TLMS – Volume 13 – Chapter 8

Dwarf Kingdom

“….Kelas telah selesai.”

Mereka berdiri untuk membungkuk kepada profesor yang berlalu, dan hanya para mahasiswa yang beristirahat yang tersisa.

“Wheww.”

“Nyaris saja gagal.”

Itu adalah hari dari sebuah kuis mengenai teknologi Virtual Reality.

Para mahasiswa yang belajar untuk ujian minggu sebelumnya terkulai dan mengerang di bangku mereka kelelahan.

Lee Hyun masih memiliki terlihat tenangan tanpa adanya tanda kelelahan. Dan seolah-olah mereka benar-benar mengetahuinya, orang lain beranggapan.

TLMS – Volume 13 – Chapter 7

The Vicious Morata Lord

Tenbain, sebuah dungeon yang tak dikenal di Utara.

Melawan monster-monster tipe Ghost yang membawa sabit, ada sebuah pasukan yang maju untuk menantang mereka.

“Pembongkaran perangkap selesai!”

“Kawanan monster, 30 meter didepan. Sekitar 25 musuh.”

“Para Priest, Blessing. Para Warrior yang berperlengkapan full set, pimpin penyerangan.”

TLMS – Volume 13 – Chapter 6

The Sculpture of a Daughter

Lee Hyun login kedalam website Dark Gamer Union.

Beruntungnya, pembuatan dari patung tersebut selesai dengan aman.

Video yang berkaitan dengan hal itu diposting di Hall of Fame dan tampaknya menjadi kehebohan, tetapi dia tak bisa melihat video tersebut.

Dia mengubah rutinitas hariannya dengan memeriksa harga lalu menuju ke forum informasi.

“Aku tak bisa memasang ini lagi.”

Ulah dari makhluk tak diketahui ini!

TLMS – Volume 13 – Chapter 5

A Symbol of Prosperity that is Morata

Tak perlu dikatakan lagi, Weed akan menerima quest tersebut.

Keadaan tubuhnya tidaklah normal sat ini, tetapi dia tak bisa menolak permintaan yang dibuat oleh Order of Freya. Lagipula, tak ada orang lain yang dia bisa paksa untuk mengerjakan permintaan tersebut.

Dia tak bisa mengabaikan hadianya juga.

Sebuah quest yang tak bisa dibedakan dengan quest kelas A dimana dia bisa mendapatkan Fame dan hadiah melalui menciptakan patung terbaik.

Sebuah kesempatan untuk meningkatkan skill Handicraft dan skill Memahat level 5 tahap Advanced!

TLMS – Volume 13 – Chapter 3

The Historic Battle

Malam itu, malam hari Lee Hyun dimulai seperti biasanya.

Daging babi asam manis yang nikmat.

Di lain waktu, karena membutuhkan waktu yang cukup banyak untuk memasaknya, itu sulit untuk disajikan.

“Ini membutuhkan banyak minyak jadi aku tak bisa memasak ini terlalu sering.”

Menggoreng makanan sangat menjengkelkan karena menggunakan banyak minyak. Dirumah, mereka dengan sembarangan menggunakan minyak, membuatnya lebih sulit bagi dia untuk memasaknya.

TLMS – Volume 13 – Chapter 2

The Princess’s Knight

Mata Weed bersinar dengan tajamnya.

“Lagipula, aku hanya bisa melakukan yang terbaik.”

Setelah menerima quest tersebut, dia tidak bisa mundur.

Karena pertempuran sedang berlangsung, dia tak akan memiliki saat-saat untuk beristirahat, Weed dengan sopan membungkuk.

“Remy, bukan, maksudku Putri.”

“Ya, Knight–nim.”

Mata Putri Remy yang berkilauan tengah menatap Weed.

TLMS – Volume 13 – Chapter 1

Skeleton Knight

Ttadadadadak.

Menggeretakkan rahangnya dan menatap tubuhnya.

Penampakan dari tulang-tulang tanpa sedikitpun daging!

Hal ini disebabkan oleh Power to Reject Death hingga dia dibangkitkan kembali sebagai seorang undead.

Tubuh tersebut tampak aneh karena hanya ada tulang-tulang saja, dibandingkan dengan yang sebelumnya, tubuh ini tampak lebih tebal dan penuh dengan kekuatan.

TLMS – Volume 12 – Chapter 10

Tower of Heroes

Weed memimpin para Geomchi dengan ambisi untuk memanjat Tower of Heroes.

