October 15, 2016

Against the Gods – Volume 1 / Chapter 11

 

The Red Haired Girl

Jika itu orang biasa, meskipun memiliki kekuatan yang cukup baik, dia tidak akan berani mendekat dalam situasi seperti ini. Tapi Xiao Che tidak ragu sedikitpun saat dia berjalan menuju bayangan putih yang aneh itu.

Saat dia berusaha mendekat, dia segera mengetahui bahwa itu benar-benar manusia! Seseorang yang sangat tenang berbaring disana!

“Siapa kau?” ketika Xiao Che tahu kalau bayangan samar itu seorang manusia, dia berhenti berjalan dan bertanya.

Siluet itu tidak merespon, bahkan tidak ada sedikitpun gerakan pernapasan yang terlihat.

Apakah orang ini pingsan? Atau sudah… mati?

Siapa orang ini? Mengapa orang ini pingsan disini? Tunggu! Jika orang ini pingsan di siang hari, seseorang pasti sudah mendatanginya. Sepertinya Xiao Che adalah orang pertama yang menemukannya, artinya orang ini baru saja tiba disini… dia mungkin baru saja pingsan malam ini.

Xiao Che tidak ragu dan dengan cepat mendekati.

Saat dia melihat tubuh di depannya, dia menatap sosok tersebut dengan kaget, di bawah cahaya bulan.

Dia sebenarnya seorang… gadis!

Gadis itu kelihatannya berumur dua belas atau tiga belas tahun dan mengenakan gaun yang berantakan. Tubuhnya yang anggun, lucu dan mungil meringkuk seperti anak kucing yang ketakutan. Dibawah keliman roknya terlihat dua kaki putih yang ramping, tapi setelah dilihat lebih dekat, terdapat sedikit bekas luka. Dia memakai satu sepatu hitam di kakinya, sedangkan sepatu yang satunya tidak terlihat. Kaki telanjangnya bagaikan bunga teratai yang halus dan jari kakinya yang indah sebersih dan sejelas ukiran batu giok.

Detail yang paling mencolok pada tubuhnya yaitu rambutnya. Tak diduga rambutnya berwarna merah cerah seperti iblis jahat! Kilatan cahaya dingin yang terlihat di sudut matanya sebenarnya merupakan pantulan dari kepalanya.

Seorang gadis? Bagaimana bisa seorang gadis ada disini? Dan bagaimana mungkin dia mempunyai banyak bekas luka di tubuhnya?

Apa alasan dibalik warna rambutnya? Apakah Profound Sky Continent mempunyai orang yang lahir dengan rambut merah seperti itu?

Xiao Che membungkuk dan mengulurkan tangannya untuk mengguncang bahu gadis itu dengan lembut: “Gadis kecil, gadis…”

Suara Xiao Che tiba-tiba berhenti setelah dia memekik karena terkejut. Secepat kilat, dia menarik kembali tangannya dari pundak gadis itu. Dia melakukannya karena dari pakaian tipisnya, tubuhnya benar-benar dingin, tanpa suhu panas yang seharusnya dimiliki oleh orang yang masih hidup. Yang paling mengejutkan dari semuanya adalah saat ia memegang tubuh gadis itu, tubuhnya memancarkan aura yang sangat beracun.

Ya! Sangat berbahaya… hal itu menakutinya. Itu sejenis racun yang mempunyai tingkat toksisitas tertinggi yang pernah dia temui, jauh melebihi dari semua pengetahuan tentang racun yang dia peroleh dari dunia masa lalunya! Begitu mengerikan hingga saat tangannya menyentuh, semua rambut di tubuhnya berdiri.

Bersamaan saat dia mundur, Xiao Che terkejut lagi. Rerumputan dan vegetasi di sekitar gadis itu, dibawah sinar bulan, tidak nampak gelap karena kurangnya cahaya. Tidak hijau gelap… melainkan berwarna hitam seperti terbakar! Bahkan tanah di sekelilingnya telah menjadi gelap gulita.

