September 28, 2016

7 Killers – Chapter 2: Injury of The Self-Inflicted Nature (Part 3)

 

Anggur telah tiba, dan sudah dipanaskan.

Dragon 5th mengangkat cangkirnya perlahan dan berkata, “aku jarang minum anggur, dan jarang pula aku bersulang dengan orang lain. Tapi hari ini, aku harus bersulang untukmu tiga kali. ”

Liu Changjie memaksa diri untuk tidak membiarkan ekspresi gembira atau bersyukur muncul di matanya. Itu pasti tidak mudah untuk Dragon 5th  untuk bersulang seperti ini.

Dragon 5th minum cangkir pertama dan tersenyum. “Aku bersulang untukmu karena aku sangat senang. Aku benar-benar percaya bahwa kau dapat menyelesaikan tugas ini. ”

“Aku akan berusaha sepenuh hati demi tugas itu.”

“Tugas ini … bukan hanya sangat penting, juga sangat berbahaya, dan sangat rahasia.” Ekspresinya sekali lagi sangat serius. “Caraku memperlakukanmu pada hari itu … itu bukan hanya karena aku tidak percaya padamu.”

Liu Changjie mendengarkan dengan penuh perhatian.

Dragon 5th melanjutkan, “Aku tidak bisa membiarkan ada yang tahu bahwa kau bekerja untukku. Jadi aku butuh semua orang untuk percaya bahwa kita adalah musuh,  bahwa kau membenci ku setengah mati. “

Liu Changjie paham, tetapi tidak yakin akan satu hal: “Jadi, bahkan Lan Tianmeng tidak tahu semua ini?”

Dragon 5th mengangguk. “Semakin sedikit orang yang tahu, semakin sedikit peluang kau akan berada dalam bahaya, dan lebih besar peluang keberhasilanmu.”

Liu Changjie tiba-tiba menyadari bahwa Dragon 5th  hanya percaya pada dua orang, pria setengah baya berjubah hijau dengan stoking putih, dan Meng Fei.

“Aku telah katakan sebelumnya,” Dragon 5th melanjutkan, “Aku tidak punya teman, dan aku tidak memiliki musuh.”

“Ya, kamu telah mengatakan hal itu sebelumnya.”

“Kecuali, hal itu tidak benar.” Dragon 5th  dengan ekspresi yang sangat aneh di wajahnya. “Saya tidak hanya memiliki seorang teman, saya juga memiliki musuh, dan seorang istri.”

Terkesima, Liu Changjie bertanya, “Siapa mereka?”

“Bukan mereka. Dia.”

Liu Changjie tidak mengerti.

Dragon 5th melanjutkan, “Temanku,  musuhku, dan juga istrku. Mereka semua orang yang sama. ”

Liu Changjie bahkan lebih bingung, dengan penasaran bertanya, “Siapa dia?”

“Namanya Qiu Hengbo.”

Liu Changjie terkejut. “Maksudmu Madam Autumn?”

“Kau pernah mendengar tentangnya?”

“Aku rasa tidak ada orang di Jianghu yang tidak tahu siapa dia.”

“Namun,” kata Dragon 5th dingin, “Kau pasti tidak tahu bahwa dia dulu adalah istriku.”

“Dulu?”

“Meskipun kita bukan merupakan suami istri lagi, kita masih berteman.”

“Tapi …”

Wajah Dragon 5th telah berubah pucat. “Kebenciannya untukku sejak dahulu kala,  meresap hingga ke tiap sumsum tulangnya. Bahkan, alasan dia menikah denganku adalah karena dia membenciku. ”

Lagi-lagi, Liu Changjie bingung, tapi dia tidak mau mengajukan lebih banyak pertanyaan. Ketika berhadapan dengan orang-orang seperti Dragon 5th, lebih baik tidak mengerti terlalu banyak tentang rahasia mereka.

