USAW – Book 2 / Chapter 151

 

“Tuan Jing, Apa… yang terjadi di sini?” Ye Ting bertanya dengan bingung saat dia melihat keadaan di depannya.

Jing Mingfeng tidak  menolehkan kepalanya untuk menjawab Ye Ting dan hanya berkata dengan menyipitkan mata, “Saya juga tidak terlalu yakin. Tapi sepertinya si tua Bai membuat sebuah soul contract dengan seekor Thunderbird tingkat lima.”

“Apa? Seekor Thunderbird tingkat lima!” kata Ye Ting terkejut. Dia tahu bahwa Bai Yunfei telah membunuh orang-orang dari Beast Taming School, tapi soulbeast apa yang dia tangkap tidak seorangpun mengetahuinya. Selain itu, dia tidak pernah berpikir bahwa ada kemungkinan dia membuat sebuah soul contract dengan seekor soulbeast puppet.

Ye Ting dan yang lainnya tidak bertanya lagi pada Jing Mingfeng saat mereka melihat tatapan cemas di wajahnya. Sebaliknya, mereka melihat ke arah di mana cahaya merah dan ungu masih bersinar terang.

“Itu benar-benar seekor Thunderbird!” teriak Ye Ting dalam hati. Baginya, ini adalah sebuah kejutan saat soulbeast tingkat lima tiba-tiba muncul entah darimana. “Seekor soulbeast tingkat lima! Demi soulbeast tingkat lima, Zhao berjanji setia pada Beast Taming School. Dan sekarang Bai Yunfei menggunakan sebuah rahasia untuk membuat sebuah soul contract dengan salah satu soulbeast yang jauh lebih kuat darinya.  Apa… manusia seperti apa dia?”

USAW – Book 2 / Chapter 150

Give Up

“Ini…ini adalah soul contract!”

Bai Yunfei membuat keputusan yang cepat – saat ini, Thunderbird sedang mencoba membentuk sebuah soul contract dengannya!

Selama keduanya menyetujui, maka sebuah soul seal akan terbentuk dalam soul mereka. Thunderbird ini kemudian akan menjadi soulbeast partner Bai Yunfei dan sejak saat itu, mereka akan berbagi harmoni dan pemahaman satu sama lain!

Bai Yunfei pernah bermimpi memiliki seekor soulbeast partner miliknya sendiri. Jadi dengan kesempatan yang ada di depan matanya ini, bukankah dia seharusnya senang menerimanya dengan kedua tangan?

USAW – Book 2 / Chapter 149

Soul Contract

Tapi bagaimana? Soulbeast dari seorang penjinak soulbeast seharusnya memiliki mata berwarna merah tua dan terlihat seperti patung kayu bukan?”  Bai Yunfei berpikir dengan mengerutkan alisnya. Dengan masih ragu, dia menggerakkan tangannya dua kali untuk mengeluarkan dua soulbeast lain-dan seperti dugaannya- mereka bermata merah tua.

“Jadi apa yang menyebabkan ketidaknormalan ini? Mungkin….” Bai Yunfei mencoba mengingat apa yang membuat Soulbeast ini istimewa. Selain fakta bahwa dia merupakan soulbeast tingkat tinggi, ada juga….“self-detonation’? apa ini karena waktu itu dia hampir melakukan bunuh diri?” Bai Yunfei mempertanyakannya. Karena keadaan waktu itu, Bai Yunfei hanya bisa mengingat bahwa energi dalam thunderbird saat itu sangat kacau. Selain itu, dia tidak benar-benar memperhatikan kekuatan atau soulforce lain yang bisa menyebabkan perubahan. Tidak ada hal lain yang dia temukan selama membersihkan arena pertarungan, dan bahkan sekarang, tidak ada apapun.

Dengan mengitari thunderbird beberapa kali, Bai Yunfei mengulurkan tangan untuk menyentuhnya. Dari sana, dia tidak bisa merasakan reaksi soulforce maupun keanehan lain yang membuatnya berbeda dari boneka soulbeast lainnya. Ini karena Bai Yunfei yang menduga bahwa sesuatu lain pasti terjadi sehingga dia merasa kecewa.

USAW – Book 2 / Chapter 148

Zhao Xiluo

Pemuda itu terlihat tersentuh dengan wajah senang Zhao Xing dan menganggukkan kepalanya, “Ini aku, ayah. Aku kembali pulang. Anakmu sangat nakal. Selama sepuluh tahun, ayah aku membiarkan ayah mencemaskan anakmu ini…”

“Selama kamu pulang, tidak masalah…” Zhao Xing bukanlah lagi tuan rumah yang bermartabat seperti seharusnya. Ekspresi wajahnya yang hangat jelas sulit dilihat jika bukan dengan putranya. “Setelah kamu pergi sepuluh tahun lalu, apa kamu tahu ibumu sangat mencemaskanmu? sepuluh tahun tanpa kabar, kami berpikir telah terjadi sesuatu padamu… Tapi semuanya baik-baik saja, kamu sekarang sudah pulang. Kita adalah keluarga….”

