November 3, 2016

DM Chapter 2-7

Di sini Satou. “Aku harus berhati-hati terhadap lengan-lengannya”, bahkan setelah aku berbicara seperti itu, aku sudah lupa setelah beberapa lama.

Bagaimanapun, itu hanya lengan. Jika aku hancurkan dan ini akan segera berakhir.

**

“Apa-apaan tangan itu?!”

Pendeta gendut yang sudah tercabik oleh cakar tajam itu hingga organ dalamnya keluar seketika mati.
Dan, Uusu yang membawa cakar beracun itu tampak seperti tidak tahu apa yang terjadi….

“Le,.. lengan itu!”
“Bukankah itu yang kemarin,ya kan?”

Zena mengangguk.