October 29, 2016

Against the Gods – Volume 1 / Chapter 20

 

This is Really Interesting…

Untuk sekitar 20 jarum pertama, Xiao Che menanganinya dengan cukup mudah. Namun, ketika keringat mulai muncul di dahinya, pegangan tangan kirinya saat memegang jarum mulai gemetar. Ditambah lagi, pergerakannya mulai melambat. Jika sebelumnya dia dapat menancapkan satu jarum dalam satu helaan napas, tapi selanjutnya mulai berubah menjadi beberapa helaan napas… setelah tiga puluh jarum, dia butuh waktu semakin lama untuk menancapkannya.

Jika Xia Qingyue menoleh ke belakang, dia akan menyadari saat Xiao Che memberikan pengobatan akupuntur, dia selalu menggunakan tangan kirinya. Dia sama sekali tidak kidal, dan bahkan karena tangan kirinya jauh lebih terampil. Hal itu karena Sky Poison Pearl berada di tangan kirinya.

Saat sebuah jarum perak ditancapkan, Sky Poison Pearl di telapak tangannya akan berkedip sekali. Mengikuti jarum perak, kekuatan Sky Poison Pearl diam-diam memasuki tubuh Xia Qingyue. Tentu saja, kekuatan ini bukan sejenis racun, melainkan adalah kekuatan pembersih. Sky Poison Pearl memiliki kemampuan untuk memurnikan puluhan ribu racun di dunia. Selain itu, “racun” ini tidak hanya mengakhiri hidup racun sejenisnya, tapi juga termasuk racun yang merusak bagian dalam tubuh, seperti kotoran yang berlebihan. Namun, ini tidak sesederhana mencuci sumsum dan memotong arteri. Agar dapat menggunakan kekuatan Sky Poison Pearl adalah alasan utamanya memaksa otaknya hari ini untuk mencari cara bagaimana memberikan pengobatan akupuntur pada Xia Qingyue.

Untuk mengeluarkan udara dingin dan membersihkan titik kulminasi hanyalah cara lain dan kepura-puraan. Apa yang sebenarnya dia sedang lakukan adalah “membuka tenaga dalam” untuk Xia Qingyue.

Satu menit berlalu… sepuluh menit berlalu… seperempat jam berlalu…

Gumpalan udara dingin pelan-pelan naik dari tiap-tiap jarum perak. Setelah setengah jam penuh berlalu, punggung Xia Qingyue telah ditancapi sebanyak lima puluh empat jarum. Tangan Xiao Che akhirnya berhenti bergerak pada titik ini tapi setelah berhenti tidak lebih dari setengah menit, dia sekali lagi mengulurkan, kedua tangannya menari. Dia mengambil tiap jarum yang ada di punggung Xia Qingyue dengan sangat cepat. Dalam sekejap mata, seluruh lima puluh empat jarum telah hilang dari punggung Xia Qingyue.

Punggung yang bagai giok milik Xia Qingyue masih seputih salju, seperti batu giok yang putih murni. Dengan teknik Xiao Che yang begitu terampil, tidak ada satu pun bekas yang tertinggal.

“Sudah selesai…” Xiao Che, telah memulihkan semua jarum, menarik napas panjang lega.

Ketika semua jarum perak telah dicabut, Xia Qingyue merasa seolah-olah dia sedang melayang di langit, seluruh tubuhnya terasa begitu hangat dan nyaman. Membuatnya sulit untuk percaya, melalui keadaannya yang tidak sadar, bahwa ini benar-benar adalah tubuhnya.

Dia mengenakan pakaiannya kembali dan langsung menggunakan kekuatan tenaga dalamnya. Saat Frozen Cloud Arts mengalir, dia hampir melonjak ketakutan, karena kekuatan tenaga dalamnya ditransfer secara praktis saat pikiran itu melintas di benaknya. Kecepatan yang beredar dalam tubuhnya membuatnya gembira, karena berkali-kali lebih cepat daripada sebelumnya.

Bahkan setelah berlatih Frozen Cloud Arts selama empat tahun, dia masih sering tidak dapat benar-benar mengendalikannya. Tapi, sekarang, merasakan Frozen Cloud Arts beredar di tubuhnya, dia benar-benar yakin bahwa dengan kondisi tubuhnya yang sekarang ini, dia dapat benar-benar mengendalikannya. Kecepatan dimana Frozen Cloud Arts beredar juga, sebagai hasil alami, meningkat menjadi setingkat lebih tinggi!

Awalnya dia tidak berharap terlalu banyak, sehingga dari hatinya yang paling dalam dia sangat terkejut atas hasil yang dicapai. Pada waktu yang bersamaan, dia juga sangat terkejut… terkejut bahwa semua yang dikatakan oleh Xiao Che benar-benar menjadi kenyataan! Malah, hasilnya jauh lebih baik dari pada yang dia katakan.

Dia percaya bahwa kondisi tubuhnya saat ini akan mengejutkan gurunya, jika dia melihatnya!

“Sekarang… apakah kau mempercayaiku?”

Suara Xiao Che menggema di telinganya, tapi tampaknya terdengar lebih serak dan lemah. Xia Qingyue kembali tersadar dan melihat Xiao Che. Dia tanpa daya bersandar pada sandaran tempat tidur. Dahi dan semua pakaiannya telah basah oleh keringat dan kulitnya cukup pucat untuk dapat menakuti orang, seperti dia baru saja selamat dari penyakit yang parah.

Mengingat bagaimana setiap jarum yang ditancapkan disertai dengan kekuatan tenaga dalam, sebuah perasaan sedih tiba-tiba muncul dalam hatinya… mirip seperti sebuah perasaan terluka. Perasaan ini membuat dirinya merasa frustasi, karena dia seharusnya tidak boleh mempunyai perasaan sakit hati pada orang ini sebab dia hanya bisa berbagi status sebagai pasangan pengantin, tidak boleh ada yang lain.

“Aku mempercayaimu… Aku percaya kalau kau benar-benar seorang dokter.” Xia Qingyue memberikannya sebuah tatapan yang sulit ditebak: “Sepertinya kau, yang telah dipandang rendah oleh setiap orang di Floating Cloud City, sebenarnya mempunyai sebuah keahlian yang mengejutkan… Tapi, kau jelas tahu kalau aku tidak mempunyai sedikitpun rasa suka padamu. Setelah satu bulan, aku akan meninggalkanmu selamanya… Mengapa kau menunjukkan semua ini kepadaku? Mengapa kau memberikanku kebaikan yang begitu besar dan… berusaha sangat keras untukku?”

Kebaikan… ini benar-benar sebuah kebaikan yang sangat besar sekali.

“Tiga alasan.” Xiao Che yang tak bertenaga terengah-engah dan berusaha untuk mengambil napas, namun masih tersenyum dengan seluruh wajahnya: “Hampir setiap orang memandang rendah diriku dan kau bahkan bisa mempunyai alasan lebih untuk merendahkanku. Tapi ternyata kau tidak begitu, dan malah selalu melindungi harga diriku yang menyedihkan ini semampumu… Kemarin malam, kau pergi keluar mencariku karena kau khawatir padaku, dan juga, dengan diam-diam mengantarkan sebuah selimut untukku… Setiap orang yang memperlakukanku dengan baik, aku akan selamanya memperlakukan mereka lebih baik lagi!”

Xia Qingyue: “…”

“Alasan yang kedua… Kau, selamanya, adalah istriku.”

Xia Qingyue membuka mulutnya beberapa kali, tapi tidak bisa mengatakan apa-apa.

“Alasan yang ketiga juga merupakan alasan yang paling penting…” Wajah tersenyum Xiao Che berubah menjadi sulit ditebak: “Aku pikir kalau penampilanmu setelah tidak berpakaian akan terlihat lebih menyenangkan.”

“…” Kapanpun Xiao Che menggunakan mulutnya yang vulgar, dia akan selalu memperlakukannya dengan sikap dingin. Namun, saat ini, melihat senyum vulgar di wajah pucatnya, dia tidak bisa marah.

“Penjelasan selesai.” Xiao Che menjulurkan tangannya ke pot obat yang telah dia bawa: “Qingyue istriku, tuang obat yang ada di pot obat itu dan minumlah.”

Xia Qingyue memberikan tatapan mendalam padanya, lalu melangkah tanpa bertanya obat apa itu. Dia menuang ramuan tersebut dari botol dan menelannya dalam satu tegukan.

“Ini pengobatan pertama. Kalau kau ingin menjaga kondisimu seperti ini untuk selamanya, kau butuh sebanyak tujuh kali “pengobatan”. Waktu yang paling baik yaitu jam tiga pagi karena ini waktu dimana aliran Ying paling kuat dan hasil pengobatan jadi lebih maksimal. Tentu saja, kita melakukannya atau tidak, keputusannya ada padamu.”

Setelah mengatakan semua itu, Xiao Che menutup matanya dalam kelelahan. Itu tentunya bukan pura-pura, kekuatan fisiknya benar-benar terkuras.

“Selamat beristirahat.” Pandangan Xia Qingyue menjadi lebih sulit ditebak. Setelah dia berbicara dengan tenang, dia berjalan keluar dan menutup pintu tanpa suara.

Sambil berdiri di tengah halaman, Xia Qingyue mengangkat tangannya dan melihat telapak tangannya, ekspresi di matanya menjadi kabur.

Sebenarnya orang seperti apa dia itu?

Setidaknya, aku selalu salah menilainya… semua orang di Floating Cloud City juga salah menilainya.

Setelah Xia Qingyue pergi, tubuh Xiao Che juga benar-benar tumbang dan miring ke arah tempat tidur. Dia tidur di sana, tidak ingin bergerak sama sekali, mulutnya sesekali menggumamkan sebuah kata dengan samar.

“Huhu… Staminaku saat ini sangat lemah. Aku hampir pingsan kelelahan hanya untuk membuka kekuatan tenaga dalam…”

“Jika guru tahu kalau aku benar-benar membuat orang lain membuka pakaiannya, dia mungkin sangat marah hingga akan turun dari langit untuk memberiku pelajaran… Lagipula… Aku bisa mempraktekkan akupuntur untuk orang yang menggunakan pakaian saat umur tiga belas… dan dapat mempraktekkan akupuntur untuk orang yang menggunakan pakaian dengan menutup mata saat berumur lima belas… huhu… tidur…”

…………………..

Seluruh guild Xiao hanyut dalam suasana yang benar-benar berbeda setiap kali mereka menerima surat dari Sekte Xiao. Master guild, para tetua, menunjukkan kewajibannya setiap hari dengan sangat rajin. Dari pagi hingga malam, mereka menyambutnya karena mereka takut menunjukkan kekecewaan walaupun hanya sedikit. Generasi muda, seolah-olah ketakutan, berlatih lebih keras. Mereka ingin mempunyai terobosan dalam beberapa hari berikutnya, sehingga meningkatkan kesempatan mereka untuk dibawa kembali ke Sekte Xiao…

Namun, semua itu jelas sekali tidak ada hubungannya dengan Xiao Che. Dia dapat dianggap sebagai orang yang paling santai di seluruh guild Xiao.

Hari ini, di gunung belakang guild Xiao.

Terdapat pemakaman umum di gunung belakang guild Xiao. Setelah seorang anggota guild Xiao mati, sepertinya sebagian besar dari mereka akan dikuburkan di sini.

Xiao Lie diam-diam berdiri di depan sebuah makam, rambut putihnya, sebagai hasil dari melalui banyak perubahan dan kesedihan, berkibar dengan bebas oleh angin. Angin bersiul. Segala sesuatu terasa sunyi.

Pada nisan, terukir dua kata “Xiao Ying”.

“…Ying, aku tahu sejak kecil, kau bermimpi untuk memenuhi harapan nenek moyangmu dan kembali ke Sekte Xiao. Untuk menyingkirkan darah yang diabaikan dari kita. Sekarang, kesempatan ini akhirnya datang, hanya… semuanya sangat terlambat enam belas tahun.

