September 28, 2016

7 Killers Chapter 1 – A Meeting of Legends (Part 5)

 

Dia duduk di lantai atas restoran itu di ruang pribadi yang elegan, di bangku lebar.

Wajahnya putih pucat, tubuhnya kurus dan lesu, dan di matanya terlihat kelelahan yang tak terlukiskan.

Dia tampaknya tidak hanya lelah, tetapi juga secara fisik lemah, bahkan sakit. Meskipun panas yang terik, bangku yang ia duduki dihiasi oleh bulu macan tutul, dan kakinya tertutup oleh selimut Persia. Mustahil untuk mengenali jenis kain itu terbuat dari apa, tapi kain itu bersinar dengan cahaya keperakan.

Dia sendiri tampak sangat pucat, dan tampaknya sedang mengidap semacam penyakit kronis. Dia terlihat lelah menjalani hidup, dan dia telah benar-benar kehilangan harapan dan semangat hidup.

Berdiri tegak dan gagah di belakangnya adalah seorang pria dengan rambut perak dan wajah kemerahan, berusia lanjut, tapi tampaknya  memiliki kekuatan layaknya dewa. Orang ini jelas  berada dalam musim dingin di hidupnya, namun tubuhnya tampak  terisi dengan energi seperti predator yang buas. Matanya bersinar dengan kecemerlangan yang bisa menggetarkan jiwa seseorang, dan membuat orang takut untuk menatap matanya secara langsung.

Namun, sikapnya terhadap pemuda sakit-sakitan itu sangat hormat. Siapapun yang melihat rasa hormatnya tidak akan pernah menduga bahwa dalam beberapa tahun sebelumnya ia telah menundukkan semua yang di bawah langit. Dengan  palu besi seberat seratus pon, dia telah menyapu tujuh provinsi di selatan dan  enam provinsi di utara, dan mengalahkan semua  penjahat kelas kakap. Dia telah menjadi salah satu master terbesar di dunia persilatan, selamat dari seratus pertempuran tanpa kekalahan satu kali pun. Dia adalah “Lion King” Lan Tianmeng.

Selain itu, ada pria lain di dalam ruangan itu, berjubah hijau, dengan stoking putih, wajah tanpa ekspresi. Seorang pria setengah baya dengan kepala beruban, ia sedang mempersiapkan teh untuk pemuda sakit-sakitan itu.

setiap langkahnya dibuat dengan tingkat presisi yang ekstrim, seakan ia takut membuat kesalahan sekecil apapun.

Teh yang dituangkan dari teko sangat  panas; ia memegang cangkir dengan kedua tangan, lalu dengan  hati-hati mencicipi teh untuk memeriksa suhunya. Dia terus memegang cangkirnya  sampai mencapai suhu yang pas.

Anak muda yang sakit itu menerima cangkir dan menyeruputnya.

Tangannya tanpa warna, jari –jemarinya panjang dan halus, dan tampaknya memegang secangkir teh saja sudah cukup memeras tenaga.

Namun, dia adalah pahlawan terbesar sejagat, Dragon 5th.

 

**

Tidak ada orang lain lagi di dalam ruangan itu, dan tidak satupun yang  masuk.

Dragon 5th menghela nafas dan berkata, “Aku tidak pernah menunggu siapa pun setidaknya lima atau enam tahun belakangan ini.”

“Benar,” kata Lan Tianmeng.

“Namun hari ini aku sudah menunggu lebih dari satu jam.”

“Benar.”

“Terakhir kali aku harus menunggu, ku pikir itu untuk Hakim Qian.”

“Dan dia tidak akan membuat siapa pun menunggu lagi.”

Dragon 5th menghela nafas. “Dia mati sangat mengenaskan.”

Tak ada yang menunggu orang yang sudah mati.

Lan Tianmeng berkata, “Kelak, tidak ada lagi yang akan menunggu Du Qi dan lainya.”

“Itu persoalan untuk masa depan.”

“Untuk saat ini, mereka tidak boleh mati?”

“Benar.”

“Anda benar-benar harus menggunakan mereka untuk menangani masalah ini?”

Dragon 5th mengangguk dan tak berkata-kata lagi. Tampaknya ia telah memutuskan bahwa ia sudah berbicara terlalu banyak, ia sudah terlalu lelah. Dia seorang yang pendiam.

Dia juga tipe orang yang mau mendengarkan, tapi tidak ingin mendengar terlalu banyak. Jika dia tidak mau membuka mulutnya, orang lain juga akan diam.

Aroma samar teh memenuhi ruangan. Di luar sangat tenang. Meskipun ada lebih dari dua puluh meja ditempati, tidak satu katapun terdengar.

