DE – Book 7 / Chapter 7

Karena perintah Northmont Baiwei, pelayan yang ada di luar sudah keluar dari koridor dan tiba di dalam aula utama. Saat mendengar perkataan ini, ‘Zither Fairy, apakah kau menerima udanganku untuk datang ke ruanganku, Northmont Fox’, dia tercengang. Di segera berkata, “Nona, tuan muda Baiwei juga berharap Zither Fairy menemuinya.”

Nona Ziyi, di samping Zither Fairy, juga tercengang saat mendengar ini. Beberapa saat kemudian, dia tertawa, “Tuan muda Fox, tuan muda Baiwei juga mengundang Zither Fairy untuk mampir,” Kata Nona Ziyi.

“Haha, Northmont Baiwei, kau juga mengundang Zither Fairy?” Suara lantang itu terdengar kecewa. “Kenapa kau sangat tenang dan hanya diam saja? Aku tidak mendengar kau mengatakan apapun. Jika kau mau mengundang seseorang, kau harus menunjukan sedikit sopan santun.”

DE – Book 7 / Chapter 6

“Kau tidak perlu khawatir sekarang.” Northmont Baiwei duduk, lalu mengambil termos anggur yang sangat cantik dan menuang ke cangkir anggur Ji Ning. “Dengan bantuan Zhou Li, setelah kau memasuki Skysplitter Sword Sect, kau tidak akan terlalu menderita.”

“Terlalu menderita?” Ning menaikan alisnya. Baiwei menggelengkan kepalanya. “Ini sekte besar, dengan lebih dari sepuluh ribu Zifu Disciple. Berdasarkan jumlah murid yang ada, aku kira kau bisa menebak betapa besar pergolakan internal yang terjadi. Murid dibagi ke dalam beberapa level. Sebagai murid baru, jika tidak ada yang membantumu, aku kira kau akan diperlakukan lebih buruk dari yang lain.”

Ning mengangguk lembut. Itu sangat benar. Di manapun orang berada, akan terjadi kompetisi. Sebuah sekte besar dengan lebih dari sepuluh ribu murid…pergolakan internal tentu saja akan ketat.

DE – Book 7 / Chapter 5

Bukankah itu Ji Ning, yang sebelumnya menyelamatkan mereka? Di sampingnya adalah Godbeast Whitewater Hound.

Untuk beberapa saat, Meng Jun, Meng Xin dan Meng Roch dipenuhi dengan perasaan yang rumit. “Tuan muda Ji Ning sehebat ini?” Xin bergumam pada dirinya sendiri pelan. “Aku tahu dari awal bahwa Ji Ning adalah orang yang luar biasa.” Roch menghela napas.

Sedangkan Jun, tatapan muram terlihat pada wajahnya. Sebelumnya, dalam perjalanan mereka bersama Ji Ning ke kota Stillwater, Jun tahu bahwa Ning tidak punya pengalaman apapun. Yang dia rasakan, Ning sangat pelit. Lalu, dia berhenti memuji Ning dan bahkan lebih jauh  tidak ragu untuk berpura-pura tidak peduli. Dia tahu Ning memiliki opini tentang dirinya, tapi di masa lalu dia tidak peduli. Tetapi sekarang, dia paham bahwa sudah terlambat bagi dirinya untuk memperbaiki hubungannya dengan Ning.

DE – Book 7 / Chapter 4

“Naiklah ke kereta kencana.” Northmont Baiwei menarik Ning ke dalam kereta.  Panjang kereta itu lima belas atau enam belas meter, jadi, di dalam kereta sangat luas dan sangat nyaman. Baiwei dan Ning segera masuk, lalu Baiwei segera berkata. “Duduklah.”

“Kereta ini cukup nyaman.” Ning tidak tahan untuk menghela napas saat dia berbicara, terdapat dua belas tempat duduk di dalam kereta kencana itu dan semuanya dilapisi oleh bulu lembut, sehingga terasa sangat nyaman. “Tuan muda Baiwei, api yang melapisi kereta kencana ini…?” Sampai sekarang, dia tidak merasakan kekuatan apapun atau keberadaan api itu.

