November 10, 2016

Against the Gods – Volume 1 / Chapter 35

 

Birth Secret

Awal munculnya api di dalam rumah sakit dan Halaman Selatan sangat aneh. Jelas sekali kalau ini adalah sebuah pembakaran yang sangat jahat, tapi orang-orang yang ada disekitar tempat tersebut tanpa disangka mereka bahkan tidak melihat satu pun bayangan yang mencurigakan. Bahkan penjaga guild Xiao yang berdiri di luar pintu rumah sakit tidak melihat siapapun masuk atau keluar rumah sakit.

Tapi untung saja, apinya tidak terlalu besar dan mudah diatasi. Xiao Yunhai dengan cepat membereskannya, dan setelah itu dengan sangat cemas berteriak pada Xiao Gu. Dia lalu sekali lagi dengan tergesa-gesa kembali ke halaman kecil Xiao Yulong.

Saat dia mendorong pintu hingga terbuka, Xiao Yunhai baru saja akan memanggil nama Xiao Yulong namun, seluruh tubuhnya terhenti, seolah dia tersambar petir. Dia seperti orang bodoh saat dia dengan tatapan kosong berdiri di tempat.

Xiao Yulong tidak lagi berada di atas tempat tidur, tetapi malah dengan kondisi gemetar dia terbaring tertelungkup, di atas lantai, seperti anjing mati. Seluruh tubuhnya ditutupi oleh darah; sepasang pergelangan tangannya dan pergelangan kakinya sama-sama mempunyai bekas luka yang tebal, sedangkan tangan dan kakinya benar-benar terbelit. Seluruh wajahnya penuh darah; dikedua sisi telinganya, yang tertinggal hanyalah dua tumpukan daging… Hidung dan bibir atasnya semuanya hilang, seolah mereka telah lenyap dan di mulutnya menggelembungkan busa berdarah. Sebuah aliran berwarna merah, putih dan hitam secara bergantian saling mengikuti satu sama lain dari tengah kedua rongga matanya yang hitam… Tubuhnya yang bagian bawah bahkan seperti benar-benar tertutup oleh pewarna merah darah yang cerah.

Seluruh tubuh Xiao Gu gemetar hingga kedua kakinya setengah berlutut lemas di atas lantai. Sepanjang karir medisnya secara keseluruhan, dia telah banyak melihat luka dari yang paling parah hingga yang paling ringan tapi tidak pernah melihat pemandangan yang sangat kejam, berdarah dan sangat tragis. Saat dia melihat warna kulit Xiao Yulong, dia tahu kalau Xiao Yulong tidak mati… dan daya hidupnya tidak melemah sedikit pun… tapi kondisi yang begitu mengenaskan seperti ini merupakan seratus kali, seribu kali lebih menyedihkan daripada kematian.

Seluruh tubuh Xiao Yunhai gemetar, hatinya hancur berkeping-keping dan kulitnya menjadi pucat seperti orang mati. Ketika dia merasa ada seseorang yang datang mendekat, tubuh Xiao Yulong menegang dan kasar seperti amplas dan rengekan tak berdaya keluar dari mulutnya yang dipenuhi oleh busa gelembung berdarah.

Tubuh Xiao Yunhai melesat ke depan saat dia melangkah lebih maju. Dia tiba-tiba berteriak liar, seolah-olah dia telah gila: “SIAPA ITU!!! SIAPA ITU!! SIAPA ITU!!!”

“Keluar kau sekarang juga! Aku ingin mencincangmu menjadi ribuan keping daging cincang!! Dan menderita kematian dari seribu luka yang tak akan pernah hilang!! Mati tanpa keturunan!!”

Bentakan Xiao Yunhai mengandung suatu kebencian dan kegilaan yang tak berujung, yang terlihat seolah dia tiba-tiba menjadi gila. Dia merasakan jika dadanya hampir meledak, dan pembuluh darahnya pecah. Ketika dia melihat tubuh anaknya yang benar-benar cacat terbaring tertelungkup di tanah, yang bahkan tidak menyerupai manusia, dia tidak bisa tahan lagi dan benci hingga dia tidak dapat berteriak dengan keras selamanya. Dia lebih benci lagi karena ternyata dia tidak bisa benar-benar menjadi gila!

“Siapa! Siapa yang telah melakukan ini! Keluar kau sekarang juga!! Keluar…. AHHHHH!!!!!!”

Xiao Yunhai berlari dengan cepat dua langkah ke depan dan benar-benar menghancurkan jendela belakang dengan raungannya yang sangat keras dan penuh dengan kesedihan. Saat ini, dia tanpa disangka menemukan dua baris tulisan berwarna merah darah di dinding disebelah tangannya… tulisan itu ditulis dengan menggunakan darah anaknya Xiao Yulong.

