October 1, 2016

7 Killers Chapter 7 – Capturing The Dragon Empty Handed (Part 3)

 

Tak ada angin yang berhembus.

Di luar jendela, awan kelam mengisi langit seperti sebuah lukisan tinta yang besar.

Jeritan kesedihan yang melengking telah berhenti.

Saat Lan Tianmeng lari menerjang, dia telah mencapai anak tangga yang mengarah ke luar. Dan kemudian ia jatuh, dan tubuh kuat nya mengerut dan gememetar.

Begitu Liu Changjie melihat dia jatuh, dia menoleh. Dragon 5th telah melayang kembali ke lantai.

Patriarch Hu duduk di sana, tak bergerak. ekspresinya kembali normal, dan ia bergumam pelan.

“Tujuh langkah. Dia hanya membuat tujuh langkah. ”

Liu Changjie menghela nafas lembut. “Racun itu sangat kuat.”

“Aku yang meraciknya sendiri,” kata Patriarch Hu.

“Untukku?”

Patriarch Hu mengangguk. “Kau akan menyesal.”

 

“Menyesal?”

“Rasa anggur itu sangat enak.” Matanya tampak membawa  kesedihan. “Terlalu enak untuk Lan Tianmeng.”

“Oh.”

“Dia bukan orang yang baik, kematiannya seperti itu terlalu bagus untuknya.”

“Kematian adalah kematian …”

“Ada banyak jenis kematian,” sela Patriarch Hu.

“Seperti apa jenis kematian Lan Tianmeng?”

“Kematian yang bahagia.”

“Karena cepat?”

Patriarch Hu mengangguk “Semakin cepat kau mati, semakin sedikit rasa sakit yang kau rasakan. Hanya orang-orang  baik yang layak mendapat kematian seperti ini. ”

Dia mengangkat kepalanya dan menatap Liu Changjie. Senyum yang aneh muncul di wajahnya, dan setelah beberapa saat ia berkata, “Aku selalu berpikir kau adalah orang yang baik, jadi aku meracik anggur beracun itu spesial untukmu.”

Liu Changjie tertawa. “Jika begitu, tampaknya aku harus berterima kasih.”

“Kau sudah pasti harus berterima kasih padaku.”

“Tapi, kau lupa tentang sesuatu.”

“Oh apa itu?”

“Kau lupa menanyakan apakah aku ingin mati.”

“Ketika aku ingin membunuh orang,” kata Patriarch Hu dingin, “Aku tidak pernah bertanya apakah mereka ingin mati atau tidak. Aku hanya bertanya apakah mereka pantas mati atau tidak. ”

Liu Changjie menghela nafas. “Masuk akal.”

“Karenanya, kau harus mati sekarang.”

“Tapi aku tidak jadi mati. Apakah karena aku bukan orang yang baik? ”

Patriarch Hu tertawa. “Sudah jelas bukan.”

“Jika aku adalah orang yang baik, aku tidak akan pernah menyadari bahwa kau ingin membunuhku.”

“Bagaimana kau bisa mengetahuinya?”

“Aku sudah tahu sejak awal.”

“Oh.”

“Dari awal saya menduga bahwa penjahat sebenarnya bukanlah Dragon 5th , tetapi kau sendiri.”

“Oh.”

“Terutama karena semua kasus ini terjadi setelah kau pensiun. Dragon 5th tidak takut padamu sama sekali. Jika dia benar-benar pelakunya, dia tidak akan perlu menunggumu untuk pensiun. ”

“Logikamu saja tidak cukup.”

“Di antara kasus-kasus ini, semua dilakukan dengan sempurna. Tidak satu petunjuk pun yang ditinggalkan. Hanya seseorang yang benar –benar ahli mengenai kejahatan yang mampu melakukannya. “

“Dragon 5th bukan seorang yang ahli dalam hal itu?”

“Tidak.”

“Bagaimana kau bisa tahu?”

