September 28, 2016

7 Killers – Chapter 5: Lovesickness Will Make You Old (Part 1)

 

Lentera di penginapan bersinar terang.

Dua dari para pelayan yang baru saja tiba sedang mengatur sumpit di salah satu meja, dan tujuh perempuan berpakaian rapi duduk berderetan kursi. Beberapa sedang berbisik di antara mereka sendiri, sedang yang lainnya sedang duduk dengan tenang, berpikir.

Orang-orang yang datang untuk meruntuhkan bangunan belum tiba, namun Liu Changjie telah tiba.

Kong Lanjun telah mengatakan kepadanya untuk tidak bertindak gegabah, dan tidak datang ke tempat itu.

Namun ia tetap datang.

Dia adalah tipe orang yang melakukan hal-hal dengan caranya sendiri.

Saat ia memasuki penginapan, semua orang tampaknya terkejut karena ia bukan orang yang sedang mereka tunggu.

Selain orang-orang itu, seharusnya tidak ada orang lain lagi yang akan datang.

Liu Changjie tampaknya tidak memperhatikan. Dia berjalan angkuh dan duduk di meja yang para pelayan baru saja disiapkan. “Ambilkan tiga makanan pembuka yang dingin, empat makanan utama yang panas, dan lima botol ‘Jia Fan.'”

“Jia Fan” adalah merek anggur yang terkenal di Hangzhou. Peminum yang berpengalaman berkata bahwa rasa anggur “Jia Fan”  lebih enak daripada anggur “Ku Niang”.

Para pelayan berdiri membatu, panik, bimbang untuk menuangkan anggur atau tidak.

Ini bukan sebuah penginapan biasa, tetapi Liu Changjie menempatkan dirinya seakan tempat itu merupakan penginapa biasa. Sambil tersenyum, ia memberi isyarat pada tujuh perempuan muda dan berkata, “Kemarilah, kalian semua. Seorang pria minum tanpa seorang wanita untuk menemaninya seperti masakan tanpa garam. ”

Para wanita muda menatapnya, dan mereka saling memandang. Mereka tampak terlalu takut meski hanya untuk bergerak.

“Aku bukan harimau pemakan manusia,” kata Liu Changjie. “Apa yang kalian takutkan? Ayo sini.”

Saat itu, tawa terdengar, halus, seperti suara lonceng perak. Dan kemudian suara menawan bisa didengar, “Aku di sini!”

Ketika tawa mulai terdengar, suaranya terdengar datang dari sangat jauh. Tetapi pada saat suara itu telah selesai berbicara, orang yang tertawa itu sudah tiba. Dia terbang seperti embusan angin, dan duduk di samping Liu Changjie.

Dia adalah seorang wanita, dan wanita yang sangat cantik. Tidak hanya cantik, tapi memikat, terutama dua matanya, yang memiliki kemampuan untuk mempesona seseorang hingga merasuk ke tulang mereka.

Jika melihat orang tersebut dari semua sisi, kau akan mengatakan bahwa dari kepala sampai kaki dia seorang wanita, setiap incinya.

Liu Changjie menatapnya dan tertawa. “Aku ingin minum dengan wanita!” Katanya.

Dia tertawa anggun. “Tidakkah kau melihat bahwa aku seorang wanita?”

“Kau sama sekali tidak terlihat seperti wanita.”

“Bagaimana aku bisa meyakinkan mu kalau aku seorang wanita?”

“Lepaskan semua pakaian mu, maka kita semua akan tahu.”

Ekspresinya berubah dan dia tertawa.

Tiba-tiba, seseorang di luar berbicara. “Sepertinya teman kita di sini memiliki banyak pengalaman dengan perempuan. Dia tidak bisa tertipu oleh seorang wanita palsu. ”

Pada saat dua kalimat ini diucapkan, ada lima orang lainnya di dalam ruangan.

Salah satu dari mereka memiliki wajah putih pucat, dan mengenakan pakaian mahal. Wajahnya bersih, dengan kerutan di sudut matanya, Seorang pria paruh baya yang jelas-jelas adalah “Little Fifth Omniscient” Tang Qing.

Seorang biksu yang tampak besar dan tinggi menjulang jelas  adalah Iron Monk.

