ATG – Volume 1 / Chapter 37

Heavenly God’s Spiritual Veins

Xiao Che mengatakan setiap patah kata dengan tekad teguh. Dia tidak berusaha untuk menenangkan Xiao Lie dan Xiao Lingxi, ataupun bercanda; itu merupakan ketegasan mutlak yang sekaligus juga memaksanya untuk memenuhi keputusan tersebut tidak peduli apapun yang terjadi.

Kata-katanya membungkam Xiao Lie dan Xiao Lingxi dalam waktu yang lama. Namun, segera setelah itu, Xiao Lingxi mengeleng dan matanya yang sembab sambil menangis menatapnya: “Che kecil, kau tidak perlu melakukan itu. Aku hanya ingin kau hidup normal dan damai. Tidak masalah selama kau bisa melindungi dirimu sendiri… Ketika hari pembebasanku tiba, aku pasti datang mencarimu… Namun, dengan segala cara, kau tidak boleh melakukan hal yang bodoh; atau sesuatu yang berbahaya.”

Di matanya, dia masih seperti seorang anak laki-laki yang membutuhkan perlindungannya. Setelah mendengarkan pernyataannya… fakta bahwa pemikiran seperti itu ada dalam pikirannya, sudah cukup baginya. Bagaimana mungkin dia rela membiarkan Xiao Che mempertaruhkan nyawanya, pada segala macam bahaya, untuk mereka?

“Jangan khawatir. Tentu saja aku akan melindungi diriku sendiri.” Xiao Che tersenyum saat dia menatap Xiao Lingxi: “Karena kakek dan bibi kecil ada di sini menungguku. Karena… Aku belum memenuhi janjiku yang telah aku buat pada bibi kecil.”

ATG – Volume 1 / Chapter 36

My Name’s Yun Che

Yun? Xiao Che terkejut. Di Azure Cloud Continent, nama keluarga yang diberikan oleh gurunya padanya juga Yun, ini benar-benar merupakan sebuah kebetulan yang aneh.

“Selain dari nama keluarga ayah biologismu adalah Yun, aku tidak mempunyai informasi yang lainnya; seperti, aku tidak tahu siapa namanya atau darimana dia berasal. Xiao Ying bertemu ayahmu selama dia melakukan perjalanan di Blue Wind Empire. Tahun itu, ayahmu telah menyelamatkan nyawa Xiao Ying ketika dia diserang oleh hewan profound yang sangat kuat. Setelah itu, keduanya mulai melakukan perjalanan bersama-sama dan setelah mengetahui bahwa mereka sangat cocok, mereka menjadi saudara setia tepat sebelum mereka berpisah.”

Xiao Lie mengangkat kepalanya perlahan seolah dia mengenang tentang masa lalu dan dengan penuh kasih sayang berkata: “Setelah Xiao Ying kembali, dia menceritakan tentang ayahmu padaku dan selalu memujinya; mengatakan bahwa dia tidak hanya tampan tapi juga jujur dan tak terkalahkan. Selain itu, dia memiliki bakat yang tak tertandingi dan menakjubkan, benar-benar seorang pria yang luar biasa tak tertandingi. Pada saat iu, bakat Xiao Ying dapat dikatakan tiada taranya di Floating Cloud City; saat dia terang-terangan mengakui bahwa bakatnya tak pantas disebutkan jika dibandingkan dengan bakat ayahmu…

ATG – Volume 1 / Chapter 35

Birth Secret

Awal munculnya api di dalam rumah sakit dan Halaman Selatan sangat aneh. Jelas sekali kalau ini adalah sebuah pembakaran yang sangat jahat, tapi orang-orang yang ada disekitar tempat tersebut tanpa disangka mereka bahkan tidak melihat satu pun bayangan yang mencurigakan. Bahkan penjaga guild Xiao yang berdiri di luar pintu rumah sakit tidak melihat siapapun masuk atau keluar rumah sakit.

Tapi untung saja, apinya tidak terlalu besar dan mudah diatasi. Xiao Yunhai dengan cepat membereskannya, dan setelah itu dengan sangat cemas berteriak pada Xiao Gu. Dia lalu sekali lagi dengan tergesa-gesa kembali ke halaman kecil Xiao Yulong.

Saat dia mendorong pintu hingga terbuka, Xiao Yunhai baru saja akan memanggil nama Xiao Yulong namun, seluruh tubuhnya terhenti, seolah dia tersambar petir. Dia seperti orang bodoh saat dia dengan tatapan kosong berdiri di tempat.

Xiao Yulong tidak lagi berada di atas tempat tidur, tetapi malah dengan kondisi gemetar dia terbaring tertelungkup, di atas lantai, seperti anjing mati. Seluruh tubuhnya ditutupi oleh darah; sepasang pergelangan tangannya dan pergelangan kakinya sama-sama mempunyai bekas luka yang tebal, sedangkan tangan dan kakinya benar-benar terbelit. Seluruh wajahnya penuh darah; dikedua sisi telinganya, yang tertinggal hanyalah dua tumpukan daging…

ATG – Volume 1 / Chapter 34

Star Concealed, For the Hated Blood Sacrifice (2)

“AHHHHHHH!!!!!”