“Karena aku seorang ahli. Aku dapat membedakannya.”

“Kau yakin tentang hal ini?”

“Tidak, jadi aku harus mendapatkan beberapa bukti.”

“Dan sehingga kau pergi mengejar Dragon 5th.”

Liu Changjie mengangguk. ” hal itu juga dapat membuatmu percaya, dan membuat mu lengah. Kalau tidak aku tidak akan bisa berada di sini dekat denganmu. “Dia tertawa. “Jika aku tidak membawa Dragon 5th kesini bersamaku, apakah kau akan memerintahkan supaya jeruji besi itu dipindahkan?”

Patriarch Hu menghela napas. “Aku benar-benar salah menilaimu. Kau benar-benar bukan orang yang baik. ”

“Dan aku tidak salah menilaimu sama sekali.”

Patriarch Hu tertawa lagi, tapi tawa  itu tidak mencapai matanya.

“Lalu, orang seperti apakah aku?” Katanya sambil tersenyum. “Apakah kau bisa benar-benar tahu?”

“Tidak ada yang bisa menandingi  kehati-hatian dan kecerdasan mu,” kata Liu Changjie. “Tapi sayangnya, kau terlalu ambisius untuk memenuhi kepentinganmu sendiri.”

Patriarch Hu duduk mendengarkan.

“Ketika kau mulai serangkaian aksi kejahatanmu, mungkin kau bermaksud untuk berhenti. Tapi setelah kau memulainya, kau tidak bisa berhenti. Kau tidak bisa puas dengan apa yang sudah kau punya. ”

Patriarch Hu memandangnya, kedua pupil matanya berubah seperti dua titik es kecil.

“Dan kejahatanmu tumbuh lebih besar dan lebih besar, lebih dan lebih lagi. Kau tahu bahwa hal itu berbahaya, tetapi kau juga tahu bahwa meskipun kau sudah pensiun, mereka akhirnya akan datang kepadamu untuk meminta bantuan. ”

Dia tampak agak terjebak dengan emosinya. “Sekali seseorang menerima makanan gratis dari pemerintah, mereka tidak akan pernah bisa mendapatkan rasa puas dari mulut mereka.”

“Selain itu, Kau perlu menemukan beberapa orang untuk menjadi kambing hitam untuk semua kasus itu.”

“Karena jika kau menyelesaikan semua kasus itu, maka kau akan bisa lolos dengan mudah.”

Patriarch Hu tersenyum. “Sepertinya kau benar-benar seorang ahli.”

“Tapi masih ada sesuatu yang aku tidak tahu. Mengapa kau memilih Dragon 5th? ”

“Kau tidak bisa mengetahuinya?” tanya Patriarch Hu

“Orang lain yang kau pilih pasti akan lebih mudah untuk ditangani dibandingkan dengan Dragon 5th.”

Patriarch Hu melirik Dragon 5th. Dia duduk di kursi paling nyaman yang ia bisa temukan.

Dia tampak sangat tenang dan santai, seolah-olah hal ini tidak ada hubungannya dengan dia.

Patriarch Hu menghela napas. “Aku seharusnya tidak memilihnya. Dia benar-benar terlalu sulit untuk ditangani. ”

“Tapi kau tidak punya pilihan.”

“Oh? Mengapa?”

“Karena kau bukan satu-satunya orang yang membuat keputusan.”

“Oh.”

“Kau memiliki partner, seseorang yang telah lama memutuskan bahwa Dragon 5th perlu untuk dibunuh.”

“Kapan kau menyadari hal itu?”

“Ketika aku tiba di tempat Madam Lovesickness.”

“Jangan bilang partnerku adalah Qiu Hengbo?”

Liu Changjie mengangguk. “Dia tidak seharusnya tahu bahwa aku akan pergi menemuinya. Namun dia telah siap menungguku. ”

“Dan kau menduga bahwa aku yang memberitahunya?”

