May 4, 2017

Against the Gods – Volume 1 / Chapter 100

 

The Fall

Ketika Yun Che dan Lan Xueruo melompat turun dengan tiba-tiba, Xiao Zaihe tak menduganya. Pada saat ia menghentikan Fierce Storm Hawk, ia sudah tak dapat melihat sosok mereka berdua.

“Hmph, mereka pasti sudah gila! Bahkan jika itu adalah aku, aku akan hancur menjadi ampas jika melompat turun dari ketinggian seperti ini. Namun berandalan itu telah terpukul oleh Poison Fire Rod, dan seharusnya ia telah ditakdirkan untuk mati.”

Permukaan dibawah tampak luas seperti padang gurun. Dalam suasana tenang yang meresap kedalam situasi yang berbahaya. Xiao Zaihe yakin bahwa kedua orang yang melompat turun itu ditakdirkan untuk mati, bagaimanapun juga, Yun Che mengambil semua barang dari Treasury Sect-nya sehingga ia memiliki barang dengan kapasitas spasial yang cukup untuk menampung semua barang curian tersebut. Hidup dan mati Yun Che tidaklah penting; Yang lebih penting adalah menemukan harta milik sekte itu.

Dengan kecepatan setinggi mungkin, Xiao Zaihe langsung terjun kebawah. Begitu ia jatuh, ia menerima serangan hebat dari True Profound Beast yang liar. Ia memukul dengan telapak tangannya dan segera  melenyapkannya, namun ia tak menduga bahwa serangannya secara tak sengaja akan menusuk sarang lebah. Sekelompok besar dari True Profound Beast mulai mengaum dari segala penjuru, memaksanya untuk tak memiliki pilihan selain melarikan diri dengan cepat karena takut.

Padang gurun itu membentang sepanjang ratusan mil. Selama lebih dari empat jam, Xiao Zaihe mencari-cari bagaikan seekor lalat tanpa kepalanya; Namun ia tak menemukan sedikitpun jejak keberadaan mereka bahkan setelah mencarinya secara terus-menerus hingga langit berubah menjadi gelap gulita. Populasi Profound Beast di sini sangatlah padat, dan kebanyakan dari mereka memiliki temperamen yang sangat ganas. Meskipun baru mencari empat jam, ia sudah mengalami puluhan serangan. Termasuk profound beast yang berada ditingkat terendah pada Earth Profound Realm. Meskipun berhasil melarikan diri dengan mengandalkan Fierce Storm Hawk-nya, seluruh tubuhnya masih tertutup dengan lapisan keringat dingin.

Binatang agresif didaerah ini sangat tidak normal. Sudah cukup waktu bagi binatang-binatang agresif ini untuk melahap mayat Yun Che hingga tak ada yang tersisa, yang tak memungkinkan bagi Xiao Zaihe untuk menemukan mereka berdua. Sesampai ia berpikir disini, meskipun mengalami hari yang begitu gelap, Xiao Zaihe tak punya pilihan selain berhenti melakukan pencarian dan mengemudikan Fierce Storm Hawk-nya kearah New Moon City.

—————-

Bagi Yun Che membiarkan Lan Xueruo memeluknya dan melompat turun, tentu bukan pilihan yang dibuat karena putus asa. Sebaliknya, jika mereka tak melompat, pasti mereka meninggal ditangan Xiao Zaihe. Namun jika tidak, mereka pasti akan bertahan.

Karena ada Jasmine.

“Apakah kau marah ?!” Tindakan Yun Che memberikan kejutan yang besar.

Saat tubuhnya jatuh kebawah dengan cepat, tubuh lembut dan hangat yang lain dengan erat memeluknya. Namun, ia tak punya waktu untuk menikmati sensasi indah seperti ini. Yun Che mengangkat tangan kirinya dan ketujuh jenis ramuan obat muncul dengan lembut ditelapak tangannya. Dibawah cengkeramannya yang ringan, ketujuh ramuan obat itu berubah menjadi satu pil tunggal setelah disempurnakan oleh Sky Poison Pearl. Dia kemudian menampar pil obat itu kedalam mulutnya dengan susah payah dan menelannya secara paksa. Setelah itu, akhirnya ia berbicara dengan Jasmine dengan tergesa-gesa: “Jasmine, jangan mencoba untuk menyelamatkanku! Atau jika tidak kau akan mati! Untuk saat ini, cobalah untuk meminjamkan sebagian dari kekuatanmu ; Cukup bagiku untuk menggunakan Profound Floating Technique.