Masih dengan tersenyum, pemuda itu menjawab, “Aku pulang. Aku tidak akan membuatmu cemas. Lagi pula, aku pastikan keluarga Zhao akan keluar dari kota kecil ini dan menjadi keluarga terbaik di seluruh provinsi Beiyan!”

“Ha! Sombong sekali! Nak, dari apa yang aku dengar tadi, kamu sepertinya memandang Beast Taming School remeh. Sombong! Siapa kau!” Sebuah suara menakutkan memecah suasana hangat antara anak dan ayah saat Li Chen menyela mereka.

Menghentikan ayahnya dari mengatakan lebih dengan melambaikan tangannya, pemuda itu berkata dengan tegas padanya. “Zhao Xiluo dari Water School!”

USAW – Book 2 / Chapter 147

A Meeting

“Kalau dia mampu mengalahkan seorang soul cultivator yang memiliki tingkat sama dengannya, lalu siapa Bai Yunfei ini…” Tanya Liu Kun. “Aku awalnya berpikir bahwa dia ingin meminjam kekuatan dari Liu dan memperlihatkan kita pada Zhao di Aroma Delicacy, tapi aku tidak menyadari bahwa dia mengalahkan paman dan keponakan itu. Jika seperti ini, maka Liu harus membuat keputusan cepat atau lambat…”

Sebuah pemikiran terlintas dalam benak Su Dong sesaat, membuatnya ragu sesaat sebelum berkata, “Tuanku, orang-orang dari Beast Taming School yang dikirimkan untuk Zhao telah pergi beberapa hari lalu dalam dua grup. Saya tidak yakin apa tujuan mereka, tapi tak seorangpun dari mereka kembali. Dan di malam yang sama, Tianming pulang. Sepertinya….”

“Aku tahu itu. Mereka semua menghilang. Bahkan penjaga Zhao Chuan. Dari semuanya yang tersisa hanyalah seorang Soul Ancestor dari Beast Taming School. Aku ingin tahu bagaimana mereka menerima berita ini….”

“Kita akan mengetahuinya malam ini atau paling lambat besok. Perhatikan dua keluarga itu. Entah untuk mendukung atau ikut campur, aku ingin membuat keputusanku dengan semua fakta yang ada!”

USAW – Book 2 / Chapter 146

Sending Everyone Flying With a Slap

Tianming menatap batu itu lalu menatap Zhao Liang sebelum kembali menatap Bai Yunfei. “Gunakan ini…” Dia berkata, “Untuk memukulnya?”

“Ya. Tidakkah kamu berpikir dia sangat jelek untuk dilihat? Pukul saja kepalanya dengan itu.” Bai Yunfei menganggukkan kepalanya.

“Ya! Tianming, jangan takut! Batu di tanganmu bukanlah batu biasa. Itu…” Jing Mingfeng berfikir sejenak saat dia mencoba untuk menjelaskan tentang batu ‘tidak biasa’ itu.

“Itu…..batu yang diberikan Bai Yunfei padamu! Dengarkan saja ucapanku. Si gendut itu keluar dengan tujuan agar kamu menggunakan batu itu untuk memukul wajahnya!”

Dengan ‘semangat’ dari keduanya, Tianming tidak tahu harus berpikir apa. Tapi dia termotivasi, dan dia tidak ingin terlihat pengecut dihadapan Bai Yunfei atau Jing Mingfeng. Dengan keyakinan itu, dia mengayunkan batu tersebut lalu ‘menatap’ Zhao Liang dan berlari ke arahnya.

Mata Liu Shun sedikit bersinar, tapi apa yang dia pikirkan tidak bisa terlihat. Dia tidak mengatakan apapun, dan Su Dong hanya menatapnya ragu dari sudut ruangan tersebut.

Zhao Liang telah mengalihkan tatapannya dari batu tersebut saat Tianming menyerang. Melihat Tianming berencana memukulnya dengan sebuah batu sederhana, wajah Zhao Liang memucat karena marah, “Hmph! Membingungkan sekali! Kau berani mencoba untuk menyakitiku di wilayahku! Kamu tidak menganggap keluarga Zhao sebagai orang lain di matamu bukan! Tuan muda Liu! Karena ini antara aku dan dia, jangan salahkan aku karena mengacuhkanmu! Kalian! Beri dia pelajaran!”

USAW – Book 2 / Chapter 145

Use This to Slap Him

Tianming dan Liu Shun berteman baik satu sama lain dan mereka mulai membicarakan hal-hal ‘menyenangkan’ Tianming selama ‘petualangannya’ di dunia luar. Jing Mingfeng sedikit melamun selama makan; sering sekali dia menatap pintu ruangan seolah dia menunggu sesuatu…

Dan Bai Yunfei hanya melihat makanan di atas piringnya. Dia sering mengatakan sesuatu, tapi terlihat jelas bahwa dia datang hanya untuk menikmati makanan enak.