“Satu-satunya orang yang tahu tentang hal itu, selain aku adalah, Dragon 5th, Qiu Huhua dan Hu Yue’er.”

“Dan, tentu saja, kau tidak akan mengatakan padanya.”

“Begitu pula dengan Dragon 5th atau Qin Huhua.”

Patriarch Hu tidak bisa menyangkal hal ini.

“Jadi Aku telah memikirkannya baik-baik, dan aku memutuskan bahwa hanya ada satu cara untuk Qiu Hengbo untuk mengetahui hal itu yaitu jika kalian berdua telah berkerjasama selama ini.” Dia tertawa lagi. “Selain itu, aku bukanlah orang yang pandai menilai orang lain, tapi enam ditambah satu adalah tujuh. Bahkan aku bisa menghitung hal ini. ”

Patriarch Hu mengerutkan kening. Dia tidak mengerti.

“Aku sudah tahu bahwa gua rahasia Qiu Hengbo ini dijaga oleh tujuh orang. Tapi Hu Yue’er hanya mengatakan kepadaku enam buah nama. Dan hari itu di penginapan di Qixia Mountains, aku hanya melihat enam orang. ”

“Kau melihat Tang Qing, Shan Yifei, Soul Enticing Lao Zhao, Iron Monk, Li The Mastiff, dan hermaprodit itu?”

Liu Changjie mengangguk. “Jadi aku pikir hal itu sangat aneh. Di mana satu orang lagi? ”

“Dan sekarang kau menemukan jawabannya?”

“Setelah berpikir tentang hal itu, hanya ada satu penjelasan.”

“Apa itu?”

“Dia tidak pernah berbicara tentang orang ketujuh, karena aku tahu orang itu.”

“Dan siapa itu?”

“Jika bukan Wang Nan, berarti Hu Yue’er.”

Wang Nan adalah orang yang ada di rumah pertanian, berpura-pura menjadi suami Hu Yue’er.

“Aku jelas tahu bahwa Wang Nan bukan benar-benar seorang abdi negara, dan dia juga bukan benar-benar seorang polisi.”

“Kamu tahu semua tentang dia?”

“Karena aku tidak tahu maka aku menjadi curiga.”

Patriarch Hu menghela napas. “Kau memikirkan hal ini sangat teliti. Bahkan lebih teliti dariku. ”

“ada beberapa hal yang masih belum ku ketahui.”

“Banyak hal.” ungkap Patriarch Hu penasaran

“Seperti?”

“Kau tidak benar-benar menangkap Dragon 5th?”

“Kau sendiri yang mengatakan dia bukan orang yang mudah untuk ditangani.”

“Dia tidak benar-benar membunuh Qin Huhua?”

“Qin Huhua adalah teman yang sangat baik, dalam kenyataannya, satu-satunya teman sejati. Dia tidak akan membunuh seorang teman. ”

“Jadi semua itu hanya sebuah sandiwara, yang dimainkan untuk Lan Tianmeng?”

“Aku menyadari sejak awal bahwa kau pasti memiliki agen yang menyamar sebagai anak buah Dragon 5th.”

“Jadi kau sengaja membiarkan Lan Tianmeng untuk kembali dan menceritakan semua yang dia lihat.”

“Aku memukulnya sedikit, bukan untuk melampiaskan kemarahanku, tapi untuk mendapatkan kepercayaanmu.”

Patriarch Hu tertawa getir. “Aku benar-benar tidak pernah membayangkan bahwa kau dan Dragon 5th bekerja sama untuk sandiwara ini.”

“Sekarang kau bisa membayangkannya bukan?”

“Setelah kau menemui Qiu Hengbo, kau tidak pernah bertemu dengannya lagi, bukan?”

“Tidak.”

“Lalu, bagaimana kau merencanakan semuanya?”