Tirai ruangan itu baru-baru ini diganti, sekarang terbuat dari kain hijau, tiba-tiba terbuka, dan pelayan masuk. Dia mengenakan jaket biru lengan pendek dan rambutnya menjuntai. Tergenggam di tangannya adalah sebuah mangkuk porselen yang memiliki tutup berwarna  biru dan putih.

Lan Tianmei mengerutkan kening dan berkata, “Keluar dari sini.”

Pelayan menghiraukannya dan  dengan suara rendah ia berkata, “Aku di sini untuk menghidangkan makanan.”

“Siapa yang memintamu untuk menghidangkan makanan?” Kata Lan Tianmei marah. “Para tamu belum datang.”

Pelayan itu tiba-tiba tertawa, kemudian dengan tenang berkata, “Maaf, ketiga tamu itu tidak akan datang.”

Mata lelah Dragon 5th tiba-tiba tampak bersinar ekspresi setajam pisau. Dia menatap wajah pemuda itu.

Wajahnya bulat, dengan senyum yang tulus, dan meskipun ada kerutan di sudut-sudut matanya, matanya masih muda.Penuh dengan kepolosan dan kemurnian.

Siapa pun bisa melihat bahwa dia adalah seorang individu berhati lembut dengan temperamen yang baik, orang yang suka berteman, dan yang merawat anak-anak.

Setiap wanita yang menikah dengan pria seperti ini tidak akan menderita sama sekali, dan tidak akan pernah menyesal.

Dragon 5th menatapnya, dan setelah beberapa saat, perlahan bertanya, “Kau mengatakan tamu-tamu ku tidak datang?”

Pelayan mengangguk. “Mereka pasti tidak akan datang.”

“Bagaimana Kau tahu?”

Pelayan tidak menanggapi. Sebaliknya, ia menempatkan salah satu tangannya pada mangkuk porselen biru dan putih, meletakkannya dengan hati-hati di atas meja, dan kemudian perlahan-lahan mengangkat tutupnya.

Pupil  Dragon 5th tiba-tiba menyusut, dan senyum yang aneh muncul di bibirnya. “Ini tampak seperti hidangan  yang enak,” katanya pelan.

Pelayan itu tersenyum. “Ini bukan hanya hidangan yang enak , tapi juga mahal.”

Dragon 5th setuju. “Tepat sekali, sangat mahal.”

Sebenarnya hidangan ini benar-benar tidak bisa dimakan. Dalam mangkuk bukanlah burung gunung dan juga bukan sup cakar beruang,  bukan juga sup sirip ikan hiu, atau Ikan Kerapu rebus, melainkan … tiga tangan.

Tiga tangan manusia!

 

**

 

Tiga tangan yang rapi tersusun dalam mangkuk biru dan putih. Satu tangan yang sangat besar, dan dua  lainnya, tangan kiri dan tangan kanan.

Tangan besar itu lebih besar dari tiga kali lipat dari tangan pada umumnya. tangan kiri memiliki dua jari tambahan, dan tangan kanan hilang tiga.

Di seluruh dunia, tidak ada hidangan yang bisa mengandung bahan semahal tiga tangan ini. Bahkan jika suatu hidangan diisi dengan batu permata jasper, emas dan mutiara, masih tak bisa menandinginya. Bahkan, tidak ada yang benar-benar bisa memperkirakan nilai tiga tangan tersebut.

Dragon 5th jelas mengenail ketiga tangan itu. Dia menghela nafas dan berkata, “Tampaknya mereka benar-benar tidak akan datang.”

Pelayan tersenyum. “Tapi, aku datang.”

“Kamu?”

“Meskipun mereka tidak datang, kedatanganku adalah hal yang sama.”

“Oh?”

pelayan itu berkata, “Mereka pasti bukan temanmu.”

“Aku tidak punya teman,” jawab Dragon 5th, dingin.

kelopak matanya terkulai. Dia tampak sangat lelah dan kesepian.

Pelayan itu tampaknya memahami suasana hati dia dan berkata, “Nah, jika Anda tidak memiliki teman, maka Anda  juga  tidak memiliki musuh, kan?.”

Dragon 5th menatapnya lagi. “Kau tidak bodoh.”

“Jika Anda mengundang mereka ke sini,berarti untuk menyelesaikan beberapa tugas yang besar.”

“Kau benar-benar tidak bodoh!”

Pelayan tertawa. “Jadi, untuk itu aku di sini. Apapun yang bisa mereka lakukan, saya bisa melakukan juga. ”

“Apa yang bereka bertiga bisa capai bersama, kau  dapat mencapai dapat mencapainya sendirian?”
“Saya sedang mencari suatu hal untuk di lakukan.”