Jantung Xiao Che berdegup kencang bagaikan diteror. Jika bukan karena Sky Poison Pearl yang dapat mendetoksifikasi semua racun di tubuhnya, seketika saat ia menyentuh tubuh gadis itu, dia akan keracunan sampai mati.

Di dunia ini, bagaimana bisa ada jenis racun yang sangat berbahaya seperti itu? Yang paling berbahaya dari semua racun, bukanlah Sky Poison Pearl? Bahkan saat kembali ke hari-hari ketika aku menggunakan Sky Poison Pearl, benda itu tidak melepaskan racun yang mengerikan seperti itu! Bahkan, jauh lebih rendah!

Mungkinkah di dunia ini ada sesuatu yang lebih beracun dari pada Sky Poison Pearl?

Bagaimana gadis kecil ini mempunyai sebuah racun yang mengerikan dalam dirinya? Dan mengapa dia berbaring di tempat ini?

Banyak keraguan pada diri Xiao Che, namun tak bisa diragukan bahwa gadis kecil ini sudah mati. Dengan jenis racun yang mematikan ini, jangankan gadis kecil ini, bahkan seorang ahli Sky Profound Realm yang kuat akan mati seketika.

Xiao Che mengambil napas dalam-dalam dan setelah sedikit ragu-ragu, sekali lagi dia meletakkan tangannya ke pundak gadis tersebut dan perlahan membalikkan tubuhnya yang tak bernyawa itu. Di bawah sinar rembulan, wajah gadis itu terlihat di hadapannya. Dia tercengang saat menatapnya, seakan-akan dia telah kehilangan jiwanya, tidak dapat kembali ke kenyataan…

“Bagaimana bisa ada… gadis secantik ini….” Jiwa Xiao Che mengeluarkan teriakan tak terkendali.

Gadis ini sangat cantik, kecantikan yang tiada taranya, begitu cantik hingga dia mungkin bisa mencuri jiwa. Jika dia tidak melihatnya dengan mata kepalanya sendiri, dia tidak akan pernah percaya gadis semuda itu dapat memancarkan pesona yang begitu mendebarkan.

Rambut semerah iblis, wajah seperti batu giok putih, setiap lekuk wajahnya semuanya sangat indah dan bila semua itu dikombinasikan bersama, maka akan membuatnya luar biasa sempurna. Xiao Che tidak dapat menemukan kata-kata yang sesuai untuk menggambarkan penampilan indah gadis ini. Dia dengan jelas menatapnya dari jarak dekat, namun dalam hatinya, ia merasa seolah-olah gadis itu hanyalah sebuah ilusi yang datang untuk hidup… karena dalam pikiran bawah sadarnya, dia tidak berani membayangkan ada seseorang di dunia ini yang mempunyai wajah begitu sempurna.

Xia Qingyue merupakan perempuan cantik nomer satu di Floating Cloud City dan bahkan di Blue Wind Empire, mungkin tidak ada orang yang dapat dibandingkan dengannya. Namun, saat Xiao Che melihat wajah gadis ini, ia tertegun, seolah-olah jiwanya telah dihantam dengan berat. Dia tidak pernah berpikir bahwa jiwanya akan sangat dipengaruhi dengan sangat mendalam hanya karena wajah seseorang.

Dia kelihatannya berumur dua belas sampai tiga belas tahun saat ini. Jika dia tumbuh seusia Xia Qingyue sekarang… pasti tak dapat dibayangkan! Mungkin saat itu, ia bisa menyebabkan kekacauan dengan hanya tersenyum.

Tapi gadis secantik dia telah dibunuh menggunakan racun yang bahkan seorang ahli racun seperti Xiao Che tidak pernah tahu sebelumnya, dan dia telah mati di tanah milik guild Xiao. Xiao Che tidak dapat memastikan jenis racun apa itu dan mengapa bisa ada disini… dia hanya merasa itu sebuah ketidakberuntungan. Sungguh sangat tidak beruntung gadis cantik ini dibunuh dengan sangat sadis.

Orang macam apa yang benar-benar tega membunuh gadis secantik itu!

