November 11, 2016

Against the Gods – Volume 1 / Chapter 36

 

My Name’s Yun Che

Yun? Xiao Che terkejut. Di Azure Cloud Continent, nama keluarga yang diberikan oleh gurunya padanya juga Yun, ini benar-benar merupakan sebuah kebetulan yang aneh.

“Selain dari nama keluarga ayah biologismu adalah Yun, aku tidak mempunyai informasi yang lainnya; seperti, aku tidak tahu siapa namanya atau darimana dia berasal. Xiao Ying bertemu ayahmu selama dia melakukan perjalanan di Blue Wind Empire. Tahun itu, ayahmu telah menyelamatkan nyawa Xiao Ying ketika dia diserang oleh hewan profound yang sangat kuat. Setelah itu, keduanya mulai melakukan perjalanan bersama-sama dan setelah mengetahui bahwa mereka sangat cocok, mereka menjadi saudara setia tepat sebelum mereka berpisah.”

Xiao Lie mengangkat kepalanya perlahan seolah dia mengenang tentang masa lalu dan dengan penuh kasih sayang berkata: “Setelah Xiao Ying kembali, dia menceritakan tentang ayahmu padaku dan selalu memujinya; mengatakan bahwa dia tidak hanya tampan tapi juga jujur dan tak terkalahkan. Selain itu, dia memiliki bakat yang tak tertandingi dan menakjubkan, benar-benar seorang pria yang luar biasa tak tertandingi. Pada saat iu, bakat Xiao Ying dapat dikatakan tiada taranya di Floating Cloud City; saat dia terang-terangan mengakui bahwa bakatnya tak pantas disebutkan jika dibandingkan dengan bakat ayahmu… Aku tidak percaya jadi aku bertanya padanya tingkatan yang mana yang telah dia capai, tapi Xiao Ying hanya tersenyum dan tetap diam mengenai hal itu. Dia berkata bahwa aku tidak akan mempercayainya bahkan jika dia mengatakannya padaku.”

“Tidak seorang pun tahu watak anakku lebih baik dari diriku sendiri. Dia tidak akan pernah berbohong. Pada saat itu ayahmu pasti adalah seseorang yang mempunyai bakat luar biasa; diusia yang masih muda, kekuatan tenaga dalamnya telah mencapai level yang menakjubkan. Kau dapat melihat dengan jelas kebesaran hati dan sikapnya saat bakat yang luar biasa seperti itu bersedia menjadi saudara setia dengan Xiao Ying, yang kekuatan tenaga dalamnya masih di bawahnya. Itulah mengapa tidak mengejutkan kalau Xiao Ying selalu memuji ayahmu, dan sangat merasa terhormat telah menjadi saudara setia dengannya.”

“Setelah itu, Xiao Ying menikah dan mempunyai anak… dan dua bulan kemudian setelah anaknya lahir, dia bertemu dengan ayahmu lagi… bersama dengan ibumu.”

Emosi Xiao Lie secara signifikan berubah. Xiao Che menahan napasnya dan melanjutkan mendengarkan dengan diam.

“…Tapi pada saat itu, ayah dan ibumu, keduanya benar-benar bersimbah darah, dan ditangan mereka ada kau, yang juga bersimbah darah. Kau berumur sekitar dua bulan juga pada waktu itu, dalam keadaan tidak sadar dalam gendongan ibumu. Saat Xiao Ying menghentikan mereka dan membawa mereka ke tempat rahasia, tubuh mereka semuanya dipenuhi dengan luka, dan semua kekuatan tenaga dalam mereka telah habis… Mereka hanya tinggal sementara waktu sebelum memaksa untuk pergi, karena orang-orang yang mengejar nyawa mereka terlalu kuat, sangat kuat bahkan hingga seluruh Floating Cloud City tidak mungkin dapat bertanding melawannya. Jika mereka tetap tinggal, mereka hanya akan memberikan Xiao Ying sebuah beban.”