Saat makanan datang untuk penutup, suara langkah kaki terdengar dari pintu. Diikuti dengan suara gelak tawa, pintu ruangan didorong terbuka dan sebuah bola daging masuk.

Oh. Bukan, sebenarnya itu adalah manusia. Orang ini setinggi dua meter dan memiliki pinggang yang sama dengan tingginya, leher orang ini tidak bisa terlihat pada tubuhnya yang bulat sempurna. Tapi yang lucu tentang orang ini adalah cara dia menyisir rambutnya seperti sebuah labu botol besar dengan empat anggota badan yang kecil. Bahkan Bai Yunfei hampir meludahkan makanannya karena melihat orang ini.

USAW – Book 2 / Chapter 144

The Goal

“…..” Liu Kun menatap Liu Shun bingung sesaat sebelum dia menggelangkan kepalanya, “Saat ini dia tinggal bersama Ye, dan hari ini Ye Tianming membawanya kemari. Ini jelas terlihat bahwa dia memiliki hubungan yang baik dengan keluarga Ye. Dengan situasi antara Ye dan Zhao, Zhao telah dibantu oleh Beast Taming School. Jika tidak ada sesuatu yang terjadi, maka Ye harus menyerah pada Zhao. Tapi dengan kedatangan orang ini. Dia mengubah segalanya! Meskipun dia hanyalah seorang Soul Sprite tahap menengah, dia tidak bisa diharapkan untuk mengintimidasi Zhao. Tapi sebagai seseorang yang bisa menarik perhatian tuan You, aku tidak bisa melihatnya sebagai Soul Sprite biasa lagi….”

Dengan berhenti sesaat, Liu Kun melanjutkan, “Terlebih dia menyebutkan Aroma Delicacy. Itu memiliki arti yang sangat mendalam.”

“Bukankah dia hanya ingin makan? Apa arti dari sangat dalam di sini?”

“Kau….bodoh! Jangan katakan padaku kalau kau lupa siapa pemilik Aroma Delicacy! Dia adalah putra kedua Zhao! Zhao pemillik Aroma delicacy! Kalau putra ketiga Liu dan putra kedua Ye berada di sana untuk perjamuan di tempat milik Zhao, apa yang akan Zhao pikirkan?!”

USAW– Book 2 / Chapter 143

I’ll be Imposing on You Then

Karena dia tidak mabuk, Liu Shun menyadari sikap aneh ayahnya dan menahan dirinya. Meskipun dia tidak mengerti apa yang terjadi, dia tidak berani membantah ayahnya dan menangkupkan tangan meminta maaf pada Bai Yunfei dengan segan. “Dia sangat mabuk kemarin dan menyakiti tuan Bai, saya memohon kebaikan hati anda dan kami berhutang pada anda. Jika bukan karena kebaikan hati tuan Bai, saya akan mempermalukan diri saya sendiri. Sebagai permintaan maaf dan niat baik saya, saya ingin menjamu anda siang ini.”

“……”

Mendengar sebuah ‘permintaan maaf’ yang tak pantas alis mata Liu Kun mengerut. Saat dia akan memarahinya lagi, Bai Yunfei mengibaskan tangannya pelan. “Hehe, kamu terlalu berbaik hati tuan muda Liu. Tidak perlu repot-repot.”

“Tentu saja saya harus! Ini adalah cara untuk menunjukkan ketulusan saya. Ini adalah sebuah kehormatan dan kebahagian saya bila anda menerimanya. Dalam hati, dia berpikir, “Kalau kamu menolak lagi, maka aku akan menyudahinya. Tapi kalau kamu menerima, aku akan melakukan yang terbaik. Ayah pasti tidak akan marah dengan itu bukan?”

USAW – Book 2 / Chapter 142

Paying a Visit to the House of Liu

Saat itu, suara langkah kaki yang ketakutan terdengar. Pemilik suara itu adalah Su Dong, pengawal Liu Shun. Dari penampilannya, dia terlihat sedikit ketakutan.

“Tuan, putra kedua keluarga Ye, Ye Tianming beserta temannya datang mengunjungi kita!”

“Eh? Putra kedua… apa yang dia inginkan? Apa dia ingin meminta bantuan kita untuk menolong masalah antara keluarga Ye dan Zhao? Tapi itu bukanlah sesuatau yang seharusnya disampaikan oleh anak kecil yang hanya tau bermain. Tapi siapa orang lain yang dibawanya?” Tanya Liu Kun, menyadari keanehan pada Su Dong, Liu Kun bertanya, “Apa kau ingin mengatakan sesuatu?”

“Tuan, seseorang yang putra Ye bawa adalah ahli yang kemarin…”

“Apa?” Liu Kun terkejut. “Apa kamu yakin itu dia?”

