COL – Volume 5 / Chapter 9

Provoking a Defeated Opponent

Aku berkata dengan dingin, “Baiklah. Apakah kau berani menghadapiku di luar? Jika kau bisa bertahan dari satu seranganku saja, aku akan membiarkanmu pergi.”

Selain anggota kelompokku, yang tahu kalau aku adalah seorang Magister, magician lainnya berpikir kalau aku hanya menggertak. Hua De adalah seorang Great Mage. Untuk bisa menjatuhkannya dalam satu serangan; itu akan sedikit mustahil.

Wakil Kepala Sekolah Contemplation menjadi marah dengan kata-kataku karena dia berpikir kalau aku menghina akademi miliknya. “Baiklah. Hua De, bertandinglah dengan murid itu. Aku sangat ingin melihat bagaimana dia akan bisa menjatuhkanmu dalam satu serangan. Ingat, hanya satu serangan.” Kalimat terakhirnya hanya untuk mengingatkan Hua De kalau dia hanya perlu bertahan dari satu serangan saja.

COL – Volume 5 / Chapter 8

Arriving in Forest Dragon

Wakil Kepala Sekolah menjawab, “Kalian berlima adalah permata Kerajaan ini. Kalian berhasil mencapai level setinggi itu dalam usia kalian yang masih sangat muda. Itu membuat semua orang iri. Jadi pesta penyambutan… Tolong jangan menolak kami. Kalian juga akan mendapatkan kesempatan untuk mencoba kelezatan makanan kami. Untuk sekarang, kalian bisa menunggu di sini, saat aku pergi dan menjemput Kepala Sekolah.” Setelah mengatakan itu, dia meninggalkan ruangannya.”

“Mereka cukup sopan, dan sepertinya mereka tidak memiliki banyak kebencian kepada kita.” Ujarku.

“Saat ini mereka sopan. Tunggu saja sampai kompetisi dimulai. Itu pasti tidak akan seperti sekarang, karena semua orang akan bertanding dengan segenap kekuatannya. Kau seharusnya tahu kalau ini akan menjadi pertarungan para magician bangsawan melawan magician biasa. Ini akan seperti bertarung dalam sebuah pertempuran, jadi kau tidak boleh lengah.” Ujar Si Wa sambil terseyum sedih.

COL – Volume 5 / Chapter 7

Hai Yue’s Apology

Hai Yue mengangguk. Aku tidak bisa menahan diri dari merasakan sedikit kekecewaan. Aku mengira dia akan bertanya tentang Ma Ke. Mungkinkah itu memang mustahil untuk mereka bisa bersama?

Aku bertanya padanya, “Apa benar tidak ada kesempatan agar kau dan Ma Ke bisa bersama? Ma Ke tidak seburuk itu. Kenapa kau tidak mau memberinya kesempatan?”

Hai Yue menolehkan kepalanya dan tersenyum ke arahku. “Mu Zi juga menanyakan hal yang sama kepadaku. Kita biarkan saja takdir yang menentukan. Ayo pergi! Apa yang aku katakan kepadamu barusan jelas tidak boleh diberitahu kepada dia.” Aku merasa gembira. ‘Sepertinya Ma Ke sudah berhasil menggerakkan Hai Yue, si menara es. Aku benar-benar senang untuknya.’

COL – Volume 5 / Chapter 6

Enlightening Ma Ke

Ekspresi serius milikku melembut dan aku tersenyum, “Itu bagus! Kita semua harus bekerja sama untuk melewati rintangan ini dengan baik. Aku akan memberikanmu satu kalimat dari buku yang diberikan paman Ke Zha padaku: Dalam hidup, kau akan mendapatkan dan kehilangan sesuatu tapi kau juga tidak bisa memaksa sesuatu untuk terjadi. Kau harus memikirkannya. Segala sesuatu akan menjadi yang terbaik jika kau mengikuti takdirmu.”

Ma Ke diam-diam bergumam, “Dalam hidup, kau akan mendapatkan dan kehilangan sesuatu tapi juga tidak bisa memaksa sesuatu untuk terjadi. Itu benar! Mungkin Hai Yue dan aku hanya tidak ditakdirkan bersama.”