Sejumlah besar darah berhamburan keluar saat perut bagian bawah Xiao Yulong terbuka. Xiao Yulong yang sebelumnya mabuk mengeluarkan suara yang mirip seperti babi sekarat saat dia jatuh dari tempat tidur, kedua tangan menutupi perutnya sambil berguling-guling di atas lantai kesakitan.

Pintu tiba-tiba terhempas terbuka dan Xiao Yang yang berada tidak terlalu jauh bergegas kembali masuk setelah mendengar teriakan. Ketika dia melihat situasi di depan matanya, warna kulitnya memucat dan tangannya gemetar karena panik: “B… Boss!”

Dia ingin menolong Xiao Yulong, namun dia tidak berani menyentuhnya tanpa ijin. Setelah dikuasai panik, dia dengan cepat melesat keluar dan dengan cepat berteriak: “Master guild… master guild! Xiao Yulong… Xiao Yulong telah diserang oleh seorang pembunuh… Master guild!!”

ATG – Volume 1 / Chapter 33

Star Concealed, For the Hated Blood Sacrifice

Pinggiran Floating Cloud City, di sudut rumah yang terbengkalai.

Xiao Che duduk di sana dengan diam dan menempatkan tubuhnya yang tak berdaya di dinding dingin di belakangnya. Pandangan matanya yang tak berjiwa menatap ke angkasa, seolah jiwanya telah pergi meninggalkan tubuhnya. Dia tetap berada diposisi ini selama beberapa jam hingga saat ini.

Di Azure Cloud Continent, dia diabaikan oleh orang tuanya hingga dia mati, dia tidak pernah mengetahui siapa orang tua kandungnya. Satu-satunya penghubung yang dia punya dengan mereka adalah liontin yang selalu dibawa bersamanya di dadanya.

Di Blue Wind Empire, kedua orang tuanya mati saat dia masih kecil tapi pada akhirnya dia tahu siapa orang tuanya, dan siapa nama mereka. Dia bahkan mempunyai kakek, dan seorang bibi kecil… Namun, dewa memutuskan untuk menarik lelucon kejam pada dirinya. Semuanya secara tak disangka, semuanya palsu.

ATG – Volume 1 / Chapter 32

The Ice Fairy Deterrent

Ketika dia mendengar apa yang telah Moshan katakan, bagaimana mungkin Xiao Kuangyun berani sombong? Dia dengan cepat menahan kesombongannya dan mengangkat kepalanya untuk berbicara: “Jadi ini benar-benar bidadari Chu dari Frozen Cloud Asgard, juniormu ini bernama Xiao Kuangyun. Dengan tidak sengaja bertemu Anda di sini merupakan keberuntungan yang besar bagi Kuangyun ini. Tapi, mengapa bidadari Chu memilih untuk secara pribadi turun di atas Floating Cloud City yang kecil ini hari ini? Mungkinkah ada suatu hal yang penting? Ayah selalu mengajariku untuk lebih sopan ketika bertemu seorang bidadari dari Frozen Cloud Asgard. Jika ada sesuatu yang dapat saya bantu, bidadari Chu seharusnya tidak ragu untuk berbicara.”

Setelah mendengar kata “Frozen Cloud Asgard” dari mulut Xiao Kuangyun, semua orang menjadi langsung tertegun dan suara *gulp” dapat terdengar keluar dari tenggorokan mereka.

Floating Cloud City yang kecil ini telah mendapat perhatian dari seorang bidadari? Biasanya, bahkan Sekte tingkat ketiga menganggap tempat ini lebih hina dari mereka, namun hari ini, tidak hanya anggota Sekte Xiao yang datang, bahkan Frozen Cloud Asgard telah mengirim orang!

ATG – Volume 1 / Chapter 31

Frozen Cloud’s Seven Fairies – Chu Yueli

“Tunggu sebentar! Kau masih belum boleh pergi!”

Sebuah suara terdengar dari belakang, dan sejenak menghentikan langkah Xiao Che.

Xiao Yulong berjalan dengan cepat ke arah Xiao Che dan, pada waktu yang bersamaan, berkata dengan wajah yang berbudi: “Setiap orang tahu bahwa Xiao Che baru saja menikah empat hari yang lalu, dan orang yang dia nikahi adalah wanita paling cantik nomer satu di Floating Cloud City kita, putri yang paling berharga keluarga Xia, Xia Qingyue. Tapi, semua orang pasti tidak lupa alasan Xia Qingyue menikahi Xiao Che! Itu karena putra dari Ketua kelima, Xiao Ying, telah menyelamatkan hidup Xia Qingyue di masa lalu. Alasan pertama adalah untuk membayar hutang budi, dan alasan kedua adalah untuk menghormati perjanjian enam belas tahun yang lalu. Tapi apakah itu untuk membayar hutang budi, atau menghormati perjanjian, orang yang seharusnya dinikahi adalah anak kandung Xiao Ying… dan bukan bajingan yang tidak mempunyai ikatan darah dengan guild Xiao ini, yang muncul tidak tahu dari mana!”