“Tidak salah lagi, Saya melihatnya sendiri; dia bahkan menyapa  saya…. Saya tidak ingin menunda laporan ini ketika penjaga membawanya masuk dan saya berlari kemari.”

USAW – Book 2 / Chapter 141

Threefold Slap

Bai Yunfei tidak bisa berkata-kata. Dalam benaknya, dia bepikir, “Seberapa buruk pria ini membenci pengawalnya? Bahkan saat mabuk, dia waspada terhadap ‘serangan diam-diam’ ini! Seolah pengwalnya selalu mencoba ‘menghancurkan’ ‘kesenangannnya’.” Itu adalah anggapan terbaik mengingat Su Dong lebih kuat dari Liu Shun, dia tidak akan terluka karena serangan mendadak Liu Shun. Tapi karena takut Liu Shun akan membuat Bai Yunfei marah, dia hanya terfokus padanya dan terkena pukulan Liu Shun sebagai hasilnya.

Dengan tertawa marah, mata Liu Shun kembali pada Bai Yunfei. Dengan menghentakkan kakinya, dia berlari ke arah Bai Yunfei dengan berteriak keras, “Aku seorang pria yang memegang ucapanku! Lepas bajumu sekarang!”

“…….”. Bai Yunfei tidaklah kehilangan kata-katanya kali ini, tapi dia sangat terganggu. Anak ini benar-benar gila. Tidak tahukah dia bahwa orang lain akan salah paham dengan arti dari ucapannya?

Dengan menghela napas, Bai Yunfei berpikir, “Karena pelayan dan pengawalmu tidak melindungimu, maka aku akan melakukannya sebagai pengganti mereka untuk menenangkanmu.”

USAW – Book 2 / Chapter 140

Stand to Watch

Setelah berbelok, Bai Yunfei bisa melihat sebuah restoran tingkat dua. Saat dia akan memasuki bangungan tersebut, tiba-tiba keributan terdengar dari dalam. Beberapa saat kemudian, orang-orang keluar seolah jika mereka lambat mereka akan terkena masalah.

Tapi setelah mereka berlari keluar restoran, mereka berkerumun di sebuah tempat beberapa meter dari restoran. Tatapan takut di wajah mereka berubah menjadi penasaran… dan mereka mulai menunggu dengan penuh antusias.

Orang-orang yang sebelumnya berada diluar membicarakan ini. Tapi saat seseorang berlari keluar dari restoran membisikan beberapa kata pada mereka dengan bisikan pelan, semua orang mulai berkumpul. Dalam setengah menit, lebih dari seratus orang berkumpul di luar pintu masuk restoran.

“Hey, bagaimana menurutmu apa yang akan ‘Duke of Drink’ lakukan kali ini?”

“Siapa yang tahu? Bisakah seseorang menebak apa yang pemabuk itu pikirkan?”

USAW – Book 2 / Chapter 139

Four Lords of the Capital

“Tidak mungkin! Kalian tidak pernah dengar tentang empat pangeran? Mereka adalah idola generasi kita!” Tianming berbicara dengan memuji. Sepertinya dia sangat memuji ‘Four Lord of Capital’ ini.

“Four Lords of the Capital adalah, Wine, Sex, Serakah, dan Pemarah!”

Dengan bangga Tianming mengatakan sebelas kata itu. Kalau mereka tidak tahu, maka orang lain akan berpikir bahwa Tianming adalah satu dari keempat pangeran tersebut.

“Julukan mereka mengarah pada empat pahlawan muda di kota dari empat keluarga utama: Zheng, Chen, Jin dan Huang. Dari keempatnya, keluarga Zhen adalah yang paling menonjol karena mereka dikenal sebagai bagian dari ‘Five Great Houses’. Meskipun tiga keluarga lainnya bukan bagian dari ‘Five Great Houses’, tapi mereka masih dianggap kuat karena pengaruh mereka sendiri.”

Alis Bai Yunfei terangkat saat Tianming menyebutkan Zheng. Tapi bukannya menyela Tianming, Bai Yunfei membiarkannya melanjutkan ucapannya.

USAW – Book 2 / Chapter 138

Rest

Dari atas tempat tidur luas dan kasur yang empuk, Bai yunfei terlihat menatap cincin di depannya dengan cemas.

Cincin interspasial ini adalah cincin interspasial yang khusus dipakai oleh orang-orang dari Beast Taming School. Jing Mingfeng mendapatkannya dari yang digunakan oleh Fang Hao dan Tai Ping, bisa dikatakan bahwa itu adalah ‘rampasan perang’ miliknya. Cincin ini dimodifikasi sehingga mereka hanya bisa membawa boneka soulbeast, sehingga mereka tidaklah berguna bagi Jing Mingfeng dan diberikan pada Bai Yunfei untuk disimpan.

