ATG – Volume 1 / Chapter 54

Jasmine’s Tears

Setelah Yun Che kehilangan kesadarannya, tubuh Jasmine sudah tidak lagi terlihat tembus pandang. Perlahan gadis itu membuka matanya dan memandang jejak darah di sudut bibir Yun Che, begitu juga garis-garis luka mengerikan di lengan kirinya. Semua kesan dingin dan apatis yang terpancar dari sinar matanya lenyap seketika bagai bongkahan es yang meleleh, dan digantikan dengan sorot bingung yang tampak begitu rumit untuk dijelaskan dengan kata-kata.

Yun Che tidak tahu sudah berapa lama ia pingsan. Setelah ia mendapatkan kembali kesadarannya dan membuka matanya, hal pertama yang ia lihat adalah sosok Jasmine yang tengah memandangnya.

“Jasmine! Kau sudah sadar!?” Yun Che pun berteriak kegirangan, bercampur dengan rasa tak percaya. Namun suaranya sedikit serak, dan ketika ia berusaha untuk bangun, ia limbung, rasanya tubuhnya menjadi jutaan kali lebih berat dari sebelumnya. Setelah kehilangan banyak darah seperti itu, ia masih terus mencoba untuk berdiri, namun tetap saja ia tidak bisa.

“Kenapa kau menyelamatkanku?” bisik Jasmine lemah. Gadis kecil itu mengerling sekilas pada garis-garis luka di lengan Yun Che, kemudian buru-buru mengalihkan pandangannya: ”Jika aku mati, bukankah itu bagus untukmu? Setidaknya, kau tidak perlu lagi menepati isi kesepakatan kita; dan kau juga tidak perlu khawatir aku akan membunuhmu setelah aku berhasil membentuk tubuh asliku nanti!”

ATG – Volume 1 / Chapter 53

Seed of the Evil God – Fire (6)

“Jasmine… Jasmine…” sambil memanggil-manggil nama gadis itu, entah kenapa sesak semakin memenuhi dada Yun Che. Tingkat keganasan serangan racun mematikan itu kali ini sepuluh kali lebih kuat daripada serangan empat bulan yang lalu. Tentu saja, karena bagaimanapun, terakhir kalinya ia menggunakan kekuatannya, ia hanya menghabisi dua orang praktisi Spirit Profound Realm saja, dan itu sudah cukup untuk membuatnya luar biasa menderita, kesakitan. Namun kali ini, gadis itu membinasakan seekor naga sejati yang berada di tingkat Emperor Profound Realm, dalam sekejapan mata! Intensitas kekuatan yang Jasmine keluarkan barusan tentu saja berbeda bagai langit dan bumi jika dibandingkan dengan yang ia keluarkan empat bulan yang lalu.

Jasmine tentu tahu apa akibat yang akan ia terima jika ia membunuh Flame Dragon tersebut. Tapi ia harus melawan makhluk tersebut, membunuhnya, karena jika tidak, maka Yun Che yang akan mati. Dan jika Yun Che mati, otomatis dia pun juga akan mati.

Penyesalan yang tak terhingga melesak masuk ke dalam dada Yun Che, membuatnya kesulitan untuk bernafas, menusuk-nusuknya tanpa ampun…

ATG – Volume 1 / Chapter 52

Seed of the Evil God – Fire (5)

“Benda apa ini…?” tanya Yun Che takjub sambil menatap batu bulat berwarna merah membara di tangannya. Pemuda itu memang menggenggamnya, namun dia tidak dapat memperkirakan dengan pasti berapa berat ataupun temperaturnya. Benda kecil itu mengeluarkan cahaya yang menyala, berkobar-kobar, dalam warna merah yang tampak begitu familiar, namun pada waktu yang bersamaan, Yun Che juga merasa asing dengan warna merah tersebut seolah ia belum pernah melihatnya sebelumnya.

Meskipun kini detakan jantungnya sudah mulai normal, tidak menggila seperti tadi, namun mendadak profound vein di dalam tubuhnya gemetaran hebat, membuat pembuluh darah di sekujur tubuhnya mendidih meletup-letup. Suatu perasaan aneh pun ikut menyerang dada Yun Che saat ini… Dia yakin sekali tidak pernah melihat batu kecil berwarna merah ini sebelumnya tetapi ketika ia menggenggamnya di dalam tangannya, entah kenapa ia merasa sangat tenang dan lega sekali, seolah batu kecil itu memang miliknya dan akhirnya kembali padanya.

