September 28, 2016

7 Killers – Chapter 6: A Dragon Amongst Men (Part 3)

 

Cahaya lampu yang lembut nan elegan memenuhi ruangan. Di atas tungku kecil yang terbuat terbuat dari bata merah terdapat pot tembaga yang memancarkan aroma anggur.

Pria setengah baya berjubah hijau dengan stoking putih berdiri di sana sedang memanaskan anggur.

Dragon 5th berbaring dengan selimut dari kulit macan tutul, yang tersebar di tempat tidur yang sempit. Matanya tertutup dengan damai.

Cuaca yang hangat, dan tungku kecil menyala terang, tetapi mereka berdua bersikap dingin.

Hanya ada mereka berdua di dalam ruangan, menunggu Liu Changjie.

Di atas meja yang tersedia beberapa makanan pembuka, dan juga kursi untuk Liu Changjie.

Apakah ada orang lain di bawah kolong langit ini yang bisa duduk untuk makan dan minum dengan Dragon 5th?

Terdengar ketukan di pintu, dan kemudian Meng Fei masuk. Ruangan ini jelas terletak di dalam kediamannya.

“Dia sudah datang.”

“Suruh dia masuk.” kata Dragon 5th masih dengan mata tertutup. “Sendirian.”

**

Begitu Liu Changjie masuk, Meng Fei menutup pintu.

Pria paruh baya berjubah hijau itu begitu fokus untuk memanaskan anggur, sehingga  ia tidak sempat untuk melihat Liu Changjie.

Dragon 5th kemudian duduk, ekspresi aneh muncul di wajahnya yang pucat-putih.

“Kau tidak melakukan hal – hal yang tidak penting.” Dia tersenyum. “Dalam seni bela diri dan juga pada wanita, kau tidak melakukan hal yang lebih dari yang diperlukan.”

Dia jelas belum selesai mengungkapkan pemikirannya, sehingga Liu Changjie menunggu dia untuk melanjutkan.

“Bahkan, kau mampu menangani seorang wanita yang aku sendiri saja tidak mampu.”

Liu Changjie tetap terdiam.

Dia masih tidak yakin apa maksud dari Dragon 5th. Dan ketika membahas topik yang berhubungan dengan wanita, pria biasanya tidak akan buru-buru untuk mengungkapkan detailnya.

Dragon 5th melanjutkan, “Untuk mengelabui Qiu Hengbo dan Kong Lanjun bukanlah perkara mudah, tapi kau berhasil melakukannya.”

Liu Changjie akhirnya tertawa. “Aku melakukannya untukmu.”

Dragon 5th menatapnya, dan akhirnya tersenyum lebar. “Sepertinya kau tidak hanya cerdas, tapi kau juga sangat hati-hati.”

Liu Changjie menghela napas. “Aku harus selalu berhati-hati.”

“Ada kelinci di tanganku, kau khawatir aku akan melemparkan mu ke panci untuk di masak?”

Liu Changjie menjawab, ” ‘Buang busur setelah semua burung habis di buru, bunuh anjing untuk di makan setelah semua kelinci tertangkap.” Aku memahami arti kata itu. ”

“Tapi kau bukan hanya anjing untuk berburu kelinci, Kau adalah orang yang bisa menyelesaikan berbagai  hal. Aku sering menggunakan jasa  orang-orang sepertimu. ”

Liu Changjie menghela napas lembut. “Terima kasih banyak.”

“Duduklah.”

“Aku lebih suka untuk berdiri.”

Dragon 5th tertawa lagi. “Sepertinya Kong Lanjun tidak menahan tenaganya.”

Liu Changjie tertawa getir.

“Apakah  kau mengingin kedua tangan yang ia gunakan untuk memukulmu?” Tanya Dragon 5th.

“Ya, aku mau.”

“Itu adalah hal yang mudah,” jawabnya dingin. “Aku bisa meminta kedua tangannya untuk dimasukkan ke dalam kotak dan segera mengirimkannya.”

“Tapi, aku lebih suka bila tangannya tetap menempel pada tubuhnya.”

Dia tersenyum. “Itu juga mudah. Ketika kau pergi, kau dapat membawanya bersamamu. ”

Liu Changjie menggeleng. “Aku suka makan telur, tapi bukan berarti aku ingin selalu membawa ayam  bersamaku.”