“Kalau kak Hong Yin disini, aku bisa memberikan ini padanya. Tapi sekarang…. aku harus membawanya untuk sementara waktu. Cincin interspasial ini cukup aneh, aku tidak bisa menyimpannya dalam cincin interspasialku, artinya aku harus membawanya denganku. Tapi itu sangat merepotkan. Huh, kalau saja ada beberapa equipment yang bisa aku simpan dalan cincin itu juga……”

USAW – Book 2 / Chapter 137

The House of Ye

“Oh, ayah, biarkan aku memperkenalkan mereka pada ayah.” Melihat dirinya tidak dimarahi, Tianming terlihat tenang lalu bergegas menjawab ayahnya. “Ini adalah Bai Yunfei, dan ini adalah Jing Mingfeng. Mereka berdua adalah teman yang aku temui selama berkelana. Mereka sangat luar biasa! Mereka telah menjagaku selama kami melakukan perjalanan, dan karena mereka berdualah aku tidak di culik oleh Zhao…”

“Oh?” Ye Ting mengerutkan alisnya. Melihat Ye Quan mengangguk padanya, senyum di wajahnya semakin melebar saat dia berkata, “Kalau begitu, saya sangat berterima kasih pada dua pahlawan muda ini. Sangat beruntung putraku yang mengecewakan ini bertemu dengan kalian berdua. Jika kalian membutuhkan sesuatu selama di kota Gaoyi, jangan ragu untuk memberitahuku. Selama keluarga Ye bisa melakukannya, kami pasti tidak akan menolaknya!”

Jing Mingfeng mengangkat bahunya dan melirik Bai Yunfei. Tindakannya ini berarti: “Aku terlalu malas, kamu bicaralah.”

USAW – Book 2 / Chapter 136

Astonishment

Sebelumnya, Jing Mingfeng meminta pada Bai Yunfei untuk mengatasi Fang Hao dan Tai Ping seorang diri, dengan begitu Bai Yunfei dapat memusatkan perhatiannya pada pertarungannya sendiri. Karena keteguhannya, Bai Yunfei tidak terlalu memerhatikan bagaimana Jing Mingfeng membunuh dua orang itu, tapi dia tidak ingin menanyakannya. Dia tahu Jing Mingfeng masih menyembunyikan sebuah rahasia, tapi itu tidaklah penting. Setidaknya, Bai Yunfei bisa mengakui bahwa Jing Mingfeng adalah orang yang pantas disebut teman yang bisa dipercaya. Dan baginya itu sudah lebih dari cukup.

Apa yang Bai Yunfei tidak ketahui adalah fakta bahwa Jing Mingfeng menghadapi keterkejutan beberapa kali lebih besar dari Bai Yunfei.

“Kamu telah membunuh dua orang Soul Sprite tingkat menengah sebelumnya, dan sekarang kamu menyingkirkan dan membunuh Soul Sprite tahap menengah lainnya serta seorang Soul Sprite tahap akhir. Sebenarnya berapa banyak soul item yang kamu punya, dan apa rahasia lain yang kau sembunyikan….” Wajah Jing Mingfeng masam saat dia menatap Bai Yunfei. Pikirannya kacau, dan orang lain tidak tahu kecuali Jing Mingfeng sendiri tentang apa yang dipikirkannya.

USAW – Book 2 / Chapter 135

Self Detonation

Dalam percobaan untuk membuat ledakan, soul cultivator dapat mengorbankan essence seed mereka, sementara soulbeast bisa meledakkan soul crystal mereka. Ini mungkin adalah teriakan nyawa terakhir mereka yang memiliki kekuatan luar biasa. Tanpa memperdulikan apakah musuh mati atau tidak, yang melakukan self-detonated pasti kan mati, dan bahkan tanpa abu yang tersisa.

Wu Sen benar-benar telah gila. Dalam hatinya benar-benar ingin membunuh Bai Yunfei untuk membalas adiknya, begitu inginnya hingga dia tidak ragu untuk mengorbankan soulbeast tingkat lima miliknya untuk membuat ledakan beruntun dengan Bai Yunfei. Tentu saja, dia tidak lupa fakta bahwa dirinya mungkin tidak sebanding dengan Bai Yunfei. Dalam pertarungan, dia pasti akan mati. Dengan begitu dia memutuskan untuk memilih metode itu untuk membunuh Bai Yunfei.

USAW – Book 2 / Chapter 134

Like A Hot Knife Through Butter

Bai Yunfei mendengus lalu dia tiba-tiba menghentakkan kakinya. Pada waktu yang bersamaan, dia terpaksa menarik Complaint Rope dengan tangan kirinya selagi mengalirkan soulforcenya hingga tali tersebut perlahan memendek.

Kilat yang menyambarnya itu akan membuat Bai Yunfei terbelah. Kemudian diikuti dengan cakar monyet yang merobek pinggangnya. Lalu, cakar Thunderbird akan mengoyaknya menjadi berkeping-keping – Akan tetapi, itu semua hanyalah bayangannya!