Xiao Che melihat tumbuhan dan tanah yang menghitam karena terkontaminasi disekelilingnya. Ia agak ragu-ragu namun akhirnya mengulurkan tangan kirinya dan menekan telapak tangannya ke dada yang telah dingin gadis itu. Sky Poison Pearl dengan cepat menetralkan racun di dalam tubuhnya. Tempat ini adalah gunung yang terletak di belakang guild Xiao. Melihat kekuatan racun di dalam tubuhnya, jika dibiarkan terus menyebar, seluruh gunung bisa menjadi gunung mati. Meskipun kekuatan Sky Poison Pearl hampir habis, namun masih memiliki kemampuan untuk menetralkan racun. Sky Poison Pearl di telapak tangannya masih terus bersinar, membersihkan racun dalam tubuh gadis itu. Tidak lama setelah itu, Xiao Che merasakan fluktuasi dalam dada gadis itu dan melihat gadis tersebut secara perlahan membuka matanya…satu per satu…

Dia memiliki sepasang mata yang sangat hitam seperti iblis yang berkilat misterius saat dia mengerjap. Ketika Xiao Che menatap matanya, dia merasakan suatu perasaan ngeri seperti jatuh ke dalam jurang yang dalam… hal itu membuatnya ketakutan! Gadis yang sangat beracun ini, tanpa bernapas sedikitpun, dan mempunyai tubuh dingin mematikan… sekarang membuka matanya!

Gadis itu mengulurkan tangan kanannya secara perlahan dan memegang pergelangan tangan kiri Xiao Che dengan kuat ketika dia masih terkejut. Dia menggerakkan bibirnya dan mengeluarkan sebuah suara… suara itu dengan jelas berbunyi…..

“Sky… Poison… Pearl…”

Xiao Che bergetar seakan terkena gempa bumi.. Dia tidak mempercayai apa yang telah didengar! Sky Poison Pearl adalah benda yang dibawanya dari Azure Cloud Continent, tidak ada di Profound Sky Continent… tapi gadis ini telah mengatakan nama Sky Poison Pearl! Apakah dia salah dengar? Atau itu hanya kebetulan saja?

“Gadis kecil, kau…..ah!!”

Diikuti suara tajam erangan Xiao Che yang kesakitan, gadis itu membuka bibirnya dan menggigit jari kiri Xiao Che dengan kuat.

Darah mulai mengalir di jari tengah dan jari telunjuk Xiao Che, semua mengalir ke dalam mulut gadis itu, tanpa setetes pun jatuh ke tanah. Karena khawatir, Xiao Che mencoba menarik tangannya kembali… Meskipun tangan putih gadis itu tampak halus, namun cengkeramannya sekuat besi saat dia menggigitnya sambil memegang tangannya dengan erat. Xiao Che menggunakan seluruh tenaganya tapi dia tidak mampu menarik kembali tangannya. Matanya melebar saat dia merasakan seluruh darah ditubuhnya mengalir ke tangan kirinya dengan sangat cepat, dan akhirnya tersedot ke dalam mulut gadis itu.

Dia telah… menyedot… darahku?!

Gadis itu memejamkan mata gelapnya yang jahat dan menghisap jarinya dengan rakus, seperti bayi yang minum susu.

Siapa gadis ini…

Gadis ini jelas telah diracuni hingga mati, namun dia tidak mau melepaskan Xiao Che dari genggamannya. Setelah berusaha keras untuk membebaskan diri berkali-kali, dia akhirnya menyerah dan tak berdaya melihat darahnya dihisap oleh gadis itu.

Xiao Che telah terlahir dengan tubuh yang lemah, sehingga setelah kehilangan begitu banyak darah, kepalanya mulai terasa pusing. Saat dia bertanya-tanya apakah darahnya akan disedot habis oleh gadis tak dikenal ini, rasa sakit di tangan kirinya mendadak hilang, dan tangan yang mencengkeram erat pergelangan tangannya perlahan-lahan mengendur.

Xiao Che melangkah mundur, menatap gadis yang sempurna itu dengan ekspresi muram, gadis yang telah menyedot darahnya. Tapi setelah beberapa saat, gadis itu tidak melakukan apa-apa, sama seperti ketika Xiao Che melihatnya pertama kali, dia hanya berbaring disana dengan mata tertutup dan tidak bernapas.

