October 6, 2016

Against the Gods – Volume 1 / Chapter 3

 

Marry Me?

“Ahh!!”

Xiao Lingxi menjerit dan melompat mundur seperti kelinci yang sedang ketakutan. Jarinya menutupi bibirnya, matanya membelalak terkejut dan wajahnya memerah hingga ke lehernya:”Kau.. Kau… Kau menciumku lagi!!”

“Kau bereaksi sama seperti biasanya.” Xiao Che yang merasa tak berdosa menunjukkan ekspresi patah hati di wajahnya. “Saat kita masih kecil, kita selalu bermain game favoritmu Kiss Kiss. Akhir-akhir ini, kau selalu terkejut setiap kali aku berusaha untuk menciummu.”

“Kau-kau-kau…kau tahu kan itu hanya saat kita masih kecil!” Wajah Xiao Lingxi memerah semerah bunga mawar: “Sekarang kita sudah dewasa dan tidak boleh bercanda seperti itu! Kau…Kau akan segera punya istri! Nantinya kau hanya bisa mencium istrimu!”

“Kenapa…”

“Karena aku bibimu!” Xiao Lingxi menghentakkan kakinya.

“Lalu…apa yang harus kulakukan bila ingin menciummu?” Xiao Che tersenyum nakal sambil meletakkan tangannya dibawah dagunya.

“Kalau begitu…Kau harus menikahiku!” kata Xiao Lingxi sambil marah.

“Hei! Kau kan bibiku, bagaimana mungkin aku bisa menikahimu…” Xiao Che berkata pelan dengan mata melebar.

“Kau sudah tahu itu! Jika kau berani mencuri ciuman dariku lagi, aku akan memberitahu istrimu dan membiarkannya mengurusmu. Hmph hmph! Xiao Lingxi melihatnya dengan wajah penuh kemenangan.

Suara Xiao Hong terdengar kembali dari luar: “Tuan muda, apakah anda sudah siap? Sudah saatnya pergi menemui mempelai anda.”

“Ya, aku akan keluar sekarang.” Xiao Che melihat pakaiannya dan bersiap untuk pergi. Baru dua langkah, Xiao Lingxi menarik tangannya dan berkata dengan wajah serius: “Xiao Che! Sebelum pergi, ulangi janji yang telah kita buat kemarin, setiap kata, atau aku tidak akan membiarkanmu pergi”

Janji yang kemarin? Xiao Che berpikir sebentar lalu berkata: “Baiklah…setelah menikah dengan Xia Qingyue, aku tidak akan melupakan bibi hanya karena aku telah beristri. Aku akan menghabiskan waktu bersama bibi seperti biasanya, Aku akan mendengarkan panggilan bibi dan segera datang saat bibi memanggilku seperti sebelumnya… rasanya aku tidak lupa sepatah katapun.”

“Hehee, benar-benar anak yang baik.” Xiao Lingxi tersenyum dengan sangat manis tapi tidak melepaskan tangan Xiao Che: “Tapi, aku akan menambah satu hal lagi hari ini, yang kemarin aku lupa… Walaupun Xia Qingyue akan menjadi istrimu, dihatimu dia tidak boleh menggantikanku! Ulangi itu sekarang juga, cepat cepat cepat!”

Xiao Che menatap bola matanya yang indah dan berkata: “Jika kau menciumku, aku akan berjanji.”

“Kalau begitu…nikahi aku?”

“…..” Xiao Che kalah.

“Tuan muda, apakah anda masih belum siap?” tidak baik melewati “waktu yang baik”. Suara Xiao Hong yang mendesak terdengar dari luar.

Xiao Che meletakkan tangannya dipintu namun masih belum membukanya. Dia berbisik: “Aku tidak bisa menjanjikan hal itu karena dihatiku, kau adalah satu-satunya. Bahkan bila ada ratusan Xia Qingyue, dia tidak bisa menyamaimu. Kau tak akan tergantikan.”

Saat suaranya menghilang, dia mendorong pintu dan pergi.

Xiao Lingxi terpaku, membeku di tempatnya selama beberapa saat. Bibirnya membentuk sebuah garis melengkung dan dia meluapkan kegembiraannya seperti seorang gadis kecil yang diberi permen kesukaannya.

Ketika Xiao Che keluar dari kamarnya, tim pernikahan yang mewah menunggunya. Xiao Hong tersenyum ramah padanya: “Tuan muda, silahkan naik keatas kuda. Selama perjalanan saya akan melindungi anda dengan semua yang saya miliki… Tapi tentu saja, hari ini adalah hari kebahagiaan tuan. Saya seharusnya tidak perlu terlalu khawatir karena hari ini hanya akan ada hal baik yang sedang menunggu.”

