November 21, 2016

Against the Gods – Volume 1 / Chapter 39

 

Blood Soaked Jasmine

Kota Cyan Forest terletak sekitar dua ratus kilometer di barat Kota Floating Cloud. Meskipun terletak di pulau terpencil, kota tersebut memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak, dan tidak jarang pula para pelancong singgah disana. Tempat ini termasuk dalam rute penting ketika hendak melakukan perjalanan dari kota Floating Cloud ke Kota New Moon.

Matahari yang bersinar sangat terik dan tanah yang dipenuhi oleh retakan karena paparan sinar matahari, membuat orang-orang merasa lebih tidak nyaman daripada biasanya. Pada saat ini, satu kelompok yang terdiri dari enam orang muncul di jalanan kota. Orang yang pertama dan merupakan pemimpinnya memiliki tubuh yang besar dan mengintimidasi, membawa golok sepanjang satu setengah meter. Garis wajahnya terlihat seperti iblis, dan matanya memancarkan aura jahat. Orang-orang di belakangnya memakai jaket yang terbuat dari kulit hewan, menenteng pedang, pisau, tongkat besar dan berbagai macam senjata lainnya.

Kemunculan mereka membuat atmosfir di jalanan semakin terasa menegangkan. Para pejalan kaki buru-buru menyingkir ke tepi jalan, langkah kaki mereka sangat hati-hati sementara air muka mereka dikuasai oleh ketakutan… hanya sampai keenam orang tersebut masuk ke dalam sebuah penginapan kecil di kota, kemudian akhirnya mereka dapat bernafas lega dan segera pergi menjauh.

Bruk!!

Pria berotot yang memakai zirah perak tersebut menghantamkan golok besarnya yang hampir setinggi pria dewasa pada meja paling besar di tengah penginapan, dan berderu: “Meja ini menjadi milik pria tua ini sekarang, enyahlah jika kalian tidak mau mati!”

Empat orang yang tengah menikmati minuman mereka hampir saja meluapkan kemarahan mereka, namun air muka mereka berubah pucat ketika mereka menatap wajah pria berotot tersebut. Mereka sama sekali tidak berani menggumamkan satu kata pun saat mereka meninggalkan meja tersebut dengan patuh. Pria itu kemudian meregangkan otot tangannya yang besar dan menyapu bersih mejanya, lalu membuka mulutnya, memerintah dengan suara keras di tengah bunyi memekakkan telinga peralatan makan yang berserakan: “Keluarkan semua makanan terbaik yang kalian miliki di penginapan ini!”

Penjaga penginapan sudah ada disana untuk menyapa mereka; saat ia menatap sisa pecahan piring dan gelas, ia merasa dadanya sangat sakit. Namun, di depan keenam orang tersebut ia berusaha untuk memaksakan seulas senyum dan berkata: “Tuan… para tuan muda dari Silver Dragon, mohon tunggu sebentar, makanan dan minuman akan segera datang, sungguh akan segera datang.”

Keenam orang tersebut merupakan anggota dari kelompok bayaran bernama Silver Dragon yang terkenal di Kota Cyan Forest, dan pria berotot yang menenteng golok besar tersebut merupakan pemimpinnya, Yin Long, yang menyebut dirinya sendiri sebagai “Naga Perak”. Pada saat umurnya empat puluh tahun lebih sedikit, kekuatan profoundnya sebenarnya sudah mencapai level kedua dari True Profound Realm. Dibandingkan dengan Kota Cyan Forest, dimana seseorang yang berada di level keempat dari Nascent Profound Realm sudah dianggap kuat, Yin Long sudah pasti merupakan sosok yang tak terkalahkan disini. Oleh karena hal tersebut, kelompok bayaran Silver Dragon menjadi kelompok bayaran terkuat di Kota Cyan Forest dan mereka bersikap seolah tidak ada aturan sebab tidak ada satu pun yang berani melawan mereka.

(TL: pengucapan kata ‘Yin Long’ secara fonetik terdengar sama seperti ‘Naga Perak’ dalam bahasa Cina)

Setelah keenam orang tersebut duduk, lima orang anggota kelompok bayaran yang lain mulai mengeluarkan pujian. Suara keenam orang tersebut saat berbicara, tertawa, dan menyumpah serapah terdengar memenuhi seisi penginapan. Mereka sudah terbiasa dengan perilaku tak berhukum seperti itu sejak lama. Para pelanggan lainnya menjadi semakin ketakutan karena sikap tirani kelompok Silver Dragon dan tidak ada seorang pun yang berani berbicara lebih dari yang diperlukan.