Dragon 5th telah menutup mulutnya, dan juga matanya. Dia tampaknya tidak ingin bergerak, apalagi mengatakan apa-apa lagi. Setelah beberapa waktu berlalu, ia bertanya, “Apakah kau telah melihat seni bela diriku?”

“Tidak.”

“Apakah kau tahu seberapa kuat ?”

“Aku tidak tahu”

Dia menutup matanya lagi dan kemudian perlahan-lahan mengulurkan tangan.

Warnanya putih pucat dan sangat halus.

Tangannya membuat  gerakan mencakar yang lambat di udara.

Tiba-tiba, secara ajaib, dari dalam oven tanah liat kecil berwarna merah itu, batu bara panas terangkat dan terbang ke tangannya.

Tangannya perlahan menggenggam batu bara merah panas itu.

Beberapa saat kemudian, ia membuka  tangannya, tak ada apapun kecuali abu.

“Aku tidak hanya memamerkan seni bela diri milikku” kata Dragon 5th dingin. “Aku menggambarkan dua hal penting.”

Liu Changjie tidak bertanya. Dia tahu Dragon 5th akan menjelaskan nya.

Seperti yang diharapkan, ia melanjutkan. “Meskipun aku telah menguasai berbagai  jenis seni bela diri, Aku masih tidak bisa menangani masalah ini sendiri.”

Dia menatap abu dingin di telapak tangannya. “Perasaan yang kami miliki satu sama lain, seperti abu  ini, tidak mungkin untuk menghidupkannya kembali.”

**

Benar-benar hubungan yang aneh dan menarik, dari dua orang yang berbeda bagai langit dan bumi.

Salah satu adalah pahlawan terbesar di dunia persilatan, dan satunya adalah wanita yang paling cantik dan misterius di dunia.

Meskipun Liu Changjie tidak tahu banyak tentang dunia persilatan ini, ia telah lama mendengar legenda Madam Autumn.

Ada banyak legenda.

Dan semua cerita tentang dia seperti dirinya sendiri, misterius dan indah.

Semua pendekar di Jianghu ingin menarik perhatiannya. Tapi tidak ada yang berhasil.

Oleh karena itu, banyak orang menjulukinya “Madam Lovesickness,” karena tak terhitung banyaknya jumlah orang-orang terpesona karena nya.

Siapa yang pernah membayangkan bahwa “Madam Lovesicknes”adalah istri Dragon 5th?

Dan siapa yang bisa memahami misteri dan keanehan hubungan mereka?

Dia tidak hanya istrinya, tetapi juga temannya. Tapi mengapa juga menjadi musuhnya?

Mereka adalah pasangan yang ideal, dan orang akan berpikir mereka akan saling mencintai. Bagaimana mereka bisa bercerai?

Pasti ada cerita yang kompleks dan tidak biasa, dan Liu Changjie sangat ingin mendengar lebih banyak.

Tapi siapa pun yang tahu metode yang digunakan Dragon 5th untuk berkomunikasi dikenal seperti  julukannya sendiri; seperti naga mistis, jika kau melihat kepalanya, ekornya tidak akan tampak.

Tiba-tiba, ia beralih topik. “Itu terjadi sudah lama,” katanya acuh tak acuh. “Tidak terlalu banyak orang di dunia persilatan ini tahu tentang hal itu. Bahkan, hampir tidak ada satupun yang tahu. Kau tidak perlu tahu mengenai hal ini secara mendetail. ”

Liu Changjie tidak menunjukan kekecewaannya. Karena dia sangat pandai mengendalikan dirinya.

“Kau hanya perlu tahu satu hal,” kata Dragon 5th.

Liu Changjie duduk mendengarkan.

“Orang yang menjadi targetmu adalah dirinya. Aku ingin kau menemuinya, dan mengambil sebuah barang untukku. ”

“Mengambil barang?”