“Xiao Ying tidak dapat menghentikan mereka agar tidak pergi dan dia tahu kalau dia tidak punya kemampuan untuk bertarung melawan musuh yang bahkan orang tuamu tidak bisa mengatasinya. Pada saat itu, dia melihat sebuah sifat dan kemauan keras dalam mata orang tuamu… Sangat jelas, orang tamu mengerahkan semua tenaga mereka untuk berusaha kabur dan mereka tidak mempunyai harapan untuk lari dari orang yang mengejar mereka… Oleh karena itu, Xiao Ying menggunakan alasan untuk membawamu… dan secara diam-diam menukar anaknya sendiri, cucuku, ke dalam selimut berdarahmu…dan menyembunyikanmu di dalam selimut anaknya.”

Tatapan Xiao Che tiba-tiba bergetar saat Xiao Lingxi memberikan sebuah tangisan kecil “A”.

“… Pada waktu itu, orang tuamu tergesa-gesa pergi, jadi setelah mengambil kembali bayi yang dilindungi dari Xiao Ying, kapan mereka akan mempunyai waktu untuk memeriksa apakah itu benar-benar anak mereka… Setelah orang tuamu pergi, Xiao Ying menemuiku, berlutut di depanku, dan memohon maaf kepadaku… Dia berkata bahwa dia masih muda, jadi jika dia kehilangan seorang anak, dia masih dapat melahirkan banyak anak lagi; namun, jika kau mati, saudaranya, yang juga merupakan ayahmu, akan benar-benar kehilangan keturunannya. Jika itu terjadi, tak seorang pun yang akan mampu membalaskan dendamnya!”

“Meskipun rasa sakit di hatiku seperti ditusuk oleh ribuan panah pada waktu itu, namun… menghadapi anak yang penuh kasih sayang dan berbudi seperti itu, bagaimana mungkin aku tega menyalahkannya? Selain kami ayah dan anak, tak seorang pun tahu bahwa cucuku telah ditukar denganmu. Pada waktu itu, kau yang telah berumur dua bulan telah menderita kerusakan tubuh dan akhirnya sembuh setelah setengah bulan… Alasan mengapa Profound Veinmu berakhir cacat juga jelas karena kerusakan yang telah kau alami. Di tengah peristiwa penyerangan itu, beruntung bahwa hanya Profound Veinmu yang telah rusak dan bukan nyawamu.”

Suara Xiao Lie berhenti sebentar. Dia berusaha semampunya untuk tidak menunjukkan tanda-tanda rasa sedih saat dia mengepalkan tangannya dan melanjutkan: “Belum setengah bulan setelah itu, Xiao Ying dibunuh dan pembuluh darah diseluruh tubuhnya hancur… Ketika aku mendengarnya dan bergegas kesana, dengan napasnya yang terakhir, dia mengatakan padaku bahwa orang yang membunuhnya adalah satu-satunya orang yang juga mengejar orang tuamu pada waktu itu. Dia tidak tahu darimana orang itu mendapatkan informasi tentangnya yang menawarkan penampungan untuk pasangan yang membawa seorang bayi dan dipenuhi oleh darah. Orang yang telah membunuhnya pergi kesana untuk memaksanya menunjukkan dimana orang tuamu melarikan diri… Sebelum mengambil napas terakhirnya, Xiao Ying benar-benar tersenyum, karena kata-kata yang telah diucapkan oleh orang yang membunuhnya itu… membuktikan bahwa dia masih belum menemukan orang tuamu, yang artinya bahwa mereka mungkin masih tetap hidup!”

“…..” Jantung Xiao Che mulai berdebar, seperti gelombang besar yang meluap yang tak terpadamkan yang tidak dapat ditekan. Melihat rambut putih Xiao Lie, dia merasa muram dan retak tak terkira di dalam hatinya… Tidak seorang pun mengetahui kesedihannya saat kehilangan putra dan menantunya. Dia bahkan kehilangan cucu satu-satunya, keturunannya yang terakhir, dahulu kala. Dengan berlutut, anak orang lain ditukar dengan hidup cucunya. Tidak heran dia mempunyai rambut putih saat dia masih berusia paruh baya… Di bawah tekanan dan gelombang kemunduran emosi, jika orang biasa menggantikan tempatnya, tidak hanya rambut putih yang akan muncul… tapi mungkin dia akan telah lama jatuh.