Dragon 5th tertawa untuk kedua kalinya. “Kalau begitu aku akan memberitahumu di mana letak kandang ayamnya. Jika kau ingin makan telur,kau bisa pergi ke sana setiap saat. ”

Liu Changjie tertawa getir. “Sayangnya, telur itu spesial,  Ayam itu juga duduk di atas papan kayu.”

Dragon 5th tertawa untuk ketiga kalinya, terbahak-bahak.

Tampaknya dia memiliki suasana hati yang sangat baik hari ini; ia tertawa lebih sering daripada hari – hari sebelumnya.

Ketika Dragon 5th selesai tertawa, Liu Changjie perlahan berkata, “Aku pikir kau lupa untuk menanyakan tentang suatu hal.”

“Aku tidak perlu untuk bertanya. Aku tahu kau berhasil menyelesaikan tugasmu. ”

“Apakah Itu adalah kotak yang asli?”

Naga Kelima menatapnya. “Benar.”

“Apakah kau yakin?”

“Sangat yakin.”

Mereka berdua memiliki ekspresi aneh di mata mereka. Tampaknya seolah-olah pertanyaan Liu Changjie  tidak berguna.

Naga Kelima umumnya tidak menyukai orang-orang yang berbicara hal-hal yang tidak berguna, namun ia tampaknya tidak terganggu.

Liu Changjie tertawa. “Jika itu adalah kotak yang benar, maka apa yang ada di dalam kotak sudah pasti asli.”

Dari dalam jubahnya ia mengeluarkan bundelan, terbungkus  kain satin berwarna ungu. bundelan itu diikat dan disegel dengan simpul yang rumit. “Ini adalah aku ambil dari kotak it. Segelnya asli belum ada tersentuh. ”

“Aku bisa mengatakan bahwa dia secara pribadi mengikat simpul Lovesick ini.”

Sebuah simpul Lovesick yang telah diikat dengan baik, tidak akan mudah untuk dilepaskan.

Dragon 5th memanjangkan ke dua jarinya, dan dengan gerakan memutar secepat kilat, melepaskan ikatan simpul itu.

Dia tersenyum. “Jika kau ingin melepaskan simpul Lovesick, ini adalah satu-satunya cara yang bisa kau gunakan.”

“Aku memiliki cara lain,” kata Liu Changjie.

“Oh apa itu?”

“Sebuah pisau.”

Tidak peduli seberapa kusutnya simpul Lovesick, satu irisan pisau pasti akan membukanya.

Dragon 5th tertawa untuk keempat kalinya. “Caramu sudah pasti yang paling tepat dan frontal.”

“Itu adalah satu-satunya cara yang ku gunakan.”

Dragon 5th tersenyum. “Jika cara ini efektif, maka sudah cukup.”

**

Di dalam bungkusan itu adalah tumpukan  kapas sutra. Terbungkus dalam kapas sutra ada sebuah botol hijau zamrud yang terbuat dari jasper.

Mata Dragon 5th bersinar, membilas wajah pucatnya.

Memperoleh botol ini bukanlah hal yang mudah.

Harga yang ia bayar untuk mendapatkannya sangat mahal.

Tangannya gemetar tanpa sadar saat ia akan menggapainya.

Siapa yang menyangka bahwa tiba-tiba tangan Liu Changjie meluncur seperti kilat dan kemudian mengambil botol itu, lalu melemparkannya sekeras yang ia bisa ke tanah. Terdengar suara pecah saat botol  itu hancur berkeping-keping tak terhitung jumlahnya. Obat berwarna kemerahan mengalir  seperti darah segar.

Wajah Meng Fei berubah kuning dalam ketakutan.

Wajah Dragon 5th kaget. “Apa artinya ini?” Teriaknya.

“Tidak ada yang istimewa,” kata Liu Changjie dengan tenang. “Hanya saja, menemukan majikan yang baik sepertimu  tidak mudah, jadi aku tidak ingin kau mati.”

“Apa yang kau bicarakan?” Kata Dragon 5th  marah. “Aku tidak mengerti.”

“Kau harusnya bisa mengerti.”

“Aku bisa melihat bahwa obat itu asli. Aku bisa mencium baunya juga. ”

Obat itu berbentuk cair dengan warna kemerah dan jernih, dan segera setelah botol itu hancur, bau harum telah memenuhi udara.