ATG – Volume 1 / Chapter 30

Upheaval (9)

Kata-kata Xiao Yulong membuat seluruh tubuh Xiao Lie gemetar, pupil matanya langsung berkerut seiring dengan dia berdiri tercengang.

Melihat senyum sinis Xiao Yulong, bagaimana dia tidak menyadari bahwa gumamannya pada hari itu, di depan makam anaknya Xiao Ying… telah terdengar semuanya!

Apa yang dikatakan Xiao Yulong membuat kerumunan secara langsung menjadi gempar. Rahang semua orang ternganga ketika mereka mengalihkan fokus mereka pada Xiao Lie dan ketika mereka melihat reaksi Xiao Lie tidak biasa, keheranan dalam hati mereka tiba-tiba menjadi besar beberapa kali. Dengan ini, suara diskusi juga telah mulai meningkat.

Xiao Che benar-benar bingung; ketika dia mengamati reaksi Xiao Lie, dia tertegun di tempat. Xiao Lingxi juga mempunyai ekspresi pudar dan memandang kosong pada Xiao Lie.

“Yulong! Tentang apa ini?” Xiao Yunhai mengernyit saat dia bertanya dengan tegas.

ATG – Volume 1 / Chapter 29

Upheaval (8)

Tak masalah seberapa besar atau kecil halaman, guild Xiao mempunyai total sekitar dua ratus tiga puluh tiga halaman. Semua halaman diatur secara teratur dan sebagian besar tampak hampir sama persis. Jika kita bahkan tidak menyebutkan anggota Sekte Xiao yang datang kemarin dan hanya berbicara tentang orang-orang yang telah tinggal disini selama sepuluh atau bahkan dua puluh hari, mereka bahkan tidak perlu mengingat semua posisi halaman, ataupun mereka akan dengan akurat menghubungkan halaman tersebut dengan pemiliknya. Inilah mengapa Xiao Che yakin bahwa Xiao Jiu bahkan tidak pergi ke halaman Xiao Lingxi… Bahkan jika dia dengan sengaja pergi ke sana untuk memeriksanya kemarin, dia tidak mungkin menemukannya kembali dalam waktu yang begitu singkat. Dia pasti berpura-pura mencarinya atau malah secara acak berjalan di sekitar untuk beberapa saat sampai dia kembali dengan kotak berisi Profound Opening Powder.

Diamnya Xiao Jiu dan memburuknya kulit Xiao Kuangyun dan Xiao Yunhai secara dramatis bahkan akan membuat orang yang bodoh mulai memahami apa yang sedang terjadi.

Xiao Yunhai menjawab pertanyaan pertama Xiao Che dengan sempurna… namun dia tidak tahu bahwa itu hanyalah sebuah perangkap. Pertanyaan kedua yang keluar setelah itu membuat mereka tenggelam dalam lubang yang sangat dalam. Adapun pertanyaan ketiga… itu sebenarnya bagaikan sebuah tamparan keras di wajah mereka.

ATG – Volume 1 / Chapter 28

Upheaval (7)

“Xiao Che! Apa maksudmu dengan pertanyaan itu?” Tetua pertama Xiao Li tiba-tiba berteriak: “Jangan bilang kalau kau mengartikan bahwa master guild telah mencuri Profound Opening Powder dari dirinya sendiri, lalu melemparkan kesalahan pada Xiao Lingxi! Kau merupakan alasan mengapa Xiao Lingxi mencuri Profound Opening Powder. Jika kau tetap berbicara omong kosong, berhati-hatilah atau mungkin kau bahkan akan mendapatkan hukuman bersama kalau kau tidak mundur!”

“Jangan gelisah, Tetua pertama.” Xiao Che menggeleng sambil tertawa, terlihat tidak berbahaya: “Dimana saya bahkan akan punya keberanian untuk mempertanyakan master guild, saya hanya mengeluarkan kecurigaan dalam hati saya, dan saya percaya, sebagian besar dari kita di sini juga mempunyai pertanyaan yang sama. Banyak diantara kita mengetahui watak master guild dan pasti bingung mengapa master guild menangani situasi seperti itu. Tentu master guild tidak bersalah. Dia tidak akan melakukan sesuatu yang rendah dan kotor ini bahkan jika dunia akan membencinya. Saya yakin master guild akan memberikan penjelasan yang sempurna. Apakah saya betul, master guild.”

ATG – Volume 1 / Chapter 27

Upheaval (6)

Halaman ke-66 merupakan halaman yang ditempati oleh Xiao Lingxi. Setiap orang di guild Xiao sangat mengenali halaman ini karena sangat mudah diingat. Mendengar Xiao Jiu berkata “halaman ke-66”, hal pertama yang mereka pikirkan adalah pemilik halaman itu.

Kerumunan terpisah dan mengisolasi lokasi Xiao Lingxi, tidak memberikannya tempat untuk bersembunyi dari mata setiap orang. Ekspresi Xiao Lie sangat berubah sedangkan alis Xiao Che berkerut. Ekspresinya tiba-tiba menjadi sangat mendung saat dia melangkah maju dan berdiri di depan Xiao Lingxi. Gelombang kemarahan menyebar dengan gemuruh di dadanya, mengancam untuk meledak.