Xiao Che menemukan kebenaran yang menyedihkan hari ini; bahwa sumber yang membawa semua masalah ini tanpa disangka adalah dia, dirinya sendiri!!

Jika hidup Xiao Che yang asli tidak ditukar dengan dirinya, mengapa Xiao Ying akan dibunuh? Bagaimana istri Xiao Ying akan mengikuti orang yang dicintainya? Bagaimana istri Xiao Lie mati karena depresi? Bagaimana putra Xiao Ying akan ditertawakan jika dia gagal? Seluruh keluarga mereka bisa diselamatkan dan diamankan, dapat hidup bahagia dan damai. Dengan bakat Xiao Ying yang tiada taranya di Floating Cloud City dan kekuatan tak tertandingi serta martabat ayahnya di Floating Cloud City, posisinya dalam guild Xiao akan sangat tinggi. Mungkin dia sudah akan menjadi master guild Xiao sekarang. Xiao Lie tidak akan menderita karena tatapan congkak orang lain tapi malah berada dalam posisi unggul. Tidak hanya keempat tetua yang tidak akan mempermalukannya, jika mereka menghadapinya, mereka mungkin akan malu seperti tikus….

Xiao Ying menggunakan hidup anaknya untuk menyelamatkannya… Sedangkan dia membiarkan dirinya sendiri, dan seluruh keluarganya mengalami nasib yang kejam.

Bagaimana pun selama enam belas tahun ini, Xiao Lie tidak pernah meluapkan kemarahan atau kebencian padanya, si “pelaku utama”, tapi malah dia melindungi dan menjaganya tetap selamat tanpa sebuah kata. Dia memberinya cinta tanpa syarat, bahkan setelah tahu Profound Veinnya tidak berfungsi dan tahu kalau dia akan menjadi tidak berguna sama sekali seumur hidupnya, dia masih menyayanginya seperti biasanya. Mungkin, hal itu umum bagi seorang kakek untuk memperlakukan cucunya seperti ini; namun, untuk memperlakukan anak orang lain seperti ini, terutama bagi orang yang telah menyebabkan kehancuran keluarganya, akan membutuhkan sebuah hati yang sangat lapang dan pandangan terbuka…

Dalam hati Xiao Che gemetar dan hidungnya menjadi asam… Seorang anak memang seperti ayahnya. Menjadi orang agung seperti itu, tidak heran dia mempunyai seorang putra yang berbudi seperti Xiao Ying. Dia tidak akan bisa membayar hutang ini, yang dia dan orang tuanya telah terima dari mereka selama seumur hidupnya.

Xiao Che meletakkan kedua tangannya disisi meja batu dan jari-jarinya mencengkeramnya lebih erat. Melihat mata sedih Xiao Lie di depannya, untuk sesaat, dia tidak tahu bagaimana caranya berterimakasih pada orang ini, yang telah dia panggil kakek sepanjang tahun ini. Setelah beberapa saat, dia akhirnya berkata dengan suara bergetar: “Kakek, A… A…. Atas kasih sayang dan kebaikanmu, seumur hidupku, aku akan selalu… akan selalu…”

“Heh heh,” Xiao Lie tertawa lembut dan dengan penuh kasih sayang menjawab: “Che, aku telah merawatmu sejak kecil. Bahkan jika kau bukan salah satu dari milikku sendiri, sejak lama, kau tidak berbeda dari cucu biologisku di dalam hatiku. Kau juga telah mengatakan bahwa bahkan jika kita tidak mempunyai hubungan darah, kita masih akan abadi seperti keluarga. Karena kita keluarga, semua yang telah terjadi ini, memang seharusnya telah terjadi. Aku tidak butuh rasa terima kasihmu atau penebusan kembali selama kau selamat dan dengarkan mulai dari sekarang; bahkan jika aku terkurung disini seumur hidupku, aku masih akan bebas dari kekhawatiran.”

Xiao Che menutup mulutnya dan kata-kata terima kasihnya tidak lagi diucapkan dan setelah sesaat, dia akhirnya mengangguk dengan berat. Benar sekali, dia adalah kakekku, sekarang… dan selamanya! Selama dia masih ada, aku harus berbakti padanya. Saat dia sudah tidak ada, aku akan berduka untuknya dan melakukan apapun yang seharusnya dilakukan oleh seorang cucu.