“Obat ini mungkin asli, tapi pasti ada racun yang telah dicampurkan .”

“Bagaimanakau bisa tahu?”

“Berdasarkan dua hal.”

“Jelaskan padaku.”

“Semuanya berjalan terlalu lancar. Itu terlalu mudah. ”

“Itu bukan alasan yang cukup.”

“Wanita yang saya temui bukanlah Madam Lovesickness, dia adalah penipu ulung.”

“Kau tidak pernah melihatnya sebelumnya, bagaimana kau bisa tahu apakah dia asli atau palsu?”

“Karena kulitnya terlalu kasar. Seorang wanita yang mengoleskan minyak madu ke tubuhnya setiap hari tidak mungkin memiliki kulit yang kasar. ”

“Jadi ini adalah alasan yang kedua?”

Dragon 5th tiba-tiba menutup matanya, tidak mampu memberikan sanggahan lagi. Karena pada saat yang sama, sisa obat itu tiba-tiba mulai berubah warna dari merah menjadi warna hitam pekat.

Beberapa jenis racun akan bereaksi bila terkena udara.

Pada titik ini, orang bisa melihat bahwa obat yang ada dalam botol itu telah dicampur dengan racun, racun yang mematikan.

Wajah Dragon 5th menjadi pucat. Dia menatap Liu Changjie untuk waktu yang lama, sebelum akhirnya berkata, “Dalam seluruh hidupku, aku tidak pernah mengatakan ‘terima kasih.'”

“Aku percaya itu.”

“Tapi sekarang, aku tidak punya pilihan selain mengucapkan terima kasih.”

“Dan aku tidak punya pilihan selain menerimanya.”

“Tapi aku masih tidak sepenuhnya memahami …”

Liu Changjie menyela, “Kau harusnya bisa memahaminya. Qiu Hengbo tahu bahwa kau mengirim aku, jadi dia membuat jebakan. Dia sengaja membiarkanku untuk menyelesaikan tugas, dalam rangka untuk memberikan botol obat beracun untuk membunuhmu. ”

Ekspresi Dragon 5th berubah. “Dia … dia ingin membunuhku? Tapi kenapa?”

Liu Changjie menghela nafas. “Siapa yang mungkin bisa memahami pemikiran dari seorang wanita?”

Naga Kelima menutup matanya, ia terlihat kelelahan. Kesedihan bisa sangat melelahkan.

“Kau lupa menanyakan hal  yang lain,” kata Liu Changjie.

Naga Kelima tertawa getir. “Kepalaku pusing. Sialahkan mengatakan apa yang ingin kau katakan. ”

“Fakta bahwa kau mengirim ku dalam tugas ini … Apakah benar bahwa hanya kita berempat di ruangan ini tahu tentang hal itu?”

“Itu benar.”

“Lalu bagaimana Madam Lovesickness bisa  tahu?”

Mata Dragon 5th terbelalak, penuh dengan ekspresi setajam pedang. Dan ujung pedang itu menunjuk pada wajah Meng Fei.

Meng Fei tampak mual.

“Ketika kau menghajarku,” kata Liu Changjie, “semua orang berpikir bahwa aku membencimu. Hanya Meng Fei yang tahu apa yang terjadi di balik layar. ”

“Bukan Meng Fei pelakunya,” kata Naga Kelima tiba-tiba.

“Bagaimana kau tahu?”

“Jika ada Dragon 5th, pasti ada Meng Fei. Dia hidup saat ini hanya karena aku. kematianku tidak akan menguntungkan untuknya.

Liu Changjie sedang melamun untuk sementara waktu. Akhirnya dia mengangguk. “Aku percaya hal itu. Dia harusnya  tahu bahwa tidak akan pernah ada Dragon 5th lagi di dunia ini.

Meng Fei berlutut, air mata mengalir di wajahnya.

Itu adalah air mata syukur, rasa syukur atas  kepercayaan Dragon 5th pada dirinya.

Liu Changjie kembali melanjutkan. “Kalau bukan Meng Fei, lalu siapa pelakunya?”

Dragon 5th, tidak menanggapi, ia juga tidak mengajukan pertanyaan lebih lanjut.

tatapan kedua orang ini tertuju pada wajah pria paruh baya berjubah hijau dengan stoking putih.

Translator / Creator: doroboneko88