Xiao Che mengambil beberapa langkah dan menatap gadis yang sempurna itu dengan ekspresi gelap di wajahnya. Barusan saja, gadis itu dengan jelas menyedot darahnya, tapi setelah itu, gadis itu tidak bergerak sama sekali, tampak sama seperti saat Xiao Che pertama kali bertemu dengannya. Dia hanya terdiam berbaring disana dengan mata tertutup, tanpa suara dan tanpa bernapas.

Hu………….

Sebuah hembusan angin malam yang dingin berlalu, menerpa punggung Xiao Che dan tubuh gadis itu. Dalam angin yang dingin itu, tubuh gadis tersebut menghilang bersama angin bagaikan kabut, benar-benar menghilang dari pandangan, hanya menyisakan rok putih yang sobek, sepasang sepatu putri hitam, dan sebuah jepit kupu-kupu merah.

Xiao Che: “! ! !”

Menghilang?!

Sebuah sensasi aneh datang dari telapak tangan kirinya. Jantungnya langsung bergetar heran. Dia kemudian menutup matanya dan secara gaib memindahkan kesadarannya ke dalam ruangan di dalam Sky Poison Pearl.

Penyimpanan interspasial hijau di dalam Sky Poison Pearl seharusnya benar-benar kosong.

Ketika dia masuk ke dalamnya kali ini, dia melihat sebuah tubuh giok seputih salju mengambang dengan tenang di depannya.

Xiao Che membelalakkan matanya sambil menggunakan tangannya untuk menutupi hidungnya untuk pertama kali dalam hidupnya.

Gadis ini adalah gadis kecil yang telah menyedot darahnya. Yang berbeda hanyalah dia tidak memakai sehelai benang pun di tubuhnya dan seluruh tubuh telanjangnya muncul di depan matanya.

Matanya tertutup rapat dan wajahnya yang seperti salju begitu tenang. Rambut panjangnya yang berwarna semerah darah menjuntai, bergoyang sendiri meskipun tanpa hembusan angin. Kulitnya halus lembut, lembab dan putih seperti bayi, seperti kulit bayi yang halus. Alis gadis itu seperti bulu zamrud, pinggangnya ramping, dan kakinya anggun lurus seolah terbuat dari batu giok. Walaupun masih muda, tubuh bagian atasnya telah sangat matang. Dadanya yang seputih salju bagaikan dua mutiara giok di tubuhnya yang sempurna, selembut tunas bambu di musim semi. Sebuah pemandangan indah yang menakjubkan.

Ini merupakan sebuah tubuh yang belum sepenuhnya matang, namun telah memancarkan sebuah pesona yang menakjubkan yang akan mencuri jiwa dalam ketidakmatangannya. Seolah-olah semua keindahan di dunia ini telah dikumpulkan di dalam tubuh yang mempunyai kesempurnaan akhir ini.

Xiao Che berkonsentrasi sekeras yang dia bisa untuk mengalihkan matanya dari tubuh gadis itu. Dia berbalik sambil tetap menutupi hidungnya. Begitu ia melihat tubuh gadis itu, ia merasa seolah-olah darahnya mengalir keatas. Dia percaya bahwa jika dia terus melihatnya, darahnya pasti akan menyembur keluar.

Mengapa dia tidak memakai baju…

Tidak! Itu bukan masalah utamanya!!

Dia jelas-jelas telah menghilang sebelumnya , jadi bagaimana bisa dia tiba-tiba muncul di dalam Sky Poison Pearl miliknya! Sky Poison Pearl telah menyatu dengan tubuh Xiao Che, jadi seharusnya dialah satu-satunya yang dapat mengendalikannya. Bagaimana gadis itu bisa muncul di sini tanpa perintahnya…

Apakah itu… karena dia telah menghisap darahku?

Apa yang sebenarnya telah terjadi?

Otak Xiao Che menjadi sangat kacau. Bahkan dengan pengalaman akademik dari dua kehidupan berharga yang dia miliki, dia tidak dapat memahami apa yang telah terjadi.

Translator / Creator: Akai Ta