November 2, 2016

Against the Gods – Volume 1 / Chapter 24

 

Upheaval (3)

Xiao Lie sebenarnya mempunyai harapan yang besar pada orang-orang dari Sekte Xiao. Anak dari master Sekte Xiao kiranya mungkin harus seperti naga dewa langit.

Namun, saat pertama kali melihatnya, dia malah sangat kecewa. Dia tidak melihat aura, kesantunan, penguasaan diri, dan keagungan yang sesuai dari murid langsung dari sekte besar yang seharusnya dimiliki. Malah, dia hanya melihat arogansi yang merendahkan dan terlihat kejam di matanya yang meninggalkan perasaan tidak nyaman. Terlihat seperti seorang anak manja dan playboy yang dimanja yang tumbuh diantara penjilat. Tapi setelah berpikir dengan hati-hati, ia juga merasa lega… Lagipula, Sekte Xiao tidak mungkin peduli tentang guild Xiao yang kecil ini. Bagaimana bisa mereka mengirim beberapa “orang hebat” kesini? Status “anak master sekte” juga hanyalah untuk mengekspresikan rasa hormat yang tidak tulus untuk Xiao Zheng yang telah meninggal.

“Ayah, aku baru saja mendengar mereka mengatakan bahwa kau dan guild master menuju kesana untuk menyambut orang-orang dari Sekte Xiao. Bagaimana bisa kau kembali begitu cepat?” Xiao Lingxi baru saja mampir untuk mengantarkan makanan ke Xiao Lie. Dengan wajah penuh penasaran, dia bertanya: “Apakah orang dari Sekte Xiao sudah tiba? Orang seperti apa mereka? Apakah mereka mempunyai aura yang benar-benar menakutkan?”

Pertanyaan Xiao Lingxi mengingatkannya pada tetua yang berdiri di belakang Xiao Kuangyun. Dia mengangguk: “Tentu saja, orang-orang dari Sekte Xiao tidak dapat ditebak. Tapi, Xi, kau harus menghindari orang-orang dari Sekte Xiao sebaik mungkin dalam beberapa hari saat mereka di sini. Pemuda yang memimpin mereka bukanlah sejenis orang baik. Jika kau dapat menghindari mereka, maka hindarilah.”

“Ah?” Xiao Lingxi mengedipkan matanya tidak percaya lalu mengangguk dengan ringan: “Aku tahu ayah. Sebenarnya, aku sudah agak takut pada mereka. Lagipula, mereka semua dari Sekte Xiao. Mereka pasti sangat-sangat kuat.”

“Meskipun kau penasaran, kau harus berusaha menjauh dari mereka.” Xiao Lie mengingatkan sekali lagi. Dia mengambil napas ringan dan, dengan beban pikiran yang berat, berjalan menuju ke halaman.

“Ayah? Mengapa sepertinya kau memikirkan sesuatu? Apakah sesuatu yang besar terjadi?” Xiao Lingxi bertanya khawatir. Sebagai seorang anak perempuan yang mengenal ayahnya dengan sangat baik, dengan sekilas mata, Xiao Lingxi dapat melihat melalui ekspresi muka Xiao Lie.

Xiao Lie membeku sebentar, lalu menggelengkan kepalanya: “Tidak ada apa-apa…” Dia berhenti sejenak saat dia menyadari bahwa meskipun dia tidak mengatakannya dengan keras, maka anaknya yang pintar ini mungkin tidak akan merasa tenang sepanjang hari. Dia hanya dapat menjawab dengan pelan: “Sekte Xiao membawa sebuah hadiah yang disebut “Profound Opening Powder”. Dari apa yang dikatakan oleh Xiao Kuangyun, Profound Opening Powder ini memiliki efek pemulihan yang sangat besar pada profound vein yang rusak. Jadi…”

“Ah! Itu bisa memperbaiki profound vein yang rusak? Apakah itu benar?” Xiao Lie bahkan belum menyelesaikan perkataannya, tapi Xiao Lingxi sudah menangis dalam kegembiraan. Tiba-tiba, tangan kecilnya menggenggam erat sudut bajunya. Memperbaiki Profound Vein Xiao Che selalu menjadi harapan terbesarnya. Beberapa tahun yang lalu, dia tanpa berhenti dengan rajin mencari setiap metode yang memungkinkan bersama Xiao Lie. Kata-kata Xiao Lie tidak jauh berbeda baginya dari suara langit surga yang mengabulkan keinginannya.