ATG – Volume 1 / Chapter 50

Seed of the Evil God – Fire (3)

“ROOOOOOARR!!!!”

Tiba-tiba, terdengar suara raungan yang sangat keras dari dalam goa raksasa tersebut, bahkan cukup keras untuk membuat tanah di sekitar mereka bergetar hebat dan langit pun ikut bergetar. Walaupun jarak Yun Che saat ini cukup jauh dari goa itu, namun kedua telinganya langsung tuli selama beberapa saat setelah mendengarkan raungan bak suara gelegar halilintar tersebut.

Bersamaan dengan suara raungan tersebut, kilatan cahaya api menjilat keluar dari dalam goa. Kemudian diikuti dengan penampakan gelombang api setebal sepuluh meter yang mengarah pada kelima orang tersebut yang masih melayang-layang di udara. Radius beberapa mil di sekeliling area itu kini dipenuhi dengan hembusan udara panas. Dalam sekejap, Yun Che bisa merasakan sensasi membakar yang luar biasa menyakitkan melingkupi wajahnya; diam-diam ia merasa terkejut dalam hati… tampaknya legenda mengenai Flame Dragon itu sungguhan!! Bahkan walaupun mungkin bukan seekor naga, tetapi makhluk tersebut pasti merupakan Fire Profound Beast yang berada di level yang sangat tinggi!

Hanya profound beast level rendah yang tinggal di Scarlet Dragon Mountain Range yang terpencil ini, namun sama sekali tidak diduga, makhluk buas level tinggi seperti ini juga tinggal disini.

ATG – Volume 1 / Chapter 49

Seed of the Evil God – Fire (2)

Jika orang-orang semacam itu berkumpul rasanya cukup untuk membuat keributan besar tidak peduli di belahan Blue Wind Empire manapun mereka muncul. Dan kemunculan mereka di tempat kecil yang terpencil ini sama sekali tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Yun Che mengangkat kepalanya dan melihat lima titik hitam dari langit utara yang mengarah padanya dalam sekali lihat. Setelah seseorang mencapai Sky Profound Realm, ia mampu mempraktekkan Profound Floating Technique, dan terbang ke udara. Tidak perlu dipertanyakan lagi, kelima orang ini, seperti yang sudah dikatakan oleh Jasmine sebelumnya: mereka merupakan praktisi Sky Profound Realm yang super kuat!

Kecepatan terbang kelima orang itu tidaklah tinggi, setelah berselang waktu agak lama barulah mereka melintas di atas kepala Yun Che. Ketika mereka menyadari ada seseorang yang memperhatikan mereka, dua orang di antaranya mengalihkan pandangan mereka ke bawah dan melirik pada Yun Che…

ATG – Volume 1 / Chapter 48

Seed of the Evil God – Fire

Metode Yun Che untuk mengembangkan kekuatan profoundnya sangatlah sederhana, namun luar biasa keras dan mengerikan.

Menggunakan kekuatan air terjun yang memiliki dampak benturan yang keras, pemuda itu benar-benar membuat energi profoundnya tercerai-berai, terlepas keluar nyaris tak bersisa, sambil juga menahan trauma cukup besar yang melukai kekuatan hidupnya. Kemudian, dengan kondisi luka yang rasanya bagai terbakar itu, dia terus memaksakan dirinya menembus batas kemampuan tubuh dan kekuatan profoundnya.

Karena melampaui batas kemampuan juga berarti ia berhasil meningkatkan kekuatannya satu tingkat lebih jauh daripada sebelumnya.

Namun selama proses ini, sedikit saja melakukan kecerobohan dapat menyebabkan kematian langsung!

Setelahnya, Yun Che akan menenggelamkan dirinya di dalam cairan hitam yang terbuat dari tanaman obat bernama Demonic Skull Vine. Demonic Skull Vine ini mengandung racun mematikan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk merangsang sistem tubuhnya. Setelah Yun Che kehilangan kesadarannya, sel-sel di permukaan tubuhnya akan terus mengejang, berkontraksi, dan semakin menguat di bawah rangsangan tersebut yang dapat mempercepat proses penyembuhan, dan memaksa tubuhnya mendorong ketahanan serta kemampuan tubuhnya sampai melewati batas kemampuannya.