Pada waktu seperti ini, sekelompok lima orang lainnya muncul di depan pintu penginapan. Sekilas pandang, pemimpin kelompok tersebut merupakan seorang pemuda yang sepertinya hanya berumur sedikit di atas dua puluh tahun, memiliki bentuk tubuh sedang, dan wajah yang biasa-biasa saja. Namun, tidak sejalan dengan wajah yang ia miliki, penampilan pemuda tersebut sangatlah luar biasa mewah, dan tiap orang di kota pasti akan menatap lama pada setelan yang ia kenakan selama beberapa saat dengan tatapan iri yang tidak dapat beralih darinya.

Pemuda itu berdiri di depan penginapan selama beberapa menit: pandangannya menyapu semua orang yang ada di dalam penginapan dengan tatapan arogan seolah ia tengah menatap hewan rendahan yang sama sekali tidak pantas mendapatkan perhatian. Kemudian, satu alisnya terangkat, dan dia mendengus.

Dari belakangnya, seorang pemuda tampan yang kelihatannya baru berumur tujuh belas atau delapan belas tahun buru-buru maju, membungkuk di depannya, dan tersenyum meminta maaf: “Tuan muda Xiao, semua penginapan terlihat seperti ini di pulau terpencil ini, tampaknya tidak mungkin kita bisa menemukan penginapan yang layak sepanjang lima puluh kilometer ke depan, saya mohon anda bisa sedikit memakluminya,”

Kelima orang tersebut, seperti yang sudah bisa diduga, merupakan Xiao Kuangyun, Xiao Moshan, Xiao Ba, Xiao Jiu, dan Xiao Chengzi yang berasal dari klan Xiao. Mereka dalam perjalanan pulang ke Sekte Xiao dari Kota Floating Cloud.

Xiao Chengzi sangat gembira sepanjang perjalanan, dan ketika ia berpikir betapa ia sudah hampir tiba di Sekte Xiao, dia sampai tertawa-tawa bahkan dalam tidurnya. Di depan Xiao Kuangyun, ia membungkuk menghormat sedikit berlebihan dan menjilat padanya. Dia sama sekali tidak berani untuk membuat sedikit pun kesalahan padanya… Jika dia berhasil melayani tuan muda Xia ini, dan mendapatkan pujian serta kata-kata yang baik darinya nanti, dia akan dapat hidup sesuka hatinya meski di dalam Sekte Xiao.

“Hmph!” Xiao Kuangyun mendengus dari hidungnya, menatap sekelilingnya tanpa minat sekali lagi, dan berjalan masuk ke dalam.

Xiao Chengzi buru-buru bergerak maju dan mengambil meja yang letaknya paling bagus, berjongkok dan membersihkan kursi kayu tersebut dengan lengan bajunya. Kemudian dia menatap pada Xiao Kuangyun dengan penuh sanjungan, dan berteriak: “Tuan pemilik penginapan, segera suguhkan makanan… pilihlah yang terbaik yang kau punya!”

Kelompok Xiao Kuangyun baru saja tiba, dan mereka sudah menjadi target tatapan tidak menyenangkan dari enam orang anggota kelompok Silver Dragon. Salah satu dari mereka tertawa menghina: “Ha! Bocah kecil itu bersikap seenaknya sendiri, lihat ekspresinya saat bertemu pandang dengan kita, tsk tsk.”

“Mungkin ia adalah seorang tuan muda dari keluarga kaya yang sedang berlibur, coba lihat kulit dan daging segar itu, rasanya air dapat memuncrat keluar jika kau meremasnya sedikit saja. Tapi, sungguh, ia benar-benar berani mengacau di daerah kekuasaan kita, apakah dia tidak tahu bagaimana kata “mati” ditulis?”

“Bos, apakah kau mau aku pergi kesana dan memberi mereka pelajaran daerah kekuasaan siapa yang sedang mereka injak saat ini? Siapa yang peduli dari keluarga kaya mana dia datang, di dalam wilayah kekuasaan kelompok Silver Dragon, semua orang harus patuh pada kita.”

“PAAAA!”