“Efek obat Sekte Xiao tidak dapat dibandingkan dengan obat biasa. Obat itu mungkin benar-benar dapat memberikan hasil yang mengejutkan.” Dengan mengatakan ini, ekspresi Xiao Lie pelan-pelan menjadi muram: “Namun, penggunaan paling penting Profound Opening Powder adalah untuk mempercepat perkembangan kecepatan dalam jangka waktu tertentu. Saat ini, guild master dan mereka semua menganggap Profound Opening Powder ini sebagai sebuah harta karun. Untuk meyakinkan mereka untuk menggunakan Profound Opening Powder pada tubuh Xiao Che, yang dianggap tidak mempunyai kebaikan apapun di mata mereka… ini benar-benar adalah harapan yang tipis.

Ekspresi Xiao Lingxi menjadi lesu. Kata-kata Xiao Lie bagaikan seember air dingin yang menghilangkan semua kegembiraannya. Dia menggigit bibirnya dan dengan tegas mengatakan, “Tidak peduli bagaimana pun caranya, kita harus mendapatkan Profound Opening Powder. Che kecil memang bukanlah apa-apa! Tapi dia satu-satunya yang paling membutuhkan Profound Opening Powder!”

“Aku akan berusaha dengan seluruh kekuatanku untuk berjuang mendapatkannya.” Melihat ekspresi anaknya, Xiao Lie mengeluarkan napas panjang. Namun, di dalam hatinya, dia dengan jelas mengerti seberapa kecil harapan untuk mendapatkan Profound Opening Powder… Dengan kata lain, itu benar-benar tidak mungkin.

…………………………

Senja.

“Aku melihat Xiao Kuangyun yang datang dari Sekte Xiao hari ini.”

Cahaya lilin bergoyang dengan samar di dalam ruangan. Xia Qingyue duduk di tepi tempat tidur dan berkata dengan ringan.

“Oh… orang seperti apa dia?” Xiao Che menguap sebelum bertanya santai dengan ekspresi tak acuh.

“Dia seperti namanya.” Alis Xia Qingyue menurun saat dia mengingat sorot mata Xiao Kuangyun ketika dia menatapnya. Ekspresi jijik terlihat di matanya. Gurunya mengatakan padanya bahwa dari empat anak laki-laki Sekte Xiao, tiga yang lain dapat dianggap memiliki bakat seperti naga. Hanya anak keempat yang seratus persen idiot. Meskipun begitu, dia yang paling dimanjakan oleh master sekte, mungkin karena dia anak bungsu dan anak laki-laki satu-satunya dari istri yang sah. (TL: Kuangyun artinya “liar/awan kekerasan”)

“Itu cukup wajar. Kalau kau memikirkannya, sangat jelas sekali orang seperti apa yang akan Sekte Xiao kirim ke tempat ini. Tapi meskipun begitu, itu masih tidak ada hubungannya denganku. Paling banyak, aku hanya akan pergi kesana sebagai formalitas.” Xiao Che mengangkat bahu saat dia berbicara. Alisnya tiba-tiba menyentak, dan ekspresinya sedikit menegang. Dia mengangkat kepalanya dan bertanya: “Qingyue istriku, kau bilang kau melihatnya? Lalu apakah dia juga melihatmu?”

“Benar sekali… kenapa?” Xia Qingyue mengangkat alisnya.

Xiao Che mengangkat tangannya untuk menggosok dagunya, lalu tiba-tiba berkata: “Kau bilang sebelumnya bahwa dia seperti sepotong sampah dengan reputasi yang sangat buruk. Sampah seperti ini… *mendesah*, Qingyue istriku, jika aku tidak salah menebak, gurumu seharusnya ada di dekat Floating Cloud City, kan?”

“… Bagaimana kau tahu?” Wajah Xia Qingyue terlihat keheranan.

Xiao Che tidak menjelaskan. Dia berkata dengan ekspresi serius: “Karena seperti itu, pikirkan cara untuk berkomunikasi dengan gurumu. Akan lebih baik jika memintanya untuk datang ke tempat ini besok…” Setelah berpikir sebentar, ekspresinya sekali lagi menjadi tenang: “Karena gurumu didekat sini, maka aku rasa tidak akan ada masalah besar. Ayo tidur.”

Alis halus Xia Qingyue sedikit terangkat, dan dia kemudian bertanya-tanya sejenak. Dia sekali lagi memikirkan kembali ekspresi dalam mata Xiao Kuangyun saat dia melihatnya sore ini dan akhirnya mengerti arti dibalik kata-kata Xiao Che. Ekspresinya tiba-tiba menegang, dan dia secara tidak sadar mengulurkan tangan untuk mencubit es berbentuk perangkat transmisi suara di pinggangnya.