“Itu hanya sebuah penampakan yang dihasilkan oleh pancaran energi elemental.” Baiwei tersenyum saat dia berbicara, lalu memberi instruksi kepada pelayan di luar, “Pergi ke Carefree Caverns.” “Baik tuan muda.” Perempuan di luar segera membalas dengan sopan.

DE – Book 7 / Chapter 3

“Aku dengar bahwa dilarang terbang di atas udara kota Stillwater. Jika ada yang berani terbang melewati langitnya, mereka berada dalam masalah.”  Kata Meng Jun, saat yang lainnya turunke darat.

Ji Ning melihat kota Stillwater di kejauhan. Ini adalah kota kuno besar yang sudah ada sejak Fiendgod Era. Mereka hanya beberapa puluh kilometer  jauhnya, tetapi Ning sudah bisa merasakan gelombang energi elemental besar yang secara konstan terhubung di bawah tanah kota. Pada saat yang sama, sebuah kehadiran yang menakutkan juga terpancar dari sana.

“Seluruh kota Stillwater adalah formasi raksasa, aku rasa ada sebuah formasi tingkat Immortal di sana.” Ning bergumam pada dirinya sendiri dan ketiga anggota klan Meng segera bergegas menuju gerbang timur kota Stillwater. Gerbang timur memiliki lebar tiga ribu meter dan tinggi tiga ratus meter, dari ini saja, seseorang bisa tahu betapa besarnya dinding kota Stillwater.

DE – Book 7 / Chapter 2

Aslinya, gabungan kekuatan dari ketiga anggota klan Meng sudah cukup untuk sekedar bertahan, ketika dua murid Snowdragon Mountain mengerahkan seluruh kekuatan, ketiga anggota klan Meng langsung sadar bahwa melawan balik akan sangat sulit.

“Jika aku tahu ini akan terjadi, aku akan mendengarkan apa yang dikatakan Rocky.” Wanita cantik dan rupawan itu memucat. Dia dipenuhi dengan penyesalan. Ketiga orang ini tidak berani untuk melanjutkan latihan mereka setelah menjadi Zifu Disciple, karena saat mencapai Zifu tahap menengah, pondasi mereka akan memadat menjadi sebuah pola. Beberapa sekolah yang lebih kuat tidak akan menerima mereka sebagai murid.

DE – Book 7 / Chapter 1

Perahu melintasi awan dan kabut, menuju langsung ke kota Stillwater. Ji Ning berbaring dan bersadar di tepi perahu. Dari posisi ini, dia bisa melihat daratan di bawahya.

“Paman. Ayah. Ibu. Dendam mereka harus dibalaskan.” Ning bergumam pada dirinya sendiri. Gulungan yang ditinggalkan untuk Ning dari ayahnya mencatat nama musuhnya. Terdapat tiga nama, yang pertama adalah Dong Seven. Ini adalah nama yang cukup asing, tetapi kakek dari Dong Seven ini adalah seorang Primal Daoist.

Ning tahu persis kekuatannya. Mampu membunuh Adept Xu Li tidak berarti apapun. Lagipula, terdapat Wanxiang Adept dengan bakat luar biasa seperti Xue Hongyi, yang bahkan Ning tidak yakin bisa mengalahkannya.

DE – Book 6 / Chapter 38

Ji Yichuan terbatuk, wajahnya memucat. Tatapan khawatir terlihat pada wajah putranya, dia tidak bisa menahan tawa. “Sebelumnya, aku menggunakan beberapa teknik terlarang. Zifuku sudah mengecil dan kacau dan juga hampir runtuh. Dengan itu, tubuhku seketika menjadi lemah.”

“Memakai beberapa teknik terlarang?” Ning merasa kagum. “Ayah, kalau begiu kau…” “Hahaha.” Yichuan tertawa senang saat dia membelai NIng. “Pertarungan ini adalah pertarungan terakhir yang aku jalani. Setelah ini, aku akan rentan, secara alami, aku sudah memakai teknik terlarang sebanyak yang aku bisa.”

DE – Book 6 / Chapter 37

Di atas kapal perang, Ji Ninefire, Ji Yichuan, dan yang lainnya terkejut. Raindragon Guard datang untuk menangkap mereka? Klan Ji tidak pernah melakukan kejahatan besar.