ATG – Volume 1 / Chapter 47

The Boundary of Life and Death

Yun Che bergerak duduk dan memejamkan matanya. Setelah berhasil mengatur nafasnya, ekspresinya mulai terlihat tenang dan sudah tidak ada lagi perasaan yang bergelung di dalam hatinya. Bukan hanya rasa laparnya saja, tetapi perasaan gembira serta berdebar-debar setelah mendapatkan profound vein yang baru pun seketika lenyap tak berbekas. Kini pikiran dan kesadarannya terpusat pada bagian tengah, di pusat, susunan profound vein baru di dalam tubuhnya.

Karena ia masih memiliki memori tentang cara mengembangkan profound dari dua kehidupannya yang sebelumnya, Yun Che tidak lagi membutuhkan bimbingan orang lain untuk berkembang dari titik nol. Gelombang pertama kekuatan profound di dalam profound vein datang dari vitalitas orang yang bersangkutan; tepatnya, dengan perlahan menarik vitalitas orang tersebut, memasukkannya sedikit demi sedikit ke dalam profound vein miliknya, kemudian vitalitas tersebut secara perlahan akan bertransformasi menjadi energi profound dalam jumlah kecil. Setelah profound vein dipenuhi dengan energi profound ini, secara resmi orang tersebut sudah mengambil langkah pertamanya untuk mendapatkan kekuatan profound dari Elementary Profound Realm!

ATG – Volume 1 / Chapter 46

Evil God’s Seven Realms

“Sky Poison Pearl, tidak disangka-sangka memiliki kemampuan seperti ini!” ucap Jasmine, ia tampak terkejut saat menatap tangan kiri Yun Che.

“Sebenarnya, ini bukan hanya berkat kekuatan Sky Poison Pearl saja,” ucap Yun Che bangga: “Walaupun tanpa kekuatan Sky Poison Pearl, selama kita bisa menemukan Purifying Medicine, aku tetap memiliki metode tersendiri untuk membuka seluruh profound entrance milikku; hanya saja, aku jadi harus membuang waktu dan tenaga dalam jumlah yang lebih besar daripada barusan,”

“Kau?” Jasmine menatapnya curiga.

“Bukankah sudah kukatakan padamu bahwa aku adalah seorang tabib jenius yang luar biasa ahli? Sebagai tabib yang jenius, tentu saja aku memiliki pengetahuan lengkap mengenai anatomi tubuh manusia. Aku juga sangat paham dengan segala yang berkaitan dengan profound vein. Seumur hidup, aku telah membuka ribuan, bahkan puluhan ribu profound entrance. Sebelum guruku wafat tiga tahun yang lalu, tidak pernah sekalipun aku gagal membuka profound entrance. Itu tetap bisa kulakukan walau hanya dengan menggunakan obat Purifying Medicine tingkat tinggi yang kemampuannya jelas masih tidak sebanding dengan kemampuan pemurnian Sky Poison Pearl.

ATG – Volume 1 / Chapter 45

Rebirth of the Profound Veins

Pada saat setetes darah berwarna merah gelap itu masuk ke dalam tubuh Yun Che, sepuluh titik noda darah merah membentuk garis yang menyebar ke seluruh tubuhnya, bersumber dari jejak darah di dadanya. Garis-garis tersebut menyebar dalam waktu singkat. Di dadanya, tangan, kaki, wajah, telinga, dan bahkan pupil matanya sekarang dipenuhi oleh warna darah yang terlihat seperti tanda yang diberikan oleh iblis.

“Ughhhhh….”

Dalam sekejap, Yun Che merasa seperti ditusuk oleh sepuluh ribu pedang. Rasa sakit yang luar biasa dapat ia rasakan dari tiap bagian tubuhnya, dan membuatnya mengerang kesakitan. Seluruh tubuhnya mulai mengejang, gemetaran hebat, dan pandangannya mulai kabur, lalu dipenuhi dengan bayangan merah seutuhnya.

Gelombang rasa sakit menggerogoti organ di dalam tubuhnya… Yun Che sangat paham dengan anatomi manusia; bagian yang sedang digerogoti, tidak diragukan lagi adalah profound veinnya yang rusak! Fungsi dari profound vein adalah untuk menyangga kekuatan profound; sehingga jika tidak ada profound vein, seseorang masih dapat hidup, hanya saja tidak akan bisa mengembangkan sedikit pun energi profound.

ATG – Volume 1 / Chapter 44

Immortal Blood of the Evil God

“??” Ucapan Yun Che membuat Jasmine membatu. Ketika ia melihat kemana pandangan Yun Che mengarah, ia pun akhirnya tersadar…

“YEEEK!!!!”

