November 14, 2016

Against the Gods – Volume 1 / Chapter 37

 

Heavenly God’s Spiritual Veins

Xiao Che mengatakan setiap patah kata dengan tekad teguh. Dia tidak berusaha untuk menenangkan Xiao Lie dan Xiao Lingxi, ataupun bercanda; itu merupakan ketegasan mutlak yang sekaligus juga memaksanya untuk memenuhi keputusan tersebut tidak peduli apapun yang terjadi.

Kata-katanya membungkam Xiao Lie dan Xiao Lingxi dalam waktu yang lama. Namun, segera setelah itu, Xiao Lingxi mengeleng dan matanya yang sembab sambil menangis menatapnya: “Che kecil, kau tidak perlu melakukan itu. Aku hanya ingin kau hidup normal dan damai. Tidak masalah selama kau bisa melindungi dirimu sendiri… Ketika hari pembebasanku tiba, aku pasti datang mencarimu… Namun, dengan segala cara, kau tidak boleh melakukan hal yang bodoh; atau sesuatu yang berbahaya.”

Di matanya, dia masih seperti seorang anak laki-laki yang membutuhkan perlindungannya. Setelah mendengarkan pernyataannya… fakta bahwa pemikiran seperti itu ada dalam pikirannya, sudah cukup baginya. Bagaimana mungkin dia rela membiarkan Xiao Che mempertaruhkan nyawanya, pada segala macam bahaya, untuk mereka?

“Jangan khawatir. Tentu saja aku akan melindungi diriku sendiri.” Xiao Che tersenyum saat dia menatap Xiao Lingxi: “Karena kakek dan bibi kecil ada di sini menungguku. Karena… Aku belum memenuhi janjiku yang telah aku buat pada bibi kecil.”

“Janji?” Mata Xiao Lingxi sedikit bergetar saat dia menatap padanya dengan heran.

Xiao Che tidak menjelaskan dan berjalan di depan Xiao Lie. Dia berlutut pada kedua lututnya dan bersujud dengan berat: “Kakek, aku adalah cucumu, Xiao Lie, dan selalu berada dalam perlindunganmu selama enam belas tahun, tapi sekarang inilah saatnya bagiku untuk melebarkan sayapku dan melambung. Kau adalah kakek yang hebat jadi cucumu tidak akan terus membuatmu malu dengan tetap hanya menjadi sampah selamanya… Tunggulah aku, aku akan kembali. Sebelum aku kembali, kau harus… menjaga dirimu sendiri.”

“Baik… Baik!” Xiao Lie perlahan mengangguk saat suaranya bergetar dan airmata muncul di kedua matanya. Dia melangkah maju untuk membantu Xiao Che berdiri, mengambil sebuah papan kayu dengan rumbai putih yang menggantung dari tubuhnya dan memberikannya ditangan Xiao Che: “Che, guild Xiao telah mengusirmu dan tidak ada tempat untukmu di Floating Cloud City seumur hidupmu. Walaupun aku sangat khawatir… Pandangan dimatamu membuatku merasa tenang dan lega. Jika kau tidak mempunyai tujuan, maka ambil papan ini dan pergilah ke sebuah kota yang disebut ‘New Moon’, dan carilah orang yang bernama Sikong Han.”

“Sikong Han datang ke Floating Cloud City beberapa tahun yang lalu dan karena suatu hal, dia berhutang padaku, lalu memberikanku papan ini. Saat kau bertemu dengannya di New Moon City, berikan tablet ini padanya dan katakan padanya bahwa kau ini adalah cucuku. Mungkin dia akan menyiapkan sebuah tempat untukmu tinggal.”

Bahkan setelah mengatakan bahwa dia merasa “tenang” dan “lega”, tidak ada cara dia bisa menyembunyikan kekhawatiran dan kepeduliannya dalam tatapan dan ekspresinya. Cucunya ini yang hampir tidak mempunyai kekuatan tenaga dalam atau pengalaman di luar Floating Cloud City harus tinggal di luar mulai dari sekarang, dengan tak seorangpun yang dapat diandalkan. Bagaimana mungkin dia dapat tenang? Bagaimana mungkin dia tidak bersedih hati.

Xiao Che menggenggam papan kayu tua itu di tengah-tengah tangannya dan mengangguk keras. Setelah itu dia berkata: “Sebelum aku pergi, pertama kali aku ingin memberikan  penghormatan pada…. Paman Xiao.”

“Emm.” Xiao Lie mengangguk, silakan.

“Che kecil!” Saat Xiao Che membalikkan badannya, Xiao Lingxi sekali lagi memeluknya erat dengan kedua tangannya, tatapannya penuh dengan keengganan untuk membiarkannya pergi hingga membuat hati Xiao Che benar-benar luluh.