Aku menepuk bahunya. “Saudaraku, apa kau mengerti sekarang? Menyukai seseorang tidak berarti kau harus mendapatkannya. Kebahagiannya adalah tujuan yang harus kau usahakan dengan keras.”

COL – Volume 5 / Chapter 5

A Pair of Puppets

“Sekarang, aku sudah sepenuhnya terbangun dari mimpiku. Dari apa yang kau katakan, aku mengerti kalau aku tidak akan pernah mendapatkan kesempatan itu. Haha. (Senyumannya bahkan lebih sulit untuk ditahan daripada air matanya). Aku sudah terbangun, benar-benar bangun! Hai Yue, kau boleh berhenti khawatir. Aku, sebutir nasi yang lengket ini, tidak akan menempel lagi kepadamu. Kau tidak perlu berada dalam masalah lagi karena aku. Aku hanya ingin memberitahumu ini. Apa yang bos Zhang Gong katakan bukan sebuah kebohongan, tapi sebuah kebenaran. Kepala keluarga Ri, Si Feng Ri, sifat jahat aslinya terbongkar saat dia dikalahkan oleh Zhang Gong. Tolong jangan mengira aku berbohong, tapi bos Zhang Gong sudah mencapai level seorang Magister. Aku juga ada di sana saat mereka bertarung. Apa kau masih ingat pertarungan antara bos dan Feng Liang? Serangan terakhir yang dilakukan Feng Liang, tanda itu masih belum menyadarkanmu juga? Meskipun aku tidak memiliki kesempatan, aku masih berharap kau akan menemukan seorang pasangan yang baik. Akhirnya, aku harap kau akan tetap bahagia, selamanya.” Setelah mengatakan ini, Ma Ke berbalik dan berlari menjauh.

Tepat saat aku ingin mengejarnya, suara Ma Ke berseru, “Bos, aku ingin menenangkan diriku sendiri. Aku akan kembali besok pagi.”

COL – Volume 5 / Chapter 4

Heart Breaking Confession

Ma Ke menarik nafas panjang dan berkata dengan penuh perasaan, “Usiaku dua belas tahun saat aku pertama kali masuk ke Royal Intermediate Academy. Setelah masuk ke akademi untuk beberapa saat, aku bertemu denganmu, Meskipun aku masih muda saat itu, aku selalu memiliki perasaan bahwa kau adalah pasangan dalam hidupku. Aku sudah jatuh terlalu dalam kepadamu, yang usianya satu tahun lebih tua dariku. Setiap kali aku keluar dan bertemu denganmu atau hanya bicara sepatah dua patah kata kepadamu, aku sudah merasa senang. Meskipun aku selalu dihajar oleh kakak Hai Ri, aku tidak pernah menyesalinya. Aku saat usiaku masih dua belas tahun masih tidak mengetahui apapun tentang cinta, namun wajahmu sudah terpahat dalam hatiku. Aku tahu ini mustahil untuk menghapus wajahmu dari dalam hatiku. Pelajaran yang diberikan kepadaku oleh keluargaku sudah sangat ketat sejak aku masih muda, jadi aku tidak pernah memiliki kesempatan untuk menikmati masa kecil yang normal, dan aku tidak pernah tahu seperti apa rasanya menjadi benar-benar bahagia. Namun, saat aku pertama kali melihatmu, aku tahu kalau aku bahagia. Jantungku berdetak untukmu dan aku menyukai itu. Aku selalu digoda oleh orang lain sebagai pemuda yang sendirian dalam hal hubungan. Aku tidak peduli meskipun aku dihajar dengan keras, dan aku akan menahannya, selama aku bisa melihatmu.”

COL – Volume 5 / Chapter 3

Preparing for the Journey

Guru Di berjalan bersamaku ke pintu masuk Intermediate Magic Academy. Dia memberikanku beberapa nasihat lagi dan mengantarku pergi dari Intermediate Magic Academy.

Setelah keluar dari Intermediate Magic Academy, aku pergi membeli barang untuk keperluan sehari-hari dan beberapa makanan yang cukup awet dari jalanan utama dan menempatkannya di ruang spatial milikku. ‘Mu Zi adalah anak babi kecil. Bagaimana dia bisa pergi tanpa makanan? Aku juga tidak bisa melihatnya kelaparan. Setelah berinteraksi dengannya selama ini, aku rasa yang paling membuatnya tertarik adalah makanan.’ Setelah membereskan semuanya, aku kembali ke akademi.