Jasmine melompat ke belakang secepat kilat, kedua tangannya refleks menutupi rok bawahannya. Dalam sekejap, wajah putihnya dipenuhi oleh perasaan kesal… panik… dan juga tampak merona merah.

Benar sekali, gadis penyendiri dan angkuh yang dapat bertindak sangat kejam ini tengah dikuasai oleh kepanikan dan wajahnya semerah kepiting rebus. Saat ini, ekspresi panik dan marahnya, wajahnya yang memerah padam, dan tangannya yang menutupi roknya membuatnya sama sekali tidak jauh berbeda dari anak perempuan biasa yang baru saja diintip roknya. Terlebih lagi, ada pesona dalam dirinya yang tidak dimiliki oleh anak perempuan lainnya, yang membuat Yun Che terpaku terkagum-kagum ketika ia melihatnya… Tentu saja, jika tidak ada nafsu membunuh yang tertuju padanya, maka semuanya akan menjadi sangat sempurna.

ATG – Volume 1 / Chapter 43

Master Jasmine (2)

Untuk langsung mendapatkan profound vein yang baru…

Profound vein berkekuatan dewa!?

Ucapan singkat Jasmine bagaikan sambaran kilat bagi Yun Che yang selalu mengharapkan cara untuk memperbaiki profound vein miliknya.

Dia berkata pada Xiao Lingxi bahwa ia akan menjadi kuat dan kembali lagi setelah tiga tahun… namun melihat kondisi profound vein miliknya, ia paham bahwa memperbaiki profound miliknya dalam waktu tiga tahun sangatlah tidak mungkin. Alasan kenapa ia mengatakan hal tersebut adalah untuk menekan, mendorong dirinya, untuk terus berusaha sampai batas terakhir kemampuannya. Hanya dengan keyakinan seperti itu seseorang dapat mencapai potensi tertingginya.

Dan saat ini, Jasmine mengatakan dengan jelas bahwa… Gadis itu dapat memberikan Yun Che profound vein yang baru!

Terlebih lagi, profound vein yang baru ini juga memiliki kekuatan dewa!

ATG – Volume 1 / Chapter 42

Master Jasmine

“Bang!!!”

Tanpa emosi atau peringatan apa pun, dalam sekejap Jasmine mengangkat tangannya, ekspresi Xiao Jiu mendadak berubah; ekspresinya tampak ngeri, seolah dia baru saja melihat neraka yang sangat mengerikan. Setelahnya, terdengar suara tubuh yang meledak, menghamburkan segala apa yang ada di dalamnya, dan tubuh Xiao Jiu tercerai berai dalam satu suara ledakan yang keras.

Kepala, kedua kaki serta tangannya, tubuh bagian atas, dan seluruh organ tubuhnya… semuanya berhamburan dalam sekejapan mata bagai satu bunga besar berlumuran darah yang mekar dengan sempurna. Darahnya berceceran, menciprat jauh dan memercik ke segala arah, mewarna sekitarnya dengan merahnya darah…

Yun Che: “!!!!”

Xiao Ba dan Xiao Jiu, dua orang dari Guild Xiao itu, merupakan kekuatan milik anak dari guru besar Guild Xiao, namun salah satunya dikalahkan, mati dengan tubuh terbelah, berhamburan dalam sekejap mata, sementara yang satunya lagi tubuhnya meledak, mati seketika

ATG – Volume 1 / Chapter 41

Blood Soaked Jasmine (3)

Yun Che akhirnya berhasil menenangkan dirinya. Tapi dari apa yang dikatakan oleh gadis kecil itu barusan, digabungkan dengan apa yang ia gumamkan sebelumnya, ada beberapa kata yang terpikirkan oleh Yun Che. Putri ini… Absolute God Slaying Poison… Heavenly Profound Treasure…

Dia menyebut dirinya seorang putri? Apakah dia seorang putri dari kerajaan tertentu?

Dan apa itu Absolute God Slaying Poison? Aku mengetahui segala macam racun yang ada di dunia ini seperti aku mengenali punggung tanganku sendiri, tapi bagaimana mungkin aku belum pernah mendengar nama tersebut?

Dan Heavenly Poison Profound Treasure ini… Kakek berkata bahwa orang tua kandungku diburu karena mereka membawa sebuah “Heavenly Profound Treasure”, dan kata “Heavenly Profound Treasure” merupakan sebuah kata tabu yang menakutkan! Dan dari apa yang gadis ini katakan, jelas sekali bahwa ia sedang membicarakan “Sky Poison Pearl”. Apakah jangan-jangan ada lebih dari satu Heavenly Profound Treasure?