Bai Yunfei bergegas kembali dengan kecepatan yang belum pernah digunakannya saat dia mengaktifkan kekuatan penuh Wave Treading Steps, ditambah dengan kejutan dari dua serangan yang dilancarkan di belakangnya. Hampir pada waktu bersamaan bayangan di belakangnya menghilang, dia telah berada kurang dari sepuluh meter dari Wu Lin yang memucat dan panik itu!

USAW – Book 2 / Chapter 133

One Spear Shocks The Enemies

Wu Sen meletakkan perisai di depannya, dan bahkan ada beberapa bulir keringat dingin yang mengalir dari dahinya. Ledakan menakutkan yang disebabkan oleh spear itu benar-benar membuatnya takut — ledakan tiba-tiba dari elemental fire yang kuat itu membuatnya percaya bahwa orang itu setidaknya memiliki kekuatan seorang Soul Ancestor.

“Sialan! Kenapa seorang Soul Ancestor tahap menengah tiba-tiba muncul di sini? Tidak, dari kekuatan elemental fire pada serangan sebelumnya, kemungkinan dia seorang Soul Ancestor tingkat akhir!”

Setetes keringat mengalir dari pipi Wu Sen. Dia dengan kebingungan memikirkan cara untuk mengatasi pendatang baru ini. Dari kesan pertama, dia melihat bahwa orang ini memiliki kekuatan yang setara dengan Soul Ancestor. Dia bahkan tidak berani membuat banyak gerakan, apalagi menggunakan soulsensenya yang akan memancing kemarahan pihak lain. Saat ini, dia terlalu sibuk untuk bahkan peduli tentang Tang Xinyun yang melarikan diri.

USAW – Book 2 / Chapter 132

Stay Your Hands!!

Tang Xinyun sepertinya ketakutan dengan perubahan keadaan yang tiba-tiba ini dimana dia tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Namun, musuhnya jelas tidak kebingungan seperti dirinya. Setelah Whirlwind Bird dan Goldfeatherd Eagle melukai Xiao Bai, mereka meluncur ke bawah lagi tanpa berhenti, berniat untuk menggunakan kesempatan dengan terus menyerang. Sedangkan Thunderbird, dia berteriak sekali lagi saat menyerang kea rah Xiao Bai, meluncur secepat kilat seperti sebuah panah ungu.

Saat-saat yang tak diwaspadainya ini membuat dirinya terjatuh dalam kedaan yang tak diharapkan.

Seringai dingin muncul di sudut bibir Wu Sen. Meskipun dia telah menyia-nyiakan lebih banyak energi dari yang diharapkannya, keadaan saat ini telah teratasi. Sebenarnya, jika bukan karena mereka tidak bisa membunuh Tang Xinyun, karena dia melakukan sebuah spirit contact dengan burung Quickshade, tidak mungkin Tang Xinyun dan Zhao Mancha bisa mampu bertahan selama ini. Sekarang, mereka harus membawa burung Quickshade dan gadis itu kembali untuk menyelesaikan tugas mereka. Untuk wanita paruh baya itu, mereka bisa membiarkan Wu Lin melampiaskan kemarahannya pada wanita itu karena dia telah membunuh Earthclaw Prawn miliknya.

USAW – Book 2 / Chapter 131

Xinyun In Trouble

Beberapa ratus meter di bawah keempat burung tersebut, siluet seorang wanita cantik terbang ke kiri dan ke kanan. Sebuah long sword fleksibel sepanjang satu meter di kedua tangannya berkilat di udara dan meninggalkan bayangan saat mencoba mempertahankan diri dari serangan seekor kelelawar raksasa yang menyerang kepalanya selagi ular warna-warni mencoba menangkapnya sebisa mungkin.

Itu Tang Xinyun.

Tang Xinyun terlihat cukup kelelahan karena menghadapi dua soulbeast. Jubah putih yang dipakainya robek dibeberapa bagian, dan ada tiga luka yang terlihat di pergelangan tangannya. Meskipun darahnya telah mengering, luka tersebut dan jejak darah membasahi kulitnya yang seputih salju hingga tidak sedap dipandang.

Bisa terlihat bahwa dua soulbeast yang menyerang, atau tuan mereka terlihat cemas dan tidak berniat untuk membunuhnya, terlihat dari dua soulbeast yang tidak melancarkan serangan mematikan. Oleh karena itu, Tang Xinyun masih mampu menghadapi mereka meskipun dia lebih lemah dibandingkan mereka yang mengejarnya. Akan tetapi, jika mereka terseret terlalu lama, dia pasti akan kalah karena kelelahan.

USAW – Book 2 / Chapter 130

Unexpected Information

Melihat ekspresi terkejut di wajah Tianming, Ye Tianwen melanjutkan ucapannya, “Dengan hubungan seperti itu, keluarga Zhao melebihi keluarga Liu untuk menjadi keluarga terkuat di kota Gaoyi, sehingga keluarga Liu mungkin tidak dapat melawan mereka juga. Sebelumnya, keluarga Zhao dan Ye memiliki kekuatan yang sama, tapi dengan perubahan karena Beast Taming School, keluarga kita kehilangan kekuatan yang pernah kita miliki. Mereka bisa menekan semua keluarga hanya dengan soulbeast tingkat lima saja yang akan membantu Beast Taming School!”

