TI – Volume 1 / Chapter 2.1

Zheng dan para pemula mengikuti tentara bayaran dengan panik. Mereka tidak tahu harus berbuat apa. Mereka datang dari dunia modern, beradab dan ini pertama kalinya mereka mengalami kejadian fantasi aneh ini, Mereka pikir itu semua hanya mimpi. Jujur saja, Zheng merasa sedikit senang.

Setelah bosan dengan dunia nyata, ia membutuhkan beberapa jenis tantangan. Apakah itu cinta satu malam, terlibat perkelahian, atau bahkan obat-obatan terlarang, mereka hanya bagian dari dunia nyata. Setelah kau bangun,  kau akan kembali pada dunia yang membosankan. Tapi bukan itu yang ia inginkan. Dia ingin sesuatu yang lebih menarik.

Dia sangat senang ketika ia pertama kali mengetahui dunia ini. Tidak hanya bisa merasakan semua dunia ini, tapi dia juga bisa meningkatkan dirinya dengan poin. Karena dia telah melihat begitu banyak film horor, selama itu adalah dunia film yang pernah ditontonnya, maka ia akan menjadi lebih kuat dan tidak pernah mati. Setelah ia cukup kuat dan tidak ada yang bisa membunuhnya, ia akan bisa pergi ke dunia apapun dan hidup sesuka hatinya. Dan jika ia bosan dengan dunia ini, ia bisa langsung kembali ke dunia nyata.

TI – Volume 1 / Chapter 1.2

Kereta perlahan berhenti. Tentara bayaran keluar dengan hati-hati. Diikuti kemudian oleh pria berambut hitam. Gadis berkacamata memandangi Zheng dan yang lainnya, dan mengikuti mereka keluar. Saat sang “One” bergerak menjauh, semuanya ikut bergerak juga.

Di luar kereta terdapat sebuah peron. Zheng teringat akan film tersebut, ini adalah awal di mana orang-orang ingin masuk ke dalam Hive, dan pintu masuk menuju ke lab bawah tanah.

Orang-orang mengikuti peron tersebut dan sampai pada pintu masuk lab, di mana sebuah pintu baja menghalangi jalan mereka. Pada pintu terdapat simbol-simbol khusus yang menunjukkan perusahaan dari lab ini dan bahaya yang ada di tempat ini.

TI – Volume 1 / Chapter 1.1

Zheng Zha (Zheng) selalu merasa bahwa dirinya sudah mati dalam hidupnya. Pergi kerja, pulang, makan, tidur dan bangun; dia tidak tahu apa makna dari hidupnya. Sudah pasti hidupnya bukan hanya dihabiskan untuk menghadapi atasannya yang gemuk, bukan juga untuk wanita berkerah putih yang dia temui di bar, dan tidak di dalam baja dan hutan beton – kota yang modern.

Zheng merasa dirinya telah membusuk. Terus membusuk dari usia 24 sampai akhir hidupnya, lalu menjadi bagian dari bumi dan hanya tinggal nama. Tidak, bahkan untuk nama, karena tidak akan ada yang mengingatnya. Tidak ada yang akan mengigat si kerah putih kecil. Apakah dia hidup sebagai orang yang benar-benar anggun atau hanya berpura-pura menjadi salah satunya, dia hanya bagian kecil dari dunia ini.

Terror Infinity (无限恐怖)

“Ingin tahu makna dari hidup?Ingin hidup… dalam hidup yang sesungguhnya?” Dunia berubah saat kau klik YES. Dalam dimensi Dewa, kau harus terus bertambah kuat, terus berkembang untuk bertahan dari satu film horor ke film horror lainnya. Apa kau akan membunuh siapapun yang menghalangimu demi mencapai tujuanmu dan berakhir sebagai seorang raja yang kesepian? Atau berjuang bersama temanmu dan bertahan hidup berkat bantuan dari teman-temanmu? Semuanya ini hanya tentang bertahan hidup. Sampai kau menemukan rahasia dibalik dimensi Dewa. Siapakah musuh yang sesungguhnya?