ATG – Volume 1 / Chapter 40

Blood Soaked Jasmine (2)

Walaupun toko-toko di Cyan Forest Town jumlahnya sedikit, namun mereka memiliki semua yang dibutuhkan. Kedua alis Yun Che tampak bertaut, kemudian ia mempercepat langkahnya, dan segera berbelok ke toko obat di kanan jalan.

“Tuan pemilik toko, apakah kau memiliki Purple Lantern Flowers dan Iron Sand Vines?” ucap Yun Che segera setelah ia memasuki toko obat tersebut, dan pada saat yang bersamaan pandangannya mengamati dengan seksama apa yang ada di dalam toko obat itu.

Sekilas, pemilik toko obat tersebut terlihat seperti pria paruh baya yang lesu dan tampak kebosanan. Tanaman obat yang baru saja diminta oleh Yun Che merupakan tanaman obat yang sangat umum. Purple Lantern Flowers digunakan untuk menyembuhkan flu dan Iron Sand Vines dapat diracik menjadi Profound Recovery Pellet kelas rendah ; keduanya mudah didapatkan dimana saja dan harganya cukup murah. Pemilik toko tersebut akhirnya menyahut dengan lemah: “Ada, berapa banyak yang kau butuhkan?”

ATG – Volume 1 / Chapter 39

Blood Soaked Jasmine

Kota Cyan Forest terletak sekitar dua ratus kilometer di barat Kota Floating Cloud. Meskipun terletak di pulau terpencil, kota tersebut memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak, dan tidak jarang pula para pelancong singgah disana. Tempat ini termasuk dalam rute penting ketika hendak melakukan perjalanan dari kota Floating Cloud ke Kota New Moon.

Matahari yang bersinar sangat terik dan tanah yang dipenuhi oleh retakan karena paparan sinar matahari, membuat orang-orang merasa lebih tidak nyaman daripada biasanya. Pada saat ini, satu kelompok yang terdiri dari enam orang muncul di jalanan kota. Orang yang pertama dan merupakan pemimpinnya memiliki tubuh yang besar dan mengintimidasi, membawa golok sepanjang satu setengah meter. Garis wajahnya terlihat seperti iblis, dan matanya memancarkan aura jahat. Orang-orang di belakangnya memakai jaket yang terbuat dari kulit hewan, menenteng pedang, pisau, tongkat besar dan berbagai macam senjata lainnya.

Kemunculan mereka membuat atmosfir di jalanan semakin terasa menegangkan. Para pejalan kaki buru-buru menyingkir ke tepi jalan, langkah kaki mereka sangat hati-hati sementara air muka mereka dikuasai oleh ketakutan…

ATG – Volume 1 / Chapter 38

Peerless Sage

Kata-kata Chu Yueli membuat Xia Qingyue membatu.

Tentu saja Chu Yueli tahu tentang profound veins’ Fifty Four Profound Entrances. Hal itu merupakan pengetahuan umum diantara para praktisi profound. Dia paham betul dengan konsep dari pintu masuk profound yang terbuka lebar, tetapi hal tersebut hanya masuk akal dalam teori karena tidak ada seorang pun yang pernah mendengar satu pun orang yang bisa mencapai pengetahuan tersebut. Konon katanya hanya para dewa kuno yang bisa memiliki “Heavenly God’s Spiritual Veins”. Sungguh sebuah ekspektasi yang luar biasa hebat sekali yang tidak mungkin bisa didapatkan oleh manusia biasa!

Sejak setelah mendapatkan perawatan akupuntur dari Xiao Che, Xia Qingyue merasa kondisi tubuh dan spiritualnya meningkat pesat. Penyaluran kekuatan profoundnya pun menjadi lebih mulus. Aliran kekuatan profoundnya pun juga menjadi benar-benar tidak terhalang sama sekali. Perubahan ini muncul bersamaan dengan perasaan seolah “tubuh ini tidak mungkin milikku”. Teringat apa yang Chu Yueli katakan padanya mengenai kekuatan Heavenly God’s Spiritual Veins, Xia Qingyue pun terhenyak.

Kelima puluh empat Profound Entrancesnya telah terbuka sepenuhnya… Heavenly God’s Spiritual Veins…