Melihat Xiao Che bersiap untuk membentangkan selimut di sudut, tatapannya sedikit bergoyang. Bibirnya terus bergerak selama beberapa kali sebelum dia akhirnya mengeluarkan suara: “Ayo tidur di tempat tidur.”

“Ah?” Xiao Che memutar badannya menghadap Xia Qingyue dan berkata dengan mata terbuka lebar: “Qingyue istriku, apa yang kau katakan?”

Xia Qingyue segera membalikkan wajahnya untuk menyembunyikan ekspresinya saat ini. Dia menjawab dengan dingin: “Kalau kau tidak dengar, maka lupakan saja!”

“Aku mendengarnya! Bagaimana bisa aku tidak mendengarnya?!” Xiao Che segera mengangguk seperti seekor anak ayam mematuk beras. Dia melempar selimut dan dengan cepat melempar dirinya sendiri diatas tempat tidur, lalu melihat Xia Qingyue dengan senyum bahagia: “Qingyue istriku, akankah kau tidur di dalam atau di luar malam ini?”

“…..” Xia Qingyue tidak menjawab. Dengan lambaian tangannya yang seperti salju, dia memadamkan semua lilin merah yang ada di ruangan. Ruangan langsung menjadi gelap gulita, dan hatinya juga diam-diam mendesah. Dia mengulurkan tangan dan mendorong Xiao Che ke dalam, menarik selimut ke atas, dan menutup kedua tubuh mereka dengan selimut tersebut. Berbaring berseberangan dengan punggungnya mengahadap Xiao Che, dia berkata dengan suara tenang dan dingin: “Kau tidak perlu terlalu memikirkannya. Aku hanya melakukan ini untuk membuatmu lebih nyaman selama kau mengobati tubuhku pada jam tiga pagi… Kau tidak boleh melakukan hal-hal yang dilarang! Atau aku tidak akan pernah mengijinkanmu tidur di atas tempat tidur lagi!”

“Terserah kau, istriku tercinta!” Xiao Che berbicara dengan semangat ketika dia menarik selimut dan mengendus sisa aroma wanita muda yang masih ada di dalamnya.

Sekarang, dia telah dipanggil “istri” oleh Xiao Che beberapa lusin kali setiap hari. Dari yang awalnya merajuk hingga saat ini, tidak hanya mendengarnya sebagai suatu hal yang sangat alami, tapi juga pada waktu yang bersamaan memberinya sebuah perasaan yang tak terlukiskan dari “aku adalah istrinya”. Perubahan yang halus ini menyebabkan dia menjadi bingung dan kalah. Dia menutup matanya dan berjuang untuk menghindari pikiran seperti ini yang membuat hatinya menjadi kacau. Tidak lama setelah itu, dia tertidur dengan nyenyak.

Tanpa disadari sudah jam tiga pagi. Ini adalah waktu yang paling gelap sebelum fajar, dan seluruh guild Xiao terasa damai. Hanya suara serangga berdengung yang kadang-kadang dapat didengar.

Di dalam kegelapan, dari halaman Xiao Lingxi terdengar suara *krak* pelan dan, menyertai suara itu, pintu rumah yang aman tertutup pelan-pelan terbuka. Sebuah bayangan mungil perlahan menyelinap keluar dan, setelah mengintip sekitarnya sebentar, dengan cepat melarikan diri keluar.

Bayangan itu tidak dapat melangkah keluar halaman ketika sebuah sosok tinggi kelabu tiba-tiba turun dari langit, mendarat di depannya. Suara tangisan seorang gadis yang ketakutan terdengar, lalu tidak lama setelah itu terdengar suara serius, rendah dengan usaha yang besar: “Xi Er, kemana kau akan pergi tengah malam begini?”

“Ah! A… ayah!” Bayangan ketakutan membuat warna putih menutupi wajahnya. Memperlihatkan wajah yang menyenangkan dan menggemaskan. Gadis itu benar-benar Xiao Lingxi. Melihat Xiao Lie yang tiba-tiba muncul di hadapannya, jiwanya bergetar sesaat. “A… A… A…”

“Ah!” Xiao Lie mengeluarkan napas panjang, lalu berkata dengan suara pelan: “Xi Er, kau ingin pergi mencuri Profound Opening Powder, kan?”

“A… A…” Xiao Lingxi menundukkan kepalanya sambil tertatih.