“Raindragon Guard ini sepertinya adalah seorang anggota Snowdragon Mountain.” Ji Truekeep berkata. “Benar. Dia datang cukup cepat. Dia kemari hanya membutuhkan waktu dua jam dari sekte utama Snowdragon Mountain.” Ninefire juga mengangguk.

Satu-satunya musuh yang merasa kesal hanyalah Snowdragon Mountain. Dan, sebagai sekte besar, sangat wajar jika Snowdragon Mountain mempunyai anggota dalam Raindragon Guard.

DE – Book 6 / Chapter 36

Ji Ning, Ji Ninefire, Ji Yichuan, dan yang lain merasa kebingungan. Saat merlihat dua bendera besar di atas kapal perang raksasa itu, mereka semua paham bahwa kapal perang itu milik Marquis Stillwater klan Northmont, klan yang sangat terhormat dan punya wewenang di seluruh Stillwater Commandery.

Tetapi, mereka dengan jelas sudah membuat laporan ke Dinasti Grand Xia dan berharap memberikan hak tambang batu elemental ke Dinasti Grand Xia. Utusan Suci Dinasti Grand Xia lah yang mereka tunggu sepanjang waktu. Lalu kenapa, yang datang justru Marquis dari Stillwater Commandery?

DE – Book 6 / Chapter 35

Ji Yichuan terkejut dan senang. Dan tujuh Zifu Disciple terdekat, yang berteriak dengan berani karena sedang putus asa, Yichuan tidak memperdulikan mereka sama sekali. Seseorang yang dia pedulikan hanya Ji Ning, yang berada di samping dua mayat yang ada di tanah; Adept Xu Li dan Nong Zidao.

“Bagaimana…bagaimana bisa…itu, itu hanya sekejap saja…” Yichuan tidak percaya. Hanya dengan waktu yang cukup singkat, saat dia ke sana dari jarak tiga ratus meter jauhnya? Adept Xu Li, Wanxiang Adept yang dimuliakan, sudah tewas.

DE – Book 6 / Chapter 34

Whoosh! Sebuah sosok seketika melaju ke langit, bergerak secepat kilat. Ini adalah Ji Ning, yang baru saja dipindahkan keluar dari kediaman aquatic. Tangan kanan Ning memenang salah satu pedang, Evanescent Demonslayer Sword. Evanescent Demonslayer Sword seukuran kepalan tangannya, dan bersinar sedikit redup. Pedang terbang seukuran telapak tangan yang punya bercak darah samar di atasnya.

“Wingwind Evasion!” Ning mengeksekusi Windwing Evasion, berubah menjadi seberkas cahaya dan bergerak lebih cepat dari suara, langsung menjelajahi jarak sepuluh kilometer.

DE – Book 6 / Chapter 33

Beruang kuning itu, saat mendengarkan Ning berbicara mengenai tuannya, Daoist Threelives, tidak bisa menahan rasa senang. Dia segera berkata, “Ji Ning. Apa kau tahu ketika Fiendgod lahir, terdapat perbedaan level di antara mereka juga?”

“Perbedaan Fiendgod saat lahir? Bukannya mereka dilahirkan dari alam semesta itu sendiri?” Ning bertanya. “Tidak.” Beruang itu berkata, “Sebelum tiga Realm lahir dan bahkan sebelum Pangu menciptakan alam semesta, tidak ada apapun selain primordial chaos. Di masa itu, primordial chaos melahirkan beberapa Fiendgod kuno dan sangat kuat, seperti Pangu atau Nuwa. Mereka adalah Fiendgod yang terlahir dari primordial chaos. Beberapa Primordial Fiendgod memang ada yang kuat, sementara yang lainnya lemah. Yang paling kuat adalah Pangu!”

DE – Book 6 / Chapter 32

Mereka dikelilingi oleh kabut. Ji Ning dan beruang itu berdiri di atas kabut dan sebelumnya getaran ruang dan waktu sudah mereda. “Itu…!” Ning melihat ke arah depan. Dari kejauhan, di ujung kabut abu-abu tak terbatas itu, terdapat sebuah bangunan menara yang bersinar dengan cahaya emas yang mencolok. Itu seperti altar. Dari kejauhan, seseorang bisa melihat sebuah tangga yang mengarah ke puncak bangunan ini.