Yin Long membanting paha ayam yang sedang ia makan dengan sekuat tenaga, dan mengangkat golok besar di dekat kakinya dengan sekali angkat: “Biarkan aku sendiri yang menyapa mereka. Aku menyukai baju yang ia kenakan, jika aku membawanya pulang untuk anak laki-lakiku, dia pasti akan sangat senang sekali, hahahahaha….”

Setelah ia mengatakannya, Yin Long membawa goloknya dan serta merta berjalan menuju ke meja Xiao Kuangyun, memukul meja tersebut dengan goloknya dari jarak tiga langkah, dan berucap dengan nada tajam. “Bocah! Kelihatannya bajumu bagus sekali? Tapi, melihat bentuk tubuhmu yang memalukan itu rasanya sayang sekali pakaian tersebut dipakai olehmu. Cepat lepas pakaianmu sekarang juga!”

“Lepas! Lepaskan pakaianmu sekarang juga! Kau dengar, bukan?!”

“Jika kau tidak mau melepaskannya, kami akan membantumu melepaskannya,”

“Jika bos kami yang melepaskan bajumu nanti, dia sama sekali tidak akan bersikap lembut, AHAHAHAHA!:

Para anggota Silver Dragon itu terus mengolok-olok. Orang-orang di dalam penginapan mulai menyingkir dari mereka, dan menatap kelompok Xiao Kuangyun dengan tatapan kasihan. Pemilik penginapan dan para pelayan bersembunyi semakin dalam dan tidak berani muncul ke permukaan apalagi melerai mereka.

Tapi sama sekali berbeda dengan ekspektasi orang-orang disana, ketika menghadapi kelompok Silver Dragon yang terkenal bengis tersebut, orang-orang yang duduk di meja Xiao Kuangyun terlihat sangat tenang, hingga terlihat sedikit mengerikan. Xiao Kuangyun mengangkat sebelah tangannya, mengusapkan bajunya yang ternoda oleh wine dengan tatapan jijik, kemudian berucap dingin: “Enyahkan mereka semua.”

“Eh? Enyahkan? Apa yang dia bilang barusan?”

“Dia bilang enyahkan kita semua! Ahahahahahaha…. AHHH!!!”

Suara para anggota kelompok Silver Dragon yang sebelumnya mengejek langsung berubah menjadi jeritan ngeri yang memekakkan telinga. Tubuh Xiao Ba bergerak secepat kilat, dan menghantam tiga orang yang paling berisik hingga tersentak terbang. Lalu diikuti dengan suara tulang yang patah *kacha kacha*

Senyum barbar Yin Long menghilang tanpa jejak. Dia melompat mundur, dan menunjukkan ekspresi ngeri: “Spirit… Spirit Profound Realm!!”

Ketika kata “Spirit Profound Realm” keluar dari mulutnya, seakan bom dilemparkan di dalam penginapan; semua orang terguncang dan tampak kehilangan kata-kata! Hanya sekte dan kota besar saja yang memiliki kekuatan besar seperti itu. Dan di kota Cyan Forest yang kecil ini, kekuatan itu merupakan tingkatan yang belum pernah seorang pun lihat seumur hidup mereka yang hanya ada di dalam mimpi saja!

Setelah Yin Long selesai berbicara, dua orang anggotanya yang lain terlempar sejauh sepuluh meter lebih oleh Xiao Ba dengan ayunan telapaknya dan jatuh pingsan di atas lantai. Tubuh Yin Long mulai bergetar ketakutan, kemudian jatuh berlutut dan bersujud memohon maaf: “Ma… ma… maafkan aku… mataku sama sekali tidak menyadarinya… aku tidak dapat mengenali sosok yang begitu hebat seperti anda, aku… aku pantas mati… aku pantas mati!”

Jika saja dia tahu musuhnya merupakan seorang master yang telah mencapai Spirit Profound Realm, dia tidak akan coba-coba mengganggu mereka meskipun jika dia akan mati.

“Enyahkan dia,” ucap Xiao Kuangyun dingin.

Bersamaan dengan hilangnya suara pemuda itu, tangan Xiao Ba menyapu dan meremukkan kedua tangan Yin Long sementara pria barbar itu menjerit kesakitan.

Pada waktu yang sama, siluet seorang pemuda muncul di depan pintu penginapan.