Saat dia menatapnya, Xiao Lie mengangguk dengan puas dan melanjutkan: “Kau pasti ingin tahu lebih banyak tentang apa yang terjadi saat itu. Namun, Xiao Ying tidak berkata banyak tentang orang tuamu. Juga kenapa mereka diburu, Xiao Ying hanya mengatakan padaku bahwa itu karena mereka mempunyai sebuah ‘Heavenly Profound Treasure’. Dia bahkan memberitahuku bahwa tiga kata ‘Heavenly Profound Treasure’ adalah hal tabu, dan tidak boleh dikatakan dihadapan orang luar.”

Heavenly Profound Treasure? Xiao Che dengan kuat menyimpan nama ini dalam pikiran.

“Dari waktu setelah orang tuamu pergi, aku tidak pernah menerima informasi apapun dari mereka selama enam belas tahun terakhir. Aku pernah sekali berpikir bahwa jika mereka masih hidup, mereka pasti akan menyadari kalau bayi yang mereka bawa bukanlah milik mereka, dan akan kembali kesini untuk menukar anak mereka ketika kondisi sudah aman… Aku menunggu dari tahun ke tahun, tapi mereka tidak pernah kembali. Tapi… ini tidak membuktikan bahwa mereka tidak di dunia ini lagi… Karena kau masih kecil, aku telah mengatakan padamu agar jangan pernah melepas liontin itu dari lehermu. Itu karena saat Xiao Ying menukarmu dengan anaknya sendiri, itulah satu-satunya benda yang ada di tubuhmu. Jika orang tuamu masih hidup, mungkin benda itu akan menjadi peluang dan membantu kalian saling mengenali satu sama lain…”

Sebenarnya, jika mereka masih hidup, mereka tentu telah akan kembali ke Floating Cloud City dan menukar anak mereka. Namun mereka tidak kembali selama enam belas tahun ini, jadi kemungkinan mereka masih berada di dunia ini… pada dasarnya tidak pasti.

Jika mereka benar-benar masih di dunia ini, maka apakah anak Xiao Ying pada saat itu, masih hidup?

Malam semakin larut, waktu untuk Star Concealing Grass kehilangan efektifitasnya hampir habis dan sudah waktunya bagi Xiao Che untuk pergi.

“Kakek, bibi kecil… Aku harus pergi sekarang.” Walaupun dia enggan untuk berpisah, dia tidak punya pilihan selain mengatakan kalimat yang sulit ini, yang dia tidak ingin katakan.

Xiao Lie mengangguk dan melihat keluar: “Kau harus cepat meninggalkan tempat ini, jika kau ditemukan, itu akan menjadi lebih bermasalah.”

“Ah? Kau… kau akan pergi?” Secepat kilat, Xiao Lingxi mengangkat kepalanya, dan menangkapnya erat-erat dengan kedua tangannya.

Saat dia merasakan keengganan pada tatapan Xiao Lingxi, hati Xiao Che terasa pahit… Dia benar-benar berharap dia bisa membawa Xiao Lie dan Xiao Lingxi pergi bersamanya… Namun, dengan kondisinya saat ini, apa benar dia harus membawa mereka bersamanya? Bahkan jika mereka pergi, apa yang seharusnya dia digunakan untuk melindungi mereka di dunia luar? Malah mereka yang akan melindunginya…

Dia berdiri dan melepaskan tangan Xiao Lingxi. Dia menatap ke dalam matanya dan mengatakan kata demi kata: “Bibi kecil, aku harus pergi… Namun kau tidak perlu khawatir, aku akan kembali. Dalam tiga tahun, aku pasti akan kembali! Pada saat itu, aku akan menuntut ketidakadilan dan penderitaan yang kalian berdua rasakan dan mengembalikannya pada mereka seribu kali lipat… Aku akan membuat seluruh guild Xiao berlutut dan memohon pada kalian berdua karena mereka telah meninggalkan kalian di Reflection Gorge ini!!”

Translator / Creator: Akai Ta