“Ghost Meteor” Shan Yifei dan “Soul Enticing” Lao Zhao berdua tampak sangat tua, tampak seperti tiga puluh persen hantu dan tujuh puluh persen pembunuh.

Apa yang Liu Changjie tidak antisipasi adalah bahwa Li The Mastiff sebenarnya seorang pemuda yang tampak lembut. Kecuali bahwa wajahnya ditutupi bekas luka, dan ia kehilangan setengah telinganya.

Tebakan Hu Yue’er memang benar.

Tapi Liu Changjie tiba-tiba teringat sesuatu, ia hanya menjelaskan enam orang, bukan tujuh.

Dan sekarang, hanya ada enam.

Siapa satu orang yang lain?

Mengapa Hu Yue’er tidak menyebutkan dirinya?

Dan mengapa dia tidak ada di sini?

Tak tampak senyum di wajah lima orang itu. Hanya Tang Qing yang tersenyum, karena ia adalah orang yang baru saja bicara.

Liu Changjie tertawa. “Pengalaman tuan dengan wanita jelas tidak kurang dari saya.”

“Anda mengenalku?” Tanya Tang Qing.

“Jika saya tidak siapa tuan, bagaimana  saya bisa tahu bahwa Anda memiliki banyak pengalaman dengan perempuan?”

Ekspresi Tang Qing berubah. Dengan suara yang tegas, dia mengatakan, “Anda datang ke sini mencariku?”

“Saya datang ke sini untuk minum,” jawab Liu Changjie.

“Anda secara khusus datang ke sini untuk minum?”

“Betul.”

“Ada ribuan tempat untuk minum di dunia, mengapa Anda akan memilih tempat ini?”

“Karena saya suka tempat ini. Tempat ini baru, dan saya adalah orang yang pemilih. ”

Tiba-tiba, Iron monk berkata “Kebetulan aku benar-benar tidak suka orang yang pemilih.”

“Apa yang Anda sukai?” Tanya Liu Changjie.

“aku suka membunuh orang. terutama membunuh orang yang pemilih seperti mu. ”

Iron Monk memiliki alis yang garang dan mata yang sengit. Wajahnya penuh dengan kebencian, dan matanya mendidih dengan niat membunuh. Penampilan mereka sangat menakutkan.

Liu Changjie hanya tertawa. “Jadi, Anda ingin membunuh ku.”

“Tebakan mu tepat.”

“Lalu mengapa anda tidak maju ke sini untuk mencobanya?”

Iron Monk bergerak maju.

Seluruh tubuhnya tampak terpahat dari baja, dan pembawaannya saat ia berjalan seperti seekor gorila.

langkahnya berat dan stabil, dan setiap langkah yang diambilnya meninggalkan jejak kaki di lantai.

Kemampuan fisik Iron Monk jelas luar biasa. Belum lagi kemampuan jurus Thirteen Heroes nya, yang benar atau tidak, dikabarkan telah mencapai tingkat dimana tubuhnya kebal terhadap senjata tajam?

Liu Changjie tidak memiliki apapun ditangannya. Tidak juga sebilah pisau dapur.

Tang Qing melihatnya dengan cara yang sama bila ia melihat mayat.

Para wanita muda berpakaian cantik gemetar ketakutan.

Sendi di tubuh Iron Monk menghasilkan suara retakan saat ia mengambil empat langkah ke depan.

Tampak seolah-olah ia sedang mempersiapkan untuk menyerang dengan semua ilmu bela dirinya, dan sudah jelas bahwa serangan ini tidak mungkin untuk di tangkis.

Tetapi sebelum dia  menyerang, pemuda yang terlihat lembut tiba-tiba menerjang ke arah Liu Changjie.

Matanya merah darah, dan ia membuka mulutnya, memperlihatkan satu set gigi putih mengerikan. Dia benar-benar seperti anjing liar, tidak dapat menahan diri untuk merobek tenggorokan Liu Changjie.

Sepertinya Liu Changjie bahkan tidak memperhatikan dia.

Dalam sekejap, ia menerjang ke atas tubuh Liu Changjie, dua tangannya bersiap mencengkeram tenggorokan Liu Changjie.

Dan kemudian terdengar suara seperti sesuatu yang patah.

Liu Changjie masih duduk tak bergerak.