Dia ingin sekali bisa membawa Xiao Lingxi dan Xiao Lie pergi… Tapi hanya dengan memiliki hati yang penuh niat dan dorongan, dia tidak memiliki kemampuan atau kualifikasi untuk melakukannya… Paling tidak di tempat gelap tanpa cahaya ini, mereka masih aman di dalamnya.

“Bibi kecil,” Xiao Che memegang tangan Xiao Lingxi dengan ringan dan menatapnya lembut: “Aku tidak tega meninggalkanmu, bahkan lebih tidak tega daripada apa yang bibi rasakan… Jadi aku akan kembali secepat mungkin… Aku bersumpah, aku akan memenuhi apa yang aku katakan malam itu… janji yang telah kubuat pada bibi…”

Xiao Lingxi perlahan melonggarkan cengkeramannya sedangkan tangan Xiao Che juga memegang cengkeraman Xiao Lingxi yang melonggar… Lalu dia membalikkan badannya dan berjalan maju dengan langkah kaki pelan, tanpa menoleh lagi… Hal itu dilakukan karena dia khawatir bahwa sekali dia menoleh, dia tidak akan mampu pergi… dan dia bahkan lebih takut jika dia menoleh, mereka akan melihat dua aliran airmata yang tak terbendung yang mengalir keluar saat dia membalikkan badannya.

Kakek…. Bibi kecil… Dalam tiga tahun, aku pasti akan kembali… Tunggu aku!! Tunggu aku!!!!

Janji…. Janji….

Xiao Lingxi melihat siluet Xiao Che yang semakin menjauh pergi dengan mata kabur, sambil melamun menggumamkan hal itu di dalam hatinya… Tiba-tiba, apa yang Xiao Che katakan malam itu bergema di dalam hatinya…

“Jika kau bukan bibi kecilku, aku pasti akan menikahimu!”

Secara tiba-tiba, Xiao Lingxi menutup mulutnya dan dalam sepersekian detik, berusaha sebaik mungkin untuk menahan semua airmatanya yang memancar keluar seperti banjir.

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

Pemakaman Guild Xiao.

Berdiri di depan makam Xiao Ying, tatapan Xiao Che terpaku pada lempeng batu nisan tua itu dalam waktu yang lama. Lalu dia berlutut dengan kedua lutut dan bersujud tiga kali, matanya terisi dengan tekad ketika ia telah menyelesaikannya.

“Paman Xiao, kebaikan yang sangat besar yang telah kau lakukan untuk keluarga Yun ku, aku, Yun Che, tidak akan pernah melupakannya. Jika hari itu tiba, saat aku mengetahui orang tuaku masih hidup, aku akan berusaha sekeras mungkin untuk menemukan mereka, dan juga bayi yang telah mereka bawa waktu itu… putramu. Pada saat aku akhirnya mendapatkan kembali kekuatanku, aku akan menemukan orang yang membunuhmu waktu itu, dan melakukan pembalasan untukmu, dan untuk kakek!”

Xiao Che bersumpah di depan kuburan Xiao Ying dan melakukan penghormatan sekali lagi setelah bangun, sebelum pergi dengan langkah berat.

“Mulai saat ini, aku bukan lagi Xiao Che… namaku adalah Yun Che!”

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

Berita tentang penyiksaan Xiao Yulong mengguncang seluruh guild Xiao, dan menyebabkan kegelisahan dalam guild Xiao sepanjang malam. Xiao Yunhai pingsan dalam waktu yang lama setelah amarahnya menyerang jantungnya dan setelah bangun, seperti orang gila, dia memerintahkan seluruh guild Xiao untuk menemukan pelakunya. Namun, setelah pencarian selama sepanjang malam, tak satupun siluet atau jejak pelaku dapat ditemukan.

Penjelasan terbaik adalah bahwa perbuatan itu dilakukan oleh seseorang di dalam guild Xiao!

Xiao Kuangyun juga marah pada hal ini, tapi dia hanya marah sebentar saja karena dia hanya merasa sangat kasihan kehilangan budak yang patuh dan memiliki kemampuan. Dia bisa saja mendapatkan budak seperti itu dimana pun yang dia ingin. Namun, dia tidak bisa membawa kembali Xiao Yulong, yang saat ini tidak menyerupai manusia ataupun hantu, sehingga dengan demikian pilihannya secara otomatis jatuh pada orang kedua setelah Xiao Yulong dalam “evaluasi” kemarin.

Cucu termuda Ketua ketiga Xiao Ze – – Xiao Chengzhi.

Jika ini terjadi, Xiao Ze dan Xiao Chengzhi tidak diragukan lagi pasti akan bergembira.