“Kenapa kau berdiri di sini seperti orang bodoh?” Beruang kuning itu memegang pergelangan tangan Ning, lalu berjalan beberapa kilometer setiap langkahnya. Dari jauh, wujud menara itu semakin jelas dan jelas, dan cahaya emasnya menjadi semakin menarik. Pada saat yang sama. Kemegahan tak terbatas terpancar membuat hati Ning bergetar.

DE – Book 6 / Chapter 31

Darah terciprat di mana-mana. Waterflame Lotus tetap berputar di sekitar Ji Ning dan Ning sendiri tetap berdiri tegak dan terus membunuh. “Aku harus mendapatkan satu di antara tiga divine ability tertinggi.” Ning ingat apa yang dikatakan oleh roh dari aquatic manor; dia seharusnya bisa mendapatkan divine ability ketiga. Tidak peduli seberapa kuat beruang kuning itu, roh dari aquatic manor ini, dia hanya bisa memberikan prediksi. Dia tidak berani mengatakan lebih jika Ning bisa mendapatkan divine ability ketiga.

Apa aritnya semua ini? Bahkan jika Ning memakai kekuatan penuh, masih bisa dikatakan sulit untuk medapatkannya. Jika seperti itu, tentu Ning harus mengerahkan seluruh kekuatannya!

DE – Book 6 / Chapter 30

Satu per satu ‘orang kuat’ kembali terbentuk dari dalam kabut abu-abu itu. Mereka ini jauh lebih liar dan tanpa rasa takut. Memegang warhammer, tombak, kapak, dan senjata lainnya, mereka maju meneriakan sebuah kata kuno Fiendgod ‘bunuh’.

Hujan turun seperti selembar tirai. Satu lapisan dinding air berputar melewati ‘orang kuat’ ini. Air hujan dari Rainwater Sword Domain tidak lagi sanggup membunuh mereka. Yang bisa dilakukan Ji Ning adalah memakai air hujan untuk memperlambat mereka sebanyak mungkin.

DE – Book 6 / Chapter 29

Ruangan abu-abu ini tidak ada apapun didalamnya, tapi disaat Ji Ning melangkah dan berjalan menembus ruangan berkabut abu-abu, itu layaknya ia berjalan pada tanah padat.

“Di mana ujian dari Divine Ability Hall?” Ning menyapu area seberang dengan tatapannya. Seketika dengan suara keras, sebuah tablet hitam pekat mendarat di belakangnya, tertutup dengan lebih dari ratusan karakter Fiengod yang cukup tebal.

“Gunakan kekuatanmu sebagai Fiendgod! Pilih dengan bebas senjata di sebelahmu. Pergilah dan bertarung! Divine Ability adalah kemampuan yang bertujuan untuk pembantaian. Semakin banyak orang kuat yang kau bunuh, semakin kuat divine ability yang akan kau dapatkan. Tujuh divine ability tertinggi…mereka ada di sini. Bunuh seganas yang kau bisa. Sekejap saat kau pingsan dan tubuhmu terkena serangan, ujian Divine Ability Hall akan berakhir.”

DE – Book 6 / Chapter 28

“Eh?” Adept Xu Li berdiri di dalam kepala naga Flood Dragon, mengerutkan kening. Formasi penyegel dalam kendalinya, sehingga dia bisa dengan jelas merasakan…

“Seseorang sedang menyerang  formasi penyegel dari dalam? Sepertinya seorang anggota klan Ji ingin melarikan diri. Sayangnya, tanpa bantuan dari Netherwyrm Heavenlock Formation, bahkan Ji Ning, yang terkuat di antara mereka, tidak akan bisa menghancurkan formasi ini!”

“Mereka hanya perlu pasrah menunggu kematian.”

Tatapan dingin dan meyeramkan Adept Xu menunjukan keinginan membunuh.

 

DE – Book 6 / Chapter 27

“Bagus.” Ji Ninefire menyapu mereka dengan tatapannya. “Semua kembali ke posisi kalian. Landwyrm, untuk sekarang kau akan menggantikan posisi Ji Ning dalam formasi ekor naga. Kita akan mengendalikan Landwyrm dan menyerang!”