“Memisahkan cahaya dan menangkap bayangan, satu tangan tujuh pembunuh.” Dragon 5th menatap tangan kiri dalam mangkuk. “Apakah kau tahu berapa banyak orang yang terbunuh karena tangan ini? Apakah kau tahu seberapa cepat dia bisa membunuh orang? ”

“Tidak, aku tak tahu”

“The Miracle Hand Thief, tidak ada yang bisa disimpan dengan aman.” Dragon 5th menatap tangan kanan yang hanya terdapat 2 jari. “Apakah kau tahu berapa banyak harta langka yang dicuri tangan ini? Apakah kau tahu bagaimana gesit dan cekatannya tangan ini? ”

“Tidak.”

“The Giant Spirit Palm, kekuatan untuk mengangkat ribuan pound.” Dragon 5th melirik lagi tangan yang ketiga. “Apakah Kau tahu betapa mistisnya kekuatan tangan ini?”

“Tidak, aku tak tau.”

Dragon 5th tertawa dingin. “Kau tidak tahu apa-apa, namun kau berpikir kau dapat mencapai apa yang ketiga  orang ini bisa capai?”

“Saya hanya tahu satu hal.”

“Apa itu?”

balas  pelayan itu dengan tenang, “Saya tahu bahwa tangan saya berada di luar mangkuk ini, dan ketiganya berada di dalam!”

Kepala Dragon 5th terangkat, dan ia menatap pelayan itu. “Apakah karena dirimu tangan mereka berada di dalam mangkuk ini?”

Pelayan tertawa lagi. “Jika seseorang ingin menjual sesuatu, mereka pertama kali harus memberikan sesuatu bagi pelanggan untuk dilihat.”

mata naga Kelima ini bersinar tajam lagi. “Apa yang kau ingin jual?”

“Diriku.”

“Kamu siapa?”

“Saya bermarga Liu, seperti pada pohon willow.” Itu adalah nama yang aneh. “Nama yang diberikan padaku adalah Changjie. ‘Chang’ seperti dalam kata panjang, ‘jie’ seperti dalam kata jalan. ”

“Liu Changjie!” Seru Dragon 5th. “Benar-benar nama yang aneh.”

“Banyak orang bertanya mengapa saya memilih nama yang aneh seperti itu,” kata Liu Changjie. “Itu karena saya suka dengan jalan yang panjang.” Dia melanjutkan sambil tertawa, “Aku selalu berpikir, jika aku bisa menjadi jalan yang sangat panjang, berjajar di kedua sisinya  pohon-pohon willow, dengan berbagai jenis toko di kedua sisi jalan, maka setiap hari,  berbagai jenis orang akan berjalan di tubuh ku; gadis-gadis muda, wanita menikah, anak-anak kecil, bahkan nenek tua … ”

Matanya tampak bahwa ia sedang berfantasi, fantasi yang aneh dan indah. “Setiap hari aku akan menonton orang-orang ini berjalan dengan gembira di tubuhku, mengobrol di bawah pohon willow, membeli berbagai macam hal di toko-toko. Bukankah itu suatu hal seperti yang menarik? Jauh lebih menarik daripada menjadi seorang manusia. ”

Dragon 5th tertawa.

Untuk pertama kalinya senyum jatuh di wajahnya, dan dia tertawa. “Kamu adalah orang yang sangat menarik.” Begitu kalimat yang keluar dari mulutnya, senyumnya menghilang. “Bantu aku membunuh orang yang sangat menarik ini!”

Lan Tianmeng yang berdiri seperti batu di belakangnya, tetapi segera setelah kata “membunuh” diucapkan, ia menerjang.

Secara Instan tangannya terentang, seluruh mukanya berubah layaknya seekor singa jantan yang buas. Kecuali, dia lebih cepat dan lebih gesit daripada singa.

Tubuhnya berputar, dan ia berada tepat di depan Liu Changjie, lima jari tangan kirinya melengkung layaknya  cakar, menyerang ke arah dada.

Siapa pun bisa melihat bahwa serangan ini bisa membelah dada seseorang dan merobek jantung dan paru-paru mereka.

Liu Changjie bergerak menhindari  cakarnya. gerakannya cerdik dan sangat cepat.

Anehnya, Lan Tianmeng sepertinya telah mengantisipasi manuver mengelak ini. Lima jari tangan kanannya diluruskan, dan “Hand Blade” menebas, mengarah ke arteri di sisi kanan leher Liu Changjie.

 

Langkah kedua ini tidak hanya mematikan, tapi juga belum pernah ada orang yang berhasil mengindarinya.

Setelah usia 40 tahun, “Lion King” Lan Tianmeng  jarang menggunakan jurus kedua ini saat  membunuh musuh.

Kekuatan langkah defensif Liu Changjie ini sudah habis, tidak ada cara baginya untuk bertahan, dan tidak ada jalan baginya untuk mengubah gerakannya.

The Lion King yakin dia tidak akan perlu menggunakan jurus  ketiga untuk mengakhiri hidupnya.