“Sebagai manusia, humm. Beraninya kau melangkah kakimu kesini tanpa izin.”

Orang-orang Heraim yang tertutupi oleh pakaian kulit primitif mengeluarkan kata-kata dingin.

“Manusia, ini bukan tempat bagi mereka yang belum mempelajari seni beladiri kuno. Jika kalian pergi sekarang, maka kalian bisa mempertahankan nyawa yang kalian miliki.”

Orang-orang Heraim itu menyerupai manusia setengah binatang.

TLMS – Volume 12 – Chapter 9

Elemental Sculpturing Skill

Jadi, sebuah insiden serius terjadi setelah pembebasan Koldeurim.

Akan tetapi karena dihadapan mereka terdapat tumpukan harta, perang dari Kerajaan Kallamore dan Kerajaan Haven jadi segera dilupakan.

“Berapa banyak semua ini.”

“Aku akan memilih sebuah senjata, jika tak ada senjata maka aku akan mengambil gloves yang memperkuat Strength.”

“Ada gaun Priestess juga disini.”

TLMS – Volume 12 – Chapter 8

Prisoner of War

Kerajaan Haven.

Pusat kekuatan di benua, wilayah yang luas dan subur, serta pegunungan yang kaya akan mineral.

Untuk alas an-alasan inilah, banyak player memilih kerajaan ini ketika mereka pertama kali mulai bermain Royal Road.

“Banyak pegunungan, artinya banyak Dungeon, gua, dan tempat-tempat berburu yang berbahaya terdapat disini.”

TLMS – Volume 12 – Chapter 7

The Victories in Heaven and Earth

Karena efek dari bayangan yang berasal dari Loot’s Tower, pertempuran menjadi sedikit lebih menegangkan.

Namun, karena perlawanan dari para Unicorn dan Pegasus, para praktisi masih ada yang mati 23 orang dalam tiap pertempuran.

Meskipun dengan armor-armor yang lebih baik, dan juga pertumbuhan dari level, pertempurannya masih sulit melawan banyaknya musuh.

Mereka sedang menjalani pertempuran yang ke-33 dari penyerbuan kastil-kastil tersebut.

TLMS – Volume 12 – Chapter 4

Wild and Hell Training

Banyak siswa kelaparan saat mereka berkumpul di pasir ketika sudah saatnya. Para profesor datang terlebih dahulu dan menunggu semua orang untuk berkumpul.

“Satu putaran di pantai dan itu akan mengakhiri pelatihan neraka hari ini.”

Para siswa merasa santai.

“Kita punya waktu sampai jam 5 untuk dengan santai menyelesaikannya.”

TLMS – Volume 12 – Chapter 3

Silmido of Hell

Lee Hyun tak melakukan persiapan apapun untuk MT.

“Aku tak mau melakukan sesuatu yang kurasa tak diperlukan.”

Ajaran samurai tentang kepuasan diri adalah tindakan yang terbaik dan termudah.

Namun, kelompok harus bersama-sama untuk berdiskusi dan bersiap-siap.

Perkembangan dari rapatnya adalah tanggung jawab Park Sunjo.

TLMS – Volume 12 – Chapter 1

The Day of the Showdown

Akhirnya, ini adalah saatnya untuk menaklukan Todeum.

Mapan dengan cemas menunggu waktu.

“Bagaimanapun caranya, quest ini harus berhasil.”

Karena Merchant tak bisa berpartisipasi dalam pertempuran, dia sangat putus asa.

Dia membawa gerobak yang penuh dengan barang-barang dari Benua Versailles pada quest ini!

TLMS – Volume 11 – Chapter 10

First M. T (Membership Training)

Sang psikiater, Dr. Cha Eunhee, sedang mengkonsultasi pasiennya.

“Dokter, aku tidak tau apakah aku mau menikah. Pacarku sangat baik tapi dia sangat miskin.”

“Apa dia tidak bekerja?”

“Dia seorang pekerja kantoran. Tetapi karena ada kredit rumah hingga tak ada uang yang tersisa. Dan dalam kenyataannya… belum lama ini aku bertemu seorang pria dalam kencan buta, dia jauh lebih tua dan aku sangat tidak suka dia, tetapi dia adalah seorang profesional. Ini tampak bagus untukku.”

TLMS – Volume 11 – Chapter 9

Program Weed

10 hari yang dijanjikan telah berlalu, dan level semua Geomchi diatas 270. Mereka tidak memperoleh skill apapun, karena fokus utama dari perburuan mereka adalah melalui quest-quest, dan level terendah yang dicapai kelompok itu adalah 274.

