TLMS – Volume 8 – Chapter 2

Golden Sculpture

Namanya adalah Seechwi. Untuk rasnya dia telah memilih untuk menjadi seorang Orc.

“Ini menarik!”

Orc perempuan!

Menurut astetika dasar manusia, para Orc dianggap sangat jelek. Wanita biasanya menghindari memilih Orc sebagai ras mereka dan buktinya adalah bahwa Orc perempuan jumlahnya kurang dari 10% dari keseluruhan Orc. Tetapi dia berbeda.

“Untuk para perempuan juga. Para Orc adalah yang terbaik! Chwichwik!”

TLMS – Volume 8 – Chapter 1

Rhodium

Rhodium, City of Artists, dipenuhi dengan pengemis. Kerumunan orang-orang meminta sedekah bisa ditemukan disepanjang jalan dari gerbang sampai alun-alun.

“Kumohon, berilah satu koin saja! Ah, apa kau sudah memilih warna cat apa untuk digunakan?”

“Yah, aku ingin membuat warna baru sendiri, tapi seperti yang kau tahu, harga cat tidaklah murah.”

“Benar, itu sulit untuk menggunakan banyak warna cat dengan keadaanmu yang sekarang.”

TLMS – Volume 7 – Chapter 9

Hall of Fame Expedition

Guild-guild di Benua Pusat mulai menggunakan peperangan informasi yang kejam.

Mereka mencari tentang Scorpion King sambil mencari cara untuk menurunkan suhu di benua.

Wizard atau Sage, para bangsawan bertemu di perpustakaan menunjukkan legenda dan mitos dari buku tua.

Kemudian sebuah petunjuk ditemukan di desa Barbarian.

TLMS – Volume 7 – Chapter 8

Trail of Death

Ketika Weed online, Mapan, Pale, dan Irena sudah log in. Romuna, Surka, Hwaryeong, Zephyr, dan para Geomchi akan segera online juga.

“Sekarang, apa yang harus kita lakukan?”

Pale menatap Weed. Weed tak memiliki sesuatu yang khusus untuk dikatakan, jadi dia berbicara tentang hal-hal umum.

“Kita harus membeli persediaan yang dibutuhkan untuk perjalanan ke Gunung Horom. Apa lagi yang kita perlukan?”

TLMS – Volume 7 – Chapter 7

Profit and Loss

KMC Media menginginkan sebuah pertemuan sesegera mungkin, jadi sebuah kendaraan diberangkatkan dengan segera.

Kendaraan tersebut adalah sebuah mobil impor.

Lee Hyun membuka pintunya dengan kedua tangannya dan naik ke mobil itu dengan sopan. Itu adalah pertama kalinya dia menaiki sebuah mobil impor.

Pintunya ditutup dengan hati-hati untuk mencegah terjadinya goresan. Bahkan selama kedatangannya di stasiun, Direktur Kang menunggu dia di pintu masuk.

TLMS – Volume 7 – Chapter 6

Into The World

Weed telah sibuk mempersiapkan pertempuran yang sebelumnya, dan sekarang, segalanya telah kembali ke keadaan normal bagi para Orc dan manusia. Setelah Weed melaporkan ke Black Temple, dia berkeliaran disekitar pasar.

“Jadi, ini pasarnya.”

Mapan bertindak sebagai pemandunya.

Setelah tinggal di benteng tersebut selama beberapa hari, para Dark Elf telah memahami secara kasar tentang geografisnya, dan banyak Dark Elf membuka toko ditempat itu.

TLMS – Volume 7 – Chapter 5

The Power to Reject Death

Setelah pesta minum, Weed menuju ke desa Orc. Weed bertransformasi menjadi Orc Karichwi lagi, yang memiliki tubuh yang besar dan garang.

“Kyaaaaah, manis sekali!”

“Ini adalah penampilanmu sebagai seorang Orc!”

“Lihat lengan itu. Begitu berotot.”

