COL – Volume 6 / Chapter 17

The Dragon’s Gift

Aku tertawa dan berkata, “Kenapa berterima kasih padaku? Xiao Jin adalah anakmu.” Dalam hati aku tertawa, ‘Raja Naga ini benar-benar konyol. Jika dia tidak ingin Xiao Jin pergi bersamaku, bisakah aku mengalahkan semua naga? Bukankah itu katanya? Sekarang, aku hanya sedikit berbaik hati saja.’ Sebenarnya, yang bodoh bukanlah Raja Naga melainkan aktor utama kami, karena dia tidak tahu bahwa Xiao Jin telah membuat kontrak dengannya. Tanpa seizinnya, Xiao Jin tidak akan bisa meninggalkannya. Jika dia meninggal, Xiao Jin juga akan mati. Inilah sebabnya mengapa Raja Naga menggunakan segala cara yang mungkin untuk membuatnya berjanji agar tidak membiarkan Xiao Jin mati bersamanya.

COL – Volume 6 / Chapter 16

The Holy Sword’s Handle

Aku tidak berani meremehkannya. Aku langsung membaca mantra. Ketika aku membaca mantra, naga itu melafakan sesuatu. Ini buruk Itu adalah mantra sihir dalam bahasa naga. Aku hanya terpaku karena aku tidak tahu apakah kekuatanku akan cukup kuat untuk menghalau serangannya.

Aku akan mempertaruhkan segalanya dengan pertukaran satu ini, “Elemen cahaya, teman-teman terhebatku, aku mohon padamu untuk menggunakan kekuatanmu membentuk sinar cahaya tanpa batas membentuk bintang-bintang kecil yang akan melenyapkan musuhmu, Bright Star Shine!”

COL – Volume 6 / Chapter 15

Backed by the Dragons

Begitulah, aku memutar otak sepanjang hari untuk memberi semua naga tersebut nama yang mereka senangi. Setelah itu, bahkan ibu Xiao jin, yang merupakan naga putih besar, juga datang. Aku juga memberinya nama, White Queen karena dia adalah istri Raja Naga. Ha ha! Setelah memberi mereka semua nama, aku merasa sangat hebat.

COL – Volume 6 / Chapter 14

Naming Dragons

Karena dia telah meminta maaf, apa lagi yang bisa kukatakan? Aku mengusap pantatku sebelum berdiri. “Mengapa naga bodoh itu memanggilmu Xiao Xiao Lan?”

Naga biru itu menjawab, “Begitulah cara kami saling memanggil di sini. Kami saling memanggil berdasarkan warna. Mari gunakan naga hijau itu sebagai contohnya. Raja Naga akan memanggilnya Xiao Xiao Qing. Naga dari spesies yang sama, tapi lebih muda satu generasi, akan dipanggil Xiao Xiao Qing, oleh karenanya akulah yang menyedihkan Xiao Xiao Lan.” Saat dia mengatakan itu, dia menatapku dengan sedih.

COL – Volume 6 / Chapter 13

The Dragon’s Conditions

Dengan tegas aku berkata, “Jika seseorang ingin menyakiti Xiao Jin, langkahi dulu mayatku.”

Raja Naga mengangguk lega sebelum berkata, “Bagus. Syarat kedua adalah bahwa tidak peduli apapun yang akan terjadi di masa depan, kau harus mampu menjadi pelindung klan nagaku dan juga tidak mengekspos rahasia klan naga pada ras lainnya. “

COL – Volume 6 / Chapter 12

Xiao Jin’s Family

Saat aku berhadapan dengan makhluk terkuat di dunia, Sang Raja Naga, aku tidak berani merendahkannya. Aku membungkuk ke arahnya dan berkata, “Raja Naga, terima kasih telah menyelamatkanku.”

Raja Naga menjawab, “Aku tidak berbuat banyak. Karena anggota klan ku telah melukaimu, jadi jadi aku pasti bertanggung jawab untuk menyelamatkanmu. Apa yang kudengar dari anakku, kau telah merawatnya selama ini, bukan? “

COL – Volume 6 / Chapter 10

I’m Out of Luck

Aku tak mampu berbuat apapun saat ekor naga hijau itu mengenai dadaku. Yang bisa aku lakukan pada saat itu adalah memusatkan kekuatan sihir, tenaga dalam dan kekuatan Holy Sword pada area tubuhku yang di serang.

