DM Chapter 2-6

Satou disini. “Di Zaman apapun, penghasut tidak pernah menghilang.”, Kata – kata itu benar adanya, tidak hanya di setiap zaman, bahkan di dunia lain pun tidak pernah menghilang.

Baiklah kalau begitu, mari kita selesaikan ini.

Menambahkan halaman lain tentang sejarah kota Seryuu…

**

Dengan melihat ketiga gadis beastkin itu, aku bisa menemukan Tuan dari gadis – gadis itu.

Tuan mereka bukan pendeta gendut itu.

Lalu, dimana Tuan dari gadis – gadis itu?

DM Chapter 2-5

Satou disini. “Every cloud has a silver lining”, Aku merenungkan peribahasa itu.

Di sore yang tenang aku menikmatinya kemarin dan tiba tiba berubah.

Baiklah kalau begitu, cerita di sore hari, masalah akan dimulai…

**

Sedikit lebih jauh dari kedai – kedai yang ada di pinggir jalan, ada kuil Parion.
Di timur jalan ini, hanya ada beberapa kedai di pinggir jalan utama.

Ada beberapa orang berkumpul di kuil.

DM Chapter 2-4

Satou disini. Daripada menjadi pahlawan, aku lebih ingin menjadi penyihir.

Membaca mantera, adalah permainan yang tidak mungkin, membuatku patah hati.

Sakit hatiku sudah terobati sedikit setelah telibat perbincangan dengan nona Zena dan teman – temannya.

**

“Aku minta maaf atas keributan kemarin. Mereka gadis – gadis yang nakal, semua itu karena aku memang sangat jarang terlihat bersama laki – laki..”

Dia mendekati sambil memutar bola matanya. Dia tidak seperti sebelumnya, kali ini dia terlihat malu – malu.

“Mereka tampaknya orang yang menyenangkan. Aku tidak membenci mereka.”

DM Chapter 2-3

Satou disini. Mengayun – ayunkan tongkat sihir, daripada seorang penyihir aku lebih mirip seorang conductor.

Tapi skill conductor tidak muncul. Aku jadi sedikit kecewa.

Tanda – tanda adanya harem juga masih sangat lama.

**

Setelah aku kembali dari hotel, aku mengeluarkan peralatan alchemy.

Aku ingin meletakkannya di dalam <<Thirty Holding Bag>>, tapi dari yang kudengar selama berkeliling bersama nona Nadi, item seperti ini sangat terkenal dikalangan orang kaya saat zaman raja Yamato, bahkan sampai sekarang pun, yang memiliki barang ini hanya para pasukan, pejabat tinggi, atau pedagang yang sangat kaya.

DM Chapter 2-2

Satou kembali lagi, walaupun banyak yang telah kuhadapi, sayang sekali ini sudah berakhir, Satou.

Itu wajah! Bukankah itu sebuah wajah!

**

Karena ada banyak peristiwa yang terjadi kemarin, aku menjadi sangat cepat tertidur setelah makan malam.

Hari ini adalah hari untuk membaca!
… Hanya perasaanku saja atau memang ruangan ini gelap. Ada jendela untuk cahaya masuk tapi masih tidak cukup cahaya untuk membaca, terlalu redup.

Jika tidak salah ada café dengan teras terbuka di sebelah penginapan ini.
Mari kita sarapan istimewa di coffee shop. Aku tidak tahu apakah benar ada tapi…

DM Chapter 2-1

Satou disini. Rasanya seperti pahlawan veteran, tapi bagaimanapun aku hanya penduduk biasa, Satou.

Walaupun tidak bisa dibilang kemenangan juga, tapi setidaknya, pertempuran ini sudah selesai.
Yang tersisa dari pertempuran hanyalah menyelamatkan yang bisa diselamatkan dan membangun desa kembali.

Tinggal menunggu seorang gadis muncul, kan?

**

Aku melepaskan jubah dan mantel yang compang – camping di belakang gang. Kemudian menggunakan all map exploration untuk mengecek tanda tanda manusia, aku juga melepaskan samaranku.

Walaupun hanya wig dan topeng…

DM Chapter 1-10

“Salam dari medan tempur, komentator dari pertempuran ini adalan Suzuki Ichirou, melaporkan keadaan disana, Satou.”

Mengharapakan mendapatkan skill lagi dengan tensi yang semakin meningkat, disini Satou.
Sembari berpura pura mati di balik mantelku, aku mengaktifkan banyak skill.
Aku tidak mengharapkan situasi seperti ini!

Baiklah, mari kita mulai “Let’s Dance With the Demon [Final Part]”!

**

Aku mengeluarkan pedang panjang dan memegangnya dengan 2 tanganku dari balik mantelku.
Diwaktu yang bersamaan para penyihir menyiapkan serangan balasan, setelah terlalu lama berdiri dibelakang formasi.

DM Chapter 1-9

Satou disini. Akhirnya aku menemukan apa yang menjadi kelemahanku, Satou.

Iblis asli itu terlalu menyeramkan.

Terutama raungannya!