Li The Mastiff juga ikut bergerak. kedua tangannya mencengkeram leher Liu Changjie. Kecuali, kepalanya sendiri terpuntir pada sudut yang aneh, dan matanya melotot dari rongganya. Sebuah ekspresi aneh tampak pada wajahnya.

Beberapa saat kemudian, darah muncrat dari mulutnya.

Tapi cipratannya tidak mengenai Liu Changjie

tubuh Liu Changjie tiba-tiba meluncur pergi seperti ikan, jauh dari wanita dan Li Mastiff.

Li Mastiff terguling ke wanita itu.

Wanita itu tidak bergerak untuk menghindar. Sebaliknya, ia jatuh dengannya ke tanah. Dia juga memiliki ekspresi aneh di wajahnya. Matanya melotot seperti  ikan yang mati.

Dua wajah saling memandang, dua pasang mata saling menatap. Mereka jatuh ke tanah, tak bergerak.

Dua mayat, sudah mulai dingin dan kaku.

Wajah Tang Qing saat itu pucat. Dia tahu mereka sudah mati.

Namun, ia tidak melihat Liu Changjie menggerakkan satu jaripun.

Tidak ada yang melihat Liu Changjie bergerak.

Seolah-olah ia tidak perlu menggerakkan otot untuk membunuh orang.

Iron Monk telah berhenti berjalan. Pembuluh darah biru berdenyut di keningnya, dan keringat dingin menetes di wajahnya.

Dia suka membunuh orang, sehingga ia mengerti betul apa itu membunuh.

Dan karena itu, ia bahkan lebih takut daripada yang lain.

Liu Changjie menghela nafas panjang. “Aku tidak suka membunuh orang. Aku hanya ingin minum. ”

Tang Qing mengatakan, “Tapi kau tidak membunuh  satu orang saja, tapi kau membunuh mereka berdua.”

“Itu karena mereka ingin membunuhku. Dan aku tidak ingin mati, karena orang mati tidak bisa minum. ”

“Soul Enticing” Lao Zhao tiba-tiba berkata, “Oke! Ayo minum. Aku akan minum denganmu. ”

Dia meletakkan kendi anggur  ke atas meja.

Dia menuangkan secangkir terlebih dahulu,  kemudian dituangkanlah satu cangkir untuk Liu Changjie. “Untukmu!” Katanya.

Dia menghabiskannya dalam satu tegukan.

Dua cangkir telah dituangkan dari satu kendi.

Liu Changjie menatap cangkir di depannya dan tertawa. “Aku tidak datang ke sini hanya untuk minum satu cangkir.”

“Soul Enticing” Lao Zhao menjawab, “Setelah kau minum satu cangkir ini, kau bisa tambah lagi.”

 

“Jika aku minum dari cangkir ini, aku tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk minum lagi.”

“Soul Enticing” Lao Zhao tertawa dingin. “Jangan bilang kau berpikir anggur ini telah diracuni?”

“Awalnya tidak ada racun dalam anggur ini. Tapi ada racun pada kuku kelingking mu. ”

Ekspresi wajah “Soul Enticing” Lao Zhao seperti dipelintir.

Ketika ia menuangkan secangkir anggur untuk Liu Changjie, ia mencelupkan sedikit kuku kelingkingnya. gerakannya gesit dan cekatan, dan tidak mungkin orang lain bisa melihatnya.

Namun Liu Changjie tahu.

Liu Changjie menatapnya dan tersenyum. “Anggur yang kau minum awalnya juga tidak memiliki racun di dalamnya.”

“Dan sekarang?” Ia bertanya.

“Kau  seharus bisa tahu apakah ada racun di dalamnya.”

Wajah “Soul Enticing” Lao Zhao tiba-tiba gelap. Dia melompat. “Kapan kau melakukannya?” Teriaknya parau. “Kapan kau menaruh racunnya?”

“Aku tahu kau ingin minum dari cangkir ini, jadi ketika kau pergi untuk mengambil anggur, aku menempatkan racun dalam cangkir. Bagaimana aku melakukan itu sangat sederhana, bahkan kau pun bisa melakukannya. ”

“ Soul Enticing” Lao Zhao tidak membuka mulutnya lagi. Tampaknya seolah-olah ada tali tak terlihat yang menjerat lehernya.

Napasnya berhenti, dan ia jatuh ke tanah, tubuhnya kejang-kejang.