Hanya ketika Xiao Jiu menyebutkan kata “halaman ke-66”, Xiao Che benar-benar mengerti arti dari perasaan tidak tenang apa yang telah dia alami hingga saat ini!

Sebelumnya, terlalu banyak orang di jalan, dan mereka juga berdiri cukup dekat bersama-sama. Sehingga, Xiao Kuangyun tidak dapat melihat dengan jelas titik dimana Xiao Lingxi berada. Namun, sekarang, dia dapat secara alami melihat dengan baik. Sekilas, matanya menyala dan memancarkan cahaya yang mirip dengan serigala ganas.

ATG – Volume 1 / Chapter 26

Upheaval (5)

Xiao Kuangyun benar-benar kasar, tapi dalam guild Xiao, dia benar-benar mempunyai hak untuk bersikap kasar. Belum lagi cara bicaranya yang menusuk telinga, bahkan jika dia memanggil seluruh guild Xiao anjing, setiap orang di guild Xiao akan dengan patuh mendengarkan. Disana pastinya tidak akan ada seorang pun yang berani membantah. Bahkan mungkin beberapa orang akan mengibaskan ekor mereka dengan patuh.

“Sebelum tetua Xiao Zheng meninggal, dia teringat rasa sayangnya untuk anak laki-lakinya, dan meninggalkan keinginan yang belum terpenuhi. Dia berharap kami akan menemukan orang dengan kemampuan terbaik diantara generasi muda disini untuk dibawa kembali ke Sekte Xiao.”

Xiao Kuangyun mengambil daftar nama yang telah Xiao Yunhai siapkan semalam, melihat semua yang ada di sekitanya, lalu berkata dengan angkuh: “Hari ini, aku secara pribadi akan memeriksanya. Sebentar lagi, siapapun yang namanya kupanggil harap maju kehadapanku dan menunjukkan kekuatan tenaga dalammu. Namun, kemampuannya tidak ditentukan dari level kekuatan tenaga dalammu, tapi oleh pondasi dan potensimu!”

ATG – Volume 1 / Chapter 25

Upheaval (4)

Hari ini dapat dikatakan sebagai hari tersibuk guild Xiao.

Pagi-pagi sekali, pintu masuk guild Xiao telah ramai padat. Semua keluarga berpengaruh di Floating Cloud City dapat dilihat disini, dan lagipula, mereka diwakili oleh kepala mereka. Walaupun banyak yang datang, tidak ada seorang pun yang berani bersuara keras. Mereka semua berbisik satu sama lain dengan suara sekecil mungkin karena takut mereka akan mengganggu tamu penting diantara guild Xiao.

“Aku dengar dahulu kala bahwa pendiri guild Xiao berasal dari Sekte Xiao. Tak disangka sepertinya itu benar.”

“Guild Xiao akan naik ke tingkatan baru. Kita harus menjaga hubungan baik dengan mereka mulai saat ini.”

“Untunglah aku tidak pernah menyinggung guild Xiao, jika tidak aku tidak akan bisa makan atau tidur dengan damai.”

“Kakek Mu, kenapa kau datang juga?”

ATG – Volume 1 / Chapter 24

Upheaval (3)

Xiao Lie sebenarnya mempunyai harapan yang besar pada orang-orang dari Sekte Xiao. Anak dari master Sekte Xiao kiranya mungkin harus seperti naga dewa langit.

Namun, saat pertama kali melihatnya, dia malah sangat kecewa. Dia tidak melihat aura, kesantunan, penguasaan diri, dan keagungan yang sesuai dari murid langsung dari sekte besar yang seharusnya dimiliki. Malah, dia hanya melihat arogansi yang merendahkan dan terlihat kejam di matanya yang meninggalkan perasaan tidak nyaman. Terlihat seperti seorang anak manja dan playboy yang dimanja yang tumbuh diantara penjilat. Tapi setelah berpikir dengan hati-hati, ia juga merasa lega… Lagipula, Sekte Xiao tidak mungkin peduli tentang guild Xiao yang kecil ini. Bagaimana bisa mereka mengirim beberapa “orang hebat” kesini? Status “anak master sekte” juga hanyalah untuk mengekspresikan rasa hormat yang tidak tulus untuk Xiao Zheng yang telah meninggal.

“Ayah, aku baru saja mendengar mereka mengatakan bahwa kau dan guild master menuju kesana untuk menyambut orang-orang dari Sekte Xiao. Bagaimana bisa kau kembali begitu cepat?” Xiao Lingxi baru saja mampir untuk mengantarkan makanan ke Xiao Lie. Dengan wajah penuh penasaran, dia bertanya: “Apakah orang dari Sekte Xiao sudah tiba? Orang seperti apa mereka? Apakah mereka mempunyai aura yang benar-benar menakutkan?”

ATG – Volume 1 / Chapter 23

Upheaval (2)

“Ya! Besok pagi. Semua orang di guild Xiao akan berkumpul di sini. Saya janji tidak akan melewatkan satu orang pun.” Xiao Yunhai segera berjanji.