“Terimakasih, kakek Hong.” Xiao Che tersenyum pada Xiao Hong dan menaiki kuda. Sebuah suara pelan tiba-tiba terdengar dari sebelah kirinya:

“Sepertinya aku datang diwaktu yang tepat. Apakah saudara Xiao Che akan bertemu pengantinnya sekarang? Selamat.”

Alis Xiao Che sedikit berkerut mendengar suara itu dan melihat dua pemuda berjalan pelan ke arahnya. Orang yang berbicara itu berumur dua puluh tahun bertubuh tanggung. Dia tampan dan elegan. Matanya sejernih kristal, berwajah menyenangkan dan memiliki senyuman yang menawan. Di belakangnya ada seorang pemuda yang lebih kurus. Dia berjalan cepat mengikuti pemuda yang berbicara itu.

Sambil memperhatikan mereka, Xiao Che tersenyum: “Oh ternyata saudara Yulong dan Xiao Yang, apakah kalian sengaja datang kesini khusus untuk melihatku?”

Xiao Yulong adalah anak dari ketua guild Xiao. Diusia dua puluh tahun, tanpa menghiraukan penampilannya, bakatnya, cara berbicara dan kebijaksanaannya merupakan pemuda generasi terbaik guild Xiao. Kekuatan tenaga dalamnya telah mencapai level ketiga Nascent Profound Realm pada saat itu. Dia merupakan kebanggaan dan kebahagiaan ayahnya, Xiao Yunhai, sekaligus harapan masa depan guild Xiao. Guild memiliki harapan yang tinggi padanya karena dia akan menjadi pemimpin berikutnya jika tidak ada kejadian buruk yang akan terjadi. Dia memiliki banyak kelebihan namun tidak pernah sombong. Dia selalu baik dan sopan pada setiap orang. Bahkan kepada Xiao Che, yang dianggap cacat dimata banyak orang. Dia tidak pernah mengejek Xiao Che tapi malah ramah dan sopan kepadanya. Tidak hanya itu, dia sering menunjukkan kepeduliannya saat mengetahui masalah kerusakan Profound Vein Xiao Che.

Xiao Che selalu menyukai Yulong. Dia kagum dan menghargai kebaikan Yulong… Tentu saja, perasaan itu datang dari Xiao Che yang sebelumnya.

Identitas orang yang berada di belakang Yulong juga tidak biasa. Dia bukan murid biasa guild Xiao; dia adalah cucu termuda Ketua Kedua, Xiao Yang. Diusia sembilan belas tahun, dia berada di level sembilan Elementary Profound Realm. Sejak kecil, dia selalu mengikuti Xiao Yulong dan mendengarkan setiap perkataannya. Namun, pada Xiao Che dia tidak sebaik seperti pada Xiao Yulong. Walaupun mereka berdua merupakan cucu dari Ketua, dia tidak pernah peduli pada Xiao Che. Setiap Xiao Che mengajaknya berbicara, dia tidak pernah menghiraukan ataupun merespon.

Sebagai cucu Ketua guild Xiao, Xiao Che tidak hanya mempunyai rumah, tapi dia juga mempunyai sebuah halaman kecil yang terpisah. Selain kakeknya Xiao Lie, bibinya Xiao Lingxi, dan satu sahabatnya, sedikit sekali orang yang mengunjungi. Saat ini, Xiao Yulong datang bersama Xiao Yang dengan tujuan mengantarnya menuju pernikahannya.

“Haha, tentu saja.” Xiao Yulong mendekatinya sambil tertawa dan berkata: “Orang yang kau nikahi hari ini adalah permata cemerlang di Floating Cloud City. Ini bukan hanya pesta besar guild Xiao tapi juga Floating Cloud City. Karena kau memiliki kesempatan untuk menikahi harta karun ini, saudaramu disini datang untuk ikut berbahagia untukmu. Tentu saja, aku juga merasa iri dan malu. Hahahaha.”

Xiao juga tertawa: “Kak Yulong sangat lucu. Dengan talenta yang Kak Yulong miliki, seluruh wanita di Floating Cloud City ini bisa kau pilih sesukamu.”

“Tuan muda, kita harus segera berangkat.” Xiao Hong mengingatkan.

“Xiao Che, cepat. Kami sudah tidak sabar menunggumu membawa permata paling cemerlang di Floating Cloud City ke dalam guild Xiao.” Xiao Yulong berkata sambil tersenyum.

