewie