October 24, 2016

Against the Gods – Volume 1 / Chapter 15

 

Xiao Yulong’s Probing

Setelah Xiao Che dan Xia Qingyue selesai sarapan, Xiao Lie kembali, sebuah raut tegang yang belum pernah terjadi sebelumnya terlihat di wajahnya, dengan sedikit kekagetan yang masih belum benar-benar hilang.

“Kakek, apa yang terjadi?” Xiao Che berdiri dengan cepat dan bertanya.

“Sebuah peristiwa besar. Bagi guild Xiao, ini merupakan hal yang sangat besar.” Xiao Lie berkata, namun alisnya yang berkerut masih belum mengendur. “Tapi, ini seharusnya tidak banyak berhubungan dengan kita.”

“Peristiwa besar? Masalah apa itu?” Xiao Che bahkan lebih heran.

“Ini tentang Sekte Xiao.”

“Sekte Xiao?” Kali ini, tidak hanya Xiao Che, tapi bahkan Xia Qingyue mengangkat alisnya.

“Sekitar setengah jam yang lalu, master guild menerima sebuah surat dari Sekte Xiao. Surat itu mengatakan bahwa Sekte Xiao akan segera mengirim sekelompok orang kesini. Tidak hanya itu, tapi pemimpin kelompok itu adalah putra bungsu Xiao Juetian, master sekte dari Sekte Xiao saat ini!” Xiao Lie berkata pelan.

“…” Berita ini membuat Xiao Che terdiam selama beberapa waktu sebelum mengatakan: “Jika itu benar, maka ada sesuatu yang tidak masuk akal. Ketika guild Xiao kita datang dari Sekte Xiao seratus enam puluh tahun yang lalu, Sekte Xiao selalu memperlakukan kita dengan sikap sombong yang merendahkan. Dengan perpisahan yang lebih dari seratus tahun, tidak akan ada seorang pun di Sekte Xiao yang akan peduli pada guild Xiao kecil kita. Mengapa mereka tiba-tiba akan mengirim orang di sini? Tapi untuk mengatakan bahwa mereka telah merencanakan sesuatu… pengaruh Sekte Xiao ini sangat besar, mengapa mereka perlu merencanakan sesuatu untuk melawan kita? Untuk mengatakan bahwa mereka memberikan kita kebaikan, itu bahkan lebih tidak mungkin.”

Xiao Lie menggelengkan kepalanya dan berkata: “Tentu saja pasti ada alasannya. Leluhur kita pendiri guild Xiao, Xiao Bieli, diam-diam diusir dari Sekte Xiao karena bakatnya yang terlalu rendah, tapi ayahnya, pada waktu itu, ketua Dewan Pelaksana Sekte Xiao, Xiao Zheng. Belum lama ini, Xiao Zheng meninggal. Pada tahun sebelum ia meninggal, pikirannya tidak lagi ingin mengejar kekuasaan dan ketenaran, melainkan ia menginginkan Xiao Bieli sebagai anaknya. Setelah seratus tahun tanpa kontak, hatinya merasa malu. Dia meninggalkan sebuah keinginan yang belum terpenuhi saat meninggal, dan berharap bahwa Sekte Xiao bisa, setelah kematiannya, menemukan keturunan Xiao Bieli dan dari para pemudanya akan dipilih kandidat yang paling berbakat untuk diajak kembali ke Sekte Xiao untuk dilatih. Ini juga dianggap sebagai sebuah permintaan maaf atas sikap acuh tak acuh yang dia tunjukkan pada Xiao Bieli dan pengusiran yang terjadi setelahnya.”

Seorang manusia biasa tidak dapat hidup lebih dari seratus tahun. Namun, ketika kekuatan tenaga dalam seseorang mencapai suatu titik tertentu, hidup selama beberapa tahun tidak perlu dipertanyakan lagi. Dapat dikatakan bahwa sekali seseorang menerobos Emperor Profound Realm, harapan hidup mereka akan mencapai ribuan tahun. Setelah mendengarkan kata-kata Xiao Lie, Xiao Che mempertimbangkan terlebih dahulu kemudian merasa lega. Tidak heran Sekte Xiao akan tiba-tiba secara sukarela mengirim orang untuk berkunjung. Ternyata seperti ini. Tampaknya almarhum Xiao Zheng masih memiliki status didalam Sekte Xiao, sehingga Sekte Xiao mengabulkan keinginan terakhirnya. Dia juga menyadari mengapa Xiao Lie mengatakan bahwa ini tidak ada hubungannya dengan mereka. “Memilih kandidat yang paling berbakat untuk diajak kembali ke Sekte Xiao dan dilatih”… Tidak mungkin kandidat yang paling berbakat ini mempunyai hubungan dengan Xiao Che.

Bagaimana pun, jelas sekali apa yang ada di dalam pikiran para tetua lainnya, setelah mendengarkan berita ini, mereka seharusnya merasa sangat bergembira. Untuk diajak kembali ke Sekte Xiao untuk dilatih? Ide macam apa itu? Jika salah satu anak atau cucu mereka dipilih dan diajak kembali ke Sekte Xiao, maka itu akan seperti seekor ulat tanah yang naik dari lumpur untuk menjadi seekor naga emas yang mengambang diantara awan selama semalam! Semua kerabat mereka juga akan ikut terbang di belakang mereka. Mereka akan dapat berjalan dengan angkuh tanpa takut akibatnya tidak hanya di kalangan guild Xiao, tapi juga di antara semua Floating Cloud City. Siapa pun yang berani menentang, jika disebutkan kata “Sekte Xiao”, dua kata itu, bahkan pemimpin kota pun tidak akan berani untuk membantah.

Ekspresi Xiao Lie terlihat begitu damai, namun kekecewaan yang disembunyikan dengan usaha yang keras itu masih tidak bisa luput dari mata Xiao Che. Dalam guild Xiao, tidak ada seorang pun yang tidak memiliki keinginan untuk pergi ke Sekte Xiao. Bahkan dirinya yang sekarang ini pun juga begitu. Dan dengan Sekte Xiao yang datang kesini, tidak dapat diragukan lagi bahwa inilah kesempatan terbaik untuk dapat lebih dekat dengan mereka, karena sekaranglah saatnya mereka dapat secara langsung berinteraksi dengan orang-orang Sekte Xiao ini. Semua anggota guild Xiao yang lain memiliki setitik harapan. Hanya Xiao Lie yang tidak berani berharap, karena tidak mungkin Xiao Che akan menjadi orang yang akan dipilih oleh Sekte Xiao.

Xiao Che membuka mulutnya untuk mengatakan sesuatu yang dapat menenangkan kakeknya, namun setelah merenung selama beberapa saat, dia tidak bisa memikirkan sepatah kata pun untuk diucapkan. Kondisi pembuluh darahnya telah jelas diketahui. Bahkan jika dia mengatakan sesuatu yang menyenangkan untuk didengar, apa gunanya?

“Walaupun ini tidak berhubungan dengan kita, itu juga bisa menjadi hal yang baik. Sekte Xiao sebesar langit. Bahkan jika kita pergi kesana, kita akan berada di antara orang-orang dengan peringkat terendah. Bagaimana itu bisa dibandingkan dengan kebebasan dan kedamaian yang ada di atas Floating Cloud City?” Xiao Lie tertawa dengan mudah, duduk di meja makan: “Ayo, bantu kakekmu menyelesaikan sarapan.”

…………………………………

Setelah keluar dari halaman Xiao Lie, Xiao Che segera menyadari bahwa atmosfer di seluruh guild Xiao telah berubah. Biasanya pada saat ini, hanya akan ada beberapa orang yang melakukan latihan pagi mereka. Namun, sekarang, sejauh mata memandang, hanya ada bayangan yang tersebar, kebanyakan dari mereka bergerak dengan langkah terburu-buru dan wajah penuh kegembiraan.

“Sepertinya semua orang berpikir mereka dapat naik ke tingkat tertinggi Sekte Xiao, tapi apakah melompat ke langit dalam satu langkah benar-benar merupakan hal yang baik? Tak seorang pun berpikir tentang apa yang akan terjadi jika mereka benar-benar memasuki Sekte Xiao. Aku menduga mereka hanya akan menjadi utusan rendahan.” Xiao Che berkata sinis.

“Iri?” Xia Qingyue bertanya tanpa ekspresi.

“Tentu saja tidak!” Segera saat dia mengatakan itu, Xiao Che menyadari bahwa Xia Qingyue yang ada di sisinya adalah seorang murid dari Frozen Cloud Asgard, dan tidak kalah dengan Sekte Xiao. Dia hanya mengerutkan bibirnya dan berkata: “Kau tidak sama dengan mereka… Lupakan saja, anggap saja aku tidak mengatakan apa-apa.”

Xia Qingyue tidak lagi mempedulikan dia dan melangkah maju. Meskipun benar-benar pelan, tubuhnya masih bergerak tujuh atau delapan langkah jauhnya. Melangkah lagi, dan dia semakin jauh dari Xiao Che, meninggalkannya di belakang. Langkah Xiao Che berhenti, sepenuhnya tertuju pada langkah yang begitu anggun, langkah Xia Qingyue yang seperti ilusi. Xiao Che menggumam, “Jangan bilang ini adalah Frozen Snow Dance Steps legendaris dari Frozen Cloud Asgard? Kekuatan tenaga dalam wanita ini tidak sederhana, kekuatan seperti itu seharusnya tidak hanya berada pada level sepuluh Elementary Profound Realm.”

“Yo! Bukankah ini Brother Xiao Che!”

Sebuah suara datang dari arah kanan. Xiao Che menoleh dan melihat Xiao Yang berjalan menuju dirinya. Xiao Yang ini biasanya berjalan dengan angkuh di depannya dan memperlakukannya dengan penuh penghinaan. Baginya secara sukarela menyambut Xiao Yang secara pertama kali pasti merasa tidak biasa.

“Brother Xiao Yang. Kau bangun pagi sekali.” Xiao Che berbalik ke arahnya dan menyambut dengan baik dan ramah.

“Kebetulan sekali, aku baru saja akan pergi mencarimu, tapi siapa yang tahu kalau aku akan bertemu denganmu di sini.” Xiao Yang berjalan sambil tertawa.

“Brother Xiao Yang ingin bertemu denganku untuk apa?” Xiao Che bertanya, wajahnya penuh dengan keheranan.

“Mmhmm,” Xiao Yang mengangguk. “Sebenarnya Big Brother Yulong memintaku untuk memanggilmu. Dia mengatakan kalau kau yang paling muda di antara kami, tapi kau yang pertama menikah. Sebagai teman seguildmu, dia ingin mengadakan perayaan kecil untukmu, tak peduli bagaimanapun itu. Lagipula, terlalu banyak orang saat pesta pernikahan kemarin, jadi cukup sulit untuk menikmati anggur. Inilah saat yang paling baik untuk sedikit makan dan minum pagi ini, bagaimana? Apa kau ada waktu?”

Mengundangnya untuk minum pagi-pagi begini, ternyata kesabaran Xiao Yulong benar-benar hanya rata-rata. Xiao Che mengejek dalam hatinya. Ia sangat menyadari alasan mengapa Xiao Yulong mencarinya. Pada saat itu, wajahnya menunjukkan ekspresi kewalahan dan dia menjawabnya dengan semangat: “Apakah benar Brother Yulong yang memanggilku? Tentu! Tentu saja ada waktu! Karena Brother Yulong yang memanggilku, bagaimana aku tidak ada waktu? Lalu… apakah kita pergi sekarang?”

Ekspresi Xiao Che membuat Xiao Yang diam-diam mencibir. Dia mengangguk: “Tentu saja, ayo pergi.”

Halaman Xiao Yulong lebih besar empat atau lima kali daripada punya Xiao Che. Tidak hanya sangat mewah, tetapi juga memiliki gadis yang secara khusus mengurusnya.

Sedikit ke utara dari tengah halaman terletak pavilion berbentuk persegi, meja di dalamnya telah sarat dengan makanan dan anggur. Xiao Yulong mengangkat segelas anggur dengan senyuman hangat di wajahnya: “Little Brother Xiao Che, kau menikahi permata nomer satu Floating Cloud City kita. Sekali lagi, aku mengucapkan selamat untukmu. Sebagai kakakmu, aku harus berusaha lebih keras mulai dari sekarang.”

“Terimakasih Brother Yulong.” Xiao Che juga segera mengangkat gelasnya, wajahnya merah karena gembira. “Sebenarnya… mengenai hal itu, perkawinanku bukan masalah besar sama sekali. Sungguh, justru seharusnya aku yang memberikan ucapan selamat pada Brother Yulong.”

“Oh?” Wajah Xiao Yulong menunjukkan kecurigaannya. Dia bertanya sambil tersenyum, “Memberiku selamat? Aku tidak mengerti.”

Xiao Che menjawab dengan wajah serius, “Tidak mungkin Brother Yulong tidak tahu tentang datangnya sekelompok orang dari Sekte Xiao yang akan memilih salah satu pemuda yang paling berbakat untuk diajak bergabung dengan mereka? Dalam generasi guild Xiao kita ini, mengenai bakat, posisi, penampilan, dan karakter yang dimiliki, siapa yang bisa dibandingkan dengan Brother Yulong? Jadi kali ini, Brother Yulong pasti akan menjadi orang yang diajak bergabung ke Sekte Xiao. Ini merupakan peristiwa yang benar-benar besar.”

“Benar! Itu benar, Brother Yulong pasti akan terpilih untuk pergi ke Sekte Xiao kali ini! Dengan adanya Big Brother di sini, bahkan orang lain seharusnya tidak boleh berpikir tentang itu,” Xiao Yang juga berkata dengan cepat. Kemampuannya dalam guild Xiao cukup tinggi. Dalam hal ini, mengetahui peluangnya, dia tidak berani untuk berpendapat. Orang yang memiliki kesempatan terbaik di guild Xiao tidak lain adalah Xiao Yulong. Karena ia telah menghabiskan beberapa tahun terakhir untuk mengikuti Xiao Yulong, jika Xiao Yulong memasuki Sekte Xiao, itu akan memberikan keuntungan baginya. Dia mulai merasa bahwa beberapa tahun menghabiskan waktu menjilat Xiao Yulong merupakan keputusan yang tepat.

Menunjukkan ekspresi sederhana, Xiao Yulong menggelengkan kepalanya: “Kalian terlalu berlebihan memujiku. Guild Xiao kita mempunyai banyak saudara-saudara yang luar biasa. Ketika aku bisa dianggap sebagai yang terbaik sejauh kekuatan tenaga dalam yang kumiliki, saat keahlianku menurun, aku tidak bisa memastikan. Tapi aku akan mencoba yang terbaik untuk hal ini. Ayo, brother Xiao Che, bersulang untuk kebahagiaan kemarin.”

Meskipun kata-katanya terdengar sangat riang, tersembunyi di dalam mata Xiao Yulong sinar fanatisme yang jauh lebih besar dari orang lain.

Setelah menenggak secangkir anggur, wajah Xiao Che memerah. Pada saat ini, Xiao Yang menarik wajahnya lebih dekat dan bertanya dengan wajah penuh senyum: “Brother Xiao Che, wanita yang kau nikahi kemarin benar-benar wanita yang paling cantik di Floating Cloud City. Keberuntunganmu dengan wanita membuat iri semua saudara kita. Rasa dari kamar pengantin kemarin malam… heh heh, pasti sama-sama menyenangkan, ya?”

Xiao Yulong mengangkat gelas anggurnya, dengan ekspresi tersenyum di wajahnya tapi tatapannya terpaku pada wajah dan mata Xiao Che, bersiap untuk melihat ekspresi apa yang akan dia tunjukkan. Namun, setelah Xiao Yang menyelesaikan pertanyaannya, mata Xiao Che bersinar cerah, wajahnya menunjukkan senyum nakal yang dapat dipahami oleh semua pria. Dia menyandarkan kepalanya lebih dekat ke Xiao Yang dan merendahkan suaranya, sambil tersenyum: “Benar sekali! Heh heh heh heh… Brother Xiao Yang, aku akan memberitahumu, semua wanita itu sama saja. Xia Qingyue biasanya tampak seperti burung merak yang angkuh, tapi di tempat tidur, dia benar-benar seorang gadis nakal. Ah, erangannya, aromanya, pastinya menyenangkan! Heh heh heh heh…”

Xiao Che menyipitkan matanya saat dia berbicara, seluruh wajahnya merah karena mabuk.

*Ping*…..

Cangkir anggur di tangan Xiao Yulong hancur berkeping-keping, berhamburan di atas meja.

Translator / Creator: Akai Ta