“Sepotong kotoran tua Xiao! Hadiah spesial ini untuk merayakan kenaikan langsung anakmu yang b*ngsat ke dalam Sekte Xiao. Tolong terimalah hadiah ini dengan baik.”

“UUAAAAAH!!”

Xiao Yunhai dengan sangat marah menghantam tulisan berdarah yang ditulis di dinding itu dan membuatnya terbelah dengan bunyi yang keras. Lolongan keras yang terdengar sangat menyedihkan itu membuat sebuah serangan tiba-tiba berupa semburan darah yang keluar dari mulutnya. Setelah itu, kedua matanya berputar dan dia jatuh terbalik dengan keras di atas tanah.

_ _ _ _ _ __ _ _ _

Setelah intimidasi tirani pada Xiao Yulong, Xiao Che kembali ke kamarnya sendiri untuk mengambil pakaian yang telah dibuatkan oleh Xiao Lingxi untuknya dan semua simpanan pribadinya ke dalam Sky Poison Pearl. Simpanannya hanya sedikit, jika dijumlahkan, seluruhnya 1800 koin kuning profound.

Sebelum pergi, dia tiba-tiba ragu-ragu, lalu juga mengambil selimut yang telah dia dan Xia Qingyue gunakan untuk tidur dibawahnya, ke dalam Sky Poison Pearl.

“Enam belas tahun tinggal di tempat ini… Di masa mendatang, pasti tidak mungkin jika aku kembali untuk kedua kalinya.”

Xiao Che merasakan sebuah nostalgia saat dia melihat segala sesuatu yang ada di sekitarnya selama beberapa saat… nostalgianya tentu bukan karena guild Xiao, tapi justru karena banyak kenangannya dan Xiao Lingxi di sini. Sebelum dia berumur sebelas tahun, tempat ini tidak hanya kamarnya tapi juga kamar Xiao Lingxi. Pada hari itu, entah siang ataupun malam, mereka tidak terpisahkan dan hampir selalu bersama sepanjang waktu.

Setelah untuk sementara berada di sana selama beberapa saat, Xiao Che akhirnya kembali ke kondisi tersembunyi, melompati dinding, dan memasuki area gunung belakang.

Batas waktu Star Concealing Pill masih tersisa lebih dari satu jam. Alasan utama mengapa dia menggunakan Star Concealing Pill adalah untuk melihat Xiao Lie dan Xiao Lingxi, untuk memastikan keselamatan mereka. Xiao Yulong hanyalah hal tidak berharga yang membuang-buang waktu dari Star Concealing Pill. Meskipun dia tiba-tiba telah menemukan dua bilah Star Concealin Grass pada hari pertama kelahirannya, dia yakin bahwa Star Concealing Grass merupakan barang langka dari langit, dan di seluruh Profound Sky Continent, jumlahnya mungkin tidak melebihi sepuluh.

Menyiksa Xiao Yulong hanyalah untuk kesenangan saja. Itu hanya kepentingan bagi dirinya sendiri, bahkan lebih dari semua kesengsaraan yang diderita oleh kakek dan bibi kecilnya… Hanya sedikit kesenangan saja!!

Seseorang yang sebenarnya paling ingin dia bunuh adalah Xiao Kuangyun, bahkan dengan kekuatan mistis yang telah dia pinjam dari Star Concealing Grass, tidak ada cara dia dapat membunuh Xiao Kuangyun. Walaupun dia tidak tahu level kekuatan Xiao Kuangyun, meskipun idiot, bagaimanapun Xiao Kuangyun berasal dari Sekte Xiao, jadi kekuatan tenaga dalamnya pasti jauh lebih tinggi beberapa level daripada Xiao Yulong.

Namun, bahkan jika dia belum bisa melakukannya sekarang, suatu hari dia pasti bisa melakukannya… Hutang ini, dia bersumpah untuk menagihnya kembali seribu kali lipat!! Dia bukan lagi Xiao Che yang lemah dan pengecut, orang yang mengambil persentase terbesar dari kemauannya adalah Yun Che yang telah dipandang rendah oleh semua orang! Setelah gurunya diburu hingga mati, dia telah bersumpah untuk mengubur semua guild yang terlibat, bersama dengan gurunya! Juga bagi siapa pun yang telah melukai kerabatnya, dia bersumpah dia akan membuat guild Xiao dan Xiao Kuangyun, menyesalinya seumur hidup mereka.