Rasanya aku seperti softball yang di tabrak naga hijau itu untuk home run yang indah. Aku terpelanting kebelakang seperti sebuah cannonball. “Bruk!” Aku menghantam dan tertancap di dinding Dragon Valley. Seluruh tubuhku sepertinya remuk, tapi aku sama sekali tidak merasa sakit, hanya mati rasa hingga ke tulang. Tidak mungkin bagiku untuk menahan serangan yang begitu kuat dengan semua kemampuanku saat ini; Aku dapat mendengar dengan jelas suara tulangku yang patah. Jika bukan karena kekuatan sihirku, kekuatan tenaga dalam dan Holy Sword yang melindungi tubuhku, aku pasti sudah seperti daging cincang.

COL – Volume 6 / Chapter 9

Flying into Dragon Valley

Setelah tiga hari, aku tiba di Dragon Valley di sisi barat Pagoda City. Ketika aku masih dalam jarak yang sangat jauh, aku sudah bisa melihat gunung-gunung. Awan-awan disini juga sangat rendah. Mereka menutupi sebagian besar gunung mulai dari bagian hingga ke atas. Yang mana itu terlihat sangat indah. Penduduk setempat telah mengatakan bahwa tidak peduli dari empat musim apapun itu musimnya, awan di sini tidak akan mereda sepanjang tahun sehingga tempat ini disebut Cloud Mist Mountain Range.

COL – Volume 6 / Chapter 8

Onwards to Dragon Valley

Pemuda kecil itu mengangguk berulang kali. “Aku pasti tidak akan berani melakukan itu lagi. Terima kasih telah memaafkanku.”

Aku melambaikan tanganku padanya. “Sudahlah, kau bebas pergi sekarang. Berhati-hatilah saat kau keluar dan hindarilah terlihat oleh orang-orang kota. ”

Pemuda kecil itu tiba-tiba berlutut di hadapanku dan dengan tulus berkata, “Guru, tolong angkat aku sebagai muridmu. Aku bersedia mengikuti langkah kakimu. Aku berharap dapat mempelajari mantra sihir lebih dalam.”

COL – Volume 6 / Chapter 6

Meddling in Others’ Business

Benar-benar ada banyak orang. Meski tubuhku kuat, aku masih berusaha keras mencapai garis depan. Meskipun masih ada orang di depaku, aku masih dapat dengan jelas melihat situasi yang ada di hadapanku dengan tubuhku yang tinggi.

Arena itu berukuran setidaknya 500 meter persegi yang memiliki tali di sekelilingnya. Ada area lain di sampingnya untuk tamu terhormat, yang ada sepuluh orang didalamnya, dan mereka tampaknya adalah juri dan keluarga tuan rumah. Ada seorang gadis yang penampilannya terselubung dengan kain katun tipis. Memiliki postur tubuh yang bagus dan terlihat agak samar, dia benar-benar cantik. Dia sepertinya adalah anak perempuan dari pria besar yang terlihat mempesona yang duduk di sisinya, yang kemungkinan adalah kepala kota.

COL – Volume 6 / Chapter 5

Magical Groom Recruitment

Ma Ke berkata dengan keheranan, “Tapi baru saja kamu bilang Mu Zi …”

Aku memandangnya dengan tersenyum. “Itu untuk membuatnya berhenti khawatir. Kamu bahkan tidak tahu sesuatu selogis ini? ”

Ma Ke dan Si Wa tanpa kata memandangku. Aku bertanya, “Kenapa kalian berdua menatapku seperti ini? Apakah aku kelihatan tampan? ”

Ma Ke menghiraukanku dan berkata, “Boss, aku akan pergi bersamamu ke Dragon Valley.”