Di malam hari akademi sangat sepi, yang bisa kau dengar hanyalah beberapa burung malam yang sesekali berbunyi. Aku berjalan dengan tenang kembali ke asramaku. Saat aku akan membuka pintu asrama, aku mendengar suara yang tidak asing lagi memanggilku dari belakang.

COL – Volume 5 / Chapter 2

Abnormal Tournament

Ma Ke menghela nafas dan berkata, “Bos, kau hanya tidak mengerti betapa abnormalnya kompetisi Triennial National Advanced Magic Academies itu. Aku cemas hanya dengan memikirkannya.”

Aku menepuk bahunya. “Aku tahu itu, Bukankah karena kompetisi ini memperbolehkan siapapun melukai lawannya dengan serius? Itu tidak masalah karena aku memimpin tim ini. Apa yang membuatmu sangat takut?”

Ma Ke menggelengkan kepalanya, “Bukan hanya itu. Kompetisi ini memperbolehkan seluruh Advanced Magic Academy yang lain, kecuali kita, untuk mengirimkan guru mereka untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini. Bos, apakah kau tahu kalau semua akademi lain memanfaatkan kekalahan dari Royal Advanced Magic Academy kita untuk mendapatkan kejayaan?”

COL – Volume 5 / Chapter 1

Negotiating Suitable Condition

Mu Zi bertanya, “Apa ada keuntungan dari mendapatkan juara itu?”

Guru Zhen tersenyum dan menjawab, “Tentu saja ada. Akademi akan mencatat pencapaian besarmu dan seseorang yang memiliki catatan buruk akan dihapus semua catatan buruk yang dimilikinya.”

Aku berkata dengan marah, “Wah! Anda benar-benar…”

Mu Zi juga mengeluh, “Akademi ini sangat pelit dan masih ingin kami mengeluarkan energi untuk itu.”

Guru Zhen membalas, “Kalau begitu, apa lagi yang kau inginkan? Bagaimana kalau begini? Kalau kau membawa kembali kemenangan itu, kau akan bisa mengganti status kalian di magic union saat ini dengan gratis.”

COL – Volume 4 / Chapter 43

A Brutal Plan

Guru Zhen merengut dan berkata, “Biarkan aku memikirkannya. Bagaimana kalau aku menempatkanmu di ruang tahanan untuk beberapa saat. Mereka tidak akan mengatakan apapun setelah itu.”

Aku tertegun sesaat dan berkata, “Menempatkanku di ruang tahanan?” Kalau aku ditempatkan di ruang tahanan, bukankah itu artinya aku tidak akan bisa bersama Mu Zi. Aku mulai gelisah dan berkata, “Guru Zhen, anda harus membantuku! Aku tidak ingin berada di ruang tahanan!”

Tampak sekilas kelicikan dari mata Guru Zhen. “Akan sulit untukmu dengan cara ini, tapi sulit untuk menenangkan para guru jika aku tidak melakukan apapun kepadamu. Kalau begitu, bagaimana kalau kau mewakili sekolah ini untuk berpartisipasi dalam Kompetisi Triennial National Advanced Magic Academies. Aku hanya akan mengumumkan bahwa kau berada di ruang tahanan. Apakah rencana ini bisa diterima?”

COL – Volume 4 / Chapter 42

A Compassionate Breakfast

Wajah Mu Zi memerah dan dia menjawab, “Kau terlalu banyak bicara. Aku sudah menduga kau akan terlambat hari ini. Ambil ini!” Setelah mengatakan itu, dia memberikanku sebuah kotak bekal.

“Apa ini?” Aku bertanya dengan rasa penasaran.

Mu Zi menjawab, “Lihat saja sendiri.”

Aku membuka tutupnya dan melihat kotak bekal itu penuh dengan makanan-makanan lezat. Hebat! Mu Zi mengeluarkan sebuah gelas berisi jus buah dari bawah mejanya sebelum berkata, “Makan dengan hati-hati! Jangan sampai guru melihatmu makan. Sejak aku bertemu denganmu, aku jadi murid yang bandel.”