“Kau adalah putriku. Bagaimana bisa aku tidak tahu apa yang sedang kau pikirkan di dalam hatimu?” Xiao Lie mengeluarkan napas panjang sekali lagi lalu menepuk bahu putrinya. “Setelah kau pergi meninggalkanku sore ini, aku seperti melihat tatapan yang aneh di matamu. Aku merasa tidak enak, jadi aku datang ke sini untuk berjaga-jaga… Tentu saja, kau berpikir untuk mencuri Profound Opening Powder… Xi Er, kau terlalu keras kepala. Apakah kau tahu betapa berbahayanya ini? Profound Opening Powder ini bukanlah sesuatu yang biasa. Itu merupakan sebuah hadiah dari Sekte Xiao. Jika jejakmu diketahui, maka akan menjadi kekuasaan hukum Sekte Xiao. Pada saat itu, jika keempat orang dari Sekte Xiao itu memutuskan kalau kau bersalah, jangankan aku, tidak ada seorang pun di Floating Cloud City ini yang dapat menyelamatkanmu.”

Xiao Lingxi menundukkan kepalanya dan menggigit bibirnya. “A… Aku tahu semua itu. Tapi… tapi… Che kecil kasihan sekali. Dia jelas orang baik, tapi selalu ditertawakan oleh orang lain, direndahkan dan diperlakukan seperti sampah oleh semua orang. Jika dia dapat menyembuhkan Profound Veinnya, maka dia tidak akan ditertawakan lagi. Dia tidak akan direndahkan siapa pun…”

Xiao Lie membuka dan menutup mulutnya, sebuah penyesalan tampak di wajahnya.

“Aku selalu heran, mengapa Xiao Che satu-satunya orang dengan Profound Vein yang rusak, dan bukan aku… Dunia ini sungguh tidak adil padanya… Ayah, apakah kau tahu? Setiap aku melihat Che ditertawakan, dan dia masih berpura-pura tidak peduli hanya untuk membuatku tenang, hatiku penuh dengan begitu banyak kegelisahan… Jika aku dapat menyembuhkan pembuluh darahnya, bahkan jika aku harus menjadi seorang pencuri… bahkan jika aku menerima hukuman mati, aku akan tetap bersedia untuk melakukannya ratusan kali…

Saat dia berbicara, mata Xiao Lingxi telah dipenuhi dengan air mata. Dia menutupi wajahnya dengan tangannya dan akhirnya tidak dapat menahan dan mulai menangis.

Sebuah serangan keras melintasi wajah Xiao Lie. Saat dia melihat putrinya yang menangis, hatinya juga sedih. Dia diam-diam menghibur: “Xi Er, aku tahu kau sepenuh hati melakukan ini demi Che. Tapi, dengan kau melakukan ini, kau mengabaikan akibatnya, Xiao Yunhai tidak memberikan kotak Profound Opening Powder itu kepada siapa pun setelah menerimanya. Dia pasti membawanya ditubuhnya. Dengan kekuatanmu, bagaimana bisa kau mencuri sesuatu dari Xiao Yunhai? Dengarkan aku, kembali dan tidurlah. Mengenai Profound Opening Powder, aku bukannya tidak memikirkan sesuatu. Walaupun aku belum pernah berdebat tentang apa-apa selama beberapa tahun ini, diantara guild Xiao ini, aku, secara keseluruhan, masih mempunyai suara. Mendapatkan Profound Opening Powder tidak selalu merupakan hal yang benar-benar tanpa harapan. Kau tidak boleh melakukan hal yang konyol ini lagi di masa mendatang. Jika sesuatu benar-benar terjadi padamu… siapa yang akan menjaga dan melindungi Che setelah itu?”

Kalimat terakhir Xiao Lie dengan halus memukul hati Xiao Lingxi yang lembut, meninggalkan hatinya dengan tiba-tiba, ketakutan yang tak hilang-hilang… Benar sekali! Jika aku tidak berhasil, tertangkap, dan menerima hukuman yang berat, apa yang akan terjadi pada Che…

“A… Aku mengerti.” Xiao Lingxi melepaskan baju hitamnya dan menjatuhkannya ke samping. Dia menghapus air mata di wajahnya dan berkata dengan wajah bersalah: “Ayah, aku minta maaf. Aku melakukan hal bodoh dan membuatmu khawatir lagi. Aku dengan patuh akan pergi tidur sekarang dan tidak akan melakukan sesuatu seperti ini lagi… Ayah, kau harus segera kembali dan beristirahat… Aku janji aku tidak akan mencuri Profound Opening Powder.”

“*Tertawa kecil*, bagus sekali jika kau mau mendengarkan.” Xiao Lie mengangguk dan tersenyum hangat. Tapi sebelum pergi, dia masih dengan khawatir mengambil pakaian hitam diatas tanah dan membawanya bersamanya.

Translator / Creator: Akai Ta