“Tapi ada sebuah keuntungan. Suatu ketika selama pengiriman soulbeast tingkat lima, dia melarikan diri dari Beast Taming School. Bahkan yang lebih mengejutkan, dia membuat soul contract dengan soul cultivator lain!” apa Ye Tianwen tidak sadari adalah saat dia menceritakan sepenggal informasi ini, Bai Yunfei dan dua orang lainnya memucat. “Baru siang tadi, soul cultivator itu bahkan muncul di kota Gaoyi! Beast Taming School tentu saja melihat ini dan mengirimkan beberapa orang untuk menyergap mereka, sehingga mereka lari keluar dari kota. Seorang Soul sprite tahap akhir dikirimkan untuk menangkap mereka, dan untungnya dia kirim, atau jika tidak, dia dikirim untuk menangkapmu. Ini bahkan terlalu menakutkan untuk hanya sekedar memi….”

“Kak Tianwen, apakah soulbeast yang dimaksud burung Quickshade tingkat lima? Dan apakah kedua soul cultivator yang pergi dari kota adalah dua orang wanita!?” wajah Bai Yunfei memucat saat dia menyela ucapan Ye Tianwen dengan sedikit mendesak.

“Hm? Bagaimana kamu tahu itu?” Ye Tianwen bertanya heran.

“kakek Bai…” Jing Mingfeng menatap Bai Yunfei muram.

USAW – Book 2 / Chapter 129

Destroying the Evidence

“Oh.. Bai, jadi, bagaimana kita…. mengatasi ini?” Jing Mingfeng menunjuk mayat dan soulbeast disekeliling mereka untuk jawaban Bai Yunfei.

Berdiri dari posisi jongkoknya, Bai Yunfei memegang tangan kanannya, memperlihatkan sebuah bola api yang melayang. Dia perlahan berjalan ke salah satu mayat lalu menoleh untuk meihat Jing Mingfeng dan Tianming, “Bakar mereka. Kita tidak boleh meninggalkan jejak.”

Dengan api yang mengelilingi mereka dan mengelilingi mayat-mayat, tidak butuh waktu lama untuk mengubah mayat itu menjadi abu. Dengan Jing Mingfeng di sampingnya, dia mengayunkan tangannya sehingga api menghamburkan abu tersebut….

Dengan api yang melahap semuanya, pasti tidak ada yang tersisa.

Semua tubuh terbakar dan menjadi abu, cincin interspasial telah diambil dari anggota Beast Taming School dan mengambil apapun yang berharga bagi mereka.

USAW – Book 2 / Chapter 128

Instakill!

Kemunculan Bai Yunfei yang tiba-tiba membuat pria itu waspada, namun saat dia melihat Bai Yunfei melompat ke arahnya, pria itu mengembalikan akalnya dan tersenyum kejam. Diikuti dengan ayunan tangan kanannya, sebuah ‘awan hitam’ muncul di depannya entah darimana. Dia telah memanggil sekumpulan lebah abu-abu!

Dengan mengacungkan jari pada Bai Yunfei, penjinak soulbeast itu memerintahkan enam hingga tujuh lebah untuk menyerangnya dengan kekuatan badai!

Lebah pohon ini hanyalah soulbeast tingkat dua, tapi dengan kekuatan gabungan dari enam ratus lebah dibawah kendali seorang Soul Sprite, kekuatan mereka bisa menjadi tiga kali lipat! Penjinak soulbeast itu menertawakan kebodohan Bai Yunfei karena tidak ada lagi tempat untuk menghindar ke atas! Dalam matanya, Bai Yunfei tidak mungkin menghindar dan akan mati tersengat lebah-lebah tersebut. Tanpa ada kesempatan untuk melarikan diri, satu-satunya yang akan terjadi adalah dia akan terbaring di tanah menjadi mayat!

USAW – Book 2 / Chapter 127

The House Of Zhao, And The….Beast Taming School Again?

“Aku bisa mengerti keluarga Zhao datang mencarimu, tapi kenapa Beast Taming School turut serta dalam hal ini juga?” Mata Jing Mingfeng menatap soulbeast di depan mereka dengan bingung.

Tianming menggelengkan kepalanya bingung, “Aku …. Aku tidak tahu itu. Selain dari keluarga Liu yang memiliki hubungan dengan Wood School, keluarga Ye dan keluarga Zhao tidak memiliki hubungan dengan sekolah lain.”