COL – Volume 6 / Chapter 4

Mu Zi Leaves

Mu Zi tersenyum dan berkata, “Sejak pertama kali aku bertemu denganmu, aku merasa kamu pasti akan menjadi orang yang luar biasa. Setiap pria yang sukses pasti tidak hanya memiliki satu wanita di belakang mereka. Daripada hatimu yang tercuri oleh orang lain, mengapa tidak jatuh pada saudara perempuanku saja yang mana bisa kupercaya? Dengan bantuan semua orang, kalau kamu pikir akan tersesat di masa depan, hehe …. ”

COL – Volume 6 / Chapter 3

Returning to Xiao Jin’s Home

Aku berpikir, ‘Aku benar-benar tidak ingin membawa Xiao Jin kembali. Setelah mengembalikan Xiao Jin, apakah dia masih ingin pergi denganku ? Perasaanku untuk Xiao Jin sangat dalam. Tanpanya disisiku, aku akan merasa lebih kosong.’

Dengan tak berdaya aku berkata, “Haruskah aku mengirimnya kembali?”

COL – Volume 6 / Chapter 2

Teacher’s Summons

Ekspresiku sedikit lesu tapi aku memaksa tersenyum dan berkata, “Kami melakukannya dengan sangat baik.”

Hai Shui tidak memperhatikan ekspresiku dan menjawab, “Bagus. Kita akan segera berlibur. Apa rencanamu? ”

‘Rencana? Aku benar-benar belum memikirkannya. ”

COL – Volume 6 / Chapter 1

A Love Faithful to the End

Waktu telah berlalu secepat kedipan mata, dua bulan telah berlalu, dan dua gold dan ditubuhku telah meningkat secara signifikan. Meskipun mereka belum sepenuhnya transparan tapi hampir berhasil, karena aku benar-benar merasa bahwa kekuatan sihirku telah membuat terobosan. Semester saat ini juga cepat berakhir. Ma Ke dan Hai Yue telah bersama; mereka selalu bersama sehari-hari. Mu Zi dan aku berada dalam perbedaan yang sangat drastic jika dibandingkan dengan mereka. Meskipun aku dapat dengan jelas merasakan perasaannya terhadaku, dia masih terasa jauh dariku. Sepertinya ada tembok yang tak bisa dihancurkan di antara kita.

COL – Volume 5 / Chapter 23

Bitterness Ends, Sweetness Begins

“Sungguh? Itu hebat!” Aku sangat bersemangat, “Ayo keluar dan ngobrol. Ada terlalu banyak orang di sini.” Kami telah menjadi pusat perhatian setelah tingkat terlalu bersemangat kami.

Mu Zi dan aku, dengan Ma Ke, menemukan tempat yang sepi dan duduk.

COL – Volume 5 / Chapter 22

Returning to Class

Setelah mendengar kata-kata Guru Zhen, aku merasa tidak enak. Aku berkata, “Sebenarnya, aku adalah sebagian alasannya. Aku tidak cukup siap dan kurang teliti menilai kekuatan lawan kami.”

Guru Zhen menjawab, “Kejadian ini benar-benar tak terduga. Siapa tahu Hai Yue terlarut dalam angannya saat kompetisi. Kuharap Ma Ke sembuh. Jika tidak, aku akan merasa tidak nyaman seumur hidupku.”

COL – Volume 5 / Chapter 21

Mysterious Guiding Female Qi

Mu Zi mengangguk dan memelukku erat-erat. Ketika aku ingin memeluknya juga, dia dengan riangnya berlari pergi.

Seketika aku melihatnya semakin jauh, aku tersenyum.

Setelah sekitar satu jam, kantor Guru Di menjadi semakin hidup. Pemimpin keluarga Yue yaitu Huan Ying Yue, pemimpin keluarga Xin, Hai Tian Xin, pemimpin Royal Mage Union, Dun Yu Xi, dan Pangeran Ke Zha berkumpul. Termasuk aku, keenam Magister berkumpul disini.

COL – Volume 5 / Chapter 20

Return to the Capital

Aku melihat Hai Yue sembari terus berkata, “Saat ini ada dua elemen berbeda yang saling bertentangan satu sama lain di tubuhnya. Pengobatanku membantunya untuk dapat menahan kekuatan buruk dari dua elemen tersebut. Ini tidak akan benar-benar menyembuhkannya. Seiring berjalannya waktu, saluran meridiannya akan kembali ke keadaannya yang terluka. ”

COL – Volume 5 / Chapter 19

A New Understanding

Ekspresi puas ditunjukkan wajahnya. “Aku tidak akan membiarkanmu mempertaruhkan nyawamu seperti ini lagi. Kamu tidak tahu bagaimana khawatirnya aku. Kamu tak sadarkan diri sehari semalam.”