“Jika kau ingin menggunakan kata mencuri,” kata Dragon 5th dingin, “Aku kira tidak ada salahnya.”

Liu Changjie menghela napas. “Baik, tapi aku perlu tahu dua hal lagi.”

“Apa itu?”

“Aku harus kemana? Dan apa yang harus aku curi? ”

Dragon 5th  menjawab pertanyaan kedua terlebih dahulu. “Kau akan mencuri sebuah kotak.”

Dia memberi isyarat dengan tangannya, dan orang berjubah hijau melangkah maju.

Dia menempatkan sebuah kotak di atas meja. Terbuat dari emas, Bagian atas dihiasi ukiran Naga  dan  Phoenix, bertabur permata jasper.

“Kotak itu terlihat persis seperti ini,” kata Dragon 5th .

Liu Changjie tidak bisa menahan diri. “Apa yang ada di dalamnya?”

Dragon 5th ragu-ragu. “Kau tidak perlu benar-benar tahu,” katanya, “tapi aku kira tidak ada salahnya untuk memberitahumu. Di dalam kotak itu ada botol obat. ”

Liu Changjie terkejut. “Hanya itu? Hanya sebotol obat? ”

Dragon 5th mengangguk. “Ya. Tapi sejauh yang aku tahu, botol obat itu lebih berharga daripada semua kekayaan di dunia ini. “Dia menatap tajam pada Liu Changjie, dan melanjutkan,” Aku yakin kau tahu bahwa aku sedang sakit. ”

Tentu saja Liu Changjie tahu. Tapi, ia juga tahu bahwa orang sakit ini, hanya dengan melambaikan tangan, bisa membunuh sebagian besar orang yang sehat di dunia ini jika ia mau.

Melihat ekspresi wajahnya, Dragon 5th tertawa. “Aku tahu apa yang kau pikirkan. Ada banyak orang sakit di dunia, dan di antara mereka, saya yang paling menakutkan. Walaupun begitu orang sakit tetaplah orang sakit. ”

Liu Changjie ragu-ragu sejenak, kemudian bertanya, “Botol obat itu dapat menyembuhkan penyakitmu?”

“Apakah kau tahu cerita tentang Hou Yi dan Chang’e?”

Setelah menembak sembilan matahari, Hou Yi mengunjungi Western Paradise dan memohon Ratu Surga untuk memberinya botol berisi ramuan keabadian. Sayangnya, obat mujarab dicuri oleh Chang’e.

Meskipun Chang’e mencapai keabadian, harga yang harus dia bayar adalah kesepian abadi.

“Chang’e menyesal mencuri obat keabadian, dan hanya hijaunya lautan serta birunya langit menemaninya dalam kesepian.”

“Cerita kami,” kata Dragon 5th , “Sama seperti cerita mereka.”

Dia tidak mengatakan apa-apa lagi, tapi Liu Changjie mengerti.

Mungkin Dragon 5th memiliki beberapa kondisi bawaan, atau mungkin ia telah melakukan penyimpangan saat berlatih seni bela diri. Apapun penyebabnya, membuatnya mengidap penyakit aneh, yang menyiksanya seperti belatung menggerogoti tulang-tulangnya.

Lalu akhirnya, ia telah mendapat semacam obat mujarab ajaib yang bisa menyembuhkan penyakitnya, tapi dicuri oleh istrinya.

Oleh karena itu, ia mencari seseorang untuk membantunya. Dan tentu saja, ia juga takut informasi ini bocor.

Tatapan Dragon 5th menerawang jauh, dan ekspresi wajahnya antara kesakitan dan kesepian.

Mungkinkah dalam cerita ini, yang kesepian tidak Chang’e tapi Hou Yi?

