COL – Volume 2 / Chapter 2

Entrance Examination

Begitu masuk, aku langsung setuju bahwa akademi ini layak disebut akademi nomor 1. Tempatnya sungguh unik. Ada lapangan untuk berlatih yang luasnya sekitar 15.000 meter persegi. Ah, banyak sekali orang di dalamnya. Kata guru Xiu, tahun ini ada sekitar 10.000 peserta ujian. Tapi hanya akan ada 200 orang yang diterima. Jadi perbandingannya hanya ada 1 dari 50 orang yang akan diterima. Lalu tiba-tiba ada sebuah magic broadcast (Suara biasa dapat diperkeras dan dipancarkan menggunakan magic crystal.) “Untuk para peserta ujian, berbarislah dari timur ke barat sesuai nomor pendaftaran. Satu baris terdiri dari 600 orang. Ikuti instruksi ini dengan teratur. Berbarislah dan bersiaplah untuk mengikuti ujian.”

COL – Volume 2 / Chapter 1

Arriving in Capital

“Zhang Gong, kau harus dengarkan Guru Xiu. Ikutilah ujiannya dengan seksama dan berjuanglah untuk lolos, demi kehormatan keluarga kita. Kalaupun akhirnya kau tidak bisa lolos, cepatlah pulang. Jangan buat kami khawatir. Guru Xiu, kumohon jagalah Zhang Gong.” Ibu memelukku dan menangis hampir selama setengah hari.

“Sudah, sudah. Berhentilah menangis, bu. Zhang Gong bukannya tidak akan kembali, kan. Jangan menghalangi mereka, biar mereka berangkat.”

COL – Volume 1 / Chapter 11

Royal Academy

“Guru Xiu, bagaimana mungkin level kemampuanku yang lemah ini dibandingkan dengan orang-orang paling berbakat itu?” Cepat-cepat aku mengelak.

“Siapa bilang kemampuanmu lemah? Kau adalah murid paling mengagumkan yang pernah kubimbing. Kau tidak akan tau jika kau belum mencoba kan?” Ini pertama kalinya aku mendengar Guru Xiu memujiku, tapi aku sama sekali tidak merasa senang.

COL – Volume 1 / Chapter 10

Between Friends

“Baiklah. Anak-anak lain akan mengolok-olokku karena aku tidak punya attack magic, jadi aku hanya akan melihat.” Ao De memang sudah berlatih dengan baik, tapi kekuatannya tidak akan lebih baik dari pada aku. Akan kutunggu saja sampai dia kelelahan.

Dua hari berlalu dengan cepat dan lukaku sudah sembuh. Ao De selalu datang setiap hari. Hari ini kami mengadakan lomba. Aku sendiri juga sangat tertarik, ingin tahu sejauh mana kemampuannya.

COL – Volume 1 / Chapter 9

Encountering Danger On The Return Home

Suhu di sekitarku mendadak meninggi. Wah, ada apa ini? Apakah ada yang menggunakan fire magic di sini? Tiba-tiba saja aku mendengar raungan yang luar biasa keras, saking kerasnya raungan itu bisa menggetarkan langit. Wah, Fire Lion. Magical beast tingkat enam. Oh, tidak, ini demonic beast. (Apabila ada magical beast yang lahir tetapi tidak ada yang mau mengambilnya, hewan itu akan disebut demonic beast.) Kakiku langsung tidak bisa bergerak.

COL – Volume 1 / Chapter 8

 Magic Evaluation

Waktu berlalu sangat cepat dan dalam sekejap saja, aku sudah berusia sembilan tahun setengah. Meskipun aku mengalami “siksaan yang tidak manusiawi” setiap hari, perkembangan fisikku tidak terganggu. Tinggi badanku satu setengah meter, berat badaku empat puluh kilogram, dan rambutku yang biru muda sudah sepanjang bahu. Wajahku memang tidak begitu tampan, namun menyenangkan dan menarik. (Orang-orang desa, teman-teman sekelasku, dan para guru yang mengatakannya.) Ayah bilang, jika kau memperhatikan bagian-bagian wajahku satu-satu, bentuknya memang tidak begitu bagus. Tapi jika kau lihat wajahku secara keseluruhan, tidak buruk juga.