“Bahaha, Tianming kecil, kamu tidak mungkin menebak alasannya meskipun kamu mencoba. Ini bukan harapanku melihat teman-temanmu sekuat ini. Ini hanyalah kesalahan dariku, tapi ini tidak merubah apapun. Aku datang ke sini hari ini untuk menyambut dan menerimamu kembali ke keluarga Zhao selama beberapa hari. Dengan kata lain, aku tidak akan menyakitimu, dan jika kau bekerjasama dengan kami maka teman-temanmu juga tidak akan terluka.” Penjaga itu tersenyum dengan tangan yang menghentikan dua pria di sisinya.

Bai Yunfei terdiam selama perbincangan singkat ini, sehingga dia hanya bisa merenungkan keadaan ini. Setelah beberapa saat, Tianming mengutarakan pemikirannya, “Dengan kata lain, sekarang konflik sedang terjadi antara kedua keluarga, dan kamu ingin menjadikanku sebagai sandera untuk melawan keluarga Ye? Kalau kami tidak bekerja sama, maka kalian akan, tentu saja dengan menggunakan kekerasan dan mungkin akan menyakiti atau bahkan membunuh teman-temanku?”

USAW – Book 2 / Chapter 126

An Indescribable Attack

“Tidak! Ini hanyalah masalah kecil. Aku juga sudah melakukannya dulu. Tapi dibandingkan sebelumnya, perjalanan ini lebih lama dari sebelumnya. Aku hanya akan sedikit dimarahi oleh ayah, tapi ibu dan nenek tidak akan membiarkan ayah menyakitiku. Hehe…” Tianming melambaikan tangannya senang.

Setelah berkata demikian, dia mulai berlari menuruni gunung sambil melambaikan tangan pada Bai Yunfei dan Jing Mingfeng.

Segera setelah Bai yunfei akan mengangkat kakinya untuk mulai berjalan, tiba-tiba matanya berkilat terkejut. Dengan menambahkan kekuatan pada kakinya untuk berlari lebih cepat, Bai Yunfei mulai menggunakan Wave Treading Steps untuk mengejar Tianming secepat yang dia bisa. “Tianming! cepat Kembali!” Dia berteriak memperingatkannya.

Pada jarak sepuluh meter, sesuatu yang Bai Yunfei waspadai adalah sebuah benda menyerupai tali hitam yang tiba-tiba ditembakkan ke arah Tianming dari hutan di sisi kiri. Sebelum Bai Yunfei dapat mendekati Tianming, tali hitam tersebut telah melilit leher Tianming.

USAW – Book 2 / Chapter 125

Moonlight On The Rooftops

Seseorang yang memakai jubah putih sedang duduk di atap. Kepalanya menatap bulan cerah yang mengantung di langit. Matanya berkabut seolah memikirkan sesuatu. Xiao Bai berada dipundaknya dan terkadang melompat-lompat, berkicau untuk menenangkan orang tersebut.

Suara derap langkah kaki membuat Tang Xinyun waspada untuk sesaat, tapi dia segera kembali menenang saat dia mengangguk pada Bai Yunfei yang ada di bawah. Dengan mengangkat kepalanya kembali untuk menatap langit malam, Tang Xinyun sekarang terlihat lebih sedih dibanding sebelumnya.

“Ada apa? Nona Tang, apa yang kau pikirkan hingga tengah malam?” Bai Yunfei melompat lebih dari satu meter dari Tang Xinyun saat bertanya.

Untuk beberapa saat, Tang Xinyun ragu saat dia melihat Bai Yunfei. Lalu dengan sedikit mengangguk, dia membuka mulutnya untuk berbicara. “Aku… tuan Bai, aku ingin berterima kasih, dan aku ingin…meminta maaf…”

USAW – Book 2 / Chapter 124

Assistance

Untuk sesaat, Tianming terdiam. Akhirnya dia berbalik dan menoleh untuk melihat Bai Yunfei, kata-kata selanjutnya  diucapkan dengan suara pelan, “Bai Yunfei, Aku-aku rasa aku mengerti sekarang…”

“Kalau begitu bagus.” Bai Yunfei tersenyum. “Kapan kamu pulang, ingat untuk memperlakukan ibu dan nenekmu dengan rasa berbakti yang layak. Aku bisa menjamin kalau kau melakukan seperti yang seharusnya, maka hidupmu akan sangat berbeda…”

“Aku mengerti!” Tianming mengangguk lalu senyuman muncul di wajahnya. “Bai Yunfei, kapan kamu akan pergi, kami semua berpikir kamu tidak membantu mereka berdua! Tidak satupun dari kami berpikir kamu akan kembali dengan obat-obatan dan makanan!”

“Haha, saat aku melihat mereka, tidak ada cara bagiku bisa menolong mereka. Aku hanya bisa memberikan apa yang mereka butuhkan sekarang, tapi… masa depan mereka sepenuhnya bergantung pada anak kecil itu. Kita hanya bisa membantunya sementara, tapi uang kita seharusnya bisa membantu mereka selama beberapa hari. Saat dia makan, dia mampu mengumpulkan energy mencari cara untuk mendapatkan uang…”