Setelah membunuh Flame Dragon, racun kuat yang berada ditubuh Jasmine membuatnya tak mampu untuk menggunakan kekuatannya selama tiga bulan. Namun, jika sebagian kecil kekuatannya dipinjamkan kepada Yun Che tanpa melepaskannya secara pribadi, efek reboundnya pasti akan berkurang cukup banyak. Namun…

“Profound Floating Technique? Tidakkah kau tahu bahwa untuk menggunakan Profound Floating Technique, setidaknya kekuatanmu harus berada pada Sky Profound Realm! Dengan tubuhmu saat ini, bagaimana mungkin kau mampu menahan Sky Profound Ability ini! Jika keliru, dalam beberapa saat setelah aktivasi, profound veins-mu akan segera pecah! “

“Jangan lupa, profound veins-ku saat ini adalah Evil God Profound Veins! Aku percaya bahwa Profound Veins-ku tak akan hancur begitu mudah! Dan juga, aku tak perlu menggunakannya terlalu lama; Hanya beberapa detik sebelum kita mencapai permukaan tanah sudahlah cukup !! “

Disamping telinganya, suara angin menjadi semakin dan semakin memburuk. Pemandangan dibawah mereka juga membesar dengan tingkatan yang sangat cepat. Mata Lan Xueruo tertutup rapat bersamaan dengan lengannya yang secara tak sadar memegang Yun Che dengan erat. Ini bukan hanya untuk perlindungan Yun Che, namun lebih dari sekedar perasaan takut dibawah alam kesadaran.

Kesadarannya berkurang namun Yun Che dengan sungguh-sungguh membuka matanya lebar-lebar disaat ia memusatkan perhatiannya kepada pemandangan dibawahnya. Tekanan angin yang menyerang dibawah kakinya berubah secara khas, yang berarti menandakan bahwa ia sudah sangat dekat dengan permukaan bumi. Dalam beberapa kali bernafas, mereka berdua akan hancur dengan keras dipermukaan tanah.

“Jasmine!!!”

Setelah ia berteriak didalam pikirannya, kekuatan besar yang tak terukur mulai mengisi profound veins-nya dengan ganas …. Itu adalah kekuatan besar yang membuatnya bisa merasakan untuk mengendalikan ruangan, dan bahkan cukup kuat untuk segera meledakkan profound veins-nya dengan paksa.

Yun Che membuka matanya lebar-lebar dan penglihatannya menjadi tajam seketika. Dia mulai melepaskan profound power tanpa sedikitpun keraguan; Sebagian dikirim terhadap aliran udara yang berada dibawah, dan sebagian lainnya dibuat untuk melindungi area disekitar tubuhnya. Tiba-tiba, seolah-olah mereka sedang menangkap sesuatu, kecepatan jatuh Yun Che dan Lan Xueruo menjadi sangat berkurang. kecepatannya menjadi lebih dan lebih lambat…. Namun selama waktu bernafas yang singkat ini, meskipun kekuatannya berada pada Sky Profound Realm, pada dasarnya tak memungkinkan untuk sepenuhnya meniadakan kekuatan jatuh yang berlebihan seperti itu. Disaat-saat sebelum terjatuh ke tanah, kecepatan jatuh mereka berduah masih cukup cepat …. Yun Che menggenggam lengan Lan Xueruo tanpa keraguan dan dengan paksa mendorong tubuhnya yang lembut keatas.

Lan Xueruo langsung membuka matanya dan melihat senyuman tipis yang menempel dibibir Yun Che. Namun, senyum itu berangsur-angsur memudar dari kejauhan didepan matanya …. Pada saat itu, ia merasa seolah-olah hatinya terkena dampak yang parah karena sesuatu yang terlihat hangat namun begitu pahit. Lan Xueruo membuka bibirnya, tetapi sudah terlambat untuk bersuara.

Bang !!!

Tubuh Yun Che akhirnya mencapai ke permukaan tanah. Setelah tubuhnya secara keras bertabrakan, permukaan tanah yang keras itu segera retak menjadi banyak bagian. Bahkan ia tak sempat merasakan rasa sakit sebelum kesadarannya menjadi gelap dalam waktu seketika.