COL – Volume 4 / Chapter 41

Embracing Mu Zi

Aku berbalik dan memeluknya dengan lembut. Aku mendekatkan kepalaku ke rambutnya dan menarik nafas dalam-dalam, terpesona oleh aroma manisnya. Aku tidak ingin memikirkan apapun dan hanya memeluknya dengan tenang.

Mu Zi kembali memelukku dan menyandarkan kepalanya ke dadaku.

Setelah beberapa waktu lamanya, aku mengangkat kepalaku dan dengan lembut berkata, “Aku berharap waktu akan berhenti di saat seperti ini. Perasaan yang muncul saat memelukmu sangat luar biasa. Rasanya seperti memiliki segalanya.”

Mu Zi mendorongku dan berkata dengan marah, “Kau sangat jahat! Yang kau tahu hanya mengatakan kata-kata yang tidak penting seperti itu.”

Sebuah perasaan yang menyenangkan bagiku untuk melihat dia protes dengan centil seperti itu. Masalahku yang sebelumnya seolah sudah menghilang. Aku membuka tanganku lebar-lebar untuk melepaskan sebuah pelukan kepadanya.

COL – Volume 4 / Chapter 40

Hai Ri’s Anger

Hai Ri berkata dengan marah, “Jika aku tidak menyalahkannya, jangan bilang padaku kalau akulah yang seharusnya disalahkan! Hai Shui, menyingkirlah dari jalanku! Zhang Gong, kau anak kurang ajar, kalau kau memang seorang pria, berhentilah bersembunyi dibalik adikku dan lawanlah aku. Sejak kita masih muda, aku hanya pernah melawanmu sekali. Kita belum pernah bertanding lagi sejak saat itu. Aku sangat ingin melihat apa yang bisa kau lakukan sampai kau memiliki keberanian untuk menindas adikku.”

Aku menggunakan teleportasi jarak pendek untuk berpindah ke depan Hai Shui dari belakangnya. Aku hanya bisa membiarkan Hai Ri melampiaskan sedikit amarahnya. Setidaknya, aku tidak akan melawan.

COL – Volume 4 / Chapter 39

Hard to Refuse

Hai Shui berkata dengan penuh emosi, “Aku tidak kecil! Di matamu, aku seorang gadis kecil yang manis? Kau seharusnya mengerti apa maksudku saat aku bilang aku menyukaimu. Tolong beritahu aku bagian apa dariku yang tidak bisa dibandingkan dengan Mu Zi. Katakan padaku!”

Melihat kondisi Hai Shui yang penuh emosi, hatiku merasakan sakit yang sangat tajam. Aku benar-benar tidak bisa menanggung beban akibat melukai gadis yang manis dan polos itu, tapi aku tidak bisa mengatakan kepadanya apa alasanku. Aku menggertakkan gigiku. Lebih baik untuk menyelesaikan rasa sakit ini, daripada memperpanjang penderitaannya. “Aku minta maaf Hai Shui. Aku mengerti perasaanmu, tapi aku sudah memberikan hatiku kepada orang lain jadi aku tidak bisa menerimamu. Maaf.”

COL – Volume 4 / Chapter 38

Displaying Heartfelt Love

Mood Mu Zi sedikit menghilang, “Aku tidak tahu apakah aku membuat pilihan yang tepat. Apakah kita memang bisa bersama untuk selamanya?”

Aku mengangguk dengan mantap dan menggenggam tangan Mu Zi yang mungil, lembut dan berkeringat dengan erat. “Tentu saja kita bisa! Aku tidak tahu apa yang terjadi di masa depan dan aku pasti akan menemui kesulitan dan masalah, namun aku akan terus menggenggammu erat  dan melindungimu selamanya.”

Mu Zi tersenyum dengan keindahan yang tidak biasanya. Dia menggenggam tanganku dan berkata, “Kau harus mengingat apa yang kau katakan hari ini!”