Coba kalian dengarkan raungan singa saat kau berdiri sangat dekat dengan kandangnya di kebun binatang. Tidak peduli seberapa amannya dirimu sebenarnya, jika kau tidak mempersiapkan hatimu, menyeramkan ya tetap saja menyeramkan.

**

Aku menuju ke atap sebuah gedung di mana seluruh pasar bisa dilihat.
Dari sini aku dapat melihat selusin prajurit mengepung sang iblis.
Terlebih lagi, prajurit yang berada di gerbang melndungi penyihir yang ada dibelakang mereka.
Mungkin para prajurit itu menunggu kesempatan untuk menyerang, kavaleri bergabung membentuk formasi dengan pasukan di belakangnya.

DM Chapter 1-8

Di sini Satou. Aku tercengang karena jalan yang sudah lama ditunggu, tiba – tiba terpaksa ditutup.

**

Penampilan yang tampak seperti iblis.

Memiliki tanduk seperti domba, bermata merah menyala, dan bertubuh hitam legam yang mengkilat. Dengan empat tangan, sayap bagaikan kelelawar, dan ekor tajam yang bercabang. Benar benar seperti iblis.

Iblis itu menghabisi para ksatria dengan mudah.

Keadaan pasar menjadi kacau, kereta kuda berserakan dan mayat – mayat yang bergeletakan…

DM Chapter 1-7

“Satou di sini. Seseorang yang picik dan tidak ingin terlibat dengan budak yang bertampang berbahaya, Satou.”

Ini cuma mimpi! Aku hampir menyerah bilang ini bukan mimpi.

Pikiranku yang lain mengatakan ini hanya dunia lain yang hampir tampak seperti mimpi. Ya, sekecil apapun kemungkinannya, aku tidak akan menyerah.

**

Hatiku hancur saat Martha mengatakan tidak ada kamar mandi yang tersedia kecuali di Istana raja. Karena disini makanan dan budaya kebersihan sangat dijaga, kupikir kamar mandi juga sesuatu yang penting disini.

DM Chapter 1-6

Satou disini. Namaku adalah Suzuki tapi aku saat ini namaku adalah Satou. Ini sebuah mimpi kan? Johny, tolong katakan ini sebuah mimpi.

**

Sedikit kegelisahan muncul di pikiranku, saat aku belanja di daerah milik bangsawan di tengah kota Seryuu.
Jaraknya tidak begitu jauh, hanya beberapa menit berjalan kearah timur dari penginapan milik ibunya Martha.
Setelah dipikir-pikir, aku belum tahu apa nama penginapan itu, peta menunjukkan Monzen Inn; apakah benar itu namanya?

DM Chapter 1-5

Aku akhirnya sampai di kota Seryuu.

Mari kita lihat keadaan seisi kota ini dengan [All Map Exploration]!

Populasi disini sekitar 120.000 jiwa. Kota ini adalah sebuah kota kecil yang merupakan bagian dari Kerajaan Shiga yang dipimpin oleh seorang bangsawan. Human tribe yang paling banyak disini sekitar 95%, sisanya 5% terdiri dari beast tribe, scale tribe, dan fairy tribe. Rata – rata level mereka 2 – 3. Level tertinggi di kota ini dimiliki oleh seorang penyihir tua yang mencapai level 48. Ada sekitar 5 hingga 20 orang ksatria disini..

DM Chapter 1-4

“Halo, Suzuki disini. Sangat kesepian disini, aku mungkin akan mati dalam kesunyian.”

Sungguh, aku sangat menginginkan seorang teman saat ini.
Setelah mencapai jalan raya, aku tidak tahu arah mana yang harus dituju; sudah 7 hari aku berjalan dan masih belum menemukan peradaban manusia.

DM Chapter 1-3

“Halo, aku Suzuki. Nama karakterku adalah Satou, tapi aku adalah Suzuki.”

Aku ingin berbicara dengan seseorang daripada harus selalu bermolonog.

Mimpi yang aku alami ini tidak menunjukkan tanda –  tanda akan berakhir, akhirnya aku memilih untuk mencari tempat dimana ada peradaban manusia.
Aku sangat bersyukur, karena diujung dari peta ada sebuah tampilan yang menunjukkan seperti sebuah jalan raya.

DM Chapter 1-2

Hai, aku Suzuki.

Aku tampak tak begitu kuat, aku dipanggil Satou saat aku masih sekolah karena beberapa alasan, tetapi namaku sebenarnya adalah Suzuki.

Meskipun kau tidak merasakan rasa sakit di dalam mimpi, tapi kau masih bisa merasakan saat kau bermimpi tentang perawatan di dokter gigi.

Tidak?

Bagus kalau begitu.

DM Chapter 1-1

Bintang – bintang bertebaran. Dengan jumlah yang sangat banyak. Terkadang beberapa dari bintang – bintang itu berubah menjadi bintang jatuh. Saat orang – orang melihat bintang jatuh, mereka berdoa di dalam hati mereka. Tapi, bukankah langit terbelah oleh meteor yang jatuh?

Bersamaan dengan raungan yang menggema, sebuah bongkahan yang luar biasa besar menuju bumi dengan kecepatan tinggi.