“Junior Brother Yun !!”

Baru setelah nafas keempat dari jatuhnya Yun Che, Lan Xueruo akhirnya sampai dipermukaan tanah. Ketika Yun Che mendorong Lan Xueruo, kekuatan Yun Che ketika mendorongnya secara tak terduga begitu lembut dan lama. Rasanya bagaikan alunan angin sepoi-sepoi yang sejuk dan tak tertahankan yang mana secara bertahap memperlambat jatuhnya Lan Xueruo; begitu mulusnya sehingga pada jarak sekitar sepuluh meter dari permukaan tanah, ia benar-benar tersendat diudara. Disaat terjatuh, rasanya seperti terjatuh dari ketinggian sepuluh meter.

Pada ketinggian seperti itu, pada dasarnya tak memungkinkan bagi Lan Xueruo untuk menderita berbagai kerusakan didalam tubuhnya. Lan Xueruo mendarat dengan sangat mulus dikakinya dan kemudian bergegas menuju Yun Che seolah-olah ia telah menjadi gila. Setelah melihat kawah raksasa yang menakutkan dibawahnya dan celah ditanah yang melebar sepanjang sepuluh meter lebih, air matanya tertumpah keluar dengan cemas.

“Junior Brother Yun! Junior Brother Yun …. Junior Brother Yun !! “

Lan Xueruo berlutut disamping tubuh Yun Che dan memanggilnya dengan sedih. Lan Xueruo, yang mana belum pernah meneteskan air mata selama lebih dari sepuluh tahun, sekarang benar-benar menangis. Air matanya mengalir deras dan dengan cepatnya menutupi seluruh wajahnya. Meski ia menutup bibirnya dengan paksa, ia masih tak mampu untuk menahan suara tangisannya, tak peduli apapun yang terjadi.

Lan Xueruo pernah memberi tahu Qin Wuyou sebelumnya, bahwa Yun Che akan menjadi seseorang yang memandang kehormatan dan persahabatan dengan sangat pentingnya. Jika Yun Che ditolong pada saat masa-masa sulit, ia pasti akan membalasnya. Paling tidak, ia tak akan menolak permintaannya jika tiba saatnya. Didepan Xiao Sect bagian luar, Lan Xueruo benar-benar menyelamatkannya dengan menggunakan contracted spirit beast dan melarikan diri dari pengejaran Xiao Zaihe. Namun, ia tak pernah menduga bahwa Yun Che akan membalasnya dengan cara yang penuh dengan gairah dan pasti; dimana Yun Che benar-benar melindunginya dengan menggunakan tubuh dan nyawanya sebanyak dua kali berturut-turut.

Didunia ini, ada begitu banyak orang yang baik kepadanya, dan juga terdapat banyak lagi yang sangat berusaha untuk menyenangkan hatinya. Tetapi sejak masa mudanya hingga dewasa, dia telah melihat cukup banyak kegilaan, melihat cukup banyak ketidaktulusan dan tak berperasaan, melihat cukup banyak pisau didalam perkataan yang manis dan ambisi yang mengerikan …. bahkan diantara mereka terdapat anggota keluarganya yang terdekat. Dia berkecil hati dari waktu ke waktu; Beberapa kali, dan hampir putus asa. Jika tidak, ia tak akan meninggalkan rumahnya untuk melewati tujuh profound palace dalam waktu dua tahun, semuanya itu untuk menemukan sedikit harapan.

Perlakuannya yang hangat dan lembut terhadap orang lain disebabkan oleh sifatnya. Namun ia, yang telah menderita karena terlalu banyak apatis dan trauma, tak pernah membuka hatinya terhadap siapapun. Setiap kali ia berbicara dan tertawa bersama orang-orang, sebenarnya hatinya yang paling dalam berjarak ribuan mil jauhnya.

Lan Xueruo tak akan pernah menduga bahwa didunia ini, akan ada seseorang yang, disaat-saat waktunya yang paling berbahaya, bersedia untuk menyerahkan hidupnya untuk menjaganya dari depan. Paling tidak, keluarganya tak akan melakukannya, dan juga tak akan menyanjung dan berusaha untuk menyenangkan hatinya …

Namun Yun Che, junior kecil yang berusaha ia cari ini, membuat jantungnya berdegup kencang, membuat air matanya jatuh seperti hujan. Ia juga membuatnya mengerti untuk pertama kali dalam hidupnya, bahwa didunia ini, benar-benar ada seseorang yang mau melindunginya dengan menggunakan nyawanya …. Dan diatas itu semua, dua kali ia menolongnya.