Orang-orang ini memiliki selera yang tidak biasa.

Hwaryeong dan Surka menyukai penampilan Karichwi.

TLMS – Volume 7 – Chapter 4

Quest

“Ahhhhhh!”

Lee Hyun keluar dari kapsul dan meluapkam kemarahan karena mati disaat-saat akhir.

Meskipun dia sudah siap mati karena tingkat kesulitan quest tersebut, jadi dia tidak terlalu memikirkan tentang kehilangan nyawanya, tetapi dia ingin mendapatkan kesempatan untuk memeriksa item-item yang dia ambil.

“Sudah pasti itu adalah item yang bagus!”

TLMS – Volume 7 – Chapter 3

The Lich Shire

Immortal Legion yang mengerikan.

Secara individual, mereka adalah monster yang sangat kuat, namun mereka menjadi lebih mengerikan sebagai sebuah kelompok. Wajah dari para Orc dan Dark Elf menjadi pucat saat mereka melihat Immortal Legion tersebut. Beberapa Orc bahkan membuang senjata mereka dan melarikan diri dari medan perang!

“Ueek!”

Mapan juga ketakutan. Immortal Legion tersebut memberikan tekanan sebesar ini!

TLMS – Volume 7 – Chapter 2

Undead Legion

“Asap merah gelap memburamkan sinar matahari. Chwiik! Dataran terkurung dalam kegelapan, bahkan burung-burung berhenti bernyanyi. Chwik chwik!”

Weed berdiri diatas batu terdekat dan bergumam.

Karena pencapaiannya akan dicantumkan di Hall of Fame setelah quest ini selesai, Weed akan menciptakan suasana yang bagus.

Weed berdiri didepan jutaan Orc dan 300.000 Dark Elf.

Dalam kenyataannya, bahkan dengan jutaan Orc, Weed masih merasa gelisah.

TLMS – Volume 6 – Chapter 9

Sculptures of Her

Sejak Weed dan Seoyoon memasuki Lembah Yunopu bersama-sama, mereka tidak saling berbicara satu sama lain.

Tetapi setiap kali beristirahat, mereka berbagi makanan. Dan tentu saja Weed adalah orang yang memasak makanannya, meskipun hal itu tidak terlalu mengganggu dia, karena dia tidak harus berlari kali ini, tetapi berjalan dengan santai sambil berburu Yeti di sepanjang jalan.

Awalnya mereka bergerak terpisah sekitar 100 meter. Tetapi jarak itu perlahan-lahan berkurang.

TLMS – Volume 6 – Chapter 8

Strange Companion

Setelah Weed menyelesaikan urusannya di Kerajaan Rosenheim, dia menuju ke Lands of Despair lagi.

Namun kali ini dia menunggangi kuda. Itu adalah kuda jenis biasa dengan harga murah, dikenal karena perawakannya yang pendek, kaki pendek dan berotot dan daya tahan yang bagus.

Orang-orang yang ingin menghasilkan kesan yang bagus biasanya akan memilih seekor kuda berwarna hitam polos atau putih polos. Tetapi Weed sudah pasti bukan salah satu dari mereka, jadi dia memilih seekor kuda sederhana berwarna coklat.

TLMS – Volume 6 – Chapter 7

Past Ties

Raja Zet, raja ketiga dari dinasti Belsos La Deus, telah menghilang dari semua buku di benua Versailles.

Namun kemudian, dengan sentuhan keberuntungan, anggota dari Crimson Wings menemukan sebuah referensi pendek tentang dia disalah satu perpustakaan pribadi.

“Tampaknya ada suatu rahasia yang berhubungan dengan dia.”

“Mungkin. Ayo cari tahu lebih banyak.”

TLMS – Volume 6 – Chapter 6

Tallock’s Armor

Para Paladin dan para Priest senior berkumpul disekitar sang High Priest saat Weed berlutut satu lutut didepan mereka.