Dragon 5yh secara bertahap berkata, “Aku tahu bahwa setelah dia mencuri obat, dia tidak menyesalinya, dan merasa tidak kesepian. Sebenarnya, dia menggunakan botol obat itu untuk memaksaku  melakukan banyak hal yang tidak ku inginkan. ”

Rasa sakit dan kesepian di matanya berubah menjadi kemarahan. “Aku tidak ragu lagi. Aku harus mengambil botol obat itu! ”

Liu Changjie tidak bisa menahan lebih lama lagi. “Di mana kotak itu berada?” Tanyanya.

“Mengambil sesuatu yang sangat berharga dari tangannya, bukan perkara  yang mudah.”

Liu Changjie sudah mengetahui hal ini.

“Dia menyembunyikan kotak di sebuah gua kecil di Qixia Mountains. Lalu ia memperkerjakan tujuh ahli bela diri, buronan yang telah melarikan diri dari Jianghu dan sudah tidak punya tempat untuk pergi lagi, ia mempekerjakan mereka untuk menjaga gua itu. ”

Liu Changjie tiba-tiba teringat orang yang bisa membunuh orang lain lebih cepat dari kilat, “One Hand, Seven Assassins” Du Qi.

“Pintu masuk ruang rahasia di dalam gua adalah gerbang besi dengan berat sekitar 1.000 pound.”

Liu Changjie tiba-tiba teringat kekuatan luar biasa Shi Zhong.

“Di dalam ruang rahasia ada pintu tersembunyi, dan itu adalah tempat di mana kotak itu berada. Untuk membuka pintu, Kau harus terlebih dahulu memiliki tujuh kunci. Kunci yang dibuat oleh pengrajin paling terampil dan terkenal di dunia. ”

Liu Changjie tiba-tiba teringat Gongsun Miao.

“Hal yang paling penting untuk diingat adalah tempat tinggalnya terletak sangat dekat dengan goa. Jika ada bahaya, ia akan segera berada di sana. Dan bila ia telah tiba, tak seorang pun di dunia yang dapat mengambil kotak itu. ”

Liu Changjie menghela napas. Dia tiba-tiba mengerti sesuatu yang sangat penting: Dragon 5th tidak hanya takut pada Madam Autumn karena botol obatnya disandera. Setidaknya setengah ketakutannya itu karena seni bela diri nya.

kemampuan bela diri nya jelas tidak kurang dari yang Dragon 5th.

“Untungnya,” lanjut Dragon 5th , “dia memiliki kebiasaan yang sangat konyol, dia tidur setiap hari dari pukul sebelas pagi sampai jam satu siang, dan sebelum tidur dia harus menutupi setiap jengkal tubuhnya dengan minyak madu khusus buatannya sendiri. “ekspresi kebencian sekali lagi kembali ke wajahnya. “Kegiatan ini membutuhkan waktu setidaknya satu jam setiap hari. Selama waktu itu, dia mengunci diri di kamarnya. Bahkan jika langit runtuh, dia tidak akan tahu.”

Liu Changjie akhirnya mulai mengerti mengapa mereka akhirnya bercerai.

Jika ia memiliki istri yang menghabiskan satu jam setiap hari untuk kegiatan konyol seperti itu, ia tidak akan tahan.

Hampir semua pria di dunia tidak mungkin betah dengan kebiasaan itu. Siapa pun akan berpikir tidur dengan istri yang berlumuran minyak madu adalah hal yang menakutkan.

Melihat ekspresi wajah Liu Changjie ini, Dragon 5th mengatakan, “Itu benar-benar adalah hal yang menjijikkan. Tapi saat itu adalah satu-satunya kesempatanmu untuk beraksi. ”

“Jadi,” kata Liu Changjie, “Aku memiliki waktu satu jam untuk membunuh tujuh buronan, mengangkat gerbang besi, membuka 7 gembok, mengambil kotak, dan melarikan diri setidaknya lima puluh mil sebelum dia bisa mulai mengejarku.”

Dragon 5th mengangguk. “Seperti yang aku katakan, ini pekerjaan untuk tiga orang.”