“Bagus! Waktu kami sangat berharga; kita hanya punya waktu besok. Aku tidak ingin ada masalah yang tak terduga.” Xiao Kuangyun berkata dengan acuh tak acuh, lalu memiringkan kepalanya: “Kalian semua keturunan tetua Xiao Zheng yang terhormat, berhak untuk menerima hadiah ini. Xiao Ba, berikan hadiahnya.”

Orang yang dipanggil Xiao Ba maju ke depan dan tanpa ekspresi meletakkan sebuah kotak kayu di depan Xiao Yunhai. Tangan Xiao Yunhai gemetar saat dia menerimanya dengan ekspresi ketakutan di wajahnya: “Saya berterima…. berterima kasih pada Sekte Xiao atas hadiahnya. Saya sangat senang sekali.”

“Benda yang ada di dalamnya disebut ‘Profound Opening Powder’. Benda itu dapat membersihkan Profound Vein, membuat seseorang berkembang jauh lebih cepat dalam jangka waktu tertentu. Itu juga mempunyai efek penyembuhan yang sangat baik pada Profound Vein yang telah rusak karena alasan apapun. Bahkan diantara Sekte Xiao kami, benda ini dianggap sebagai obat yang sangat efektif.”

ATG – Volume 1 / Chapter 22

Upheaval (1)

Tidak lama setelah Xiao Lingxi pergi, Xia Qingyue kembali. Hari ini dia mengganti baju merahnya dengan sebuah gaun biru-air dengan border desain phoenix. Di rambutnya ada pin safir, dari telinganya menggantung sepasang anting mutiara, dan di lehernya tergantung kalung safir mutiara biru. Kulit leher yang terlihat seperti salju putih yang berkilau, transparan hingga seolah tulang di bawahnya bisa dilihat. Memancarkan cahaya dan pemandangan yang sangat indah untuk dilihat.

Xiao Che menatapnya dengan ekspresi takjub, matanya berkilat-kilat. Pemandangan indah yang unik ini, bukankah seperti gambaran seorang peri yang turun ke dunia fana…?

Xia Qingyue berjalan melewati pintu, setiap langkahnya ringan dan anggun seolah-olah dia sedang melangkah diatas awan. Wajahnya yang seputih salju dan lehernya yang pucat tidak hanya indah sekali, tapi juga memancarkan aura kebangsawanan dan kebanggaan yang akan membuat orang malu… Tidak seorang pun yang melihatnya akan percaya bahwa dia hanyalah seorang anak perempuan dari seorang pedagang di kota yang kecil, tapi akan berpikir bahwa dia adalah seorang permaisuri yang menyendiri dan tak tersentuh.

Xiao Che menatapnya kaget seperti hatinya berdetak ribuan kali… Ruangan ini adalah satu-satunya tempat dimana dia dapat berganti pakaian! Dia pasti telah tidur nyenyak dan benar-benar melewatkan pemandangan indah saat dia ganti baju! Ahhhhhhh, benar-benar tak bisa dimaafkan!!

ATG – Volume 1 / Chapter 21

Sharing the Same Bed

Kebiasaan adalah hal yang menakutkan. Bisa menarik perhatian dan diam-diam bisa mengutak-atik perasaan seseorang.

Selama upacara pernikahan, Xiao Che ingin memberikan lengannya pada Xia Qingyue dan merasakan tangannya dibekukan dengan kejam olehnya. Pertama kali dia memanggilnya “istri”, hal itu hampir membuatnya murka. Pertama kali dia memegang tangannya, Xiao Che dapat merasakan keinginan membunuh bagaikan es dingin yang datang darinya…

Namun, selama beberapa hari ini, panggilan “Qingyue istriku” yang datang dari mulut Xiao Che menjadi semakin lebih lembut. Tidak peduli apa yang dia pikirkan, dia sepertinya telah sepenuhnya menerima panggilan tersebut. Bahkan melepas pakaian di depannya tidak terasa aneh lagi baginya, belum lagi saat dia menggandeng tangannya.

Beberapa hari ini, Xiao Che tanpa ragu tidur di sudut, tapi itu tidak begitu nyaman dengan selimut tebal membentang di lantai. Ketika jam tiga pagi datang, dia akan terbangun dengan sendirinya dan menggunakan jarum perak untuk memberinya “pengobatan”. Beberapa hari ini, dia menjadi lebih mengetahui seberapa jauh fisiknya telah berubah secara mengejutkan.

ATG – Volume 1 / Chapter 20

This is Really Interesting…

Untuk sekitar 20 jarum pertama, Xiao Che menanganinya dengan cukup mudah. Namun, ketika keringat mulai muncul di dahinya, pegangan tangan kirinya saat memegang jarum mulai gemetar. Ditambah lagi, pergerakannya mulai melambat. Jika sebelumnya dia dapat menancapkan satu jarum dalam satu helaan napas, tapi selanjutnya mulai berubah menjadi beberapa helaan napas… setelah tiga puluh jarum, dia butuh waktu semakin lama untuk menancapkannya.