Namun, tatapan setiap orang di dalam guild terhadap Xiao Ze menjadi berubah. Terutama Xiao Yunhai dan Xiao Li; ketika melihat Xiao Ze, keinginan untuk membunuh dapat dilihat tersembunyi di dalam mata mereka.

Jika benar anggota guild Xiao yang telah membuat Xiao Yulong cacat, maka kemungkinan besar Xiao Ze yang akan dicurigai.

Namun ini tampaknya bukan urusan Xiao Kuangyun. Pada sore hari, diantar oleh seluruh bangsawan Floating Cloud City, empat orang Sekte Xiao memilih Xiao Chengzhi bersama mereka untuk meninggalkan Floating Cloud City, dan menginjakkan kaki di jalan menuju Sekte Xiao. Sebenarnya, dengan kemampuan Sekte Xiao, sangat mudah bagi mereka untuk mengirim beberapa hewan terbang profound. Namun saat ini, di bawah perintah Master Sekte Xiao, mereka dilarang untuk menggunakan hewan terbang profound apapun agar Xiao Kuangyun memperoleh pengalaman.

Setelah Xiao Kuangyun pergi, Chu Yueli juga bersiap untuk membawa Xia Qingyue kembali ke Frozen Cloud Asgard.

“Guru.” Setelah mengucapkan selamat tinggal kepada ayah dan saudara laki-lakinya, Xia Qingyue kembali ke sisi Chu Yueli.

Chu Yueli membalikkan badannya, wajah putihnya, sangat keren dan elegan: “Jarak antara Frozen Cloud Asgard dan di sini cukup jauh, setelah kau kembali ke Frozen Cloud Asgard, kau mungkin tidak tahu kapan kau akan memiliki kesempatan untuk kembali. Jangan meninggalkan urusan yang belum terselesaikan yang mungkin kau pedulikan.”

“Yakinlah, guru. Qingyue telah dan benar-benar membuat persiapan yang tepat, jadi aku akan mengikuti Guru dan berangkat kapan saja. Walaupun ayah enggan berpisah, dia selalu penuh dengan rasa terimakasih karena Qingyue masuk Frozen Cloud Asgard.”

Chu Yueli mengangguk: “Jika memang seperti itu, kita dapat memulai perjalanan kita saat ini. Milady selalu ingin bertemu denganmu selama bertahun-tahun, bahkan sejak aku menceritakan tentangmu padanya. Aku yakin kalau dia melihatmu, dia pasti akan menyukaimu.”

“Ayah telah membantu kita dengan mempersiapkan kuda profound. Aku mohon Guru berjalan menuju lobi.” Xia Qingyue berkata dengan hormat.

“Tidak perlu.” Chu Yueli menggelengkan kepalanya dan berkata: “Kuda profound terlalu pelan. Aku akan membawamu kembali dengan menggunakan Profound Floating Technique. Juga, kau harus berhati-hati merasakan perubahan energi dalam tubuhku di tengah-tengah teknik yang kugunakan, itu akan sangat menguntungkan kekuatan tenaga dalammu di masa depan…. Mari kita berangkat; Berikan tanganmu.”

Xia Qingyue mengulurkan tangan kanannya yang halus tanpa ragu-ragu. Jelas sekali bahwa Profound Floating Technique milik Chu Yueli akan dengan cepat membawanya naik tinggi ke atas langit. Pikiran ini telah membuat perasaan gembira dan meningkatkan harapan dalam hatinya.

Chu Yueli entah bagaimana mengulurkan tangannya yang sedingin es untuk menggenggam tangan Xia Qingyue. Dalam sekejap, dingin di tubuhnya bergeser dan Frozen Cloud Arts mulai berputar-putar cepat dengan luar biasa… Tapi kemudian seluruh tubuh Chu Yueli tiba-tiba mulai gemetar. Frozen Cloud Arts yang baru saja diaktifkan juga tiba-tiba, menghilang tanpa jejak. Dia membalikkan tubuhnya menghadap Xia Qingyue, tatapan indahnya yang tak tergoyahkan terpaku pada Xia Qingyue… Jelas sekali bahwa ada suatu rasa takjub luar biasa dalam matanya, seolah ada suatu hal duniawi yang tak terbayangkan.

“Guru? Ada apa?” Xia Qingyue bertanya, waspada, karena reaksi ketakutan dan tak terduga dari Chu Yueli.

“Tidak mungkin… Ini benar-benar tidak mungkin!!”