Liu Changjie menghela nafas dan tertawa getir. “Dan itu benar-benar membutuhkan Du Qi, Shi Zhong dan Gongsun Miao, mereka bertiga.”

“Tapi kau sudah membunuh mereka,” jawab Dragon 5th dingin. “Saya tidak akan dapat menemukan orang seperti mereka lagi.”

Liu Changjie mengerti bagaimana perasaannya. “Jadi aku harus membantumu.”

“Apakah kau yakin kau bisa mengatasinya?”

“Tidak juga.”

Mata Dragon 5th menyipit.

Liu Changjie melanjutkan dengan tenang, “Tidak peduli apa yang aku lakukan dalam hidupku, aku tidak pernah merasa percaya diri.”

“Tapi pada akhirnya, kau selalu berhasil mencapai tujuanmu.”

Liu Changjie tertawa. “Kurangnya kepercayaan diri adalah alasanku sangat berhati-hati.”

Dragon 5th tertawa. “Bagus. Sangat bagus. Saya suka orang yang berhati-hati. ”

“Sayangnya, aku tidak benar-benar yakin apa yang harus kulakukan selanjutnya.”

“Mengapa?”

“Karena aku masih tidak tahu di mana gua itu.”

Dragon 5th tertawa lagi. Sambil tersenyum, dia melambaikan tangan.

Pria paruh baya berjubah hijau melangkah maju dan meletakkan tumpukan cek ke atas meja.

“Ini bernilai lima puluh ribu uang perak. Ambillah, dan pergi bersenang-senang selama beberapa hari. ”

Liu Changji segera mengambilnya.

“Aku hanya berharap bahwa kamu dapat menghabiskan semua lima puluh ribu dalam waktu sepuluh hari.”

“Tidak akan mudah untuk menghabiskan semuanya,” Liu Changjie tertawa, “tapi aku dapat menemukan beberapa wanita dan  membelikannya rumah dan sisanya aku bisa habiskan untuk berjudi.”

“Pada dasarnya 2 rencana itu sama saja,” kata Dragon 5thdengan ekspresi geli. “Kau seharusnya tidak memiliki masalah untuk menghabiskan uang itu. Siapa pun yang menjalankan pekerjaan ini, mereka perlu bersantai sedikit sebelum berangkat. Jika tidak, mereka mungkin tidak mampu menangani kesulitan yang ada nanti. ”

“Kesulitan apa?” Kata Liu Changjie acuh tak acuh. “Aku bukan orang tua tidak berguna seperti Lan Tianmeng.”

Dragon 5th tertawa keras.

Sang pria paruh baya menatapnya, dia terkejut. tidak ada yang pernah melihat dia tertawa begitu keras sebelumnya.

Tapi tawanya berakhir dengan cepat, dan sekali lagi wajahnya muram. “Setelah sepuluh hari berakhir, kau tidak akan memiliki lebih banyak kesempatan lagi untuk tidur dengan wanita atau minum bahkan hanya setetes anggur.”

“Aku memiliki firasat bahwa setelah sepuluh hari  ini, aku tidak akan tertarik pada wanita sama sekali untuk sementara waktu.”

“Bagus. Sangat bagus. Setelah sepuluh hari, saya akan mengirim seseorang untuk menemuimu dan membawamu ke gua itu. ”

Dia tiba-tiba tampak menjadi sangat lelah lagi. Dia melambaikan tangan dan berkata, “Kau bisa pergi sekarang.”

Liu Changjie pun beranjak pergi.

“Apa yang kaupikirkan mengenai enam perempuan ada di luar?”

“Mereka luar biasa.”

“Jika kau merasa seperti itu, tidak ada salahnya untuk membawa mereka.”

“Apa semua wanita yang ada di dunia  sudah mati?”

“Tidak.”

“Jika masih ada perempuan lain di dunia, untuk apa aku mengambil enam wanita itu?”

Translator / Creator: doroboneko88