Liu Changjie menghela nafas. “Aku tidak suka membunuh orang, tapi aku sekarang aku sudah membunuh tiga orang. Namun orang-orang yang suka membunuh hanya bisa berdiri tak bergerak. ”

Iron Monk tidak mengatakan apa-apa. Dia hanya berbalik lalu berlari keluar dari ruangan.

Hu Yue’er benar.

Orang yang suka mebunuh adalah orang-orang yang paling takut mati.

Liu Changjie juga  benar.

Karena biksu itu takut mati, ia telah berlatih jenis seni bela diri yang bisa membuat tubuhnya kebal terhadap senjata tajam.

Tapi begitu dia bertemu seseorang yang tidak perlu sebilah pisau untuk mengambil nyawa orang lain, ia melarikan diri lebih cepat dari siapa pun.

Ghost Meteor juga melarikan diri dengan cepat.

Sebenarnya, kecepatannya saat melarikan diri benar-benar seperti meteor.

Tang Qing tidak beranjak pergi.

Liu Changjie menatapnya dan tertawa. “Apakah yang mulia juga ingin mencoba?”

Tang Qing tertawa. “Seperti Anda, aku benci membunuh orang. Dan seperti Anda, saya datang ke sini untuk minum. ”

“Baik.”

“Seperti Anda, saya memiliki banyak pengalaman dengan perempuan, dan seperti Anda saya orang yang pemilih.”

“Bagus!”

“Jadi, kita sepaham! Mari kita minum dan mengobrol.  Kita bisa berteman”. Sambil tersenyum, dia berjalan dan duduk. “Karena, ada anggur dan perempuan di sini.”

“Ada, pasti ada anggur yang cukup bagi kita berdua.”

Tang Qing tertawa. “Dan juga ada cukup wanita.”

“Tidak cukup wanita,” jawab Liu Changjie.

“Tidak cukup?”

“Meskipun ada cukup wanita, hanya saja mereka  tidak cukup cantik.”

Tang Qing tertawa keras. “Jadi, ternyata cara anda melihat suatu hal sedikit lebih berpengalaman dari saya.”

“Sebenarnya, wanita ini tidaklah begitu jelek, hanya saja mereka tidak bisa  benar-benar membuat anda jatuh cinta.”

Senyum di wajah Tang Qing tiba-tiba membeku. Dia menatap Liu Changjie dengan takjub. Dia bahkan lebih terkejut daripada saat ia melihat Liu Changjie membunuh orang lain.

Dia akhirnya mengerti tujuan Liu Changjie, tapi ia masih tidak bisa percaya ada orang yang  memiliki nyali sebesar ini.

Liu Changjie mulai mengetuk cangkir dengan sumpit, dan perlahan-lahan bernyanyi: “Dikatakan bahwa Anda tidak seharusnya jatuh cinta, karena penyakit cinta akan membuat anda menjadi tua”

“Tapi setelah anda memikirkannya berulang-ulang, Anda menyadari bahwa penyakit cinta benar-benar baik, penyakit cinta benar-benar sangat baik …”

Tang Qing mengambil napas dalam-dalam, dan kemudian  tertawa. “Jadi, yang mulia khusus datang ke tempat ini untuk jatuh cinta?”

Liu Changjie menghela nafas. “Apa ada hal di dunia ini yang lebih baik dari penyakit cinta?”

“Tidak ada,” jawab Tang Qing.

“Pasti tidak ada.”

Tang Qing terlihat sedang berpikir, lalu kemudian dia tersenyum menakutkan. “Ada lagu untuk menggambarkan kerendahan diri anda. Saya ingin menyanyikannya untuk tuan. ”

Liu Changjie menghela napas. “Mendengarkan laki laki bernyanyi itu membosankan, kecuali mendengar nyanyianmu sendiri. Tapi, jika anda benar-benar ingin bernyanyi, silahkan. ”

Tang Qing mulai bernyanyi, “Dikatakan bahwa Anda tidak harus sakit karena cinta, karena penyakit cinta akan membuat Anda menjadi tua,

“Jika Anda menjadi tua, Anda akhirnya akan mati, dan mati bukanlah hal yang baik.”

Liu Changjie menggeleng tegas. “Tidak begitu bagus.”