“Aku datang untuk melaporkan misi.”

“Apakah mungkin bahwa kau telah menyelesaikan tugas penting yang kami berikan padamu tentang orang-orang terasing di Lands of Despair?”

Sang High Priest menanyai dia beberapa pertanyaan.

TLMS – Volume 6 – Chapter 4

The Restaurant of Hotel V

Sejak pagi hari, restoran ini sibuk saat manager dan para karyawan bersiap menyambut tamu VIP.

Orang paling kaya di Republik Korea. Seseorang yang mencapai kesusksesannya dimulai dari nol, dia adalah Direktur Kang yang memesan makan malam ini. Akan selalu ada hidangan yang akan kau kritik, namun kepala chef dan manager mengetahui ini akan spesial.

Dikatakan bahwa Direktur Kang, seorang suami yang setia, dirumorkan akan merayakan ulang tahun pernikahannya yang ke-40 dengan makan mewah bersama istrinya. Hotel tersebut sedang membuat persiapan untuk hal ini.

TLMS – Volume 6 – Chapter 3

First Time at the Movies

Awalnya, Lee Hyun ingin langsung pulang dengan adiknya. Seperti biasanya, tujuannya adalah pulang kerumah dan melakukan beberapa hal dirumah dan masuk ke Royal Road. Waktu untuk questnya sangat mepet, kurangnya waktu untuk persiapan membuatnya lebih buruk. Namun, bukan itu yang muncul dalam pikirannya.

Interview Universitas Korea! Bukan hal yang bagus untuk menghabiskan hari yang penting seperti ini dengan cara yang biasanya.

Lee Hyun mencoba berbesar hati dan melihat dompetnya. (Mungkin lebih dekat dengan menahan nafas, atau mempersiapkan diri.)

TLMS – Volume 6 – Chapter 2

Lavias, City in the Sky

Di salah satu dari banyak dungeon tersembunyi, seorang gadis muncul. Dia mendapat dirinya didalam sebuah dungeon gelap, dan melihat ke sekeliling dengan bingung. Namun, segera dia sadar.

“Cahaya! Cepatlah menyala.”

Cahaya yang dipanggil dengan cepat menerangi kegelapan, merapal sihir tersebut agar bisa berjalan kesekeliling.

TLMS – Volume 6 – Chapter 1

Delight

“Lalu….”

Muncul diwajah mereka adalah kekecewaan yang mendalam.

“Pak! Kami tidak bisa menerima keputusan ini, Komandan.”

Becker dan para letnan yang biasanya mengikuti Weed memprotes dengan keras. Juga para Royal Knight tiba-tiba menjadi dingin.

“Orang ini tidak mengetahui arti dari keadilan! Apa kau pernah mempelajari tentang kode ksatria?”

TLMS – Volume 5 – Chapter 10

Road Selection

“Chwiik!”

Pasukan Orc mendekati benteng Dark Elf.

Meskipun langkah mereka kadang-kadang terhambat oleh pepohonan dan bebatuan, puluhan ribu Orc sampai di tembok benteng secara bersamaan.

Para Elf menanggapi tanpa menunggu lagi:

“Wall of Fire!”

“Ice Storm!”

“Chain Lightning!”

TLMS – Volume 5 – Chapter 9

Hall of Fame

Sejak pagi, Lee Hyun sangat gembira.

Secara tak terduga, pembuat Royal Road, Unicorn Corporation mengirim email pada dia.

“Kami ingin kau mengunjungi kami.”

Pesannya dikirim oleh salah satu kepala Public Relations Department, Mr. Chang Yoon Soo. Tetapi hanya ada satu hari yang tersisa sebelum peperangan antara Orc dan Dark Elf.

“Tepat ketika aku tak punya banyak waktu… Tapi kurasa aku harus pergi.”

TLMS – Volume 5 – Chapter 8

Orc Wars

“Chwiik!”

Setelah berubah menjadi seorang Orc, Weed telah memikirkan banyak hal.