Chu Yueli terperangah, berbicara dengan dirinya sendiri saat dia tiba-tiba mengulurkan tangannya yang satunya. Setelah kedua tangannya menggenggam pergelangan tangan kanan Xia Qingyue, hawa dingin di tubuhnya menyebar. Mata indah Chu Yueli membelalak lagi saat seluruh tubuhnya gemetar lebih hebat dari sebelumnya; di wajahnya, terlihat ekspresi yang benar-benar takjub dan luar biasa heran… Dan dia merasakan kegembiraan yang sangat luar biasa! Dia memegang tangan Xia Qingyue dengan erat sambil dia melihat matanya dan benar-benar menjadi terdiam sesaat sebab emosinya yang sangat tercampur aduk.

Ekspresinya membuat Xia Qingyue menjadi semakin waspada: “Guru… apa… apa yang sedang terjadi sebenarnya?”

“Qingyue!” Chu Yueli tiba-tiba menyadari kalau jantungnya berdetak karena panik sehingga dia tidak bisa meringankan tubuh dan berhenti. Ketika berlatih Frozen Cloud Arts, bingkai pikiran seseorang akan bersandar, sedikit demi sedikit menjadi sebuah kondisi membeku seperti es dan membisu. Sangat sulit untuk bergoyang dan bangkit hanya dengan daya gerak. Tidak diketahui selama berapa tahun, emosinya menjadi diluar kendali seperti ini: “Beritahukan gurumu ini, apa yang sebenarnya telah kau alami selama beberapa waktu ini? Apakah kau bertemu dengan seseorang yang luar biasa? Atau kau menggunakan beberapa jenis pill yang dilarang oleh dewa!”

“Aku…” Xia Qingyue menatap sejenak selama beberapa saat.

“Pada umumnya, seseorang hanya dapat mempunyai total lima puluh empat Profound Entrances. Orang biasa yang berbakat mempunyai sekitar sepuluh Profound Entrances, sedangkan seseorang dengan bakat bawaan yang tinggi mungkin mempunyai sekitar lima belas Profound Entrances. Ketika aku pertama kali bertemu denganmu, aku tahu kalau kau mempunyai dua puluh satu Profound Entrances yang secara alami terbuka, sebuah hadiah yang sangat besar yang hanya dapat dilihat sekali dalam sejuta! Jika seseorang mempunyai lebih banyak Profound Entrances yang terbuka, perkembangan tenaga dalam dan kecepatan aktivasi mereka akan meningkat. Bagaimana pun, seorang praktisi dengan dua puluh Profound Entrances yang terbuka, maka tidak diragukan lagi akan mengembangkan dan mengaktivasi tenaga dalam mereka dua kali lebih cepat daripada seorang praktisi yang lahir dengan hanya sepuluh Profound Entrances yang terbuka.”

“Benar-benar sangat sulit untuk membuka Profound Entrances, bahkan untuk hal itu Milady menghabiskan waktu selama satu abad hanya untuk membuka tujuh Profound Entrances dan mencapai pembukaan tiga puluh Profound Entrances. Di seluruh Blue Wind Empire, orang yang telah mencapai keadaan tertinggi pembukaan tiga puluh Profound Entrances, tidak mungkin lebih dari lima! Alasan mengapa Profound Opening Powder, hadiah yang diberikan Sekte Xiao pada guild Xiao, dapat mempercepat proses pengembangan adalah karena benda itu bisa membuka tiga hingga empat Profound Entrances untuk sementara waktu dalam jangka waktu tertentu. Namun, itu hanyalah efek sementara… Meskipun begitu, Profound Opening Powder masih dianggap sebagai obat yang berharga bagi Sekte Xiao.”

“Tapi Qingyue, kau…” Chu Yueli menggenggam pundak Xia Qingyue saat mata indahnya menatapnya tak berkedip: “Lima puluh empat Profound Entrances mu telah benar-benar terbuka semua! Dan mereka semua benar-benar terbuka secara permanen… apakah kau mengerti apa artinya ini? Ini berarti bahwa kecepatan perkembangan kekuatan tenaga dalammu dan aktivasinya akan hampir dua kali lipat dari milik Milady! Hal itu juga jauh lebih cepat daripada orang biasa! Tidak hanya itu, perkembangan keahlian tenaga dalam apapun yang kau pelajari tak akan terbatas. Kapanpun kekuatan tenaga dalammu membuat terobosan, itu tidak akan pernah mengalami ‘kemacetan’!”

“Ketika semua pembuluh darah dalam lima puluh empat Profound Entrances telah benar-benar terbuka, mereka bagaikan legenda yang disebut sebagai ‘Heavenly God’s Spiritual Veins,’ dan dikatakan bahwa hanya seorang Dewa dari legenda tersebut yang akan mempunyai pembuluh darah seperti ini! Ini tidak pernah terjadi sebelumnya sepanjang sejarah Blue Wind Empire! Qingyue… selama beberapa waktu ini, apa sebenarnya yang telah kau alami!”

Translator / Creator: Akai Ta