COL – Volume 4 / Chapter 37

Wounding Hai Shui’s Heart

Aku harus segera menemukan seorang water magician untuknya, tapi siapa yang harus aku cari? Waktu yang aku lalui di akademi belum terlalu lama jadi aku tidak tahu banyak orang. Kalau aku menemui Hai Yue, pasti tidak ada gunanya karena dia sangat membenciku. Hmm, Hai Shui? Hubungan kami sedikit aneh sekarang.’ Aku menggaruk kepalaku. Apa yang harus aku lakukan? Aku menoleh dan melihat dari rambut Mu Zi menetes keringat. Wajahnya sedikit pucat saat dia membaringkan tubuh bagian atasnya di atas meja, sambil terus memijat benjolan yang ada di kepalanya.

Melihatnya seperti itu, kepalaku sakit. Aku tidak peduli lagi. Aku akan pergi dan menemui Hai Shui. Aku berdiri dan berbalik untuk meninggalkan ruang kelas. Mu Zi bertanya, “Kau mau pergi ke mana?”

COL – Volume 4 / Chapter 36

Rolling Like a Bottle Gourd

Saat aku melihat pintu masuk akademi di hadapanku, aku memperhatikan sekitarku dan memastikan tidak ada orang di sekitar sana. Aku menggunakan teleportasi jarak pendek untuk muncul di hadapan Mu Zi. Mu Zi tidak memiliki cukup waktu untuk berhenti dan jatuh ke dalam pelukanku. Karena suasananya sangat bagus, kami langsung terjatuh dan berguling seperti botol.

Kepala Mu Zi langsung membentur sisi kiri wajahku, yang membuatku mengeluarkan air mata karena sakit. Mu Zi menahan kepalanya dan berseru, “Sakit!”

COL – Volume 4 / Chapter 35

Excellent Fruit Wine

Pangeran tahu bagaimana cara memperlakukan tamunya. Dalam waktu singkat, seluruh meja terisi oleh makanan. Pangeran berdiri dan mengangkat gelas wine miliknya sebelum berkata, “Aku ingin bersulang kepada semuanya, karena tanpa bantuan kalian semua, Kerajaan Aixia tidak akan memiliki masa depan.” Sebagai pemimpin, dia mengangkat gelasnya. Semua orang berdiri dan mengangkat gelas wine mereka juga.

Aku berkata, “Pangeran Ke Zha, aku punya sebotol wine yang enak. Karena hari ini adalah hari yang membahagiakan, bagaimana kalau mencicipi wine milikku ini?”

Pangeran tampak tertarik dan berkata, “Oh! Itu bagus! Wine enak apa yang ingin kau berikan kepada kami?”

COL – Volume 4 / Chapter 34

Joining the Banquet

Aku menunjukkan wajah kesal dan berkata, “Apa hanya satu tempat itu saja yang kau tahu? Kita tidak akan kesana, tapi kualitasnya tidak akan terlalu jauh dari restoran Ascending Jade Tide. Ini adalah sebuah pesta dan aku sudah datang dengan sengaja kesini untuk menjemputmu.”

Mu Zi merengut dan berkata, “Aku tidak akan pergi ke sana karena akan banyak orang dan aku tidak menyukai tempat yang berisik.”

Aku memohon dan berkata, “Mu Zi, ayo pergi bersama! Akan ada banyak makanan enak untuk dimakan dan kau tidak perlu bersosialisasi. Kau hanya perlu menikmati makanannya saja. Bukankah itu bagus? Apakah kau akan benar-benar menolak tawaran ini?”

COL – Volume 4 / Chapter 33

The Future is a Foregone Conclusion

High Priest mengangguk dan berkata, “Anak muda! Aku melihat dalam ramalan kalau itu akan segera menjadi masa untuk generasi milikmu. Kau harus ingat kalau di saat apapun, kau harus menjaga sifatmu yang baik hati itu. Itu akan menjadi senjata yang paling penting untuk mencapai kemenangan. Aku harap masih ada banyak makhluk hidup yang terus hidup setelah bencana itu terjadi.”