Cara dia menyiksa Xiao Yulong benar-benar sangat brutal, sangat brutal hingga akan membuat menggigil dan mimpi buruk yang berkepanjangan bagi mereka yang menyaksikannya. Namun di matanya, itu tidaklah kejam, itu hanyalah harga yang harus dibayar karena telah melawannya!!

Saat ini, guild Xiao dalam kekacauan dan suara alarm yang menusuk telah berdering tanpa henti dalam waktu yang cukup lama. Ini tepat seperti apa yang Xiao Che inginkan… Selain menyiksa Xiao Yulong, membuat aula bagian dalam guild Xiao terbakar merupakan alasan lain yang memaksa guild Xiao untuk mengeluarkan Clan Gathering Order… Di bawah Clan Gathering Order, semua orang yang menjaga gunung belakang juga harus kembali.

Seperti yang dia harapkan, dia tidak harus pergi terlalu jauh untuk melihat empat anggota guild Xiao dengan tergesa-gesa berjalan lurus ke depan. Seperti angin, mereka bergegas melewatinya, membuat barisan menuju kearah guild Xiao.

Xiao Che mempercepat langkah kakinya dan pergi menuju gunung belakang Reflection Gorge.

Reflection Gorge merupakan sebuah tempat yang sangat tertutup yang digunakan oleh guild Xiao untuk menghukum pelanggar dalam guild mereka. Bagian dalamnya gelap dan lembab; di musim panas, sangat panas memanggang dan di musim dingin, sedingin es. Untung saja, karena pintu masuknya yang sempit, tidak mungkin hewan Profound yang sangat keras akan menyusup ke dalam.

Dalam ingatan Xiao Che, tidak ada banyak orang yang dipenjara di dalam Reflection Gorge dan masa penahanan yang paling lama juga tidak pernah lebih dari dua bulan. Namun, bahkan saat anggota guild Xiao tahu bahwa Xiao Lingxi dijebak, mereka masih ingin mengurungnya selama lima belas tahun…

Lima belas tahun… Berapa banyak lima belas tahun yang mungkin dapat dia miliki sepanjang hidupnya ini? Sampai sekarang Xiao Lingxi berusia lima belas tahun. Jika dia selalu terkunci di dalam, maka masa yang paling indah dalam hidupnya hanya akan dihabiskan di bawah kegelapan dan kesepian yang dingin ini… itu adalah penyiksaan yang sangat kejam.

Saat dia menghilangkan kondisi tersembunyinya, Xiao Che menatap pintu masuk Reflection Gorge dan mengepalkan kedua tangannya erat-erat… Bagaimana bisa dia mampu membiarkan kakek dan bibi kecilnya untuk terus terkunci di dalam tempat ini… Namun, baginya saat ini, pada dasarnya tidak mempunyai kemampuan untuk menyelamatkan mereka. Dia tidak mempunyai pilihan selain untuk menatap tak berdaya, bertahan dan membenci…

Mengambil napas dalam-dalam, Xiao Che berjalan maju. Tanpa penyembunyiannya, langkahnya secara wajar membuat suara langkah kaki. Suara langkah kakinya menimbulkan perhatian Xiao Lie di dalam Reflection Gorge yang secara otomatis melihat keluar dengan waspada. Saat tatapannya bertemu dengan Xiao Che, dia tiba-tiba menjadi terkejut dan tanpa sadar berseru: “Che!!”

“Ah!”

Suara terkejut seorang gadis muda terdengar, diikuti oleh langkah kaki yang tergesa-gesa. Siluet Xiao Lingxi segera muncul disamping Xiao Che; kulitnya sedikit kuyu dan rambutnya agak berantakan. Setelah melihat Xiao Che, dia melutup mulutnya dengan jari-jarinya dan berdiri di tempat. Setelah sepersekian detik kemudian, air mata mulai menggenang di matanya…

“Che kecil!” Saat dia berteriak, dengan marah dia berlari ke depan dan melemparkan dirinya ke dada Xiao Che. Dia menggunakan kedua lengannya untuk memeluk Xiao Che dengan erat dan berteriak keras. Dia mengira bahwa karena dia dipenjara selama lima belas tahun, dan karena Xiao Che telah diusir dari guild Xiao, dia tidak akan pernah lagi melihatnya paling tidak selama lima belas tahun. Dia tidak menyangka kalau dia tiba-tiba muncul di depan matanya, seolah dia hanyalah sebuah ilusi.

Xiao Lie berjalan mendekat dan di seluruh wajahnya terlihat ekspresi dengan emosi yang tercampur aduk: “ Che… Bagaimana… Bagaimana kau bisa ada di sini? Apakah guild Xiao memperbolehkanmu kembali?”