Jika Xia Qingyue menoleh ke belakang, dia akan menyadari saat Xiao Che memberikan pengobatan akupuntur, dia selalu menggunakan tangan kirinya. Dia sama sekali tidak kidal, dan bahkan karena tangan kirinya jauh lebih terampil. Hal itu karena Sky Poison Pearl berada di tangan kirinya.

Saat sebuah jarum perak ditancapkan, Sky Poison Pearl di telapak tangannya akan berkedip sekali. Mengikuti jarum perak, kekuatan Sky Poison Pearl diam-diam memasuki tubuh Xia Qingyue. Tentu saja, kekuatan ini bukan sejenis racun, melainkan adalah kekuatan pembersih. Sky Poison Pearl memiliki kemampuan untuk memurnikan puluhan ribu racun di dunia. Selain itu, “racun” ini tidak hanya mengakhiri hidup racun sejenisnya, tapi juga termasuk racun yang merusak bagian dalam tubuh, seperti kotoran yang berlebihan. Namun, ini tidak sesederhana mencuci sumsum dan memotong arteri. Agar dapat menggunakan kekuatan Sky Poison Pearl adalah alasan utamanya memaksa otaknya hari ini untuk mencari cara bagaimana memberikan pengobatan akupuntur pada Xia Qingyue.

ATG – Volume 1 / Chapter 19

Opening the Profound

Setelah mendengar perkataan Xiao Che, Xia Qingyue berusaha untuk mengumpulkan kekuatan tenaga dalam ke tangannya. Tiba-tiba, hatinya sekali lagi berdetak kencang. Karena dibandingkan sebelumnya, kekuatan tenaga dalam yang mengalir ke tangannya tidak terhambat oleh batas yang besar. Kecepatannya juga lebih cepat dua puluh atau tiga puluh persen.

Melihat reaksi Xia Qingyue, Xiao Che mengangguk puas: “Apa kau merasa ini sedikit lebih padat dan cepat daripada sebelumnya? Jika kita melepaskan sisa udara dingin di tubuhmu dan membersihkan titik kulminasimu, kau akan mempunyai tubuh yang suhunya sama seperti orang normal saat tidak berlatih Frozen Cloud Arts. Tidak akan ada efek negatif yang muncul dan kecepatan tenaga dalammu yang dapat kau gunakan akan meningkat setidaknya setengah. Tidak hanya itu, mulai dari sekarang, kecepatan saat kau melatih Frozen Cloud Arts akan meningkat paling sedikit tiga puluh persen. Oh, aku hanya berbicara seadanya. Kalau kau hanya mendengarkan saja, maka tidak masalah, karena kau tidak akan pernah mengijinkanku untuk melakukan hal ini.”

Setelah Xiao Che berbicara, dia telah mulai membersihkan barang-barang yang dia bawa dari rumah sakit.

ATG – Volume 1 / Chapter 18

A Silver Needle to Release the Cold

“Dari siapa kau mendengarnya?” Xia Qingyue bertanya dingin, dia terkejut. Pada level kekuatan yang sama, harapan hidup anggota Frozen Cloud Asgard lebih pendek daripada orang lain kebanyakan. Ini merupakan kebenaran yang kejam. Bahkan dalam Frozen Cloud Asgard, ini merupakan suatu rahasia yang telah disembunyikan oleh pemimpin Frozen Cloud Asgard.

Alasan mengapa Xia Qingyue tahu tentang hal itu adalah karena gurunya secara tidak sadar telah memberitahukannya setelah salah satu terobosan yang dia capai. Lebih dari itu, dia mengatakan padanya bahwa ini merupakan salah satu kecacatan terbesar dalam Frozen Cloud Asgard dan secara dilarang untuk diceritakan pada siapa pun., termasuk pada sesama murid. Namun disini, Xiao Che dengan gampang mengatakannya dengan keras.

“Jika aku guru dari Frozen Cloud Asgard, aku akan menggunakan segala cara untuk menutupi “kecacatan” ini dan mencegah orang luar mengetahuinya. Apa kau pikir aku mengetahuinya dari seseorang?” Xiao Che berkata, mengerucutkan bibirnya: “Aku benar-benar mengambil kesimpulan ini setelah mengukur denyut nadimu, itu saja. Dari reaksimu, sepertinya semua kukatakan adalah benar.”

ATG – Volume 1 / Chapter 17

Would You Believe That I’m a Doctor of Miracles?

Xiao Che sudah jelas mengetahui apakah Xia Qingyue benar-benar berada di level sepuluh Elementary Profound Realm, tapi tentu saja, Xiao Yulong tidak tahu. Xia Qingyue benar –benar marah dan telah menggunakan paling tidak tujuh puluh persen tenaga dalamnya sekarang. Melihat Xiao Yulong tergeletak di tanah, dia menarik telapak tangannya dan dengan tak acuh berkata: “Sepertinya Tuan Muda Xiao tidak begitu hebat dalam bertukar petunjuk, silahkan pulang kembali.”