Liu Changjie tiba-tiba tertawa. “Apakah kau tahu mengapa aku sengaja membuat  kesal Kong Lanjun?”

Patriarch Hu menggelengkan kepalanya.

“Karena aku ingin dia mengambil kotak kosong itu.”

“Rahasia apa yang ada di dalam kotak itu?”

“Tidak ada yang istimewa, hanya sebuah catatan.”

“Catatan untuk sandiwara kecilmu.” Patriarch Hu tersenyum kecil

“Aku tahu Kong Lanjun akan memberikan kotak itu kepada Dragon 5th, dan ia pasti akan melihat catatan dan bersedia untuk bersandiwara bersama-sama.” Ia melanjutkan, tertawa, “Kau jelas tidak salah menilai dia, dan akupun tidak. Namun , tampaknya dia jauh lebih cerdas daripada yang kita bayangkan. aktingnya jauh lebih baik dariku. ”

“Kau melupakan salah satu aktor,” kata Dragon 5th, tiba-tiba.

“Qin Huhua,” kata Liu Changjie dengan senyum. “Dia juga berperan sangat baik.”

“Tapi dia khawatir,” jawab Dragon 5th.

“Khawatir bahwa rencana ku tidak akan berhasil?”

Dragon 5th mengangguk.

“Tapi kau mau melakukannya,” kata Liu Changjie.

“Itu karena dia adalah satu-satunya orang yang khawatir.”

“Kau tidak khawatir?”

Dragon 5th tertawa. “Aku tidak punya banyak teman, dan tak banyak orang yang salah kunilai.”

“Menurutmu Patriarch Hu orang seperti apa?”

“Kelemahan terbesarnya adalah bukalah karena ia serakah.”

“lalu apa itu?”

“Sebuah hati yang jahat.”

“Persepsimu lebih akurat dariku.” Dia menghela napas, dan berbalik ke arah Patriarch Hu. “Jika kau tidak begitu bersemangat untuk membunuh kami, kami mungkin masih tidak yakin kaulah pelakunya!”

“Kau yakin sekarang?”

“Tanpa keraguan.”

“Tapi tampaknya kau lupa sesuatu,” kata Patriarch Hu.

“Apa itu?”

“Pencuri itu menggunakan ilmu terbang untuk memasuki kompleks pribadi Pangeran. Sedangkan aku lumpuh. ”

Liu Changjie tertawa.

“Kau tidak percaya padaku?” Tanya Patriarch Hu.

“Jika kau jadi aku, apa kau akan percaya?”

Patriarch Hu menatapnya, kemudian tertawa. “Kalau aku jadi kau, aku tidak akan percaya.”

Kali ini ketika ia tertawa, tawa mencapai matanya. Tawa di matanya seperti rubah licik, atau kalajengking beracun. Dia menoleh ke arah lelaki tua dan berkata, “Apakah kau percaya?”

“Aku percaya.”

“Kamu percaya bahwa dua kaki saya benar-benar lumpuh?”

“Aku percaya.”

“Mana pedangmu?”

“Ini.”

Wajah pria tua itu tanpa ekspresi saat ia perlahan-lahan mengulurkan tangannya. Dia membalik tangan ke atas dan dua bilah pedang muncul. Bukan pedang yang panjang, tetapi tampaknya sangat tajam.

Dengan senyum, Patriarch Hu bertanya, “Apakah pedang ini tajam?”

“Sangat tajam.”

“Jika pedang yang tajam seperti milikmu menusuk kaki seseorang, akankah terasa sakit?”

“Akan terasa sangat sakit.”

“Dan jika pedang ini  menusuk kakiku?”

“Tidak akan terasa sakit.”

“Kenapa tidak?”

“Karena kakimu lumpuh.”

“Apakah kau yakin?”

Orang tua itu berkata, “Mari kita coba.”

Wajahnya masih tanpa ekspresi. Tangannya meluncur  dan pisau berkelebat, menusuk langsung ke kaki Patriarch Hu. Pedang  sepanjang satu kaki tertancap sampai pada gagangnya.