Landwyrm, Nenek Shadow, Ah Xing dan Truekeep semuanya segera pergi menuju posisi mereka.

 

Seekor Flood Dragon putih itu melingkar dan berbaring di sana, dengan Adept Xu dan yang lainnya berada di dalam tubuh naga, jelas sangat waspada. Sebelumnya, kekuatan Ning secara pribadi membuat Adept Xu terkejut. Tetap saja, Zifu Disciple yang lainnya cukup santai.”

DE – Book 6 / Chapter 26

Tirai air kembali terbentuk dan Waterflame Lotus kembali mekar.

Tujuh puluh dua pedang terbang, dalam bentuk lengkungan lingkaran raksasa, menusuk serta menembus beberapa lapis tirai air dan Waterflame Lotus, menuju ke arah Ning.

“Clang!” “Clang!” “Clang!” “Clang!” “Clang!” “Clang!”

Satu per satu suara berdentang. Ji Ning, dengan pedang Darknorth di tangan, segera mengeksekusi teknik pedangnya, sebuah tirai air terbentuk dari pedang cahaya. Ning membuat pedang terbang ini menyerang sesuka hati, fokus pada pertahanan dan mengandalkan kedua pedangnya untuk memblok tujuh puluh dua pedang terbang.

Whoosh!

Pedang terbang menebas melewati paha Ning, membuat darah berceceran.

DE – Book 6 / Chapter 25

Adept Xu merentangkan tangannya dan segel raksasa itu seketika bertambah besar, menyapu ke arah Ji Ning seperti pendobrak raksasa.

Swoosh! Swoosh!

Ning, bermandikan cahaya membara, mengembangkan sayap yang ada di punggungnya, membuat dirinya menukik keluar dari jalur, menghindari segel besar itu dan melanjutkan maju ke arah Adept Xu.

“Maju.” Adept Xu mengendalikan segel besar, mengirimkan segel besar, bersinar dengan  cahaya kekuningan, untuk berbelok dan kembali ke arah Ji Ning sekali lagi! Segel itu menghantam Ning beberapa kali, lagipula, itu adalah pusaka magic level Earth, dan juga bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi. Hanya  saja, dalam hal kelincahan, secara signifikan lebih rendah dari Ning.

DE – Book 6 / Chapter 24

Segera Adept Xu, Nong Zidao,dan sembilan yang lain memasuki Netherwyrm Heavenlock Formation,  Adept Xu membentak, “Flood Dragon Formation!”

Segera suaranya terdengar, di atas Nong kepala Nong Zidao, Wu Qi, Lu Huang, dan Zifu Disciple lainnya muncul bayangan Flood  Dragon. Delapan bayangan Flood Dragon terbang dengan cepat ke arah Adept Xu. Di atasnya muncul Flood Dragon Phantam raksasa, yang melayang di sana, menunggu untuk bergabung dengan delapan Flood Dragon lainnya.

Disaat bersatu, langsung, Flood Dragon terlihat muncul, dengan sisik seputih salju, berputar di sembilan orang itu.

DE – Book 6 / Chapter 23

Nong Zidao segera berkata, “Formasi besar ini dikenal sebagai Netherwyrm Heavenlock Formation. Ini adalah formasi legendaris. Walaupun klan Ji hanya punya formasi level mortal, dipastikan ini salah sari formasi level Mortal yang sangat kuat. Kekuatannya tidak bisa diremehkan. Jika, paman guru Xu, memasukinya, kau bisa terperangkap. Beruntung anda tidak masuk…”

“Sehebat itu?” Adept Xu tercengang.

Sebuah formasi level Mortal itu tidak lebih lemah dari beberapa formasi level Earth? Adept Xu sangat paham tetang bahwa formasi seperti itu tidak lebih rendah dari pusaka magic miliknya, segel besar yang dia bawa.

 

DE – Book 6 / Chapter 22

“Apa itu?” Ketujuh Zifu Disciple Snowdragon Mountain melihat dengan kagum pada kelopak bunga, yang membesar melewati area kabut hitam. Dari ujung kelopaknya saja, seseorang bisa membayangkan betapa besarnya keseluruhan bunga itu.