Terbaring di atas tanah, Xiao Yulong tertegun… Dia benar-benar percaya bahwa dengan kekuatan tenaga dalamnya yang ada di level tiga Nascent Profound Realm, mengambil keuntungan dari Xia Qingyue akan semudah mengulurkan tangannya. Tidak peduli apapun, dia tidak berpikir bahwa setelah bertemu, dia akan berakhir di atas tanah dengan seluruh tubuh memar dan babak belur bahkan tanpa kesempatan untuk bereaksi. Dia menatap dengan mata melebar karena terkejut pada dua gigi seri yang berdarah karena tersungkur ke tanah di depannya.

Xiao Yulong segera bangkit, wajahnya berkedut. Dia tahu betapa babak belur dan lelahnya dia terlihat saat ini. Dapat dikatakan bahwa dengan kedudukannya sebagai Tuan Muda di guild Xiao, selama hidupnya dia tidak pernah mengalami keadaan yang begitu menyedihkan… dan juga di depan seorang wanita yang paling dia kagumi dan rindukan.

ATG – Volume 1 / Chapter 16

Young Master Xiao, Looking for Death

“Eh? Brother Yulong? Ada apa?” Xiao Che berdiri cepat dengan wajah gugup.

Xiao Yulong menampilan senyum yang benar-benar kaku dan jelek ketika dia mengibaskan pecahan gelas anggur yang pecah dari tangannya. “Tidak ada apa-apa. Aku hanya tidak hati-hati dan kehilangan kendali atas kekuatanku.”

Ekspresi Xiao Yang tidak lebih baik dari ekspresi Xiao Yulong. Dia terlihat seperti orang yang baru saja memakan serangga mati. Setelah mendengarkan kata-kata Xiao Yulong, dia dengan cepat menyela: “Aku tahu, itu pasti karena big brother mempunyai terobosan lain dalam kekuatan tenaga dalamnya. Tepat setelah kau membuat sebuah terobosan, pertumbuhan kekuatan tenaga dalammu terkadang akan keluar secara tak terkendali.”

“Jadi seperti itu!” Xiao Che tampaknya tiba-tiba tersadar, lalu cepat-cepat mengatakan: “Big Brother Yulong tanpa diduga telah mencapai terobosan yang lain, selamat! Aku dengar Brother Yulong telah naik ke level tiga Nascent Profound Realm tiga bulan lalu. Baru tiga bulan, dan kau benar-benar mempunyai terobosan yang lain! Bukan tanpa alasan kau merupakan kartu as generasi kita. Sepertinya selain Brother Yulong, tidak ada orang lain yang akan dipilih oleh Sekte Xiao.”

ATG – Volume 1 / Chapter 15

Xiao Yulong’s Probing

Setelah Xiao Che dan Xia Qingyue selesai sarapan, Xiao Lie kembali, sebuah raut tegang yang belum pernah terjadi sebelumnya terlihat di wajahnya, dengan sedikit kekagetan yang masih belum benar-benar hilang.

“Kakek, apa yang terjadi?” Xiao Che berdiri dengan cepat dan bertanya.

“Sebuah peristiwa besar. Bagi guild Xiao, ini merupakan hal yang sangat besar.” Xiao Lie berkata, namun alisnya yang berkerut masih belum mengendur. “Tapi, ini seharusnya tidak banyak berhubungan dengan kita.”

“Peristiwa besar? Masalah apa itu?” Xiao Che bahkan lebih heran.

“Ini tentang Sekte Xiao.”

“Sekte Xiao?” Kali ini, tidak hanya Xiao Che, tapi bahkan Xia Qingyue mengangkat alisnya.

“Sekitar setengah jam yang lalu, master guild menerima sebuah surat dari Sekte Xiao. Surat itu mengatakan bahwa Sekte Xiao akan segera mengirim sekelompok orang kesini. Tidak hanya itu, tapi pemimpin kelompok itu adalah putra bungsu Xiao Juetian, master sekte dari Sekte Xiao saat ini!” Xiao Lie berkata pelan.

ATG – Volume 1 / Chapter 14

Letter From the Xiao Sect

Saat itu masih pagi sekali. Langit baru saja mulai bersinar terang ketika master guild Xiao, Xiao Yunhai, terbangun dari tidur lelapnya oleh suara ketukan mendesak di pintunya. “Master guild! Master guild, apakah kau sudah bangun?”

Xiao Yunhai membuka matanya, menatap sekilas cahaya di luar lalu bertanya, dengan mengerutkan kening: “Pagi-pagi begini, apa yang terjadi?

“Ini… ini Xiao… Sekte Xiao! Ada sebuah surat dari Sekte Xiao!” Dari luar pintu terdengar suara bersemangat dan gemetar ini.

“Apa? Sekte Xiao?!”

Master guild Xiao, adalah salah satu orang terkuat di Floating Cloud City, melompat dari tempat tidurnya seakan pantatnya ditusuk dengan belati. Dia dengan sembarangan melemparkan pakaiannya dan, bahkan tidak merasa perlu untuk repot-repot merapikan rambutnya, membuka pintu dengan terburu-buru, menghampiri murid guild Xiao yang ada diluar tersebut. Dia berteriak dengan mata melebar: “Kau bilang Sekte Xiao? Sekte Xiao?!”