COL – Volume 1 / Chapter 7

Spatial Magic

Berkat bimbingan langsung dari Guru Xiu, level kekuatan magic ku meningkat jauh dalam setengah tahun. Dengan latihan keras bersama si iblis, aku kini bisa menahan serangan dari si iblis hingga dua jam. Setiap pagi di sekolah, yang kupelajari adalah defense, defense, dan defense. Saat aku kelelahan, barulah Guru Xiu memperbolehkanku bermeditasi untuk mengembalikan kekuatanku lagi. Siang harinya, dia akan menyerangku lagi dengan berbagai magic.

COL – Volume 1 / Chapter 6

Once Again Meeting the Demon

“Bagus. Hari ini kita akan belajar light magic. Mantra-mantra dasar sangat penting untuk dipelajari. Ini karena banyak mantra-mantra tingkat menengah dan lanjutan berasal dari mantra dasar. Hari ini, mantra pertama yang akan kau pelajari adalah Light Shield.”

“Jangan terlalu bangga dulu. Ini belum apa-apa. Aku tetap harus tahu kemampuanmu ke depannya. Apa gunanya punya kekuatan light magic kalau tidak bisa menerapkannya dengan benar?”

COL – Volume 1 / Chapter 5

Lying Down Meditation 

Saat aku baru tiba pagi ini, Guru Xiu mengetes pengetahuanku. Aku bisa menjawab pertanyaannya meskipun aku harus berpikir dulu beberapa saat. Hey. Tapi usahaku tidak sia-sia, bukan? Akhirnya aku lulus ujian Si Tua Xiu (Guru Xiu) dan tidak perlu lari mengelilingi sekolah hari ini.

Aku benar-benar jenius karena memiliki ide sebagus itu. Hehe. Aku jadi sedikit narsis. Yap, kekuatan magic ku meningkat. Seharusnya kekuatan dari magic yang kubuat juga ikut meningkat. Sebaiknya kucoba saja. Kuulurkan tanganku.

COL – Volume 1 / Chapter 4

Basic Knowledge

Light Tiger merupakan hewan magis level lima. (Setiap orang yang belajar magic mempunyai magical beast masing-masing. Tiap orang bisa saja mempunyai lebih dari satu magical beast, tapi hanya satu yang bisa dipanggil dalam satu waktu. Memanggil lebih dari satu magical beast sekaligus akan membutuhkan tekad yang jauh lebih besar.)

COL – Volume 1 / Chapter 3

My Teacher

“Jadi, kau yang bernama Zhang Gong itu ya. Di bawah pengawasanku, kau sebaiknya belajar magic dengan sungguh-sungguh. Yang harus kau tahu, aku orang yang sangat disiplin. Kuharap kau akan belajar dengan keras karena aku akan berusaha sebaik mungkin untuk memberikan ilmuku padamu.”

COL – Volume 1 / Chapter 2

Choosing The Light Element

Namaku Zhang Gong. Tahun ini usiaku 7 tahun. Aku tinggal di dekat kerajaan kota terbesar kedua di Aixia, di sebuah desa kecil di samping kota Sunke. Karena keluargaku tergolong relatif berada, ibu dan ayahku sangat menaruh harapan padaku dan memasukkanku ke Elementary Magic Academy kota Sunke. Aku sekarang ada di kelas tiga. Dari kecil, aku telah menunjukkan ketertarikan terhadap magic, namun aslinya aku adalah anak yang malas. Dalam dua tahun lebih, aku hanya belajar beberapa sihir kelas dasar dan beberapa teori magic dasar.

COL – Volume 1 / Chapter 1

The First Chapter

Aku adalah pahlawan di cerita ini. Namaku Zhang Gong. Benua tempatku tinggal bernama Tianwu, sedangkan benua yang ada di Barat bernama Libo. Di dunia ini hanya ada dua benua tersebut. Bagian dunia yang lain, tentu saja, tertutup oleh samudera. Di Tianwu ada tiga kerajaan: kerajaan Dalu yang kaya akan sumberdaya, kerajaan Xiuda yang merupakan kerajaan para knight, serta magic kingdom Aixia tempatku tinggal.

Child of Light (COL)

 

Zhang Gong yang malas memutuskan untuk belajar sihir ringan, sihir yang sering dijadikan bulan-bulanan karena sifatnya yang defensif. Namun, Zhang Gong akhirnya malah menjadi Grand Magister yang legendaris. Dia berusaha menyatukan kubu benua timur dan barat untuk mempersatukan seluruh ras yang berbeda. Dalam usahanya tersebut, dia menjadi Si Anak Cahaya bagi setiap ras.