“Apa yang dilakukan klan Ji?”

“Adept Xu, klan Ji…” Zifu Disciple semuanya terkejut saat melihat pada Adept Xu Li, yang mengerutkan kening dan membalas, “Itu adalah bunga yang besar, dengan kelopak merah api dan biru air. Itu seharusnya dibentuk dari api dan air.”

Mereka tidak bisa mejelaskan lebih lanjut dari jarak ini hanya dengan melihat ujung bunga yang keluar dari kabut hitam.

“Biar aku mencoba sesuatu.” Adept Xu Li menunjuk dari kejauhan. “Turun!”

DE – Book 6 / Chapter 21

“Adept Xu Li?” Zidao sangat terkejut. Sebagai murid Snowdragon Mountain yang berharga dan yang berlatih secara intensif, Nong zidao cukup akrab dengan Adept Xu. Dia tahu Adept Xu tidak terlalu berbakat dalam formasi Dao. Sebetulnya, kebanyakan praktisi immortal dengan potensi besar tidak berbakat dalam formasi; mereka memfokuskan usaha mereka dalam berlatih, untuk mendapat wawasan ke dalam Dao, dalam pusaka magic, dan pada mantra sihir.

“Berapa lama Adept di sini?” Nong Zidao segera bertanya.

“Baru saja, tidak lama. Adept Xu baru saja pergi sebelum kau tiba, Kakak Seperguruan Zidao.” Kata Dong Fanyu dengan segera.

Nong Zidao, terkejut, segera memberi instruksi, “Ingatlah, jika ada Zifu Disciple yang tiba di sini, mereka bisa pergi ke Oxhorn Mountain, tetapi kau harus memperingatkan mereka…mereka tidak boleh masuk seenaknya ke dalam formasi besar Oxhorn Mountain. Di sana adalah tempat di mana kakak seperguruan Jadechild tewas.”

DE – Book 6 / Chapter 20

“Nong Zidao menghilang?” Ji Ning mengerutkan kening.

Kelima Zifu Disciple lainnya juga ketakutan. Ning, dengan bantuan formasi besar, sudah pasti level kekuatannya setingkat Wanxiang Adept. Kelimanya bahkan tidak cukup untuk bergabung dalam sebuah formasi mereka sendiri.

“Ji Ning, mohon ampuni nyawa kami.”

“Aku berikan semua pusaka magic yang aku bawa. Klanku juga akan menawarkan pusaka magic untuk menukar hidupku.

 

DE – Book 6 / Chapter 19

Butiran emas tak terhitung dari Stellar Sand berputar di sekitar Jadechild. Saat keenam kilat pedang cahaya itu sudah berubah menjadi garis hujan berharap menembus mereka, Stellar Sand secara alami beterbangan.

Jadechild berteriak dengan keras. “Mau menyergapku?”

Tinjunya seketika terbuka dan melebar menjadi telapak tangan seukuran kipas raksasa. Whooooosh. Dia menyapu ke arah area sekitar, secepat bayangan. Kedua telapaknya langsung membentuk dinding pertahanan di sekitarnya.

 

“Teknik tinju yang sangat cepat.” Di kejauhan, Ning, melihat ini dengan rasa kagum. “Walaupun tubuhnya membesar setelah memakai Divine Ability, membuatnya kurang lincah, telapak tangannya tetap sangat cepat!”

DE – Book 6 / Chapter 18

Hujan gerimis turun dengan lembut.

Seluruh tubuh Jadechild ditutupi dengan cahaya emas. Terlihat seperti iblis berarmor emas dan matanya dipenuhi cahaya emas yang solid. Napasnya membuat area sekitar bergetar.

Crackle! Crackle! Crackle!

Hujan yang sebelumnya lembut, seketika menjadi setajam pisau. Sebagian besar hujan dengan liar memotong ke arah Jadechild, tetapi cahaya emas samar yang menutupi tubuhnya berusaha menahannya. Dia menyapu tatapannya ke area sekitar. Seketika, sebuah gelombang energy membuatnya terkejut. Tanpa membuang waktu, dia langsung memukulnya!