Tang Qing mengatakan, “Mungkin suara nyanyian saya sangat tidak merdu, tetapi kata-kata itu benar.”

Liu Changjie terpaksa setuju. “Benar. kebenaran tidak pernah terdengar baik. ”

“Jika Yang Mulia ingin menemukan lovesickness, Anda tidak hanya akan menjadi tua, Anda akan menjadi tua sangat cepat. Yang berarti Anda akan mati lebih cepat. ”

“Apakah kamu takut mati?”

“Siapa di dunia ini yang tidak takut mati?”

“Aku.” Dia menatap Tang Qing, dan melanjutkan kata-katanya, “Karena kau takut mati, dan aku tidak, maka kau akan mengantar ku kesana.”

Tang Qing pura – pura bodoh. “Mengantar anda kemana?”

“Untuk bertemu lovesickness.”

Tang Qing akhirnya mengerti tujuan permainan kata”penyakit cinta” mereka. Tang Qing memaksa dirinya untuk tersenyum. “Dan bagaimana jika aku tidak bisa menemukannya?”

“Maka kau tidak akan pernah menjadi tua,” jawab Liu Changjie.

Tang Qing tidak bisa memaksa dirinya untuk tersenyum lagi.

Dia memahami makna-hanya orang mati yang tidak bisa menjadi tua.

Liu Changjie terus menatapnya. “Mereka mengatakan bahwa kau menjaga sebuah gua untuknya. Karena Anda berada di sini, maka dia pasti menjaga gua itu sendiri. Jadi, kau pasti akan dapat menemukannya. ”

Tang Qing ingin menyangkal bahwa ia mengerti apa yang Liu Changjie mengatakan, tapi ia tidak bisa.

“Apakah kau ingin mati?” Tanya Liu Changjie.

Tang Qing menggeleng.

Liu Changjie minum segelas anggur. “Lalu apa yang kau inginkan?”

“Aku ingin kau mati!”

Dia tiba-tiba terbang ke udara, berputar; pada saat yang sama pusaran pasir menerjang ke arah Liu Changjie.

Ini adalah racun pasir pohon “Bark Cloth ” milik keluarga Tang.

Anehnya, Liu Changjie tidak bergerak untuk menghindar. Sebaliknya, ia menarik nafas, dan menyemburkan anggur yang baru saja diminum nya.

Dalam sekejap, setiap butir pasir, menggumpal jadi satu, lebih kecil dari biji wijen dan tertiup balik hingga tertancap ke dinding yang baru dicat.

Ekspresi wajah Tang Qing terkejut. Dia tidak pernah membayangkan bahwa seseorang bisa memiliki kemampuan sehebat ini.

Liu Changjie tersenyum. “Anggur ini disebut Fishing Hook Wine, tapi kadang-kadang juga disebut ‘Worry-sweeping Broom.” Dan kadang-kadang dapat digunakan untuk menyapu pasir beracun. ”

Tang Qing tertawa getir. “Saya tidak pernah membayangkan bahwa minum anggur bisa memiliki begitu banyak manfaat.”

“Benar. Karena itu kau benar-benar harus minum lebih banyak. ”

“Aku akan minum.”

“Orang mati tidak bisa minum.”

“Aku tahu.”

“Jadi, sekarang apa yang kau pikirkan?”

“Aku berpikir aku harus mengantar anda ke sana segera.” expresi Tang Qing berubah menjadi sopan

Liu Changjie tertawa. “Aku memilihmu karena aku bisa tahu kau adalah orang yang cerdas. Aku hanya bergaul dengan orang-orang cerdas. ”

Tang Qing menghela nafas. “Dan karenamu, orang-orang cerdas sering dihadapkan dengan kekesalan.”

“Memiliki kekesalan lebih baik daripada tidak memiliki kekesalan.”

“Mengapa demikian?”

“Karena di dunia ini, satu-satunya orang yang tidak mengalami kekesalan adalah orang mati.”

**

Penyakit cinta adalah kekesalan, sehingga membuat orang menjadi tua.

Tapi jika kau berpikir tentang hal itu sejenak, benar-benar memikirkannya, maka kau akan memahami bahwa jika seseorang dapat mengalami penyakit cinta, itu lebih baik daripada tidak bisa mengalami penyakit cinta …

Translator / Creator: doroboneko88