Rata-rata levelnya sekitar 279, yang mana merupakan level Geomchi dan Geomchi2.

Kekuatan mereka terlalu lemah jika dibandingkan dengan para Unicorn dan Pegasus!

Ini adalah tujuan utama mereka, semua berkat kerja keras mereka dalam perburuan tanpa istirahat sedikitpun tampaknya terbayar. Tetapi dalam prosesnya, jumlah dari para Geomchi menurun 60.

TLMS – Volume 11 – Chapter 8

The Slightest Hope

Weed bertanya lagi.

“Apa kau Tori? Sebelumnya kau mengatakan kau menyukai gadis-gadis?”

Sang vampir dari peti mati itu berusaha mati-matian untuk meyakinkan Weed.

“Semua vampir menyukai gadis, itu adalah ciri dari bangsaku, hmph! Kau juga tak punya bukti bahwa aku adalah Tori.” (Vampir bodoh, menggali kuburannya sendiri.)

“Tapi aku berpikir bahwa kau adalah Tori. Aku Weed. Bukankah kau mengenali aku?”

TLMS – Volume 11 – Chapter 7

Letter of a Vampire

Kerajaan Vampir Todeum.

Weed dan partynya tiba di tujuan mereka.

Pandangan pertama adalah proyeksi puncak-puncak menara yang menjulang ke langit, yang mana dimiliki puluhan kastil-kastil tua yang dikelilingi pegunungan. Nisan patah dan gundukan kuburan.

Pada dasarnya mengindikasi pemakaman di dalam pegunungan.

“Ah, ini adalah Todeum.”

TLMS – Volume 11 – Chapter 6

The Law of Local Procurement

Orang-orang datang ke Morata hari ke hari. Para pengunjung berbondong-bondong ke wilayah utara karena mencium petualangan dan quest-quest baru.

“Wizard, level 310. Skill set sihir atmosfer, mencari party.”

“Kesini, Wizard-nim.”

“Aku disini!”

“Identifier, level 296. Aku fokus pada jebakan tetapi juga bisa mengidentifikasi item-item untukmu.”

TLMS – Volume 11 – Chapter 5

Lee Hyun’s First Class

Lee Hyun masuk kedalam bis.

“Whew, akhirnya hari untuk pergi ke kampus, huh.”

Bagi orang lain, jantung mereka mungkin meledak-ledak dengan kegembiraan ketika mereka pergi ke sebuah universitas. Kehidupan kampus yang dipenuhi dengan berbagai saat-saat yang indah: kegiatan extrakurikuler, MT (membership training), dan menjadi bagian dari klub-klub.

Itu juga sebuah koleksi dari berbagai pengetahuan dan edukasi, sebuah tempat yang bagus untuk memperoleh pengalaman.

TLMS – Volume 11 – Chapter 4

Roselyn Rescue Mission

Menerima quest tersebut cukup mudah, terlepas dari banyak statistik berubah, tak mengejutkan mengingat permintaan tersebut datang dari seorang vampir.

“Wah! Fame menurun.”

Setelah Weed menerima quest itu, Surka berteriak, sementara yang lainnya menunjukkan ekspresi jengkel. Mendapatkan Fame sangat sulit, seseorang bisa memburu monster atau mengulangi quest-quest yang sama selama satu minggu atau lebih untuk meningkatkan 200 Fame.

TLMS – Volume 11 – Chapter 3

Quest

Meskipun para Geomchi benar-benar tak memiliki kemampuan untuk menyanjung, para vampire tergerak oleh keputusasaan mereka. Para penjaga memberi mereka quest sederhana.

“Sekelompok manusia sehat, akan lebih baik jika mereka adalah perempuan, tetapi ini adalah sumber darah segar yang besar. Kami para vampir kelelahan yang telah kehabisan darah kami.”

TLMS – Volume 11 – Chapter 1

The Land of the Vampires

Weed memiliki harapan yang besar sambil menunggangi punggung seekor kelelawar vampir menuju ke Kerajaan Vampir Todeum.

“Tempat bernama Todeum ini pasti berlimpah dengan uang dan harta karun. Pola pikir bangsawan… Apa aku akan mendapatkan hadiah sebagai pertukaran waktu yang telah aku habiskan untuk merawat Tori?”

Optimisme yang berlebihan.