Tetapi, ia mungkin memahami bahwa hal ini sudah agak terlambat; Karena tepat disaat ia mengerti tentang hal itu, orang yang menolongnya kemungkinan besar tak akan pernah bangun lagi. Kejatuhan yang mengerikan itu sama sekali tak memungkinkan bagi seseorang yang hanya memiliki profound strength di tingkatan Nascent Profound Realm untuk bertahan. Satu-satunya hasil adalah, kematian.

Hati Lan Xueruo dipenuhi dengan rasa sakit yang mengerikan dan air matanya benar-benar mengaburkan penglihatannya. Dalam kesusahannya, dia tak menyadari bahwa meskipun dampak jatuhnya Yun Che membuat kawah yang begitu besar dan banyaknya celah dipermukaan tanah, sebenarnya tak ada tanda-tanda adanya darah yang tertimbun dibawah tubuhnya.

Ditengah-tengah tangisannya, tiba-tiba ia merasakan sentuhan hangat ditelapak tangannya. Dalam sekejap, ia tampak sedang dikejutkan oleh sebuah aliran listrik, seluruh tubuhnya bergetar disaat ia melebarkan matanya yang indah dengan cepat. Melalui penglihatannya yang masih kabur, ia melihat Yun Che membuka matanya secara perlahan. Karena Lan Xueruo menangis terlalu sedih, wajahnya benar-benar telah dihabiskan untuk menangis namun Yun Che menatapnya dan tersenyum lembut. Tangannya tepat terletak ditelapak tangannya, yang mengatakan kepadanya bahwa ia belum meninggal.

“Junior Brother Yun ….” Lan Xueruo dalam sekejap merasa seolah-olah ia sedang meninggalkan neraka dan masuk ke surga. Dengan sangat terkejut, suaranya bahkan menjadi tak jelas, “Kau … Kau baik-baik saja?”

“Sebenarnya…. Aku sudah mati. “Yun Che sedikit menggerakkan bibirnya dan berbicara dengan suara serak dan lemah. Namun senyuman kecil disudut bibirnya itu tak mengurangi bakatnya yang seperti biasa: “Tetapi Yama mengatakan kepadaku bahwa ada seorang gadis cantik dan baik yang sedang menangis sangat sedih karena kematianku sehingga ia tak tahan untuk melihat apapun. Lagi, sehingga ia …. Mengirimkanku kembali …. “

Dibalik rasa sedih dan terkejut, Lan Xueruo tak tahu apakah ia harus menangis ataupun tersenyum. Dengan perasaan agak malu, ia menyeka air mata diwajahnya dan berusaha keras membuat ekspresi mencela. Namun, ekspresi yang mencela ini bagaikan buah pir yang bermekaran setelah hujan yang tak terlukiskan pedihnya dan sedang bergerak: “Kau sudah berada dalam keadaan seperti ini, namun … namun kau masih saja tak lupa untuk berkata gombal. Suatu saat kelak, siapa yang akan mengerti berapa banyak gadis yang akan tersakiti oleh mulutmu ini? “

“Hehe …” Yun Che tertawa. Tepat disaat ia tertawa terbahak-bahak, luka-lukanya yang terpengaruh dan rasa sakit membuat alisnya tampak kejang: “Kalau begitu, mungkinkah …. Untuk menyakiti Suster Senior …. “

Sejak awal mereka bertemu hingga sekarang, tak banyak percakapan yang dilakukan oleh mereka berdua. Selain itu, sebagian besar percakapan mereka terdiri dari lelucon dan sedikit godaan. Lan Xueruo sudah terbiasa mendengar perkataan seperti itu dari mulut Yun Che dan ia akan menganggap perkataan itu lucu dan menarik. Namun kali ini, tiba-tiba Lan Xueruo merasakan denyutan yang tak dapat dijelaskan dan tak dapat dipahami yang muncul dari dalam lubuk hatinya yang paling dalam. Dia menggerakkan bibirnya dan baru saja akan berbicara, namun ternyata Yun Che sudah menutup matanya dan kehilangan kesadarannya.

Translator / Creator: fatality