Xiao Che mengangguk dan langsung duduk dengan tenang. Tim pendamping pernikahan berjalan melewati halaman menuju ke rumah guild Xia diiringi dengan bunyi drum dan gong.

Saat Xiao Che telah menghilang dari penglihatan, Xiao Yulong tersenyum kaku dan muram. Dia tiba-tiba membalikkan badan dan menampar wajah Xiao Yang dengan keras. Dengan suara rendah dia mendesis: “Menyedihkan!”

Tamparan Xiao Yulong yang keras membuat pipi kiri Xiao Yang mulai membengkak. Dia buru-buru bersujud di kaki Xiao Yulong, dengan ketakutan dia berkata: “Aku… Aku benar-benar memasukkan Murdering Heart Powder dan menerima pesan bahwa dia telah ambruk… Aku… aku juga tidak tahu apa yang sedang terjadi disini…”

“Hmph!” Alis Xiao Yulong menegang dan mimik wajahnya berubah. “Aku menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan racun itu. Racun yang bahkan Dr. Seto pun tak akan mampu menyembuhkannya, tapi kau malah mengacaukan semuanya! Jangan katakan kalau kau sebenarnya ingin melihat Xia Qingyue menikahi Xiao Che yang tidak berguna itu?”

“Boss, anak itu baru saja pergi. Kita masih punya kesempatan selama perjalanan… Walaupun kita tidak bisa melakukannya sendiri karena takut ketahuan, kita bisa menggunakan pasukan dari guild Yuwen dan yang lainnya. Ada banyak pria bangsawan yang menginginkan Xia Qingyue. Hanya mendengarkan orang membicarakan pernikahan Xia Qingyue dan Xiao Che saja bisa membuat mereka menggertakkan gigi. Bila kita bisa meyakinkan mereka sedikit saja dan membantu mereka, mungkin kita bisa…”

“Jika memang semudah itu, mengapa aku harus menghabiskan banyak waktu untuk mendapatkan Murdering Heart Powder!” Xiao Yulong menyela Xiao Yang, lalu melanjutkan: “Xiao Che memang tidak berguna, tapi kakeknya memiliki kekuatan Profound Spirit level sepuluh. Siapa yang berani melawannya? Selain itu, ayah Xia Qingyue sama sekali tidak menolak pernikahan ini. Siapa yang akan berani melawan guild Xia dan Xiao Che? Meskipun anak laki-laki guild Yuwen bergabung dengan anak laki-laki Governor, keluarga mereka akan mencegahnya… dan bukannya kau lihat sendiri si tua brengsek Xiao Hong secara pribadi mengawalnya? Dengan adanya dia, bagaimana mungkin timbul masalah?”

Saat berbicara, Xiao Yulong mengepalkan tangannya. Suara tulang beradu terdengar. Saat pertama kali dia melihat Xia Qingyue, dia berpikir bahwa dia bertemu seorang malaikat yang telah hilang. Sejak saat itu, dia berjanji akan menjadikan Xia Qingyue istrinya dalam hidup ini.

Namun Xia Qingyue, akan menikah dengan Xiao Che, anggota guild Xiao yang paling dibenci! Bagaimana mungkin dia rela!

“Boss, sebenarnya…kau tidak perlu begitu khawatir.” Xiao Yang melirik sebentar ekspresi Xiao Yulong lalu berbicara: “Coba pikirkan, dengan sifat Xia Qingyue yang tidak pernah merasa tertarik pada siapapun di Floating Cloud City, apa mungkin dia menyukai Xiao Che? Alasan mengapa dia menikahi Xiao Che hanyalah karena perjanjian yang dibuat enam belas tahun yang lalu. Jika dia menikah, sangat tidak mungkin bagi Xiao Che menyentuhnya sedikitpun… Setelah dia masuk guild Xiao, kesempatan bos untuk bertemu dengannya akan bertambah. Xiao Che yang tidak berguna itu tidak bisa dibandingkan dengan ketampanan dan kemampuan yang bos punya. Setelah beberapa waktu, bagaimana mungkin Xia Qingyue tidak terkesan? Pada saat itu…”

Mendengarkan perkataan Xiao Yang, wajah Xiao Yulong yang tadinya suram mulai berubah cerah. Dengan mata menyipit, dia menyentuh ujung hidungnya dengan jari dan berbisik: “Kau mengatakan hal yang masuk akal… sepertinya, tidak bisa meracuni si bodoh itu sampai mati bisa juga jadi hal yang baik.”

 

Translator / Creator: Akai Ta