 

Dia yakin tidak perlu menggunakan jurus ketiga. Karena ia sadar  bahwa tangan Liu Changjie berada  di bawah lengannya. Jika dia meneruskan tebasannya, lengannya pasti akan diserang tangan Liu Changjie ini. Sendi siku sangat lembut dan rapuh, dan jika jari Liu Changjie ini, yang melengkung layaknya mata phoenix, menyerang persedian, maka sendi itu akan hancur.

Dia tidak mengacuhkan potensi bahaya itu. tangannya berhenti di udara, dan di saat yang tepat, Liu Changjie berlari keluar dari ruangan.

Lan Tianmeng tidak membuat serangan  lanjutan, karena Dragon 5th sudah mengulurkan tangannya untuk mencegah dia, dan berkata, “kembalilah.”

Ketika Liu Changjie memasuki ruangan lagi, Lan Tianmeng kembali berdiri seperti batu di belakang Dragon 5th. Berjubah hijau, pria setengah baya dengan stoking putih berdiri di sudut ruangan, tidak bergerak sedikit pun.

“Kau bilang aku orang yang sangat menarik. dunia ini tidak memiliki banyak orang yang menarik di dalamnya. “Suara Liu Changjie terdengar sangat kecewa. “Mengapa kau ingin membunuhku?”

“Kadang-kadang aku suka berbohong,” kata Naga Kelima, “tapi aku tidak suka dibohongi.”

“Siapa yang membohongimu?”

“Kau!”

Liu Changjie tertawa. “Kadang-kadang aku suka mendengarkan  kebohongan, tapi aku tidak pernah berbohong.”

“Nama ‘Liu Changjie,'” kata Dragon 5th. “Aku belum pernah mendengar nama  itu sebelumnya.”

“Aku bukan orang terkenal.”

“Du Qi, Gongsun Miao, Shi Zhong. Mereka semua nama-nama terkenal, dan kau mengalahkan mereka. ”

“Jadi, Anda berpikir bahwa aku harus menjadi terkenal?”

“Aku berpikir bahwa kau berbohong.”

Liu Changjie tertawa. “Saya berusia tiga puluh tahun ,tahun ini. Jika saya mencari ketenaran, aku akan mati  terkapar di lantai sekarang. ”

Dragon 5th menatapnya, dan ekspresi tersenyum bisa dilihat di matanya. Dia mengerti apa yang dimaksud Liu Changjie.

 

Mencari ketenaran membutuhkan banyak kerja keras; berlatih seni bela diri juga membutuhkan banyak kata keras. Tidak banyak orang bisa melakukan kedua hal itu pada saat yang sama.

Liu Changjie tampaknya bukan orang yang sangat cerdas, sehingga ia hanya bisa memilih salah satu dari dua pilihan itu.

Dia telah memilih untuk berlatih bela diri. Oleh karena itu, ia tidak terkenal, tapi masih hidup.

Kata-katanya tidak  mudah dimengerti, tapi Dragon 5th memahaminya, jadi ia mengangkat jari dan menunjuk kursi di depannya. “Duduk.”

Tidak banyak orang mendapat kesempatan untuk duduk di depan Dragon 5th.

Tapi Liu Changjie tidak duduk. “Apakah Anda bersiap-siap untuk membunuhku?”

Dragon 5th mengatakan, “Orang yang menarik hanya sedikit, dan orang yang berguna bahkan sedikit lagi . Namun kau memiliki keduanya. ”

Liu Changjie tertawa. “Jadi Anda sudah siap untuk membeli ku?”

“kau benar-benar ingin menjual diri?”

“Aku bukan orang terkenal,” jawab Liu Changjie. “Dan tak ada lagi yang bisa ku jual. Tapi ketika seseorang mencapai usia tiga puluh tahun, sulit untuk menghindari keinginan untuk menikmati hidup. ”

“Bagi orang-orang seperti mu, harusnya ada banyak kesempatan untuk menjual diri, tapi kenapa kau datang mencari ku?”

“Karena aku tidak bodoh. Karena harga yang ku inginkan sangat tinggi. Karena aku tahu anda mampu membayarnya. Karena … ”

“Ketiga alas an itu sudah cukup!” Sela Dragon 5th.

“Tapi tiga alasan ini bukanlah yang paling penting.”

“Oh?”

“Yang paling penting adalah bahwa aku tidak hanya ingin mendapat sejumlah besar uang, aku juga ingin mencapai sesuatu yang besar. Jika seseorang ingin Du Qi dan yang lainnya untuk menyelesaikan beberapa tugas, tugas itu jelas sangat penting. ”

Pada wajah putih pucat Dragon 5th, kembali lagi muncul senyum. Dia mengangkat tangannya dan berkata, “Silakan, duduklah.”

Kali ini, Liu Changjie duduk.

Dragon 5th berkata, “Bawakan anggur.”

Translator / Creator: doroboneko88