ATG – Volume 1 / Chapter 13

The Dangerous Haze

“Um… Bibi, mengapa kau melihatku dengan ekspresi aneh seperti itu?” Karena tiba-tiba menyadari atmosfir berubah menjadi agak canggung, Xiao Che menahan napasnya selama beberapa saat sebelum bertanya dengan hati-hati.

Sesaat kemudian mata indah Xiao Lingxi, yang terlihat bingung dalam waktu yang lama, sedikit gemetar. Dia buru-buru mengalihkan pandangannya dan menundukkan kepalanya, meludah dengan lembut: “Apakah kau tidak takut kalau istrimu Qingyue akan mendengar kata-kata yang barusan kau ucapkan tadi?”

Xiao Che melihat sekelilingnya, lalu berkata dengan polos: “Sepertinya tidak ada seorang pun di sekitar kita, jadi apa yang kau takutkan? Tapi meskipun dia mendengarkan ucapanku tadi, aku tidak perlu mengkhawatirkan apapun. Kau tidak tahu kalau sebenarnya dia tidak sungguh-sungguh ingin menikahiku, dan aku juga tidak benar-benar ingin menikah dengannya. Jika itu yang bibi pikirkan, aku…”

“Jangan bicara… Jangan bicara terus!”

ATG – Volume 1 / Chapter 12

If You Weren’t My Little Aunt

Xiao Che menarik kesadarannya dari Sky Poison Pearl dan mengambil pakaian gadis itu dari tanah. Dia menetralkan racun yang ada di pakaian tersebut sebelum mengirim pakaian itu kembali ke dalam Sky Poison Pearl, lalu cepat-cepat menutupi tubuh gadis itu menggunakan pakaian tersebut sebelum akhirnya dia sedikit bernapas lega.

Orang seperti apa gadis ini sebenarnya? Mengapa dia muncul di sini? Mengapa dia menghisap darahnya? Bagaimana dia bisa tahu tentang Sky Poison Pearl? Dan bagaimana dia memasuki Sky Poison Pearl?

Xiao Che tidak bisa memikirkan sebuah jawaban untuk setiap pertanyaan ini.

Dia diam-diam mengamati gadis ini dalam waktu yang cukup lama, lalu mengulurkan tangan untuk sedikit menyentuh bibir atasnya. Ujung jarinya langsung merasakan sedikit kehangatan, berbeda dengan sebelumnya yang sedingin es. Sebuah napas yang lemah juga dapat dirasakan, merata menyapu ujung jarinya.

ATG – Volume 1 / Chapter 11

The Red Haired Girl

Jika itu orang biasa, meskipun memiliki kekuatan yang cukup baik, dia tidak akan berani mendekat dalam situasi seperti ini. Tapi Xiao Che tidak ragu sedikitpun saat dia berjalan menuju bayangan putih yang aneh itu.

Saat dia berusaha mendekat, dia segera mengetahui bahwa itu benar-benar manusia! Seseorang yang sangat tenang berbaring disana!

“Siapa kau?” ketika Xiao Che tahu kalau bayangan samar itu seorang manusia, dia berhenti berjalan dan bertanya.

Siluet itu tidak merespon, bahkan tidak ada sedikitpun gerakan pernapasan yang terlihat.

Apakah orang ini pingsan? Atau sudah… mati?

Siapa orang ini? Mengapa orang ini pingsan disini? Tunggu! Jika orang ini pingsan di siang hari, seseorang pasti sudah mendatanginya. Sepertinya Xiao Che adalah orang pertama yang menemukannya, artinya orang ini baru saja tiba disini… dia mungkin baru saja pingsan malam ini.

ATG – Volume 1 / Chapter 10

Star Concealing Grass

Tiga benda yang diminta Xiao Che membuat mata Xia Qinyue yang seperti phoenix langsung terbuka: “Apa yang kau coba lakukan?”

“Apakah ini berarti kau bisa mendapatkannya?” Xiao Che bertanya dengan penuh harap, setelah melihat Xia Qingyue tidak langsung menolak permintaannya.

Xia Qingyue sedikit mengerutkan alis, dan berbicara perlahan-lahan: “Aku tidak pernah mendengar tentang Seven Profound Gem Grass, dan sebuah sari hewan dari Earth Profound Realm bisa didapatkan setelah membunuh hewan tersebut. Berapa banyak orang di Blue Wind Empire yang benar-benar berhasil memburu seekor hewan terlatih menggunakan Profound? Bahkan di Frozen Cloud Asgard, sangat jarang ada yang berhasil melakukannya. Dan, Purple Veined Heaven Crystal merupakan sebuah harta abadi yang tak ternilai, bahkan empat Sekte Utama akan berusaha mati-matian mendapatkannya! Satu Kristal saja dapat memperpanjang usia seseorang lebih dari sepuluh tahun. Tiga benda itu, jangankan aku, Mistress sendiri juga mencarinya, hampir tidak mungkin bisa mendapatkan semua itu.”