Aku bertanya dengan terkejut. “Sehari semalam? Bagaimana Ma Ke? Kita harus meninggalkan kota ini secepatmungkin.”

COL – Volume 5 / Chapter 18

The Holy Sword Awakens

Aku mengangkat kepalaku dan mataku telah menjadi berwarna keemasan. Ada sebuah refleksi di belakang punggungku. Jika kamu lihat dengan seksama, kamu akan melihat bahwa refleksi itu adalah seperti enam sayap yang terus mengepak.

Aku mengangkat tangan kananku dan pedang cahaya yang kuat muncul melenyapkan serangan lawan seperti air memadamkan api. Saat di pertengahan langit, serangan mereka langsung lenyap. Ketika pedang cahaya akan mencapai lawan, tebasan yang sangat kuat menebas mereka, yang mengakibatkan mereka semua terpental keluar arena.

COL – Volume 5 / Chapter 17

Life’s Flame

Perisai pelindung ini bergetar dengan sangat indah ketika bintang-bintang cahaya itu  datang menghantamnya. Kelima lawanku tidak punya waktu untuk mengagumi kejadian itu dan berteriak, “Celaka!”. Bintang-bintangku telah menembus perisai pelindung kokoh mereka. Meskipun serangannya tidak begitu menggunakan banyak tenaga, tapi itu telah membuat semua lawanku hingga terbatuk dan mengeluarkan darah dari mulutnya. Aku telah berhasil membalik mereka.

COL – Volume 5 / Chapter 16

Facing the Enemy Alone

Mu Zi menegur dengan suara tegas. “Tidak! Bagaimana aku bisa membiarkanmu meresikokan dirimu sendiri? Aku tidak akan mengijinkanmu melakukan itu.”

Aku menjawab, “Apakah kamu punya ide lebih baik? Jangan khawatir! Aku masih memiliki Xiao Jin. Dia adalah seorang raja naga yang memiliki kemampuan pasti tidak kalah dengaku. Apakah kamu benar-benar berpikir bahwa dua Magister akan dikalahkan oleh tiga penyihir biasa? Kalian terlalu khawatir.”

COL – Volume 5 / Chapter 15

Ma Ke’s Crisis

Aku penuh cemas, “Tapi … Apa yang akan kita lakukan denganmu?”

Ma Ke tersenyum kecil dan menjawab dengan terengah-engah, “Ini … tidak penting lagi … Boss, bukankah kamu bilang … bahwa kita harus menerima nasib kita …? Jika aku … tidak saatnya aku mati … maka aku tidak akan mati. Kamu harus … menjadi pemenang … dan biarkan Akademi lain tahu … bahwa kita … adalah yang terkuat … ” Setelah ia mengatakan ini, ia pingsan dan darah terus menetes dari bibirnya.

COL – Volume 5 / Chapter 14

Suffering Heavy Casualties

Selanjutnya akan menjadi Mu Zi, Hai Yue, dan aku yang akan bertanding pada hari ketiga kompetisi, karena pada kenyataannya Si Wa dan Ma Ke telah menggunakan sebagian besar energi mereka.

Mu Zi dan aku  memenangkan dua pertempuran pertama dengan mudah, tapi pertandingan ketiga harus diperjuangkan oleh Hai Yue yang belum pernah tampil di arena pertandingan.

COL – Volume 5 / Chapter 13

Effortless Victory

Setelah beberapa saat cukup lama, Wakil Kepala Sekolah masuk kembali ke arena. “Baiklah! Pertandingan pertama dalam kompetisi ini adalah Zhang Gong Wei dari Royal Advanced Academy melawan Lu Si Nan. Dua petarung diminta untuk memasuki arena.”

Aku berjalan santai ke dalam arena dengan kedua tangan di belakang. Lawanku tampaknya berperawakan sedang dan tampak sedikit lebih muda dariku. Di lihat dari jubah sihirnya, dia tampak seperti seorang penyihir elemen angin. Dia pasti gugup bahwa lawannya adalah aku.