Ekspresi High Priest itu menunjukkan kalau dia meratapi kondisi alam semesta dan merasa kasihan kepada nasib manusia memberikanku dorongan yang kuat. Aku memegang tangannya dan berkata, “Jangan khawatir! Aku pasti akan…” Saat aku mengatakan itu, kekuatan yang besar keluar dari tangan High Priest dan bergerak masuk ke dalam tubuhku. Sepertinya itu sudah menyatu dengan kekuatan yang asing. (Aku rasa itu adalah kekuatan Holy Sword). Tubuhku mengeluarkan cahaya yang kuat yang sama dengan mata High Priest.

COL – Volume 4 / Chapter 32

Battle Cry of the Dragon and Phoenix

Aku mulai gelisah. ‘Kenapa Xiao Jin tidak memberi perlawanan?’ Dengan kesulitan aku bertanya kepada Xiao Jin, yang saat itu sedang berada di udara. Dia menjawab kalau dia tidak bisa menyerang Fire Phoenix karena dia merasa dia memiliki hubungan dengan Fire Phoenix. Sial! Aku menggunakan seluruh kemampuanku untuk terus-menerus menggunakan Bright Star’s Shine untuk menghentikan gerakan Si Feng Ri.

Si Feng Ri juga berada dalam kondisi yang tidak baik kerena memanggil Phoenix itu membuatnya menggunakan terlalu banyak magic power. Saat dia melihat kalau Fire Phoenix tidak bisa mengalahkan Xiao Jin setelah waktu berlalu cukup lama dan aku masih melawan dengan gigih, dia menghentikan serangannya. Dia menarik nafas dalam-dalam untuk mengembalikan nafasnya.

COL – Volume 4 / Chapter 30

An Outlook Far From Good

Wa Tian Shi perlahan-lahan sadar dari kondisinya yang tidak sadarkan diri dan sedikit batuk. Dia tersenyum pahit. “Seperti yang diharapkan dari Magister peringkat tiga. Aku mengaku kalah.”

Guru Di membantunya dan berkata dengan tulus, “Jika kau menggunakan magical beast milikmu, hasilnya mungkin akan berbeda.”

Wa Tian Shi menggelengkan kepalanya. “Aku meragukan itu. Bahkan jika aku menggunakan magical beast milikku, aku tidak akan bisa bertahan dari serangan itu. Kau tidak perlu mencoba menenangkanku. Jika aku menang, maka aku menang. Jika aku kalah, maka aku kalah.” Dia mendorong tangan Guru Di dan kembali menuju kelompoknya.

COL – Volume 4 / Chapter 31

Dauntless Attack

Si Feng Ri dan aku dipaksa untuk mundur ke belakang. Pada serangan sebelumnya, kami seimbang, tidak ada satupun dari kami mendapatkan keuntungan melawan yang lain.

Si Feng Ri tidak bisa menerima kenyataan kalau dia dipaksa untuk seimbang dengan seorang junior dan berseru dengan marah, “Datanglah, Phoenix!” ‘Sihir apa yang mantra yang sependek ini? Apa itu phoenix?’ Beberapa pertanyaan muncul di dalam pikiranku.

Sesuatu yang aneh terjadi dan seluruh arena menjadi panas dengan drastis. Bahkan para penonton di luar arena merasakan panasnya. Suara melengking terdengar di udara dan seekor phoenix besar muncul di atas Si Feng Ri.

COL – Volume 4 / Chapter 29

Pursuing a Retreating Enemy

Wa Tian Shi berdiam diri untuk sesaat, kebingungan, sebelum berkata, “Kau tidak memiliki magical beast? Kalau begitu bagaimana aku bisa menggunakan magical beast milikku? Fire Bear, kembalilah!” Duke Te Yi mulai menyerukan keluhan dari jarak yang cukup jauh saat Wa Tian Shi memanggil kembali Fire Bear miliknya, “Guru Wa Tian, bagaimana kau bisa menyerahkan keuntunganmu untuk melawannya?”

Wa Tian Shi merengut dan berkata, “Ini adalah pertandingan antar Magister. Apa arti dari pertandingan yang tidak seimbang? Para Magister seharusnya menjaga kehormatannya!” Duke Te Yi baru saja dimarahi. Pemimpin tiga keluarga utama yang berada di sekelilingnya melihat ke arah Duke Te Yi dengan tatapan yang tidak senang. Tampak jelas kalau mereka juga tidak setuju dengan apa yang Duke Te Yi katakan.