Xiao Che menggeleng dan menepuk punggung Xiao Lingxi: “Aku diam-diam menyelinap kembali… Tapi tenanglah kakek, hal besar telah terjadi dalam guild Xiao sehingga setiap orang telah dipanggil untuk kembali. Tak seorang pun akan menemukanku.”

“…..” Xiao Lie mengangguk. Dia bahkan tidak perlu repot untuk bertanya apa yang sedang terjadi pada guild Xiao. Dia sepenuhnya telah menyerah pada guild Xiao, bahkan jika guild Xiao dibinasakan, tidak akan ada perubaan besar dalam ekspresinya.

Terdapat banyak goa di dalam Reflection Gorge, baik yang dalam maupun yang dangkal. Dekorasi di dalamnya sangat sederhana, dan hanya beberapa meja batu dingin yang dapat dilihat dengan sekali pandang. Tangisan Xiao Lingxi menjadi semakin kacau, Xiao Che tidak menghentikannya dari tangisan yang terus-menerus itu. Dia ingin Xiao Lingxi melepaskan semua keluhan, ketakutan, kecemasan, dan keraguan yang ada di dalam hatinya; jika tidak, dia mungkin akan menjadi depresi karena dia harus tinggal di sini dalam waktu yang cukup lama… Lagipula, dia masih hanya seorang gadis yang berumur lima belas tahun.

Ketika Xiao Lingxi akhirnya berhenti, dia menangis begitu keras hingga dia hampir diambang pingsan.

Xiao Che duduk menghadap Xiao Lie di depan sebuah meja batu. Di sampingnya, kedua tangan Xiao Lingxi memegang erat dan melekat ke lengannya dan kepala kecilnya bersandar di bahunya. Dia tidak peduli bahwa Xiao Lie juga berada di sebelahnya dan tidak mau melonggarkan cengkeramannya, seolah khawatir Xiao Che akan menghilang lagi dari dunianya.

“Setelah kau dipenjara di sini, apakah mereka melakukan sesuatu pada kalian?” Xiao Che bertanya khawatir.

Xiao Lie menggelang dan tertawa tenang: “Tenang saja. Bidadari Chu dari Frozen Cloud Asgard mengisyaratkan bahwa dia akan melindungi kami dari Sekte Xiao sebelum dia pergi. Dengan dukungan dari kekuatan yang kuat ini, bagaimana bisa mereka berani melukaiku atau pun Xi? Setelah anggota Sekte Xiao pergi, mereka bahkan mungkin akan lebih tidak berani; lagipula, aku di sini punya reputasi sebagai ahli nomer satu di Floating Cloud City, heh heh.”

“Itu bagus.” Xiao Che mengangguk, hatinya merasa sedikit berterima kasih pada guru Xia Qingyue.

“Xia Qingyue adalah istri yang baik; sampai akhir, dia tidak menyobek sertifikat pernikahan.” Xiao Lie berkata dengan ekspresi yang agak melankolis.

“…..” Xiao Che mengangguk.

Sebuah keheningan tiba-tiba menyelimuti ketiganya. Setelah melalui musibah yang telah datang hari ini, nasib mereka tak diragukan lagi terbalik. Walaupun mereka mempunyai ribuan kata untuk dikatakan di dalam hati mereka, mereka tidak tahu persis dimana untuk memulainya…

“Kakek, aku ingin tahu…”

“Kau ingin bertanya siapa orang tua biologismu, kan?” Xiao Lie berkata dan dia langsung melanjutkan kalimatnya dengan ekspresi tenang di wajahnya.

“En,” Xiao Che mengangguk dan matanya sangat berkonsentrasi pada Xiao Lie: “Aku yakin, aku tidak secara asal dipungut tanpa alasan yang baik… Kakek, kau tahu sesuatu, kan?”

Xiao Lingxi juga mengangkat matanya dan menatap heran pada Xiao Lie.

Xiao Lie diam-diam mengamati Xiao Che dalam waktu yang lama sampai dia mendesah ringan, dan perlahan menutup matanya.

“Aku sebenarnya berpikir kalau rahasia ini akan tetap ada di dalam hatiku seumur hidupku, dan bahwa tidak akan ada orang kedua yang akan mengetahuinya… Sekarang guild Xiao tidak bisa mentolerirmu, dan kau telah tumbuh dewasa, mengetahui hal ini akan dianggap sebagai hal yang baik; menemukan akar asli seseorang, juga merupakan tugas keturunannya.”

“Ayah biologismu; nama keluarganya adalah Yun…”

Translator / Creator: Akai Ta