Ekspresi mata Xiao Lie berkabut. Dia berdiri dengan kaku di sana, mulutnya terpaksa mengucapkan sebuah gumaman…

“Aku tahu, walaupun telah berlalu selama bertahun-tahun, kau masih sangat peduli… pembuluh darah Xiao Che telah rusak sejak dia kecil… Ini juga tak masalah. Walaupun dia ditakdirkan untuk menjadi orang biasa sepanjang hidupnya, namun tanpa tindakan, tidak akan ada perjuangan dan kebencian. Sekarang, Che telah menikah. Aku harap mulai sekarang dia dapat selalu hidup damai… Meskipun dia bukan anak kandungmu, dia masih satu-satunya yang kalian rawat, dan hidup sebagai anakmu, untuk dilindungi. Aku juga akan melindungi kedamaiannya semampuku…”

*Krak*

Sebuah suara terdengar oleh suara Xiao Lie, mengejutkannya. Dia segera tersadar dan menolehkan kepalanya, berteriak dengan suara rendah. “Siapa?”

Sembari berteriak, Xiao Yulong berjalan dari belakang pohon yang lebat dan padat di tengah halaman. Dia melihat Xiao Lie dengan bingung, berjalan maju beberapa langkah dan menunjukkan sikap sopan sebagai junior: “Yulong memberi hormat pada Ketua kelima… Aku tidak menyangka bahwa Ketua kelima akan berada di sini? Apakah Yulong mengganggu Ketua kelima?”

Mata Xiao Lie menunjukkan kebingungan… Hatinya sedang dipenuhi dengan kesedihan dan ia sedih selama beberapa saat. Sangat tidak disangka bahwa dia tidak mengetahui seseorang mendekati tempatnya. Dia juga tidak tahu apakah Xiao Yulong telah mendengar monolognya sekarang. Dia mengerutkan alisnya dan bertanya: “Yulong, apa yang sedang kau lakukan di sini?”

Xiao Yulong segera menjawab: “Utusan Sekte Xiao akan datang besok. Ayah percaya bahwa ini adalah sebuah peristiwa besar yang akan mengubah takdir guild Xiao, dan percaya bahwa dia harus memberitahukan kakek. Jadi dia menyuruhku datang… Karena telah menggangu Ketua kelima, Yulong telah berbuat salah.”

“Lalu apakah kau mendengar apa yang baru saja kukatakan?” Suara Xiao Lie menjadi dingin dan kaku seketika. Sebuah aura memaksa tiba-tiba mendorong Xiao Yulong.

Kekuatan seseorang yang berada di puncak Spirit Profound Realm jauh dari apa yang Xiao Yulong dapat atasi dengan kemampuannya yang sekarang. Kulitnya memucat, dia langsung menggelengkan kepalanya: “Yulong baru saja tiba. Jika Ketua kelima barusan tidak berbicara, aku tidak akan menemukan Ketua kelima. Aku benar-benar tidak mendengar Ketua kelima mengatakan apapun… Jika Ketua kelima tidak ingin diganggu, Yulong akan segera pergi!”

Xiao Lie tidak menemukan sedikit pun kebohongan pada ekspresi Xiao Yulong. Pikirannya sedikit tenang dan auranya kembali normal. Ekspresinya juga mereda: “Lupakan saja, tidak ada apa-apa. Utusan Sekte Xiao akan datang besok. Sepertinya kau yang pasti akan dipilih. Ketika waktunya tiba, kau akan menghidupkan kembali keinginan terbesar darah kita.”

“Kata-kata Ketua kelima terlalu berlebihan. Yulong tidak pantas untuk mendapatkannya,” Xiao Yulong berkata dengan rendah hati.

Xiao Lie mengangguk padanya dan berbalik meninggalkan tempat ini.

Setelah dia pergi, ekspresi Xiao Yulong secara bertahap berubah dengan halus. Dia mengusap dagunya dengan tangan kanannya dan bergumam sambil mengerutkan kening: “Jangan bilang… jika ini benar, maka akan menjadi sangat menarik…”

Translator / Creator: Akai Ta