COL – Volume 4 / Chapter 28

Winning the First Battle

Duke Te Yi dan pangeran memilih competitor pertama. Dia adalah Guru Chuan Song Zhen melawan pemimpin keluarga Xin, Hai Tian Xin. Dia adalah kakek dari tiga saudara Hai Ri.

Ekspresi Pangeran tampak sedikit kaku. Meskipun dia tahu kalau di pertandingan ini dia bisa memenangkannya, tapi dia tidak memiliki siapapun dari pihaknya yang bisa menang melawan Dun Yu Xi. Bagaimanapun juga, dia sudah menarik undiannya sehingga sudah terlambat untuk menyesal. Hai Ri Xin adalah yang paling lemah dari seluruh anggota tim lawan sehingga akan sangat mudah bagi Guru Zhen untuk bisa menang melawannya. Ini juga berarti pertandingan selanjutnya akan lebih sulit. Undian ini sudah sangat mempengaruhi pertandingan selanjutnya dari kompetisi ini.

COL – Volume 4 / Chapter 27

The Competition Begins

Pangeran dan Duke Te Yi membungkuk secara bersamaan dan berkata. “Ya, kami siap! High Priest yang terhormat, tolong berikan kami izin untuk memulai kompetisi ini.”

High Priest itu menghela nafas sedikit dan menatap semua orang sebelum menjawab, “Kompetisi ini tidak bisa dihindari, tapi aku harap kalian semua tidak akan memberikan luka serius kepada lawan kalian. Kerajaan ini masih membutuhkan bantuan kalian. Aku diberitahu oleh bintang-bintang beberapa hari lalu kalau akan ada bencana yang serius yang akan terjadi dan menimpa ras manusia dalam waktu dekat. Kalian harus menyimpan sebanyak mungkin kekuatan untuk bisa menghadapi bahaya yang tidak kita ketahui. Apakah kalian mengerti? Dengan ini, aku akan memutuskan kalau sebuah kelompok akan di diskualifikasi jika seseorang dari tim tersebut membunuh lawan mereka.”

COL – Volume 4 / Chapter 26

Avoiding the Sharp Edge

Guru Zhen tersenyum pahit, “Itu sangat hebat! Nak, pengendalian magic spellmu sangat luar biasa! Ini sebenarnya sedikit membuat kami terluka.”Sambil dia berbicara, dia tidak berhenti merapalkan mantranya, tapi dia tidak menggunakan magic spell yang kuat. Dia hanya terus-menerus merapalkan small dimensional slash. Guru Di bekerja sama dan terus-menerus menggunakan Light Blade. Magic spell itu membentuk sebuah jaring besar yang datang ke arahku.

Ah! Aku mencoba yang terbaik untuk melawan spell itu. Serangan itu berlanjut sampai aku kehabisan tenaga. Sambil aku terbaring di tanah, aku melihat Ma Ke berada di situasi yang sama. ‘Empat mage tua ini sangat kejam.’ Sambil memikirkan itu, aku pingsan.

COL – Volume 4 / Chapter 25

Bombardment

Guru Di membalas, “Meskipun seperti itu, kita masih tidak tahu siapa yang akan mereka kirimkan untuk pertandingan ke lima. Zhang Gong dan Ma Ke, kalian berdua harus membuat beberapa terobosan dalam dua hari ke depan. Karena magic power tidak bisa dikembangkan hanya dalam waktu singkat, kami akan fokus melatih defensive spell dan spell technique. Baiklah! Ma Ke, Xin De dan Si Di akan pergi ke lapangan di sebelah sana untuk berlatih. Zhang Gong, kau tetaplah di sini. Kita akan langsung mulai!”

Baru saja Ma Ke dan para gurunya berjalan menuju tempat yang ditunjuk oleh mereka, Guru Zhen mendadak menembakkan sebuah dimensional slash ke arahku. Seperti yang diharapkan dari Magister peringkat satu; sebuah daya tarik yang kuat datang dari dimensional slash tersebut, yang jauh lebih kuat dari milikku. Sebuah retakan spatial muncul di sebelahku dan sebuah daya tarik yang kuat dengan cepat keluar dari dalam retakan itu.