Ketika Yun Che meninggalkan kota Floating Cloud, dia sama sekali tidak memiliki arah tujuan dalam benaknya. Memikirkan tablet kayu yang dia dapatkan dari Xiao Lie, dia menanyakan pada orang-orang di sekitarnya, dan dengan sengaja melakukan perjalanan ke arah Kota New Moon. Dia harus mencapai tempat yang lebih besar dan memiliki populasi yang lebih banyak sehingga ia memiliki kesempatan lebih besar untuk menemukan barang-barang yang ia butuhkan untuk memperbaiki profound vein miliknya yang rusak.

Kondisi tubuhnya sangatlah lemah, dan karena ia tidak tega untuk mengeluarkan uangnya demi seekor kuda, akhirnya ia hanya bisa melakukan perjalanan dengan berjalan kaki yang sangat pelan. Ketika ia sampai di Kota Cyan Forest, ia sudah sangat lelah dan kelaparan. Saat ia melihat sebuah penginapan di pinggir jalan, ia membolak-balikkan koin profoundnya yang sedikit, tersenyum mencela diri, dan berjalan ke arah penginapan tersebut.

Saat ia baru saja tiba di depan pintunya, dia mendengar suara jeritan yang mirip dengan suara babi yang disembelih. Kemudian ia melihat Xiao Kuangyun dan Xiao Moshan yang duduk bersama-sama, dengan Xiao Chengzi yang berdiri di sampingnya… Yun Che segera menghentikan langkahnya, memutar tubuhnya dan buru-buru beranjak pergi. Tapi baru saja ia hendak berbalik, air muka Xiao Ba langsung berubah ketika dia, tidak sengaja, melihat ke arah pintu saat ia baru saja meremukkan tangan Yin Long.

“Tuan pemilik penginapan, bawa para perusak pemandangan ini dan lemparkan mereka keluar!!” Xiao Kuangyun mendesis dingin. Sekelompok sampah yang lebih rendah daripada semut berani-beraninya merusak nafsu makannya.

“Ah…. Ya, ya, ya, ya!” tubuh pemilik penginapan bergetar hebat mendengar suara Xiao Kuangyun, lalu mengangguk-anggukkan kepalanya panik, dan dengan hati-hati menyeret tubuh para anggota kelompok Silver Dragon keluar penginapan dibantu dengan para pelayannya… karena Yin Long berada di tingkat kedua True Profound Realm, tidak ada satu pun yang berani menyinggungnya di kota Cyan Forest. Namun seorang pelayan tak dikenal milik seorang pemuda yang sangat arogan dan kejam ini berada pada tingkatan Spirit Profound Realm, bagaimana mungkin mereka berani tidak menuruti perintahnya?

“Tuan muda,” Xiao Ba berjalan ke sisi Xiao Kuangyun, dan membisikkan beberapa kalimat di telinganya.

“Eh? Kau berbicara tentang orang tak berguna yang ditendang keluar dari guild Xiao?” setelah mendengar laporan Xiao Ba, kedua mata Xiao Kuangyun menyipit, lalu mencibir: “Baguslah, aku hampir saja melupakan keberadaannya, dan bahkan langit pun sekarang menghadiahkannya padaku… Xiao Ba, pergi dan rusak wajahnya untukku,”

“Master Sekte berkata tidak seharusnya kau menggunakan kekuasaan sekte untuk menindas orang-orang di luar,” ucap Xiao Moshan sopan.

“Hmph! Anggota guild Xiao yang tidak berguna itu telah mempermalukanku di depan publik beberapa waktu yang lalu, dengan tidak mempertunjukkan mayatnya di kota Floating Cloud saja sudah cukup rendah hati. Xiao Ba, setelah kau rusak wajahnya, potong juga lidahnya. Bukankah dia seorang yang sangat pintar berbicara? Aku akan lihat apakah ia masih pintar berbicara setelah kau potong lidahnya!” Xiao Kuangyun berucap dengan suara rendah.

Hari itu di guild Xiao, Yun Che merusak rencana Xiao Kuangyun di depan publik, dan menamparnya dengan tiap kata yang keluar dari mulut pemuda itu; bagaimana mungkin Xiao Kuangyun tidak menyimpan dendam di dalam hatinya? Masalah ia yang ingin merusak wajah Yun Che, tentu saja merupakan iri hatinya semata…. Dia bahkan lebih iri lagi ketika orang yang tidak berguna itu menikahi Xia Qingyue yang bahkan tidak bisa ia dapatkan.

Kali ini Xiao Moshan menutup mulutnya. Xiao Ba mengangguk, kemudian berjalan mantap keluar dari penginapan dan bergerak mengejar Yun Che.

Translator / Creator: Bewie