Darah merah mengalir membasahi lantai. Patriarch Hu terus tersenyum. “Jika benar, maka aku tidak akan merasa sakit.”

Orang tua itu menundukkan kepalanya. Kerutan di wajahnya terdistorsi. Dia menghela napas dan perlahan berkata, “Itu benar. Aku selalu percaya. ”

Patriarch Hu mengangkat kepalanya, tersenyum, dan menatap Liu Changjie dan Dragon 5th. “Bagaimana  dengan kalian berdua? Sekarang kalian percaya? ”

Tidak ada tanggapan. Dan tidak perlu jawaban.

Angin di luar bertiup, membawa aroma samar bunga osmanthus.

Dragon 5th menghela nafas ringan. “Sepertinya malam ini akan hujan,” katanya ringan.

Dia berdiri perlahan dan, membersihkan debu dari pakaiannya, menoleh lalu pergi. Liu Changjie melihatnya pergi, dan menghela nafas. Malam ini pasti akan hujan,” gumamnya.

Dia juga berjalan pergi. Ketika ia sampai di pintu, dia menoleh dan berkata, “Aku tidak ingin kehujanan, tapi aku harus pergi.”

Patriarch Hu tersenyum. “Aku tidak ingin kau kehujanan.Kau bukanlah orang yang baik, tapi kau juga bukanlah orang yang jahat. ”

“Ada satu hal lagi yang aku ingin tanyakan.”

“Silahkan.”

“Kau memiliki reputasi yang baik, posisi yang baik. Banyak orang memandangmu, dan kau telah hidup nyaman. ”

“Itu adalah hasil dari kerja keras bertahun-tahun.”

“Aku tahu.” Dia menghela napas. “Dan karena aku tahu maka aku tidak bisa mengerti.”

“Mengapa kau tidak mengerti?”

“Kau berjuang keras bertahun-tahun untuk mencapai hali ini. kau memiliki segala sesuatu, dan kau sudah menjadi tua. Mengapa kau melakukan hal ini? ”

Patriarch Hu terdiam untuk sementara waktu. Akhirnya, ia berkata, “Pada awalnya, aku juga tidak mengerti. Mengapa orang yang tumbuh semakin tua menjadi semakin serakah? Padahal kau tidak bisa membawa hartamu ke alam kubur. ”

“Dan kau mengerti sekarang?”

Patriarch Hu mengangguk pelan. “Aku sekarang menyadari bahwa alasan orang tua menjadi serakah adalah bahwa mereka melihat sesuatu dengan lebih jelas, dan mereka menyadari bahwa tidak ada di dunia yang lebih nyata daripada uang.”

“Aku masih tidak mengerti.”

Patriarch Hu tertawa. “Ketika kau seusiaku, kau akan mengerti.”

Liu Changjie ragu-ragu. Dia berada di luar pintu sekarang, tapi ia tidak bisa untuk tidak melihat ke belakang lagi. “Bagaimana Yu’er?”

“Kau ingin menemuinya?”

Dia mengangguk. “Apakah dia sudah mati atau masih hidup, aku ingin bertemu dengannya lagi.”

Patriarch Hu menutup matanya. “Sayangnya,” katanya, “Tidak peduli ia sudah mati atau masih hidup, kau tidak bisa melihatnya.”

**

angin bertiup lagi, membawa kabut halus.

Patriarch Hu membuka matanya, dan melihat pedang tertanam di kakinya. Tiba-tiba seluruh tubuhnya menggeliat kesakitan.

hujan itu dingin, sangat dingin.

“Musim gugur akan berakhir. Udara akan menjadi lebih dan lebih dingin, “Patriarch Hu bergumam sendiri. Tiba-tiba, ia meraih pisau di kakinya dan menariknya.

Translator / Creator: doroboneko88