Apa yang harus aku lakukan untuk berteman dengan mereka?

Karena dia terbiasa untuk berpikir seperti seorang manusia, menemukan cara untuk mendekati ras yang sepenuhnya asing ternyata menjadi sebuah tugas yang sulit bagi dia.

Weed sudah terbiasa untuk berkomunikasi dengan para Orc, tetapi dia masih tidak bisa mendapatkan teman sejati diantara mereka. Kemudian dia memutuskan bahwa sudah saatnya untuk berhenti menghindari jenis barunya dan mulai menerima mereka apa adanya. Untuk memperlakukan mereka seolah-olah mereka adalah manusia dan rekan-rekannya.

TLMS – Volume 5 – Chapter 7

Simple-minded Orc Karichwi

Pegunungan tersebut dipenuhi dengan para Orc!

Orc scout. Orc champion. Orc warrior.

Dimasa lalu, Weed telah sering berada dalam banyak situasi yang berbeda dan meskipun dia tetap tenang apapun yang terjadi, tetapi sekarang ini dia bahkan tidak bisa tetap tak terpengaruh.

Jika mereka mengetahui penyamaranku, habislah aku.

Weed basah kuyup dengan keringat, karena dia mendaki lereng pegunungan.

TLMS – Volume 5 – Chapter 6

Sculpture Transformation

Weed berjalan pelan-pelan di desa.

Setelah dia berhasil meyelesaikan quest, para penduduk berhenti mengabaikan dia.

“Kami menghormati petarung kuat. Kau membutuhkan banyak kekuatan untuk melindungi teman dan keluarga.”

“Mereka bilang kau membunuh 5 semut raksasa? Luar biasa! Aku punya sesuatu untuk dilakukan, akankah kau membantuku saat kau punya waktu luang?”

TLMS – Volume 5 – Chapter 5

Village of Exiles

Seperti biasanya, hari ini Lee Hyun bangun lebih awal dan dilanjutkan dengan melakukan tugas-tugasnya yang biasanya.

Pertama dia mengunjungi website Dark Gamer Union dan mulai membaca pesan terbaru.

Seperti yang dikatakan Choi Junghoon, website itu punya banyak informasi tentang quest-quest,dungeon, skill kerajinan atau bahkan rute perdagangan. Dan tentu saja, karena itu adalah sebuah website untuk para Dark Gamer, kebanyakan informasi adalah tentang item.

Lee Hyun punya akses tingkat ‘C’ dan bisa melihat melihat catatan sesuai dengan ranking tersebut.

TLMS – Volume 5 – Chapter 4

Grades

Usai sekolah Lee Hye Yeon berjalan pulang.

Jika dia naik bis, dia akan pulang lebih cepat. Tetapi dia harus membayarnya. Sifat hematnya hampir sekuat kakaknya.

Dia hanya akan naik bis jika dia benar-benar terburu-buru.

Dan meski demikian dia berpura-pura menjadi seorang siswi SMP. Karena tiket siswi SMP harganya 200 won lebih murah daripada tiket siswa SMA.

TLMS – Volume 5 – Chapter 3

The Power of Alcohol

Para Geomchi secara serius mempertimbangkan mengganti nama mereka.

“Kita telah berkeliaran disini selama sebulan.”

“Ya, membuat kita dikenal sebagai ‘The Lost’ sekarang. Bagaimana menurutmu?”

Para pemula yang tak tahu apa-apa yang belum pernah memainkan videogame sebelumnya, mereka berpikir bahwa mereka telah beradaptasi dengan Royal Road. Tetapi mereka telah salah.

Para Geomchi kurang lebih bisa menavigasi area yang familiar, tetapi di daratan selatan dari Kerajaan Rosenheim mereka segera tersesat dan berkeliaran mencari jalan. Saat itulah mereka mendengar berita tentang kembalinya Weed ke Benteng Serabourg.